Tag: Timnas Indonesia

Thailand Klaim Kalahkan Indonesia 2-0 Lewat PES 2020

Vivagoal – Liga Indonesia –  Asosiasi Sepak Bola Thailand (FAT), mengklaim bahwa timnas negaranya sudah menang 2-0 atas Timnas Indonesia pada laga kualifikasi Piala Dunia 2022. Tapi, hal itu terjadi saat mereka melakukan simulasi pertandingan di PES 2020.

Sesungguhnya, pertandingan antara Indonesia kontra Thailand harusnya digelar pada akhir Maret kemarin di Stadion Rajamangala, Bangkok. Namun, pandemi virus Corona membuyarkan semua rencana tersebut. 

FAT sendiri lalu melakukan simulasi pertandingan antara Thailand dan  Indonesia dengan menggunakan game virtual PES 2020. Dalam simulasi itu, Thailand memakai formasi 4-2-3-1 untuk mencoba meredam permainan Indonesia.

Thailand juga menurunkan beberapa pemain andalannya, seperti Chanathip Songkrasin, Sarach Yooyen, hingga Supachai Jaided. Sementara Indonesia diatur dengan menggunakan formasi 4-3-3 melawan Thailand.


Baca Juga:


Skuat besutan Shin-Tae Yong menempatkan tiga pemain di lini serang, yaitu Ezra Walian, Irfan Bachdim dan Beto Goncalves. Ketiganya mendapat dukungan dari Stefano Lilipaly, Evan Dimas, dan Zulfiandi di lini tengah.

Dalam partai itu, Thailand sudah unggul 1-0 atas Indonesia pada menit ke-45. Gol The Elephant War julukan timnas Thailand dicetak oleh Supachai usai memanfaatkan umpan Yooyen dari lini tengah.

Thailand kembali bisa memperbesar keunggulan pada menit ke-64, lagi-lagi melalui Supachai. Kali ini, gol tercipta berkat umpan silang yang diberikan oleh Ekanit Panya dari sisi kanan.

Skor 2-0 pun berakhir untuk kemenangan Thailand atas Timnas Indonesia. Supachai diplot sebagai Man of the Match dari simulasi pertandingan di PES 2020 tersebut.

Selalu update berita terbaru seputar  Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Gelandang Korsel Yakin Shin-Tae Yong Bakal Jadi Pelatih Hebat Tim Indonesia

Vivagoal – Liga Indonesia – Timnas Indonesia tengah membangun kembali kekuatan dengan menunjuk Shin-Tae Yong sebagai pelatih. Gelandang timnas Korsel, Song-Ui Yong menyebut pelatih berusia 50 tahun itu akan menjadi rekrutan hebat buat Blaugrana.

Dalam dua tahun terakhir, timnas Indonesia menjalani periode dengan penuh gejolak. Buruknya performa Andritany Ardhiyasa dkk sampai harus membuat tiga orang bergantian menduduki kursi pelatih. Berawal dari eks pelatih timnas Spanyol U-23, Luis Milla, kemudian digantikan oleh Simon McMenemy dan terakhir Shin Tae-Yong.

Tae-Yong yang meraih sukses saat membesut timnas senior Korsel dengan lolos ke putaran final Piala Dunia 2018 dipanggil untuk memperbaiki kondisi skuat Garuda Merah yang sudah terlanjur rusak selama ditangani dua pelatih sebelumnya.

Tae-Yong resmi diperkenalkan sebagai pelatih anyar timnas Indonesia pada Sabtu, 28 Desember 2019 saat Garuda Merah dalam situasi sudah tersingkir dari babak kualifikasi Piala Dunia 2022. Dipermalukan Malaysia Di SUGBK dengan skor 2-3, dihancurkan Thailand 0-3, dilibas 5-0 oleh Uni Emirat Arab. Alberto Goncalves Cs juga dipermalukan Vietnam dengan skor 3-1.


