Tag: Timnas Prancis

Tergabung di Grup Neraka Piala Eropa 2020, Jerman: Ini Hadiah!

0

Vivagoal Piala Eropa – Hasil undian Piala Eropa 2020 menempatkan timnas Jerman di grup neraka. Pelatih Der Panzer, Joachim Loew menganggap ini adalah hadiah setelah mereka berhasil menjadi juara grup di babak kualifikasi.

Pengundian fase grup Piala Eropa 2020 sudah selesai dilakukan di Bukarest Sabtu (30/11/2019) waktu setempat. Grup neraka pun muncul dimana Jerman, Portugal dan Prancis terundi sama-sama menempati grup F. Adapun satu slot tersisa di grup ini masih bakal ditentukan lewat babak playoff yang baru akan digelar pada Maret 2020 mendatang.

Baca Juga: Vivagoal Bagi-Bagi Jersey, Gratis!

Islandia, Bulgaria, Hongaria, Rumania, Georgia, Belarusia, Makedonia Utara dan Kosovo adalah tim-tim yang akan saling membunuh demi satu tempat di grup F putaran final Euro 2020.

Melihat hasil undian ini, Loew mengakui Jerman berada di grup yang sangat sulit. Loew menganggapnya sebagai tantangan bagi skuad muda Die Manncshaft. Kendati demikian, Loew juga menilai Jerman bakal diuntungkan dengan status tuan rumah yang mereka sandang di grup ini, dimana Jerman bakal melakoni tiga laga di Allianz Arena.

“Grup F adalah grup neraka. Pertandingan di Munich akan menjadi pesta sepakbola. Harapannya cukup tinggi, dimana untuk tim muda kami, ini bakal jadi tantangan besar sekaligus juga motivasi besar. Ini hadiah untuk kami sebagai juara grup di babak kualifikasi.” ucap Loew seperti dilansir dari AS.

Sebagai informasi, untuk skuad Piala Eropa 2020, Loew memang banyak mengandalkan pemain muda sebagai pilar utama. Ia sengaja menyingkirkan para pemain dari generasi emas yang sebelumnya meraih Piala Dunia 2014 di Brasil. Tercatat, hanya Manuel Neuer dan Tony Kroos yang dipertahankan.

Berikut hasil pembagian grup Piala Eropa 2020.

Grup A

  1. Turki
  2. Italia
  3. Wales
  4. Swiss

Grup B

  1. Denmark
  2. Finlandia
  3. Belgia
  4. Rusia

Grup C

  1. Belanda
  2. Ukraina
  3. Austria
  4. Pemenang Playoff Jalur D/A

Grup D

  1. Inggris
  2. Kroasia
  3. Republik Ceko
  4. Pemenang Playoff jalur C

Grup E

  1. Spanyol
  2. Polandia
  3. Swedia
  4. Pemenang playoff jalur B (Slovakia, Bosnia, Irlandia Utara, Republik Irlandia)

Grup F

  1. Jerman
  2. Prancis
  3. Portugal
  4. Pemenang Playoff Jalur A/D

Selalu update berita bola terbaru seputar Bundesliga hanya di Vivagoal.com

Penampilan Di Madrid Memukau, Hazard Heran Prancis Tak Panggil Benzema

0

VivagoalLa Liga – Eden Hazard menilai Karim Benzema adalah penyerang tengah terbaik di dunia saat ini. Ia pun menyesalkan timnas Prancis tak kunjung mau memakai tenaga Benzema lagi.

Sejak ditinggal Cristiano Ronaldo awal musim panas 2018 lalu, pelan-pelan Benzema mulai bisa mengambil peran pemain asal Portugal itu yang selama sembilan musim terakhir adalah mesin gol utama Real Madrid.

Baca juga: Vivagoal Bagi-bagi Jersey Gratis!

Berdasarkan catatan Marca, Benzema yang sudah mencetak 15 gol musim ini, jika ditotal sedari periode kemarin, total sudah membukukan 45 gol. Di periode yang sama, hanya ada tiga pemain yang bisa membuat gol lebih banyak dari Benzema, yaitu Robert Lewandowski dengan 63 gol, Lionel Messi 60 gol dan Kylian Mbappe 47 gol.

