Tag: Timnas Indonesia

Pratama Arhan Buka Suara Tentang ‘Lemparan ke Dalam’ Miliknya

Vivagoal – Liga Indonesia – Pratama Arhan sukses menjadi salah satu pemain timnas Indonesia U-19 yang banyak membetot perhatian publik sepakbola tanah air selama melakoni laga uji coba di Kroasia. Pemain milik PSIS Semarang tersebut merupakan andalan pelatih Shin Tae-yong di pos bek kiri.

Beroperasi sebagai seorang fullback, Arhan mendapat sorotan karena mempunyai lemparan ke dalam yang bisa jadi senjata rahasia timnas U-19. Bagaimana tidak, lemparan ke dalam Arhan selalu tepat mengarah ke area kotak terlarang.

Jika tak cermat mengantisipasi, para pemain timnas U-19 bisa selalu mencetak gol dari skema lemparan dalam Arham. Seperti yang terjadi saat menghadapi Qatar pada laga uji coba lima hari lalu.

Pada pertandingan tersebut, Arhan melemparkan bola ke jantung pertahanan timnas Qatar dan disambut Saddam Gaffar yang bertubuh jangkung dengan sundulan. Bola kemudian meluncur ke tiang jauh dan berujung gol untuk timnas U-19.

“Soal lemparan kedalam yang jauh, saya belajar sendiri, dan sudah lama, sekitar tahun 2017 saya sudah mempelajarinya sampai sekarang. Selain itu, setiap pertandingan saya terus berusaha fokus dan bekerja keras untuk mendapatkan hasil terbaik,” tegas Arhan.

Arham sendiri mengaku punya target tinggi dalam karier sepakbolanya. Ia menyebut dirinya terus berusaha meningkatkan level kemampuannya agar dirinya bisa dilirik klub ternama di Eropa.


Baca Juga: 


“Semoga suatu saat saya dapat bermain di Eropa. Selain itu, saya ingin menembus skuat timnas senior dan meraih banyak prestasi agar dapat membanggakan kedua orang tua saya,” pungkas Arhan.

Selalu update berita terbaru seputar  Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Untuk Venue Piala Dunia U-20, Pemerintah Pusat Hanya Renovasi Dua Stadion

Vivagoal – Liga Indonesia – Kementerian pekerjaan umum dan perumahan rakyat (PUPR) sudah menegaskan bahwa mereka hanya merenovasi dua dari enam stadion yang diperuntukkan untuk Piala Dunia U-20. Adapun empat stadion lainnya dibebankan pada pemerintah daerah (PEMDA) masing-masing.

Keputusan renovasi ini merupakan tindak lanjut dari Keputusan Presiden RI No 19 Tahun 2020 tentang Panitia Nasional Penyelenggaraan FIFA U-20 World Cup tahun 2021 dan Instruksi Presiden RI No 8 tahun 2020 tentang dukungan Penyelenggaraan FIFA U-20 World Cup Tahun 2021 pada 15 September 2020.

Menurut, direktur Prasarana Strategis PUPR, Iwan Suprijanto, dua venue yang jadi tanggungan pihaknya adalah Stadion Dipta Gianyar, Bali dan Stadion Manahan Solo. Sementara Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta, Gelora Sriwijaya Palembang, Si Jalak Harupat Bandung, dan Gelora Bung Tomo Surabaya bakal jadi tanggung jawab PEMDA masing-masing.

“Kalau kami dari sisi stadion hanya dua stadion yang bakal dikerjakan yaitu, Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali dan peningkatan fasilitas untuk Stadion Manahan,” ucap Iwan diwartakan dari laman Antara.

“Kami sudah berkoordinasi dengan pemerintah daerah. seperti pada minggu lalu, berkoordinasi dengan walikota Solo terkait izin renovasi Stadion Manahan dan empat lapangan latihan lain di sana.” jelasnya.


Baca Juga: 


Perlu diketahui, khusus untuk stadion Dipta, rencananya bakal dilakukan renovasi besar seperti rehabilitasi struktur, ruang ganti pemain, perbaikan toilet, kursi, dan sistem pencahayaan. Adapun Stadion Manahan, renovasinya tergolong sedikit karena cuma perbaikan sistem pencahayaan dan kursi penonton agar sesuai standar FIFA.

Selain dua stadion utama, Kementerian PUPR juga disebut akan mengerjakan beberapa lapangan pendukung seperti empat lapangan latihan di Bali dan Solo, tiga lapangan di Bandung dan Palembang, serta satu lapangan latihan di Bangkalan, Surabaya.