Baca Juga:


Song-Ui Yong sendiri merasa apa yang dilakukan Indonesia sudah tepat. Ia mengatakan bahwa Tae Yong adalah pelatih dengan kepribadian dan kualitas yang sangat bagus. Ia percaya bahwa Tae Yong akan membawa Indonesia kesuksesan.

“Ya, ya, saya tahu Shin Tae Yong. Dia adalah legenda di Korea sebagai pemain. Dia juga pelatih yang hebat. Keinginannya untuk menang sungguh luar biasa. Itulah kenapa dia begitu terkenal di Korea.” Song-Ui menegaskan.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Playmaker Garuda Select Kembali Merumput

 Vivagoal – Liga Indonesia – Andre Oktaviansyah, playmaker Garuda Select dikabarkan telah pulih dari cedera yang diderita kurang lebih selama dua tahun.

Dilaporkan bahwa Andre telah bermain di babak kedua menggantikan Dika Kuswardani saat melawan Bournemouth U-18. Ia terlihat sangat sehat dan bugar meskipun sudah lama tidak bertanding.

Perlu diketahui, Andre setelah bermain selama kurang lebih 21 menit pada pertandingan yang berakhir dengan skor 2-0 dalam kemenangan Garuda Select pada beberapa hari yang lalu.


Baca Juga: 


“Alhamdulillah, Saya tidak merasakan sakit lagi makan tapi dalam bermain saya masih harus meningkatkan performa saya. Pada kesempatan berikutnya Saya akan mencoba dan terus mencoba,” pungkas Andre.

Bersyukur Berada di Garuda Select

Andre sangat bersyukur berada di Garuda Select. Hal ini dikarenakan para pelatih dan manajemen memberikan fasilitas khusus kepada Andre agar bisa sembuh total.

“Alhamdulillah, saat ini saya sudah sembuh total karena bila tidak benar-benar sembuh maka pelatih tidak akan memberikan izin kepada saya untuk bermain. Selama proses pemulihan Saya tidak boleh menyentuh bola sekalipun. Karena Sangat hati-hati nya gerakan-gerakan tertentu juga harus dihindari,” curhat Andre.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Timnas Indonesia U-16 Lahirkan Pemain Berbakat

 Vivagoal – Liga Indonesia – Bima Sakti sangat mengapresiasi kinerja dari para pemain Timnas Indonesia U-16 pada pemusatan latihan yang dilakukan di Stadion Candrabaga, Bekasi selama satu pekan terakhir. Bima menambahkan bahwa Garuda Muda saat ini telah lahir dengan bakatnya yang tidak bisa diremehkan.

Ia juga telah melihat beberapa pemain yang memiliki potensi yang cukup unik dan baik. Mereka adalah Yanari Ipung Kurniawan, Krisna Sulistia Budianto dan Aditya Ramadhan.

Salah satu pemain berbakat yang dimiliki Indonesia adalah Yanari Ipung. Menurut Ipung, pengalaman terkait pemusatan latihan bersama Bima Sakti sangat memberikan pelajaran ilmu sepak bola.

“Saya sangat belajar banyak di pemusatan latihan ini. Tensi permainan yang berbeda saat saya di klub dan intensitas disini lebih tinggi. Untuk itu, saya tidak akan pernah melupakan proses panjang ini. Pesan khusus dari pelatih yang saya ingat adalah kami harus tetap rendah hati saat kembali ke tempat asal kami,” jelas Yanari Ipung.


Baca Juga:


Senada dengan Yanari, Aditya Ramadhan menjelaskan bahwa dirinya sangat puasq karena telah dilatih mantan kiper timnas Indonesia.