Tapi meski jumlah golnya kalah, Benzema lebih efisien dan mematikan ketimbang ketiga nama diatas. Hal tersebut jika merujuk pada rataan tendangan yang mereka lepaskan untuk membuat gol-gol tersebut.

Benzema punya 41 gol hasil dari 97 tembakan alias 2.3 tembakan per gol. Messi melepaskan 150 tembakan alias 2.5 shots per gol tuk mengoleksi 60 gol. Lewandowski sendiri 63 gol hasil dari 177 tembakan atau 2.8 tembakan per gol. Dan Mbappe ada 141 tembakan atau 3.0 tuk bisa memiliki 47 gol.

Sementara Ronaldo, selama satu setengah musim memperkuat Juventus, jika dirata-ratakan punya 5.9 tembakan per gol atau setara 306 tembakan. Tapi semua percobaan pemain berumur 34 tahun itu hanya bisa membuahkan hasil hingga 34 gol.

Atas penampilannya tersebut, Hazard pun mengaku sangat kagum dengan performa Benzema. Ia bahkan heran, dengan performa gemilangnya itu, Benzema tak bisa memperkuat timnas Prancis sejak 2015 silam.

Baca juga: Eden Hazard Berikan Komentar Berkelas Terkait Kritik Wenger dan Obi Mikel

“Setelah bermain dengannya selama tiga atau empat bulan, saya berpikir bahwa saat ini Benzema adalah penyerang terbaik di dunia.” ucap Hazard dilansir dari Marca.

“Dan saya ikut merasakan apa yang Benzema rasakan soal situasi peliknya di timnas Prancis. Yang pasti, selalu lebih mudah untuk main melawan tim yang tidak punya Benzema di dalamnya.” Hazard menambahkan.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Berstatus Juara Dunia, Tak Berarti Prancis Layak Difavoritkan Di Euro 2020

0

Vivagoal Internasional – Meski berstatus sebagai juara Piala Dunia 2018, Antoine Griezmann sadar jika perjuangan timnas Prancis bakal tidak mudah, bahkan butuh sedikit keberuntungan untuk bisa keluar sebagai juara Piala Eropa 2020.

Prancis sudah dipastikan menjadi salah satu peserta yang akan berlaga di putaran final Piala Eropa 2020 Juni mendatang. Les Bleus berhasil keluar sebagai juara grup H usai mengoleksi 25 poin hasil dari 10 laga yang dimainkan.

Baca juga: Teka-Teki Masa Depan Cavani Bersama PSG

Hasil ini, sekaligus memperpanjang tren positif Prancis yang sebelumnya bisa merengkuh gelar juara di ajang Piala Dunia yang berlangsung di Rusia pada 2018 lalu.

Akan tetapi, dua kali gagal meraih kemenangan di fase grup menjadi hal yang paling disesali kubu Prancis. Termasuk banyaknya peluang yang tidak mampu dikonversi menjadi gol ke gawang tim juru kunci, Moldova akhir pekan kemarin.

Meski demikian, situasi ini tak lantas menghilangkan keraguan dengan status Prancis sebagai salah satu tim favorit juara Piala Eropa edisi 2020 nanti. Pasalnya, kualitas skuad yang dipunya Les Bleus tidak bisa dibilang sembarangan, disana ada pemain muda terbaik Piala Dunia 2018, Kylian Mbappe.

Namun, Griezmann enggan berbesar hati jika ditanya soal status Prancis yang sebagai salah satu favorit juara. Menurutnya, Prancis belum masuk kategori itu, lantaran tim-tim yang sudah lolos juga tak kalah tangguhnya.

Baca juga: Vivagoal Bagi-bagi Jersey Gratis!

“Setiap kompetisi yang anda jalani, anda ingin menang, tapi di Piala Eropa 2020, itu akan sulit buat Prancis. Meski kami menyandang juara dunia, bukan berarti kami akan terus menang 3-0 dan 4-0 dan sampai ke final dengan mudah.” ucap Griezmann seperti dilansir dari Soccerway.

