Tag: Timnas Indonesia U-23

Tanpa Indonesia, Begini Hasil Drawing Grup Piala Asia U-23

0

Vivagoal Berita BolaDrawing Grup Piala Asia U-23 2020 rampung digelar. Dalam pengundian yang digelar di Bangkok, Kamis (26/9), tersemat 16 tim yang terbagi dalam empat grup. Berada dimana negara-negara yang bepartisipasi di event junior itu?

Indonesia sendiri dipastikan gagal berpartisipasi karena kalah bersaing dari Vietnam dan Thailand. Tim Gajah Putih yang bertindak sebagai tuan rumah menempati grup A bersama Australia, Irak dan Bahrain.

Sementara Vietnam yang juga dari Asia Tenggara menempati grup D bersama Korea Utara, Yordania, Uni Emirat Arab

Berikut adalah rekapitulasi pembagian grup Piala Asia U-23.

Grup A: Thailand, Irak, Australia, Bahrain
Grup B: Qatar, Jepang, Arab Saudi, Suriah
Grup C: Uzbekistan, Korea Selatan, Tiongkok, Iran
Grup D: Vietnam, Korea Utara, Yordania, Uni Emirat Arab

Turnamen ini bakal dihelat  pada 8-26 Januari 2020. Tiga tim terbaik dari ajang ini akan bersanding dengan Jepang sebagai wakil asia di ajang Olimpiade Tokyo pada Juli 2020 mendatang.

Selalu update berita bola terbaru seputar sepak bola dunia hanya di Vivagoal.com

Tanding Hanya 9 Menit, Egy Maulana Sukses Bawa Lechia Gdansk Menang

VivagoalLiga Indonesia – Egy Maulana Vikri tampil dalam pertandingan terakhir Lechia Gdansk di Liga Polandia 2018/19, Senin (20/05/19) dini hari WIB dan membawa timnya meraih kemenangan.

Menjamu Jagiellonia Białystok di stadion Energa Gdansk, Lechia Gdansk yang bertindak sebagai tuan rumah tampil menekan sejak menit awal dan berharap mampu mencetak gol cepat.

Namun rapatnya barisan pertahanan tim tamu, dan buruknya penyelesaian akhir para striker Lechia Gdansk membuat skor sama kuat bertahan hingga pertandingan memasuki 30 menit babak pertama.

Semenit jelang jeda, akhirnya Lechia yang sedari awal menekan mampu mencetak gol lebih dulu melalui aksi Karol Fila pada menit ke-44′. Menerima umpan Daniel Lukasik, pemain 20 tahun ini dengan mudah menceploskan bola ke dalam gawang.

Babak pertama pun ditutup untuk keunggulan 1-0 bagi Lechia Gdansk. Selepas rehat, Lechia tak menurunkan tempo permainan dan berhasil memperbesar keunggulan melalui Jaroslaw Kubicki menit 73′.

Egy Maulana Vikri sendiri dimainkan pelatih Lechia pada menit ke-88, menggantikan gelandang senior Michał Mak. Meski hanya tampil 2 menit di waktu normal (ditambah injury time 7 menit), namun Egy Maulana Vikri dan kolega berhasil menjaga keunggulan hingga mengakhiri laga dengan kemenangan dua gol tanpa balas.

Tambahan tiga angka membuat Lechia Gdansk merangsek naik satu peringkat, dan menutup musim kompetisi Ekstraklasa (kasta tertinggi Liga Polandia) 2018/19 di posisi ketiga di bawah Piast Gliwice.

Bagi Egy Maulana Vikri sendiri, total di musim ini ia telah tampil sebanyak dua kali untuk tim senior Lechia Gdansk tanpa mencetak satu gol pun. Sedangkan di tim junior, Egy sudah bermain 16 kali dan mencetak 13 gol.

Selalu update berita bola terkini seputar sepakbola dunia hanya di vivagoal.com

Jelang Persiapan Merlion Cup, Timnas Indonesia U-23 Akan Jalani TC

VivagoalLiga Indonesia – Timnas Indonesia U-23 akan berpartisipasi di Merlion Cup 2019 yang berlangsung di Singapura pada 7-9 Juni mendatang.

Tim Garuda akan bersua tiga negara lain, yakni Singapura, Filipina, dan Thailand.