“Kami melakukan renovasi semua stadion dan lapangan latihan dengan target akan selesai Maret 2021 karena Piala Dunia U-20 juga sudah mulai Mei 2021. Kami akan mempercepat tender, jadi sekitar 1,5 sampai dua bulan. Kami memastikan pengadaan barang dan jasa dilakukan sesuai dengan prosedur dan peraturan yang berlaku,” jelas Iwan.

Selalu update berita terbaru seputar  Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Jelang Hadapi Timnas Indonesia U-19, Kroasia Panggil Kiper Chelsea

Vivagoal – Liga Indonesia – Manajemen Timnas Kroasia U-19 tampaknya sangat serius menghadapi skuad besutan Shin-Tae yong meski hanya dalam sebuah turnamen uji coba. Bahkan timnas Kroasia Sampai merasa perlu untuk memanggil pemain Chelsea yang diketahui berposisi sebagai penjaga gawang, Karlo Ziger.

Sebagai informasi, timnas U-19 Indonesia kini tengah melakukan pemusatan latihan dengan di Kroasia dalam rangka persiapan bermain di ajang Piala Asia U-19. Selama TC di Kroasia, Beckham Putra dan koleganya akan mengikuti turnamen ujicoba dengan lawan-lawan yang cukup tangguh.

Selain tuan rumah Kroasia, Garuda Muda juga bakal melawan Bulgaria, Arab Saudi, dan Qatar pada 5 hingga 8 September 2020.


Baca Juga:


Pelatih Kroasia U-19, Josip Simunic sendiri sudah memanggil ke-23 nama pemainnya untuk melawan timnas Indonesia U-19. Rencananya, Kroasia akan bertemu Timnas U-19 pada partai kedua yang berlangsung 8 September 2020. Adapun Timnas U-19 akan melawan Bulgaria di laga perdana, 5 September 2020.

Dan berikut ke-23 nama Pemain Kroasia U-19:

Karlo Ziger (Chelsea)

Filip Braut (Rijeka)

Roko Jurisic (Dinamo)

Adrian Liber (Orient 1919)

Nikola Soldo (Inter Zapresic)

Niko Galesic (Rijeka)

Ivan Brnic (Hajduk)

Bruno Jenjic (Junak Sinj)

Ivan Saric (Hajduk)

Antonio Marin (Dinamo)

Filip Zrilic (Rijeka)

Karlo Sentic (Hajduk)

Filip Mekic (Osijek)

Ante Orec (Lokomotiva)

Luka Skaricic (Hajduk)

Marco Boras (Giessen)

Tomislav Krizmanic (Dinamo)

Bruno Zdunic (Lokomotiva)

Mihael Kupresak (Osijek)

Marko Bulat (Sibenik)

Arijan Brkovic (Slaven Belupo)

Niko Jankovic (Dinamo)

Renato Josipovic (Dinamo)

Selalu update berita terbaru seputar Bola Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Para Pemain Timnas U-16 Diklaim Sudah Banyak Meningkat

Vivagoal – Liga Indonesia – Pelatih timnas Indonesia U-16, Bima Sakti mengaku cukup puas dengan perkembangan anak asuhnya selama menjalani pemusatan latihan dan berharap anggota timnas U-16 bisa terus membaik dari hari ke hari.

Bima sebelumnya telah memanggil 12 pemain baru untuk mengikuti TC tuk periode bulan Agustus ini yang berlangsung di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi. Dari 12 pemain itu, tersisa enam pemain untuk lanjut mengikuti TC.

Menurut Bima, berdasarkan evaluasi, performa enam pemain yang baru dipanggil cukup menggembirakan, termasuk empat yang dianggapnya banyak mengalami peningkatan, seperti Tiriec Adriano Manuri Junior, Rafly Ikram Selang, Mukti, dan Muhammad Tezar Briantama.

“Pemain baru yang ada saat ini, ada Adriano, Rafly, Mukti, Tezar, dan lainnya sudah mengalami kemajuan. Kami juga kedatangan dua orang pemain dari Ternate, saat ini mereka masih dalam tahap diseleksi, dan saya coba mainkan di laga ujicoba. Saya harap mereka bisa cepat beradaptasi,” ungkap Bima Sakti dikutip dari laman resmi PSSI.

“Namun secara keseluruhan, para pemain sudah mengalami banyak perubahan sejak awal pemanggilan TC bulan Agustus sampai saat ini, baik itu dari segi fisik, terutama mental,” sambung Bima.


Baca Juga:


“Kemarin setelah libur tiga bulan, kegiatan mereka memang hanya dilakukan secara virtual, tidak ada latihan di lapangan. Sedangkan setelah TC kembali dimulai bulan Juli, kemudian Agustus, sudah banyak peningkatan. Alhamdulillah semua berjalan lancar.” pungkasnya.