“Kompetisi ini akan berjalan rumit, jadi harus bersiap-siap dan melihat setiap lawan di grup yang kami tempati.” Griezmann menambahkan.

Selalu update berita bola terbaru seputar sepak bola dunia hanya di Vivagoal.com

Pelatih Prancis Sarankan Striker Andalannya Pindah Klub

Vivagoal Liga Inggris –   Pelatih Timnas Prancis, Didier Deschamps menyarankan jika Olivier Giroud membutuhkan klub baru untuk mendapatkan menit bermain yang cukup. Pasalnya, di Chelsea, ia jarang mendapatkan kesempatan membuktikan diri di atas lapangan.

Dalam 12 laga Premier League Chelsea, Giroud hanya bermain sebanyak empat kali, tiga diantaranya berstatus sebagai pemain pengganti. Hal tersebut jelas bisa mengikis produktivitasnya di klub. Namun saat berlaga di Timnas Prancis, ia tampil beringas dan mencetak gol demi gol untuk Les Blues. Tak ayal, dirinya kerap dimainkan sebagai juru gedor utama Tim Ayam Jantan.

Bahkan Deschamps pun menyarankan agar Giroud tetap menjadi pilihan utamanya di timnas, eks Striker Arsenal disarankan mencari klub baru yang memberinya garansi bermain yang cukup guna menjaga kans tetap bermain di putaran final EURO 2020.

“Dia [Giroud] merasa menderita dengan situasinya di klub,” ucap Deschamps seperti dilansir dari Telefoot, Senin (18/11), dinukil dari Goal International.

“Jika dia memiliki kesempatan untuk bergerak dan mendapatkan lebih banyak waktu bermain, itu baik untuknya, dia tahu itu,” tambahnya.

Baca Juga: Chelsea Bersiap jadi Destinasi Anyar Fullback Napoli

Sejauh ini, Giroud memang tengah diincar tiga tim. Crystal Palace dan West Ham United disebut menaruh minat kepada dirinya. Sementara dari luar Inggris, Inter Milan getol merayunya guna berlabuh ke Giueseppe Meazza.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Pelatih Timnas Aljazair Tolak Benzema Masuk Skuad

0

Vivagoal Internasional – Setelah ditepikan timnas Prancis, Karim Benzema berkeinginan untuk membela timnas lain. Sayangnya, sebagai orang keturunan Aljazair, pelatih Aljazair, Djamel Belmadi menolak untuk memanggil Benzema masuk dalam skuatnya.

Benzema tak lagi mendapatkan tempat di timnas Prancis sedari empat tahun lalu. Hal tersebut bisa terjadi setelah penyerang Real Madrid itu terlibat dalam kasus pemerasan terkait rekaman video seks Mathieu Valbuena, rekan setimnya di timnas Prancis.

Baca juga: Vivagoal Bagi-bagi Jersey Gratis!

Belakangan dengan performa ciamiknya di level klub bersama skuad Los Blancos, polemik soal tidak dipanggilnya Benzema masuk timnas Prancis kembali ramai diperbincangkan. Tapi yang teranyar, Presiden federasi sepakbola Prancis (FFF) Noel Le Graet menegaskan bahwa karier Benzema sudah tamat di level internasional.

Benzema kemudian membalas pernyataan itu dengan mengatakan bahwa dirinya yang bisa memutuskan kapan harus pensiun dari skuat timnas, dan dengan percaya diri, Benzema meyakini bahwa dirinya bisa saja membela timnas lain.

Jika merujuk pada negara asal kedua orang tuanya, Benzema adalah seorang imigran asal Aljazair. Sayangnya, kans Benzema untuk berganti timnas sudah tidak memungkinkan. Pasalnya, dia terbentur paspor tunggal Prancis. Kedua, aturan dalam statuta FIFA pasal 18 sudah tidak membolehkan Benzema membela negara lain lagi karena sudah pernah membela skuat senior Prancis.

Poin ketiga yang kian menutup peluang Benzema berseragam Aljazair adalah penolakan dari pelatih timnas negara kelahiran orang tuanya, Bermadi.