“Saya sudah tidak bisa berkata apa-apa karena saya dilatih oleh Markus Horison, sang mantan kiper timnas Indonesia. Itu merupakan pengalaman yang sangat berharga bagi karet sepak bola saya,” ujar Aditya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

PR yang Harus Diatasi oleh Anak Asuh Bima Sakti

 Vivagoal – Liga Indonesia – Pemain Timnas Indonesia U-16 telah menunjukkan perkembangan yang luar biasa. Sebelumnya, Garuda Muda Indonesia itu telah melakukan uji coba melawan Tim Porda Bekasi dengan skor imbang 1-1.

Bima Sakti, pelatih Timnas Indonesia U-16 menjelaskan bahwa anak asuhnya telah mengalami perkembangan yang cukup signifikan namun masih ada pekerjaan rumah yang perlu dilakukan.

“Saya mengakui bahwa perkembangan pemain muda Indonesia ini cukup baik dan positif. Ada beberapa pemain yang memiliki potensi yang luar biasa termasuk Aditya Ramadan, Krisna Sulistia Budianto dan Yanari Ipung Kurniawan,” jelas Bima.


Baca Juga:


PR Pemain Timnas U-16

Namun, ada beberapa kelemahan dari para pemain Indonesia yang perlu diwaspadai dan dilatih terus menerus.

“Bila melihat dari satu uji coba beberapa hari yang lalu, masih ada beberapa PR yang harus diselesaikan oleh para pemain. Mereka harus bisa melatih fisik teknik dan fisik saat melakukan transisi dengan reaksi yang cukup cepat” imbuhnya.

“Kegiatan yang kami lakukan pada beberapa hari ini adalah mengisi soal psikotes dan menganalisa uji coba lewat video dan setelah itu kami resmi bubarkan,” tutupnya.

Sebagai informasi, pemain Timnas Indonesia akan menjalani persiapan untuk melakukan kompetisi Piala Asia U-16 2020 di Bahrain.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Shin Tae-Yong Buat Perubahan, Pemain Bintang Tak Jaminan Dipanggil Timnas

Vivagoal – Liga Indonesia – Ketua umum PSSI, Mochamad Iriawan menegaskan Shin Tae-Yong sama sekali tidak peduli soal status kebintangan seorang pemain untuk ia dipanggil masuk Timnas Indonesia. Shin-Tae Yong hanya akan menilai kualitas pemain itu di sesi latihan.

Seperti diketahui, Shin-Tae Yong sebelumnya mengeluhkan kualitas pemain yang dipanggil ke pemusatan latihan timnas periode Februari kemarin. 

Shin menyebut pemilihan pemain itu berdasarkan rekomendasi Indra Sjafri. Sebelum mengerucut menjadi 34 nama, Indra memberikan 75 list pemain.

Hal itu lalu dikomentari oleh Iwan Bule. Ia mengaku mendukung penuh setiap keputusan Shin Tae-Yong dalam perekrutan pemain. Karena hal itu semata-mata demi mengangkat prestasi Indonesia.

Baca Juga: Tak Kunjung Menang, Mourinho Kena Karma dari Arsene Wenger

“Kita hargai Shin Tae-Yong. Dia memang pelatih profesional, mereka mempunyai klausul khusus dalam melatih. Tiga jam kami berdiskusi, jadi mohon dimengerti kalau nantinya tidak ada nama-nama besar yang masuk skuat timnas.

“Tim Shin-Tae Yong punya alat ukur bagaimana fisik harus diperbaiki, jadi saya pikir kami akan ikuti. Dan saat saya tanya ke pemain, mereka juga sangat enjoy,” ucap Iwan Bule.

Selalu update berita terbaru seputar  Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Momen Event Olahraga Paling Bersejarah Usai Indonesia Merdeka

 Vivagoal – Liga Indonesia – Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan memberikan arahan kepada Pemerintah Bogor supaya bisa ikut serta menyukseskan penyelenggaraan Piala Dunia U-20 2021 mendatang. Iriawan menerangkan bahwa Indonesia akan menyelenggaraka momen event olahraga paling bersejarah.

