Tag: Timnas Indonesia U-23

Indra Sjafri Optimis Putus Tren Buruk Indonesia Di Semifinal SEA Games

0

Vivagoal – Internasional – Indonesia punya catatan yang kurang meyakinkan di semifinal SEA Games. Tapi, pelatih Indra Sjafri menegaskan bahwa dia selalu optimis menatap ke depan.

Indonesia bakal berduel melawan Myanmar pada semifinal SEA Games 2019. Laga kedua tim ini rencananya bakal dilangsungkan di Stadion Rizal Memorial, Sabtu (7/12/2019), sore ini.

Baca juga: Timnas Siap Tempur Jelang Semifinal SEA Games

Indonesia sendiri sudah tampil di babak semifinal SEA Games sebanyak 15 kali sejak tahun 1977. Sayang, dari jumlah sebanyak itu, 10 diantaranya tim Merah-Putih selalu kandas di semifinal.

Yang terbaru saat Indonesia kembali gagal di dua edisi SEA Games terakhir, yakni di Singapura 2015 dan Malaysia 2017. Kendati demikian, Indra tak mau mengurusi catatan-catatan masa lalu.

“Saya selalu berpikiran positif dan tidak pernah mau memikirkan masa lalu. Biarkan masa lalu menjadi masa lalu, sebagai pelatih saya harus melihat ke depan dan harus optimis” kata Indra.

Indra Sjafri sendiri ditargetkan oleh PSSI untuk bisa meraih medali emas di ajang SEA Games 2019 ini. Indonesia pantas optimistis karena bisa lolos dari grup berat.

Selalu update berita bola terkini seputar sepak bola Internasional hanya di vivagoal.com

Bantai Brunei, Indonesia Kirim Pesan Keras Ke Vietnam dan Thailand

Vivagoal – Liga Indonesia – Pelatih Timnas U-23 Indonesia, Indra Sjafri, mengingatkan kepada Vietnam dan Thailand agar jangan terlalu percaya diri dulu. Karena setelah pasukannya membantai Brunei Darussalam delapan gol tanpa balas, Selasa (3/12) kans Indonesia tuk lolos masih sama besarnya.

Kemenangan delapan gol tak berbalas atas Brunei Darussalam memang seakan menjadi pembuka asa bagi Indonesia. Hasil itu membuat Indonesia kembali menempati posisi kedua dengan sembilan poin dan unggul agresivitas gol atas Thailand di urutan ketiga.

Namun, situasi di Grup B kian ketat untuk tim yang ingin lolos ke babak semifinal. Indonesia, Vietnam, dan Thailand peluangnya masih sama besar untuk berada di partai akhir. Apalagi, Vietnam dan Thailand akan saling berjibaku 5 Desember mendatang.

Baca Juga: Prediksi Indonesia Vs Brunei: Tiga Poin Demi Lolos Semifinal

“Yang jelas, grup ini akan kian menarik. Vietnam, jangan pikir sudah aman. Demikian pula dengan Thailand belum aman. Kami juga harus waspada saat melawan Laos,” ungkap Indra Sjafri.

Indonesia sendiri akan menghadapi Laos di laga pamungkas, 5 Desember mendatang. Indra Sjafri sendiri belum bisa membeberkan siapa-siapa saja yang akan turun.

“Kami menyusun pemain berdasar rekomendasi official dan tim pelatih. Yang terbaik, terencana, dan tersehat akan kami turunkan. Muhammad Rafli dan Firza sebenarnya bisa main tapi kami simpan,” tutupnya.

Selalu update seputar Berita Liga Indonesia Terbaru hanya di Vivagoal.com

Demi Tembus Semifinal, Begini Kata Indra Sjafri

Vivagoal – Liga Indonesia – Tim Nasional Indonesia U-23 optimis melenggang ke Semifinal. Pelatih Indra Sjafri bersiap mengandaskan Laos di partai pamungkas nanti. 