Baca juga: Direktur Olahraga Barca Konfirmasi Perekrutan Neymar

“Saya sudah memiliki Baghdad Bounedjah, Islam Slimani, Andy Delort, dan Hilal Soudani. Saya sangat senang dengan pemain-pemain yang saya miliki sekarang.” tegasnya seperti dilansir dari Daily Mail.

Selalu update berita bola terbaru seputar sepak bola dunia hanya di Vivagoal.com

Griezmann Antar Prancis Melaju ke Putaran Final Euro 2020

Vivagoal Berita BolaPrancis menekuk Albania dengan skor 2-0 di laga pamungkas grup H kualifikasi Piala Eropa 2020. Penyerang Barcelona, Antoine Griezmann menjadi bintang kemenangan Prancis di laga tersebut.

Bertanding di Arena Kombetare, Senin (18/11/2019) dinihari WIB, Prancis langsung bisa membuka keunggulan saat laga baru berjalan 8 menit. Adalah Corentin Tolisso yang berhasil mencatatkan namanya di papan skor.

Gelandang Bayern Munchen itu mampu meneruskan umpan matang Griezmann dari sebuah eksekusi tendangan bebas dengan sundulan. Tertinggal 0-1, Albania mencoba untuk meningkatkan serangannya. Namun, tandukan Klaus Gjasula masih melenceng di sebelah kanan gawang Prancis pada menit ke-20.

Baca Juga: Griezmann Tak Kunjung Moncer, Pique Salahkan Atletico

Prancis yang tampil cukup disiplin dalam menggalang pertahanan akhirnya bisa memperbesar keunggulan pada menit ke-31. Memanfaatkan umpan Leo Dubois, Griezmann langsung menyontek bola masuk ke gawang, sekaligus merubah skor menjadi 2-0 untuk Les Bleus.

Memasuki babak kedua, Albania terus berusaha menekan tim tamu. Berat Djimsiti sempat memberikan ancaman pada menit ke-48 tapi sayang sepakannya masih melenceng dari gawang. Prancis nyaris mencetak gol ketiganya andai tendangan dari luar penalti yang dilepaskan Olivier Giroud tidak membentur tiang.

Hingga laga tuntas, skor 0-2 untuk kemenangan Prancis tetap bertahan. Hasil ini membuat skuad besutan Didier Deschamps melenggang ke putaran final Piala Eropa 2020 dengan status juara grup H berkat 25 poin dari 10 laga. Unggul dua angka dari Turki di urutan kedua.

Selalu update Berita Bola Terbaru hanya di Vivagoal.com

Pelatih Timnas Prancis Kritik Mbappe Terlalu Individualis

0

Vivagoal – Timnas Prancis sempat kesulitan menang atas Moldova. Pelatih Les Bleus, Didier Deschamps menilai performa buruk skuad besutannya imbas dari sikap invidualis bintang mereka, Kylian Mbappe.

Diwarnai sebuah gol kontroversial dan sebuah penalti, Prancis harus bersusah payah meraih kemenangan 2-1 atas Moldova, Jumat (15/11/2019) dinihari WIB pada laga lanjutan kualifikasi Piala Eropa 2020 grup H.

Baca juga: Prancis Tumbangkan Moldova Lewat Gol Kontroversial

Buruknya performa tim Ayam Jantan di laga tersebut menjadi sorotan Deschamps. Mbappe yang dimainkan full 90 menit di laga tersebut dinilai terlalu bermain secara invidual sehingga menyulitkan timnya.

Deschamp sendiri tidak melarang Mbappe tuk melakukan aksi-aksi individual. Tapi sebagai bagian dari tim, penyerang Paris Saint-Germain tersebut diminta lebih mengedepankan kepentingan skuat.

“Kylian selalu punya kemampuan untuk membuat perbedaan, namun ada resiko karena itu menyangkut kemampuan individual. Sementara, Kylian adalah bagian dari tim secara kolektif, dan ada banyak situasi dalam sebuah laga, dia harus memilih antara mendribel atau mengoper dan mencari bola.” tegasnya.

“Melawan Moldova, dia begitu sering berupaya sendiri. Agak berlebihan terlihat. Tapi saya tidak ingin terus menyalahkan, karena dia seorang penyerang yang harus berani mengambil inisiatif.” sambungnya.