Adapun TC timnas U-16 ini merupakan bentuk persiapan menghadapi Piala Asia U-16 di Bahrain akhir November mendatang. Indonesia tergabung di Grup D bersama Jepang, Arab Saudi, dan Tiongkok. Empat semifinalis dipastikan akan lolos secara otomatis ke Piala Dunia U-17 2021 di Peru.

Selalu update berita terbaru seputar Bola Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Meski Menang, Bima Sakti Kritik Lini Belakang Timnas U-16

Vivagoal – Liga Indonesia – Timnas Indonesia U-16 kembali meraih kemenangan dalam laga uji coba. Kali ini giliran Asosiasi Kota Bandung U-18 yang dihajar 4-1, di Kota Bekasi, Senin (24/8/2020) sore kemarin.

Adapun gol-gol kemenangan Timnas U-16 dicetak oleh Mochammad Faizal Syaifullah, Ahmad Athallah Araihan, dan Raka Cahyana Rizky pada babak pertama. Muhammad Valeron menambah satu gol lagi di babak kedua.

“Alhamdulillah, banyak juga pembelajaran buat kita, progresnya lebih baik dan peningkatan permainan dari uji coba sebelumnya,” ucap pelatih Timnas U-16 Bima Sakti dalam rilis PSSI.

“Selain fisik dan taktik, kekompakan tim juga semakin terlihat baik. Karena ada beberapa pemain yang saya coba dan seleksi di TC ini, semoga mereka bisa menunjukkan kemampuannya dan beradaptasi dengan cepat,” sambung Bima.

Kendati sudah cukup puas dengan performa tim asuhannya, namun Bima Sakti menyayangkan satu gol yang bersarang di gawang timnya. Ia menilai ada andil kelalaian barisan pertahanan Timnas U-16 sehingga membuat tim lawan bisa mencetak gol.

Tapi overall, ada pembelajaran positif sebelum timnas U-16 tampil di Piala Asia U-16 2020. Bima Sakti mengaku kini bisa melihat kekurangan dari anak-anak asuhnya sebelum tampil di ajang sebenarnya.

“Gol lawan terjadi karena pemain belakang kurang sabar, seharusnya tidak diambil. Tapi tak apa-apa. Itu menjadi pelajaran lagi buat kami sebelum Piala Asia,” ucap Bima Sakti.

“Hal-hal kecil harus bisa diperhatikan lebih detail, seperti jangan sampai ada yang mengakibatkan tendangan penalti,” tuturnya.

Sebagai informasi, kemenangan ini jadi yang kedua didapat Timnas U-16 selama menggelar pemusatan latihan di Bulan Agustus. Sebelumnya, Muhammad Valeron cs juga menang 2-0 atas SSB POR Uni Bandung.

Selalu update berita terbaru seputar Bola Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Komentar Pedas GM PSIS Terkait Pemain Naturalisasi

Vivagoal – Liga Indonesia – Pihak manajemen PSIS Semarang memberikan komentar terkait pemain naturalisasi asal Brasil yang telah menginfokan publik sepakbola Indonesia.

Wahyu Liluk Winarto selaku general manager PSIS Semarang juga turut buka suara terkait rencana PSSI untuk menaturalisasi pemain asal Brasil. Ia menilai bahwa langkah tersebut dirasa kurang tepat karena tidak memiliki hubungan darah dengan Indonesia.

“Kami sebenarnya mendukung pernyataan dari pelatih timnas Indonesia Shin tae-yong. Namun, Saya tidak setuju bila pemain naturalisasi bukan memiliki darah Indonesia,” ujarnya.

“Bila tidak ada ikatan darah bisa dikatakan perjuangannya sangat kurang untuk membela Timnas Indonesia nantinya,” lanjutnya.

Melihat hal tersebut, Wakil Ketua DPRD Kota Semarang itu memberikan saran agar pelatih timnas Indonesia u-19 memaksimalkan pemain potensial lokal yang ada.

“Saya menilai bahwa pemain lokal tidak kalah bagusnya dari pemain asing asal Brasil tersebut. Pemain lokal Indonesia memiliki kualitas yang cukup bagus terbukti banyak keluar yang berani mengontrak pemain Indonesia,” jelasnya.


Baca Juga:


“Mudah-mudahan saya mendoakan bawa pemain naturalisasi tidak ada. Kita harus terus belajar dari beberapa tahun sebelumnya. Kita pernah menaturalisasi pemain asing namun hasilnya memang terbukti kurang memuaskan,” tandasnya.