Bagi Indonesia U-23, Merlion Cup merupakan persiapan awal menuju SEA Games 2019. Karena itulah tim pelatih akan mulai mengumpulkan pemain dan melakukan pemusatan latihan (TC) yang rencananya bertempat di Yogyakarta terhitung sejak 28 Mei.

“Iya nanti timnas U-23 juga akan mulai dikumpulkan pada 28 Mei dan akan ikut Merlion Cup di Singapura,” kata Sekjen PSSI, Ratu Tisha, Jumat (17/5/19).

Kendati begitu, PSSI belum mengonfirmasi berapa jumlah pemain yang akan mengikuti TC kali ini. Pelatih Indra Sjafri pun belum menjawab saat dikonfirmasi mengenai kebutuhan atau pun nama-nama pemain yang akan dibawa ke Merlion Cup 2019.

Dipredikisi, nama-nama yang akan dipanggil guna berpartisipasi di ajang Merlion Cup 2019 adalah jebolan skuat juara Piala AFF U-22 2019. Sebagian besar pemain tersebut juga dipercaya saat tampil di Kualifikasi Piala Asia U-23, Maret lalu.

Berdasarkan jadwal yang telah dirilis, Indonesia U-23 akan bertemu Thailand di laga pertama Merlion Cup 2019 (7 Juni). Ini merupakan pertemuan ketiga armada Indra Sjafri dengan tim Negeri Gajah Putih di laga internasional sepanjang 2019.

Sebelumnya, Indonesia mengalahkan Thailand 2-1 di final Piala AFF U-22, Februari lalu. Sebulan berselang, skuat Garuda Muda justru kalah telak 0-4 dalam ajang Kualifikasi Piala Asia U-23 di Vietnam.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Timnas Garuda Lolos Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2022

VivagoalLiga Indonesia – Kabar baik untuk pecinta sepak bola Indonesia. Tim nasional Indonesia bisa langsung mentas di putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2022 mendatang.

Timnas senior yang diasuh oleh Simon McMenemy baru saja memetik kemenangan 2-0 atas Myanmar dalam FIFA Match Day di Stadion Mandalarthiri, Senin (25/3/19) kemarin.

Dengan kemenangan tersebut, tentu saja karena bertajuk FIFA Match Day, poin Indonesia akan bertambah di daftar ranking FIFA terbaru bulan Maret ini.

Bahkan, dilihat dari rilis akun Twitter yang membahas ranking di dunia sepak bola, Footy Rankings, Indonesia ternyata punya keuntungan usai kemenangan beberapa waktu lalu.

Kabar baiknya adalah Indonesia tidak harus memulai Kualifikasi Piala Dunia 2022 dari putaran pertama. Laskar Merah-Putih bisa langsung ke putaran kedua.

Footy Rankings merilis 12 negara Asia yang harus memulai Kualifikasi Piala Dunia 2022 dari putaran pertama. 12 negara tersebut merupakan peringkat terbawah dari 46 tim nasional se-Asia, dengan 34 tim sisanya langsung ke putaran kedua.

Putaran pertama ini akan dimulai pada tanggal 6 dan 11 Juni mendatang, salah satu pesertanya adalah negara tetangga, Malaysia, yang harus mulai dari putaran pertama.

Indonesia, menurut perhitungan Footy Rankings, akan langsung ke putaran kedua karena peringkat saat ini (159) ternyata menjadi urutan ke-32 dari 46 negara se-Asia.

Bersama Kuwait, Nepal dan Singapura, Indonesia diperkirakan akan langsung mulai di putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2022 di pot 4 atau 5.

Putaran kedua ini akan dimulai pada tanggal 5 dan 10 September 2019. Putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2022 diikuti 40 tim yang terbagi ke dalam delapan grup, dengan perincian 34 negara peringkat teratas plus enam pemenang putaran pertama.

Selalu update berita bola terkini seputar sepakbola dunia hanya di vivagoal.com

Tak Berkutik di Timnas, Egy Dihujat Netizen

VivagoalLiga Indonesia – Tim nasional Indonesia U-23 harus tersingkir dari ajang Kualifikasi Piala Asia 2020 di Vietnam.

Dari dua laga yang sudah dilakoni di Grup K, Garuda Muda tak sekalipun meraih kemenangan, bahkan gagal mencetak gol.