Kemenangan 8-0 atas Brunei Darussalam kemarin memang membuka kans Indonesia tuk lolos ke babak semifinal. Hasil tersebut membuat Evan Dimas dkk kini menduduki posisi kedua klasemen dengan 9 poin, unggul agresivitas gol dari Thailand yang duduk di posisi ketiga.

Indonesia sendiri sejatinya tetap butuh kemenangan saat melawan Laos demi menegaskan kans mereka melaju ke babak empat besar. Namun Indra menegaskan anak asuhnya tidak berada dalam tekanan dan akan berusaha menampilkan permainan terbaik. 

Baca Juga: Vivagoal Bagi-Bagi Hadiah, Mainkan Kuisnya Di Sini!

“Tapi kami enggak ada tekanan. Untuk hadapi laga kontra Laos, recovery pemain harus bagus. Rabu sore baru lakukan persiapan lawan Laos. Doakan saja,” ungkap Indra Sjafri.

Optimisme juga ditanamkan bagi anak asuhnya. Dia meminta Garuda Muda tanpa beban dan tidak khawatir di partai nanti.

“Karena kalau khawatir malah buat kita masalah, selalu optimistis, pikiran positif, enggak ada pertandingan hidup-mati. Hidup dan mati itu namanya pas sakaratul maut saja,” tutup Indra.

Selalu update berita Liga Indonesia terbaru hanya di Vivagoal.com

Jelang Lawan Indonesia, Lini Belakang Vietnam Masih Miliki Masalah

Vivagoal Berita Bola – Timnas U-23 Indonesia bakal mendapat kesempatan menang melawan Vietnam lantaran lini belakang tim lawan dinilai bermasalah.

Duel Timnas U-23 Indonesia vs Vietnam bakal berlangsung pada matchday ketiga SEA Games 2019 di Stadion Rizal Memorial, Filipina, Minggu (1/12/2019).

Jelang duel melawan Indonesia, barisan pertahanan timnas Vietnam harus mendapat permasalahan serius. Informasi tersebut diungkapkan sendiri oleh salah satu media lokal di Vietnam, VTC.

Menurut sumber dari media tersebut, ketiadaan Tran Dinh Trong di skuad SEA Games 2019 sangat berpengaruh terhadap barisan pertahanan Vietnam. Dinh Trong tak dibawa ke SEA Games 2019 karena tengah berkutat dengan cedera.

Baca Juga: Indonesia vs Vietnam: Tekad Garuda Muda Pertahankan Tren Kemenangan

Hasilnya terlihat nyata ketika Vietnam kebobolan satu gol saat berhadapan dengan Laos, Kamis (28/11/2019). Gol tersebut membuat pelatih timnas U-23 Vietnam, Park Hang-seo, geram.

Pasalnya, menghadapi situasi bola mati menjadi fokus latihan para pemain Vietnam. Hanya, mereka tetap saja kecolongan dengan skema tersebut.

Menurut VTC, gol tersebut terjadi karena lini belakang timnas U-23 Vietnam yang tak siap mengantisipasi. Trio Huynh Tan Sinh, Nguyen Thanh Chung, dan Le Ngoc Bao dinilai tak tampil memuaskan pada laga tersebut.

Masalahnya lagi, Vietnam tak memiliki stok pemain belakang yang mumpuni dalam skuad saat ini.

Alternatif bek tengah lain, Nguyen Duc Chien, juga belum pernah tampil di level internasional bersama tim berjulukan Golden Stars.

“Gol pembuka (Indonesia) melawan timnas Thailand berasal dari skema yang paling ditakuti oleh Vietnam, bola mati yang diakhiri dengan dingin,” tulis VTC.

“Para penyerang Indonesia sangat bagus dalam memanfaatkan ruang di kotak penalti,” tulis media tersebut.

Baca Juga: Head To Head Indonesia v Singapura di Sea Games: Timnas Masih Dominan

Kecepatan para pemain timnas U-23 Indonesia seperti Egy Maulana Vikri dan Osvaldo Haay juga berpotensi menimbulkan masalah buat Vietnam.