Selalu update berita terbaru seputar Bola Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Rumor Transfer: 5 Pemain Brasil Bakal Perkuat Timnas Indonesia U-19

Vivagoal – Liga Indonesia – Dalam beberapa hari terakhir, ada rumor yang mengatakan bahwa bakal ada lima pemain muda asal Brasil yang akan masuk skuad Timnas Indonesia U-19. Kelima pemain Brasil itu kencang diberitakan akan segera dinaturalisasi untuk bisa tampil di Piala Dunia U-20 tahun depan.

PSSI sendiri sebelumnya sudah sempat mengisyaratkan akan ada lima pemain yang ingin dinaturalisasi untuk Piala Dunia U-20 dimana Indonesia bertindak sebagai tuan rumahnya.

Untuk sekarang ini, tercatat baru ada empat pemain muda Brasil yang diprediksi bakal masuk ke skuad Timnas Indonesia U-20. Mereka adalah Henrique Bartoli Jardim, Hugo Gilherme Correa Grillo, Thiago Apolina Pereira, dan Maike Henrique Irine De Lima.

Keempat nama di atas baru saja bergabung dengan klub-klub lokal di Liga 1. Henrique Bartoli Jardim dan Hugo Gilherme Correa Grillo sudah mulai berlatih dengan Arema FC. Sementara Thiago Apolina Pereira dan Maike Henrique tergabung ke skuad Persija Jakarta.


Baca Juga: 


Adapun satu pemain Brasil lainnya disebut-sebut bakal ditampung oleh Madura United. Namun, namanya sampai saat ini masih belum diketahui. Sebab pihak Madura United sendiri belum mau membocorkan nama pemain Brasil kelima itu dan hanya menyebut bahwa mereka bakal kedatangan satu pemain baru yang direncanakan bisa jadi calon penggawa Timnas Indonesia U-19.

Tentu saja menarik andai rumor ini benar-benar sampai terjadi. Pasalnya, dengan adanya kelima pemain muda asal Brasil itu, maka permainan timnas Indonesia U-19 bisa terpengaruh dengan permainan ala Samba dari mereka. Namun apakah itu akan membantu timnas berprestasi di Piala Dunia U-20, ditunggu saja.

Selalu update berita terbaru seputar Bola Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Jack Brown Siap Maksimalkan Kesempatan Kedua Di Timnas U-19

Vivagoal – Liga Indonesia – Ada wajah baru di pemusatan Latihan Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-19 yang dilangsungkan di Stadion Madya, Senayan pada Kamis 13 Agustus 2020 kemarin. Wajar baru itu adalah Jack Brown, gelandang klub asal Inggris, Lincoln City.

Kehadiran Jack Brown di TC Timnas Indonesia U-19 itu langsung membuat sorotan banyak tertuju kepadanya. Pasalnya, Jack Brown sudah pernah dicoret dari TC sewaktu Timnas Indonesia U-19 masih berlatih di Cikarang. Saat itu, Jack Brown gagal tampil baik karena kesulitan beradaptasi dengan cuaca panas di Indonesia.

Tapi dipercaya untuk kembali mengikuti pemusatan latihan timnas membuat Jack Brown juga tidak percaya. Ia mengaku kaget masih diberi kesempatan untuk masuk TC timnas Indonesia U-19 yang sedang mempersiapkan diri menghadapi Piala Asia U-19 2020 yang dijadwalkan berlangsung pada bulan Oktober mendatang.

Jack pun berjanji bakal berusaha memanfaatkan kesempatan kedua ini dengan sebaik mungkin. Ia bertekad menunjukkan kemampuan terbaiknya selama TC Timnas Indonesia U-19 agar bisa masuk dalam daftar nama pemain yang bakal dibawa Shin Tae-yong ke luar negeri untuk TC.


Baca Juga:



“Saya sangat senang dan siap untuk bersaing mendapatkan tempat di Timnas Indonesia U-19. Jadi, saya akan berusaha memberikan yang terbaik dan lihat saja hasilnya,” ucap Jack dilansir dari
Goal Indonesia, Jumat (14/8/2020).

Selalu update berita terbaru seputar Bola Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Sudah Pernah Dicoret, Kenapa Shin Tae Yong Panggil Kembali Jack Brown?

Vivagoal – Liga Indonesia – Timnas Indonesia U-19 sudah kembali melanjutkan pemusatan latihan (TC) di Stadion Madya, Senayan, Jakarta pada Kamis 13 Agustus 2020 kemarin. Dari TC tersebut, ada satu pemain yang cukup membuat banyak pihak bertanya-tanya akan kehadirannya di dalam skuad timnas U-19.