Sebagai informasi, Prancis akan menghadapi Albania di partai terakhir kualifikasi Piala Eropa 2020, Senin (18/11/2019) dinihari WIB. Laga ini sudah tidak berarti apapun untuk Les Bleus karena mereka sudah memastikan satu tiket ke putaran final.

Meskipun demikian, ini bisa jadi ajang pembuktian Mbappe yang dalam tiga laga beruntun tak kunjung bisa mencetak gol, kalah dari Olivier Giroud yang rutin mencetak gol dalam tiga aksi terakhirnya.

Selalu update berita bola terkini seputar sepakbola Internasional hanya di vivagoal.com

Benzema Tegaskan Siap Bela Negara Lain, Kenapa?

0

Vivagoal – Karim Benzema tersinggung mendengar komentar Presiden FFF (Federasi Sepakbola Prancis, Noel Le Graet yang mengatakan karirnya sudah habis di timnas. Dengan sangat emosional, Benzema menegaskan bahwa dirinya bisa saja membela negara lain jika Prancis sudah tidak butuh tenaganya lagi.

Sebelumnya dalam sebuah wawancara, Noel Le Graet mengatakan bahwa Benzema sudah tidak akan lagi pernah berkostum Les Bleues. Namun, Noel Le Graet menambahkan bahwa dirinya tetap mengagumi kualitas penyerang asal Real Madrid itu. Ia hanya beranggapan petualangan Benzema di timnas sudah berakhir.

Baca juga: Pelatih Timnas Spanyol Terancam Dipecat

“Buat saya, Benzema adalah pemain yang sangat bagus. Saya tidak pernah mengkritik soal kualitas bermainnya. Sebaliknya dia sungguh luar biasa, dan itu sudah dibuktikan dengan penampilannya di Real Madrid musim ini.” ucap Noel seperti dilansir RMC.

“Tapi sayangnya, petualangannya di timnas Prancis sudah selesai. Karirnya tamat,” tegas Noel Le Graet.

Dikatakan seperti itu, bisa ditebak jika Benzema langsung bereaksi keras dan melakukan serangan balasan terkait komentar Presiden FFF itu. Dengan emosi, Benzema mengirim pesan kepada Noel Le Graet melalui akun Twitter pribadinya.

Penyerang 31 tahun itu meminta sang Presiden tak perlu urusi urusan pemanggilan pemain sembari mengancam bakal membela negara lain jika memang Prancis sudah tidak membutuhkan tenaganya lagi.

“Noel, saya pikir anda tidak usah ikut campur dengan keputusan pelatih. Ketahuilah bahwa saya yang memutuskan kapan untuk pensiun dari level internasional,” tulis Benzema di akun Twitter nya seperti dilansir dari ESPN.

Baca juga: Griezmann Tak Kunjung Moncer, Pique Salahkan Atletico

“Jika anda berpikir saya sudah selesai di timnas Prancis, saya masih bisa bermain untuk salah satu negara lain, dimana saya memenuhi syarat untuk itu. Dan kita lihat saja nanti,” tegasnya.

Untuk diketahui, Benzema sudah absen membela timnas Prancis sejak medio Oktober 2015 silam. Benzema tersangkut kasus pemerasan terkait rekaman video seks Mathieu Valbuena.

Selalu update berita bola terkini seputar sapak bola Internasional hanya di vivagoal.com

Juru Gedor Real Madrid Didukung Kembali Masuk Timnas Prancis

0

VivagoalLa Liga  – Performa menanjak Karim Benzema di Real Madrid membuatnya menuai banyak dukungan untuk bisa kembali berkostum timnas Prancis. Terbaru, Raphael Varane memberi dukungan kepada rekan setimnya tersebut agar bisa comeback ke tubuh Les Blues.

Pekan ini, timnas Prancis kembali memulai perjuangannya untuk merebut satu tiket ke putaran final Piala Eropa 2020. Untuk melakoni dua laga sisa di ajang kualifikasi kali ini, pelatih timnas Prancis, Didier Deschamps memanggil sebanyak 23 pemain. Namun dari daftar sebanyak itu, tak ada nama Benzema. Meski sang bomber sedang on fire bersama Madrid.