Lini belakang Thailand yang dihuni pemain-pemain berpengalaman saja bisa diacak-acak, apalagi Vietnam yang berisi pemain muda minim jam terbang. Vietnam membutuhkan bek yang bisa menghentikan serangan dan mengorganisasi pertahanan dengan baik.

Beruntung bagi Indonesia, sosok tersebut tak dapat ditemukan di skuat Park Hang-seo saat ini.

Jadwal timnas U-23 Indonesia vs Vietnam akan berlangsung pada Minggu, 1 Desember 2019. Duel Indonesia vs Vietnam itu bisa dikatakan penentuan siapa tim yang lebih berhak berada di puncak klasemen.

Selalu update Berita Bola Terbaru hanya di Vivagoal.com

Inilah Prediksi dan Head to Head Timnas Indonesia Vs Vietnam di SEA Games 2019

Vivagoal Berita Bola – Pertandingan Timnas U23 Indonesia vs Vietnam dalam babak penyisihan Grup B Sea Games 2019 digelar Minggu (1/12/2019) pukul 19.00 WIB di Stadion Rizal Memorial, Manila.

Meraih hasil sempurna dalam dua laga sebelumnya, Garuda Muda pun mengincar posisi juara grup. Berdasarkan empat pertemuan terakhir di ajang resmi, Indonesia U23 sekali menang atas Vietnam U23. Sedangkan sang lawan dua kali mencatatkan kemenangannya.

Satu laga sisa pun berakhir dengan imbang. Pada babak kualifikasi Piala Asia U23 2020 Grup K, Vietnam menang 1-0 atas Indonesia. Tampil di Stadion My Dinh, Hanoi, gol tunggal dilesakkan oleh Triệu Việt Hưng pada injury time babak kedua menit ke-90+4′.

Baca Juga: Indonesia vs Vietnam: Tekad Garuda Muda Pertahankan Tren Kemenangan

Sebelumnya, kedua tim bermain imbang 0-0 tanpa gol pada ajang Sea Games 2017 Grup B yang digelar di Stadion Selayang, Malaysia. Sementara pada gelaran Sea Games 2015 di Singapura, Vietnam menang 5-0 atas Indonesia.

Lima gol yang tercipta di Stadion Nasional Singapura dalam perebutan medali perunggu itu dihasilkan oleh Mac Hong Quan, Nguyen Huu Dung, Que Ngoc Hai, dan brace Vo Huy Toan. Kemenangan Indonesia atas Vietnam sendiri diraih saat gelaran Sea Games 2011 di Gelora Bung Karno, Jakarta, dengan skor 2-0.

Beradu di babak semifinal, dua gol Garuda hasil sontekan Patrich Wanggai dan Titus Bonai. Di Sea Games 2019 ini, timnas sudah melesakkan empat gol dalam dua laga.

Osvaldo Ardiles Haay, penggawa yang dipasang dua kali sebagai pemain pengganti, kini sudah menorehkan dua gol dalam dua penampilanya tersebut.

Masih menyisakan tiga kali duel lagi di fase grup, Osvaldo pun berharap dapat lolos semifinal hingga meraih emas dalam gelaran di Manila ini.

“Kami masih ada tiga pertandingan lagi di penyisihan grup. Untuk itu, kami tidak boleh lengah, karena kami ingin lolos semi final, final dan meraih emas di ajang SEA Games 2019 ini. Kami harus tetap fokus,” beber penyerang dengan nomor punggung 20 ini.