Pemain yang dimaksud adalah Jack Brown. Kehadiran pemain Lincoln City ini membuat banyak orang bertanya-tanya. Pasalnya, beberapa hari yang lalu, pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong sudah mencoret 11 nama dari 46 pemain yang mengikuti TC perdana.

Otomatis, harusnya TC kedua kali ini hanya ada 35 pemain saja. Namun pada kenyataanya kehadiran Jack membuat pemusatan timnas U-19 kini diikuti oleh 36 pemain sebagai bentuk persiapan menghadapi Piala Asia U-19 2020 yang rencananya berlangsung bulan Oktober mendatang di Uzbekistan.

Shin Tae-yong sendiri paham kehadiran Jack membuat banyak pihak bertanya-tanya. Namun pelatih asal Korea Selatan itu punya alasan kuat untuk memanggil Jack Brown. Menurutnya, adanya Jack di TC Timnas Indonesia U-19 kali ini karena ia ingin memberikan kesempatan kepada Jack.

Sebab, sebagaimana yang diketahui, Jack sejatinya telah pernah dipanggil mengikuti TC pada bulan Januari kemarin, namun di kesempatan pertamanya, Jack malah kesulitan beradaptasi dengan cuaca di Indonesia. Cuaca yang sangat berbeda dengan Inggris membuat Jack gagal tampil maksimal dan pada prosesnya dicoret.


Baca Juga:


Namun Shin Tae-yong masih penasaran dengan kemampuan Jack yang sebenarnya. Karena menurutnya, masalah Jack saat itu bukan karena ia pemain yang buruk namun hanya terkendala karena faktor cuaca.

“Memang kami sudah pernah lihat memanggil Jack berlatih saat masih di Cikarang. Tapi saat itu Jack Brown tidak tampil baik karena ia tidak memiliki banyak waktu untuk beradaptasi dengan cuaca di Indonesia,” jelas Shin Tae-yong.

“Sebelum kami melakukan pemusatan latihan di luar negeri, saya terlebih dulu ingin lihat Jack. Dan saya memang yang meminta dia datang,” tutup Shin Tae Yong.

Selalu update berita terbaru seputar Bola Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Kalimat Berkelas Mantan Pelatih Timnas U-19 kepada Sutan Zico yang Dicoret oleh Shin Tae-yong

Vivagoal – Liga Indonesia – Sutan Diego Zico dicoret pelatih Shin-Tae Yong dari skuad timnas Indonesia U-19. Pemain muda Persija Jakarta itu pun mendapatkan dukungan dari mantan pelatih Garuda Muda, Fakhri Husaini.

Sebelumnya, ada 11 nama pemain Timnas U-19 yang dipulangkan dari pemusatan latihan. Kendati begitu, nama-nama yang dicoret tak diumumkan secara terbuka oleh PSSI.


Baca Juga:


Meski demikian, daftar pemain yang dicoret Timnas U-19 akhirnya bisa diketahui. dengan Sutan Zico merupakan salah satunya. Sutan Zico sendiri merupakan salah satu pemain anggota Timnas U-19 ketika sukses mengantongi tiket ke Piala Asia U-19 2020. Saat itu, tim Merah-Putih masih ditangani oleh Fakhri Husaini.

Fakhri sendiri lalu coba memberi dukungan kepada mantan anak asuhnya itu melalui Instagram pribadinya, @coachfakhri. Dalam unggahannya itu, Fakhri berbagi pengalaman saat masih aktif di Timnas termasuk mengunggah foto dirinya berseragam Timnas Indonesia.

“Dicoret dari tim nasional, dengan status kapten setelah Timnas lolos ke Piala Asia, dicoret dari Timnas hanya untuk mengakomodir yang lebih senior (pada saat pengumuman pencoretan malah manajernya yang menangis), hampir dicoret dari timnas karena dianggap berasal dari klub kecil, di sanksi PSSI, diganti, dicadangkan, dapat beberapa jahitan di pelipis, dipuji, dihujat, dikartu kuning, bahkan kartu merah saya sudah pernah mengalaminya,” tulis Fakhri.

“Jadi, untuk Sutan Zico cs, apa yang kalian alami saat ini adalah hal biasa di sepakbola. Kecewa boleh, tapi jangan lama-lama karena waktu terus berjalan. Ingat, sepakbola hanya untuk anak-anak yang kuat; kuat menerima pujian, kuat menghadapi Ujian. Introspeksi diri, perbaiki setiap kekurangan, kesempatan kembali ke timnas selalu ada,” katanya menambahkan.

Selalu update berita terbaru seputar Bola Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

LATEST NEWS

HOT NEWS