Benzema pun mendapat dukungan dari Zinedine Zidane yang berharap anak asuhnya itu bisa kembali bermain untuk Prancis. Harapan Zidane didukung oleh sebuah survey yang digelar media kenamaan asal Prancis, L’Euqipe yang menyebut Benzema sebagai penyerang asal Prancis terbaik saat ini mengalahkan beberapa nama macam Kylian Mbappe, Antoine Griezmann, Ousmane Dembele dan Olivier Giroud.

Adapun dukungan yang terakhir untuk Benzema datang dari rekan setimnya di El Real, Raphael Varane. Meski tak secara gamblang memberi pernyataan, Varane sangat mendukung Benzema kembali masuk skuat Les Bleus.

Baca Juga: Ada Sunnah Nabi di Balik Ketajaman Benzema

“Tidak hal yang tidak bisa dalam sepakbola. Saya sendiri sudah sangat sering ditanya soal Benzema, tapi saya bukan pelatih, dan saya tidak bisa membahas banyak hal lagi.” ucapnya seperti dilansir dari Marca.

Sekedar pengigat, Benzema sudah tidak lagi berseragam Prancis sejak Oktober 2015. Bomber 31 tahun itu pernah tersangkut kasus pemerasan terkait skandal rekeman seks dengan rekan setimnya, Mathiue Valvuena. Selain itu, pelatih Prancis, Didier Deschamps menolak Benzema berada di timnas karena ia disebut sebagai seorang imigran.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Prancis Tumbangkan Moldova Lewat Gol Kontroversial

0

Vivagoal Berita BolaTim Nasional Prancis menang 2-1 menjamu Moldova di Stade De France dalam kualifikasi Piala Eropa 2020 grup H. Prancis unggul lewat gol kontroversial pada Jumat (15/11/2019) dinihari WIB.

Skuat besutan Didier Deschamps langsung menekan Moldova selepas kick-off tanda laga dimulai. Di menit ke-6, Olivier Giroud memotong bola sapuan Moldova dan membuatnya jatuh ke kaki Kylian Mbappe. 

Penyerang Paris Saint-Germain itu kemudian melepaskan sepakan ke arah gawang, tapi laju bola dihentikan dengan nyaman oleh Alexei Koselev. Tiga menit kemudian Moldova merespons dengan gol.

Sebuah kesalahan dari Clement Lenglet kala berupaya melindungi bola dari Vadim Rata berbuah petaka. Bola diserobot Vadim Rata yang kemudian menceploskan bola masuk ke gawang.

Baca Juga: Vivagoal Bagi-Bagi Jersey, Gratis!

Tertinggal 0-1, Prancis terus menekan. Mbappe lolos dari penjagaan pada menit ke-26 berhasil mengirim umpan mendatar ke arah Giroud, tapi Koselev dengan sigap melihat situasi dan memotong bola.

Terus menyerang, upaya Prancis akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-35. Raphael Varane yang menyambar bola liar masuk ke dalam gawang. Gol ini sempat diprotes karena  kiper mereka dinilai mendapatkan gangguan dari Giroud, tapi wasit akhirnya mengesahkan gol tersebut.

Memasuki babak kedua, Prancis melanjutkan tekanannya kepada tim tamu. Sepakan Antoine Griezmann dari luar kotak penalti pada menit ke-69 masih melambung jauh di atas mistar gawang. Upaya Prancis akhirnya berbuah penalti pada menit ke-77 setelah Digne dijatuhkan Veaceslav Posmac.

Giroud yang maju sebagai eksekutor berhasil mengecoh Koselev dan merubah skor menjadi 2-1 untuk Prancis. Hingga laga usai, tidak ada lagi gol yang tercipta. Dengan hasil ini, Prancis berhak untuk posisi ketiga klasemen grup H dengan torehan 22 poin dari sembilan laga.

Selalu update berita bola terbaru seputar sepak bola dunia hanya di Vivagoal.com

LATEST NEWS

- Advertisement -

HOT NEWS