Skor Head to Head (H2H)

24/03/2019 Indonesia vs Vietnam 0-1
22/08/2017 Vietnam vs Indonesia 0-0
15/06/2015 Vietnam vs Indonesia 5-0
19/11/2011 Vietnam vs Indonesia 0-2

Lima Laga Terakhir Indonesia U23

22/03/2019 Thailand vs Indonesia 4-0
24/03/2019 Indonesia vs Vietnam 0-1
26/03/2019 Indonesia vs Brunei 2-1
26/11/2019 Thailand vs Indonesia 0-2
28/11/2019 Indonesia vs Singapura 2-0

Lima Laga Terakhir Vietnam U23

24/03/2019 Indonesia vs Vietnam 0-1
26/03/2019 Vietnam vs Thailand 4-0
13/10/2019 Vietnam vs UEA 1-1
25/11/2019 Vietnam vs Brunei 6-0
28/11/2019 Vietnam vs Laos 6-1

Selalu update Berita Bola Terbaru hanya di Vivagoal.com

Prediksi Thailand vs Timnas U-23: Usung Misi Manila 1991

Vivagoal – Liga Indonesia – Duel timnas U-23 Indonesia melawan Thailand bakal digelar Selasa (26/11/2019) sore ini di Stadion Memorial Rizal, Filipina sebagai laga pembuka grup B SEA Games 2019. Mengusung misi mengulang sejarah juara seperti pada SEA Games 1991, Indonesia bertekad menang atas tim Gajah Perang.

Timnas sepakbola Indonesia kali terakhir bisa menjadi juara di ajang SEA Games pada tahun 1991 silam yang kebetulan juga diadakan di Filipina. Kala itu, Indonesia sukses menang atas Thailand dalam babak adu penalti dengan skor akhir 4-3.

Baca juga: Dua Pemain Thailand Ini Bisa Kembali Jadi Momok Bagi Skuat Garuda Muda

Dalam 13 gelaran berikutnya, dengan hanya SEA Games boleh diikuti oleh timnas U-23 sebuah negara, timnas selalu gagal mempersembahkan emas. Padahal, Indonesia tiga kali mampu lolos ke partai puncak. Namun, mereka dua kali dikalahkan Thailand pada final 1997 dan 2011, serta Malaysia pada final 2013.

Kini, skuat timnas U-23 racikan Indra Sjafri bertekad mengulang kesuksesan di Manila, 28 tahun silam. Lawan yang dihadapi pertama adalah Thailand yang mereka kalahkan di final 91. Indra Sjafri sendiri menyatakan timnya siap berjuang demi bisa mengulang sejarah.

“Kita akan berjuang, karena keberadaan kami disini adalah menjalankan misi untuk mengulang sejarah dengan keluar sebagai juara. Indonesia kali terakhir juara SEA Games tahun 1991, dan itu terjadi di Manila ini, makanya itulah yang kita perjuangkan.” tegasnya seperti dikutip dari situs resmi PSSI.

Thailand sendiri cukup dominan jika berlaga di ajang SEA Games. Sejak kalah dari Indonesia tahun 91 tersebut, mereka mampu bangkit dan keluar sebagai pemenang sebanyak 11 kali. Hanya Malaysia yang mampu dua kali merusak dominasi Thailand dalam 13 edisi terakhir.

Catatan impresif ini jelas jadi tantangan bagi Evan Dimas dkk dalam mewujudkan misi mengulangi sejarah Manila 91. Kemenangan di laga pertama bakal sangat mempengaruhi performa mereka di laga selanjutnya.

Baca juga: Vivagoal Bagi-bagi Jersey Gratis!

Jika membahas soal lini serang, timnas U-23 diyakini masih akan mengandalkan Muhammad Rafli sebagai ujung tombak sebagaimana yang terlihat di dua laga uji coba terakhir kontra Iran. Selain itu, kecepatan dari dua sayap bakal jadi andalan garuda Muda di laga kali ini.

Saddil Ramdani dan Osvaldo Ardiles Haay bisa dipastikan bakal bermain starter dengan di back-up oleh Witan Sulaeman, dan Egy Maulana Vikri sebagai opsi lain di lini depan.

Selalu update berita terbaru seputar Bola Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Nadeo Siap Berikan yang Terbaik di Sea Games 2019

Vivagoal – Liga Indonesia – Nadeo Argawinata menjadi satu-satunya pemain Borneo FC yang dipanggil untuk membela Timnas Indonesia U-23 di Sea Games 2019 Filipina.