Mochamad Iriawan juga menerangkan bahwa hampir setiap kota di Indonesia menginginkan untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia ini.

“Ini merupakan momen paling bersejarah bagi masyarakat Indonesia. Kita belum pernah diberikan mandat untuk menjadi tuan rumah di even olahraga sepak bola berskala dunia,” tutur Iriawan dilansir dari laman resmi PSSI.

Baca Juga: 5 Fakta Kasus yang Menghebohkan Sepakbola Indonesia

Pria yang sering disapa Iwan Bule itu mengharapkan pemerintah bisa memberikan dukungan penuh karena Stadion Pakansari ditunjuk oleh PSSI menjadi kandidat venue Piala Dunia.

“Kami mengingatkan bahwa dukungan dari Pemkab setempat adalah yang terpenting. Kesiapan dari pemerintah merupakan penilaian tersendiri atas kesuksesan acara ini,” jelas Iriawan.

Iwan Bule menyatakan bahwa Stadion Pakansari sudah layak menjadi venue Piala Dunia U-20 2021 ini.

“Pakansari sudah layak tinggal memperbaiki kamar ganti, toilet, ruang media. Namun ada beberapa lagi yang harus dilengkapi infrastrukturnya seperti jacuzzi atau kolam berendam air hangat untuk sarana pemulihan pemain. Ini perlu menurut arahan FIFA,” kata Iriawan

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Target Penyelesaian Venue Piala Dunia 2021

 Vivagoal – Liga Indonesia – Ketua Umum PSSI dan jajarannya sedang meninjau stadion Pakansari pada Selasa (3/3/20) guna dijadikan venue untuk Piala Dunia U-20 tahun 2021. Mochamad Iriawan, Ketum PSSI menjelaskan bahwa semua stadion akan selesai pada akhir tahun ini.

Saat ditanya tentang penyelesaian tahap akhir stadion, Iwan Bule menerangkan bahwa pada akhir tahun 2020 sudah bisa diselesaikan semua.

“FIFA berencana akan datang pada 10 Maret 2020 ini. Kita akan mengadakan rapat khusus bersama jajaran PSSI. Kami juga akan menentukan tanggal untuk kunjungan FIFA ke Stadion Pakansari,” jelas Iwan Bule dikutip dari situs resmi PSSI.

Baca Juga: 5 Fakta Kasus yang Menghebohkan Sepakbola Indonesia

“Kami sangat menginginkan stadion latihan dan utama sudah bisa dipakai akhir tahun ini. Kami telah mentargetkan paling lama bulan Februari,” jelasnya.

Pakansari Layak Jadi Venue Piala Dunia U-20

Pria yang kerap disapa Iwan Bule itu menilai bahwa stadion yang berlokasi di Bogor itu merupakan salah satu stadion yang layak untuk ditinjau oleh FIFA pada beberapa waktu ini.

“Kami telah menilai bahwa stadion Pakansari ini memiliki fasilitas yang cukup layak. Untuk kamar mandi, tempat berendam itu merupakan keharusan dari FIFA,” ujar Iwan Bule kepada wartawan.

Untuk Pemkab Bogor, Iwan Bule memberikan arahan bahwa untuk tempat penginapan para pemain dan stadion harus berdekatan.

“Adapun hal lain yang harus diperhatikan adalah waktu tempuh dari hotel ke Stadion dalam pertandingan. Itu satu hal yang harus diperhatikan oleh pemerintah setempat,” jelasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Asa Baru Timnas Indonesia Bersama Mills

Vivagoal – Liga Indonesia – Pada tahun 2020 ini, PSSI telah menggandeng Mills sebagai official apparel timnas Indonesia. Perlu diketahui bahwa Mills merupakan brand lokal dari PT Mitra Kreasi Garmen yang dipilih oleh PSSI.