Di laga perdana, Indonesia U-23 kandas di tangan Thailand dengan skor 0-4, sedangkan laga kedua berujung kekalahan tipis 0-1 dari Vietnam. Hasil tersebut membuat harapan untuk tampil di putaran final turnamen di Thailand tahun depan harus kandas.

Meski begitu, tim besutan Indra Sjafri itu berpeluang mendulang poin hiburan saat melawan Brunei Darussalam di laga pamungkas Grup K di Stadion My Dinh, Hanoi, Selasa (26/3/19) besok.

Penampilan kurang maksimal Egy Maulana Vikri dianggap oleh publik jadi salah satu faktor melempemnya lini depan Indonesia U-23, yang belum mampu mencetak sebiji gol pun dalam dua laga.

Hal tersebut membuat pemain yang berkarier di Eropa bersama klub asal Polandia, Lechia Gdansk, itu kebanjiran kritikan dari publik Tanah Air di kolom komentar Instagram pribadinya, @egymaulanavikri.

© Egy Maulana VikriKomentar netizen soal penampilan Egy Maulana Vikri melawan Vietnam

Ini merupakan kegagalan untuk kedua kalinya Timnas U-23 tidak bisa lolos ke putaran final Piala Asia. Dua edisi terdahulu yakni 2018 dan 2016.

Pada 2018, Indonesia U-23 hanya mampu bertengger di peringkat ketiga dengan empat poin, di bawah Thailand (2) dan Malaysia (1) di Grup H. Dua tahun berselang, mereka finis di peringkat kedua dengan enam poin di bawah Korea Selatan (1) di Grup H.

Sayang, Skuat Garuda Muda tidak bisa lolos meski menempati peringkat kedua klasemen grup karena tidak mampu menembus lima besar dalam daftar runner-up terbaik.

Selalu update berita bola terkini seputar sepakbola dunia hanya di vivagoal.com

Usai Tumbang dari Vietnam, Indra Sjafri Berikan Pernyataan Mengejutkan!

VivagoalLiga Indonesia – Pupus sudah langkah harapan Timnas Indonesia U-23 untuk tampil di babak final Piala Asia U-23 2020.

Langkah Skuat Garuda Muda dipastikan terhenti setelah menelan kekalahan kedua di babak kualifikasi grup K.

Bermain di Stadion Nasional My Dinh Hanoi, Vietnam, Timnas Indonesia U-23 takluk 0-1 oleh tim tuan rumah Vietnam. Gol tunggal Vietnam dicetak oleh Trieu Viet Hung.

“Tentu kami ucapkan selamat untuk Vietnam, saya pikir Vietnam akan lolos karena Thailand sebagai tuan rumah otomatis lolos,” ucap Indra selepas laga.

Namun meski menelan kekalahan ini, dan dipastikan tidak lolos Indra Sjafri menilai bukan akhir dari sepak bola Indonesia. Baginya sepak bola Indonesia akan tetap hidup dan meraih prestasi.

“Tapi dengan kekalahan ini sepak bola Indonesia tetap berkembang dan apa yang akan kami lakukan tentu ada target lain yang akan kami capai. Yang kami pastikan, sepak bola Indonesia tidak akan mati dengan kekalahan ini,” tegas Indra.

Kini setelah gagal di babak kualifikasi Piala Asia U-23 2020, Timnas Indonesia U-23 memiliki target lain. Di mana pasukan Indra Sjafri ditargetkan meraih emas di ajang SEA Games 2019 mendatang di Filipina.

Selalu update berita bola terkini seputar sepakbola dunia hanya di vivagoal.com

Indra Sjafri Keluhkan Wasit Usai Marinus Diprovokasi

VivagoalLiga Indonesia – Timnas Indonesia U-23 harus kembali mengubur mimpi tampil di ajang Piala Asia U-23 di Thailand pada 2020 mendatang, usai menelan kekalahan kedua kontra Vietnam di laga kualifikasi.

Bertanding di stadion My Dinh pada Minggu (25/03/19) malam WIB, Timnas Indonesia yang di partai pertama kalah kontra Thailand, diwajibkan menang atas Vietnam untuk membuka asa lolos tampil di Piala Asia U-23 2020.