Beberapa pertandingan terakhir, Nadeo tidak pernah terlihat di bawah mistar Pesut Etam. Hal itu karena sang pemain saat ini sedang fokus berlatih bersama timnas untuk mengarungi Sea Games 2019.

Baca juga: Vivagoal Bagi-bagi Jersey Gratis!

Berkat penampilan apiknya, Nadeo menjadi satu-satunya wakil Borneo di skuad timnas U-23. Menanggapi hal ini, Nadeo berhasrat untuk menampilkan performa terbaiknya di seluruh pertandingan nanti. Selain itu, ia juga menargetkan medali emas untuk timnas.

“Saya selalu berusaha ingin memberikan yang terbaik. Alhamdulillah langkah saya dan tim sudah sejauh ini. Semoga ke depan terus lancar,” ucap Nadeo dikutip dari laman resmi Liga 1.

Nadeo menambahkan meski menjadi kiper utama Borneo, dirinya tak ingin besar kepala. Dia mengaku akan bekerja keras demi mendapatkan satu tempat di skuad utama pelatih Indra Sjafri.

“Saya tidak mau jemawa. Tetap harus kerja keras. Semua pemain di timnas adalah yang terbaik. Jadi kalau tidak disiplin ya bisa menyesal nanti,”

“Insya Allah dengan semua dukungan, saya dan teman-teman tidak akan tampil mengecewakan. Demi Indonesia minimal harus sampai final,” tutupnya.

Baca juga: Kalah dari Persebaya, Persipura Disebut Belum Tune In

Sebagai informasi, pelatih timnas U-22, Indra Sjafri hanya memanggil dua nama penjaga gawang untuk Sea Games 2019 di Filipina. Dua nama itu adalah Nadeo Argawinata (Borneo FC) dan Muhammad Riyandi (Barito Putera).

Selalu update berita terbaru seputar Bola Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Takjub, Iwan Bule Sebut I Wayan Dipta Mirip Old Trafford

Vivagoal – Liga Indonesia – Mochamad Iriawan selaku Ketua Umum PSSI menyaksikan langsung kemenangan timnas Indonesia U-23 saat menghadapi timnas Iran U-23 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Rabu (13/11/19) lalu. Uniknya, pria yang akrab di sapa Iwan Bule tersebut mengatakan kandang Bali United itu mirip dengan Old Trafford.

Pada laga itu sejatinya timnas Indonesia U-23 menang dengan skor akhir 2-1. Dua gol kemenangan Garuda Muda dicetak oleh Muhammad Rafli (32′) dan Egy Maulana Vikri (84′). Sementara satu gol balasan Iran melalui titik penalti yang dieksekusi oleh Reza Shekari (38′).

Baca juga: Vivagoal Bagi-bagi Jersey Gratis!

Dalam kedatangan pertamanya ke Stadion I Wayan Dipta, Iwan Bule mengakui sangat terkesan melihat fasilitas stadion itu. Bahkan mantan Kapolda Metro Jaya tersebut mengatakan I Wayan Dipta mirip dengan stadion Old Trafford markas dari Manchester United

“Ini merupakan pengalaman pertama saya mengunjungi Stadion Kapten I Wayan Dipta. Saya sudah berkeliling melihat semua sarana yang ada pada Stadion Dipta ini. Saat pertama kali masuk ke stadion ini, saya sempat berpikir berada di stadion milik Manchester United,” ucap Bule sapaan akrabnya di kutip dari laman resmi klub.

Iwan Bule menambahkan bahwa dirinya berharap tim-tim Indonesia mampu mengikuti jejak Bali United. Menurutnya apa yang sudah dilakukan manajemen Bali United bakal mengangkat perkembangan tim.

“Stadion Dipta ini cukup bagus, maka harus perlu perawatan yang intensif. Saya pikir Stadion Dipta ini bisa menjadi terobosan bagi sepak bola Indonesia. Harapan saya tentu tim sepak bola Indonesia lainnya dapat meniru apa yang dilakukan Bali United dalam memajukan sepak bola di Indonesia,” pungkasnya.