“Kami telah resmi memperkenalkan Mills sebagai official apparel Timnas Indonesia tahun 2020 ini. Pemilihan apparel ini berdasarkan hasil pertimbangan yang sudah matang. Komitmen dari Mills untuk mendukung Timnas Indonesia, kami akui sangat kuat,” jelas Ketua Umum PSSI, Iwan Bule dilansir dari laman resmi PSSI.

Selain Mills, ada beberapa apparel yang sempat melekat pada Timnas. Sebagian besar dari Apparel tersebut berasal dari luar negeri dan sukses memberikan sentuhan dari sisi model maupun prestasi yang ditorehkan. Menukil dari berbagai sumber, ada lima Apparel luar yang memiliki tempat tersendiri di Timnas karena rangkaian prestasinya. Apa saja? Berikut daftarnya.

1. Apparel Asics, Jersey Awal Perdana Piala AFF (1996)

Asics Timnas Indonesia

Pada tahun 1996, Timnas Indonesia berhasil menggaet apparel produk olahraga Asics. Dalam jersey yang lekat dengan warna merah, terpampang desain merah polos dengan lambang huruf V di bagian dada pemain.

Perlu diketahui, jersey tersebut sangat berbeda dari desain timnas lainnya dengan penuh motif menarik terutama di era-90an. Hal tersebut seakan-akan melawan arus, karena Indonesia bisa membuat desain jersey yang berbeda dari lainnya.

Pada tahun tersebut, Timnas memiliki pemain yang berbakat mulai dari Widodo CP, Bima Sakti, dan Hendro Kartiko.  Memiliki pemain terbaik pada masa itu, Indonesia berhasil melaju ke babak semifinal dengan status juara Grup A dan menantang runner up Grup B, Malaysia. Namun sangat disayangkan, Indonesia harus menerima kekalahan dari Malaysia dengan skor 3-1.

Pada Piala AFF perdana ini, Indonesia belum mampu meraih prestasi yang gemilang. Indonesia harus mengalami kekalahan dari negara yang menjadi rival utama Indonesia di ASEAN sampai saat ini.

Genjot Fisik Pemain, Shin Tae-Yong Pakai Teknologi Canggih

Vivagoal – Liga Indonesia –  Ada yang berbeda dengan latihan Timnas Indonesia pada Rabu (19/2) kemarin.  Shin-Tae Yong terlihat menggunakan teknologi untuk mengukur kemampuan fisik para pemainnya.

Teknologi yang digunakan timnas Indonesia itu bernama Smart Gate. Alat ini sendiri berguna untuk mengukur kelincahan, kecepatan dan kebugaran para pemain timnas.

Smart Gate sendiri terlihat berupa tripod yang atasnya terdapat lampu. Setiap pemain timnas diminta mengikuti sinar lampu yang memaksa mereka harus melakukan akselerasi dengan cepat.

Semua data pergerakan pemain itu bakal direkam dan terhubung langsung ke data base yang ada di komputer maupun smartphone Shin-Tae Yong. Setelah itu, data yang didapatkan dari smart gate tadi bakal dijadikan bahan analisis oleh tim kepelatihan timnas dan sebagai evaluasi buat semua pemain.

Baca Juga: Teuku Ichsan Pemain Pertama Yang Gugur Dalam TC Timnas

Teknologi Smart Gate ini sendiri baru pertama diterapkan di pemusatan latihan timnas Indonesia. Namun sebenarnya, di dunia internasional alat ini sudah biasa digunakan para atlet dari berbagai cabang olahraga seperti Rugby, Atletik hingga bola basket.

Materi latihan fisik memang masih menjadi fokus pelatih Shin-Tae Yong sejak menggelar pemusatan latihan timnas pada 14 Februari lalu. Eks pelatih timnas Korea tersebut sengaja menggenjot fisik pemainnya lantaran sang juru taktik sadar, hal itu merupakan titik lemah skuad Garuda. 

Selalu update berita terbaru seputar  Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

LATEST NEWS

- Advertisement -

HOT NEWS