Pada babak pertama Egy Maulana Vikri dan kolega mampu menahan gempuran tuan rumah, dan mengakhiri 45 menit pertama dengan skor sama kuat 0-0.

Bahkan hingga menit ke-90 skor tersebut masih bertahan, sebelum akhirnya pemain Vietnam mencetak gol dengan memanfaatkan tendangan pojok di menit injury time yang sekaligus menjadi satu-satunya gol dalam laga ini.

Selama 90 menit laga berjalan, Vietnam tampak memberikan cukup banyak provokasi kepada skuat Garuda Muda khususnya Marinus Wanewar yang memang menjadi momok menakutkan lini pertahanan Vietnam.

Beruntung sang pemain tak terpancing emosi, namun selepas pertandingan Marinus tak kuasa menahan amarah dan menolak berjabat tangan dengan pemain Vietnam, aksi tersebut membuat dirinya harus terkena kartu merah.

Selepas pertandingan, pelatih Indra Sjafri pun turut mengakui jika pemain Vietnam banyak memberikan provokasi kepada Marinus dan menyayangkan sikap wasit yang kurang jeli melihat insiden-insiden tersebut.

“Banyak pemain Vietnam memancing emosi, namun dia (Marinus) bisa meredam. Sayang tadi wasit tidak melihat, padahal yang memulai tadi ke Marinus adalah pemain Vietnam tapi wasit tidak melihat,” ucapnya.

Meski kalah, namun Indra Sjafri tetap memuji para pemaiannya yang telah berjuang dalam pertandingan tadi, dan berharap Timnas dapat segera bangkit untuk meraih hasil yang lebih baik.

“Kami dan saya mengapresiasi seluruh pemain saya yang telah berjuang.” tambahnya.

Usai takluk dari Vietnam, skuat Garuda Muda masih harus melakoni pertandingan terakhir kontra Brunei di kualifikasi Piala Asia U-23 2020 ini, yang berlangsung pada 26 Maret 2019 mendatang.

Selalu update berita bola terkini seputar sepakbola dunia hanya di vivagoal.com

Timnas Indonesia Kalah Usai Indra Sjafri Rombak Formasi, Bagaimana?

VivagoalLiga Indonesia – Ada yang berbeda saat Timnas Indonesia U-23 dipukul telak oleh Thailand. Yakni susunan pemain yang berbeda saat Timnas Indonesia U-23 menang atas Thailand di ajang Piala AFF.

Timnas Indonesia U-23 menelan kekalahan di laga perdana Grup K kualifikasi Piala Asia U-23 2020. Bermain di Stadion My Dinh Hanoi Vietnam, Timnas Indonesia U-23 kalah dengan skor sangat telak, 0-4 dari Thailand.

Kekalahan ini ada yang janggal, sebab komposisi pemain yang diturunkan Indra Sjafri berbeda saat Timnas Indonesia U-23 menang atas Thailand di ajang Piala AFF. Sebut saja jantung pertahanan Indonesia dari duet Nurhidayat dan Bagas Adi, kini diisi oleh Andi Setyo dengan Rahmat Irianto.

Tak sampai di situ, lini tengah juga mengalami perombakan secara besar-besaran. Yakni tidak ada nama Sani Rizki Fauzi sang pencetak gol di ajang AFF, posisinya diisi oleh Egy Maulana Vikri.

Setali tiga uang, lini depan juga tak luput dari perubahan komposisi yakni tidak ada nama Witan Sulaeman. Posisinya diisi oleh Osvaldo Haay yang berganti posisi ke kiri karena di kanan ada Saddil Ramdani.

Disinggung hal ini, Indra Sjafri selaku elatih memiliki alasan, baginya ia tidak mempertahankan the winning team karena kebutuhan tim saat ini.

“Kami memilih tim berdasarkan hasil latihan sebelumnya, dan di laga sebelumnya kami mengalahkan Bali United,” ucap Indra selepa laga.

Pelatih asal Sumatera Barat ini juga menilai pemain yang saat ini bermain adalah pemain terbaik. Sehingga dia menilai memang layak bermain dalam laga tadi.

“Setelah itu, kami pun berpikir bahwa pemain yang turun di laga ini merupakan pemain yang siap yang juga tampil baik di laga melawan Bali United tersebut,” tutup Indra Sjafri.