Selalu update berita terbaru seputar Bola Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Tanpa Indonesia, Begini Hasil Drawing Grup Piala Asia U-23

0

Vivagoal Berita BolaDrawing Grup Piala Asia U-23 2020 rampung digelar. Dalam pengundian yang digelar di Bangkok, Kamis (26/9), tersemat 16 tim yang terbagi dalam empat grup. Berada dimana negara-negara yang bepartisipasi di event junior itu?

Indonesia sendiri dipastikan gagal berpartisipasi karena kalah bersaing dari Vietnam dan Thailand. Tim Gajah Putih yang bertindak sebagai tuan rumah menempati grup A bersama Australia, Irak dan Bahrain.

Sementara Vietnam yang juga dari Asia Tenggara menempati grup D bersama Korea Utara, Yordania, Uni Emirat Arab

Berikut adalah rekapitulasi pembagian grup Piala Asia U-23.

Grup A: Thailand, Irak, Australia, Bahrain
Grup B: Qatar, Jepang, Arab Saudi, Suriah
Grup C: Uzbekistan, Korea Selatan, Tiongkok, Iran
Grup D: Vietnam, Korea Utara, Yordania, Uni Emirat Arab

Turnamen ini bakal dihelat  pada 8-26 Januari 2020. Tiga tim terbaik dari ajang ini akan bersanding dengan Jepang sebagai wakil asia di ajang Olimpiade Tokyo pada Juli 2020 mendatang.

Selalu update berita bola terbaru seputar sepak bola dunia hanya di Vivagoal.com

Tanding Hanya 9 Menit, Egy Maulana Sukses Bawa Lechia Gdansk Menang

VivagoalLiga Indonesia – Egy Maulana Vikri tampil dalam pertandingan terakhir Lechia Gdansk di Liga Polandia 2018/19, Senin (20/05/19) dini hari WIB dan membawa timnya meraih kemenangan.

Menjamu Jagiellonia Białystok di stadion Energa Gdansk, Lechia Gdansk yang bertindak sebagai tuan rumah tampil menekan sejak menit awal dan berharap mampu mencetak gol cepat.

Namun rapatnya barisan pertahanan tim tamu, dan buruknya penyelesaian akhir para striker Lechia Gdansk membuat skor sama kuat bertahan hingga pertandingan memasuki 30 menit babak pertama.

Semenit jelang jeda, akhirnya Lechia yang sedari awal menekan mampu mencetak gol lebih dulu melalui aksi Karol Fila pada menit ke-44′. Menerima umpan Daniel Lukasik, pemain 20 tahun ini dengan mudah menceploskan bola ke dalam gawang.

Babak pertama pun ditutup untuk keunggulan 1-0 bagi Lechia Gdansk. Selepas rehat, Lechia tak menurunkan tempo permainan dan berhasil memperbesar keunggulan melalui Jaroslaw Kubicki menit 73′.

Egy Maulana Vikri sendiri dimainkan pelatih Lechia pada menit ke-88, menggantikan gelandang senior Michał Mak. Meski hanya tampil 2 menit di waktu normal (ditambah injury time 7 menit), namun Egy Maulana Vikri dan kolega berhasil menjaga keunggulan hingga mengakhiri laga dengan kemenangan dua gol tanpa balas.

Tambahan tiga angka membuat Lechia Gdansk merangsek naik satu peringkat, dan menutup musim kompetisi Ekstraklasa (kasta tertinggi Liga Polandia) 2018/19 di posisi ketiga di bawah Piast Gliwice.

Bagi Egy Maulana Vikri sendiri, total di musim ini ia telah tampil sebanyak dua kali untuk tim senior Lechia Gdansk tanpa mencetak satu gol pun. Sedangkan di tim junior, Egy sudah bermain 16 kali dan mencetak 13 gol.

Selalu update berita bola terkini seputar sepakbola dunia hanya di vivagoal.com

LATEST NEWS

- Advertisement -

HOT NEWS