Setelah kalah dari Thailand, Timnas Indonesia U-23 bakal melanjutkan perjalanannya di kualifikasi Piala Asia U-23 2020 dengan menghadapi Vietnam dan Brunei Darussalam. Memang peluang untuk lolos mulai menipis, akan tetapi segala sesuatu masih mungkin

 

Indra Sjafri Geram Usai Wartawan Vietnam Singgung Egy

VivagoalLiga Indonesia – Pelatih Timnas Indonesia U-23, Indra Sjafri, menilai keputusannya tetap membawa Egy Maulana Vikri ke Kualifikasi Piala Asia U-23 2020 adalah keputusan tepat.

Sebab bagi Indra, Egy dibutuhkan dalam game plan yang ia mainkan. Masuknya nama Egy Maulana Vikri dalam skuat Timnas Indonesia U-23 mendapat sorotan.

Sebab, Egy dinilai tidak memiliki menit bermain yang banyak meski dirinya tergabung dalam klub Polandia, Lechia Gdanks.

Hal ini setidaknya yang disindir oleh salah satu wartawan Vietnam. Dalam sesi jumpa pers jelang laga vs Thailand yang akan berlangsung Jumat (22/3/19).

Indra mendapat pertanyaan dari salah satu wartawan tuan rumah terkait alasan Indra membawa Egy meski menit bermainnya sangat sedikit.

“Sebelum saya jawab pertanyaan dari wartawan Vietnam, tim ini dimulai dari Januari. Harus juara AFF dan lolos kualifikasi AFC dan juara Sea Games 2019. Target awal sudah kami lalui dengan baik,” ucap Indra di Hanoi Vietnam.

“Saya tidak suka pertanyaan yang sifatnya individu pemain karena ini tim sepak bola dan ada 11 pemain ada 23 pemain,” beber Indra.

“Saya perlu Egy. Dari sekian pemain di Indonesia potensi sepak bolanya banyak. Egy adalah salah satunya,” tegas Indra.

Pelatih asal Sumatera Barat ini juga menegaskan, bahwa ia memilih pemain memang karena sesuai kebutuhannya. Dia tidak peduli meski menit bermainnya sedikit.

“Saya ajak dia karena kualitasnya saya anggap bisa memenuhi kebutuhan game plan. Jadi gak tergantung menit dia bermain,” tukas Indra.

Timnas Indonesia U-23 akan melakoni laga perdana babak Grup K di Kualifikasi Piala Asia U-23 2020 pada Jumat esok melawan Thailand.

Pelatih Thailand Ungkap Timnas Indonesia ‘Lebih Tertekan’

VivagoalLiga Indonesia – Pelatih Timnas Thailand U-23, Alexandre Gama, datang ke Kualifikasi Piala Asia U-23 2020 dengan lebih santai.

Ia merasa tim lain di Grup K seperti Indonesia, Vietnam, dan Brunei yang lebih tertekan.

Seperti diketahui, Thailand adalah tuan rumah Piala Asia U-23 2020 yang bakal digelar Januri mendatang. Sehingga, hasil kualifikasi tidak akan mempengaruhi kesempatan mereka untuk melaju ke putaran final.

“Kami datang ke sini tanpa tekanan. Saya pikir tekanannya ada pada tim lain karena mereka ingin lolos ke putaran final,” kata Alexandre Gama, dikutip dari Siamsport.

Meski demikian, pelatih asal Brasil itu tidak ingin Tmnas Thailand U-23 tampil asal-asalan di Kualifikasi Piala Asia U-23 2020.

Ia justru ingin memanfaatkan ajang ini untuk melihat sejauh mana perkembangan anak asuhnya.

“Tetapi ini adalah turnamen penting bagi tim nasional Thailand. Untuk bermain di sini, untuk menunjukkan tingkat permainan kami, memeriksa kondisi pemain kami,” imbuhnya.

Pada pertandingan perdana Kualifikasi Piala Asia U-23 2020, Timnas Thailand U-23 akan menghadapi Indonesia di Stadion Nasional My Dinh, Jumat (22/03/19).

Laga ini diprediksi sengit karena kedua tim akan sama-sama ngotot untuk meraih kemenangan.

 

LATEST NEWS

- Advertisement -

HOT NEWS