Home Tags Tottenham
SQUAD
Player Position Nationality Age
M. Fagan-Walcott Defender England 18
D. Rose Defender England 30
J. Bowden Midfielder Republic of Ireland 19
A. Devine Midfielder England 16
G. Marsh Midfielder England 22
H. Lloris Goalkeeper France 34
J. Hart Goalkeeper England 33
P. Gazzaniga Goalkeeper Argentina 28
B. Austin Goalkeeper England 21
A. Whiteman Goalkeeper England 22
M. Doherty Defender Republic of Ireland 28
Reguilón Defender Spain 24
T. Alderweireld Defender Belgium 31
D. Sánchez Defender Colombia 24
J. Foyth Defender Argentina 22
S. Aurier Defender Côte d'Ivoire 28
J. Tanganga Defender England 21
B. Davies Defender Wales 27
C. Carter-Vickers Defender USA 23
D. Cirkin Defender England 18
P. Højbjerg Midfielder Denmark 25
H. Winks Midfielder England 24
E. Lamela Midfielder Argentina 28
E. Dier Midfielder England 26
Moussa Sissoko Midfielder France 31
G. Lo Celso Midfielder Argentina 24
R. Sessegnon Midfielder England 20
D. Alli Midfielder England 24
Lucas Moura Midfielder Brazil 28
T. Ndombèlé Midfielder France 24
Gedson Fernandes Midfielder Portugal 21
H. White Midfielder England 19
Son Heung-Min Attacker Korea Republic 28
Gareth Frank Bale Attacker Wales 31
H. Kane Attacker England 27
S. Bergwijn Attacker Netherlands 23
J. Clarke Attacker England 20
STANDINGS
2020-20 League Cup
Club GP W D L GD Pts
See Complete Standings
FIXTURES

Tag: Tottenham

Setelah Tottenham, Kini Giliran RB Leipzig Yang Tikung MU

Vivagoal – Liga Inggris – RB Leipzig akhirnya berhasil mengalahkan Manchester United dalam persaingan mendapatkan tanda tangan penyerang Crystal Palace, Alexander Sorloth. Klub asal Bundesliga Jerman tersebut secara resmi sudah mengumumkan kedatangan penyerang berusia 24 tahun itu.

Dilansir dari situs resminya, RB Leipzig sudah menuntaskan transfer Alexander Sorloth usai ditebus di angka 20 juta euro dari Crystal Palace. Setelah sukses menjalani tes medis di Jerman, Alexander Sorloth yang musim kemarin dipinjamkan ke klub asal Turki, Trabzonspor langsung diikat kontrak berdurasi jangka panjang yakni, hingga 2025 mendatang.

“RB Leipzig sudah mencapai kesepakatan dengan Crystal Palace dan Trabzonspor untuk transfer pemain 24 tahun, Alexander Sorloth.” bunyi pengumuman resmi Leipzig.

“Pemain Internasional Norwegia tersebut juga sudah sepakat meneken kontrak berdurasi lima tahun hingga 2025 mendatang dan akan mengenakan nomor punggung 19.” sambungnya.

Alexander Sorloth sendiri sebenarnya kencang dikaitkan dengan Manchester United. Kubu Setan Merah mengincar sang bomber karena diklaim tak puas dengan performa Marcus Rashford dan Anthony Martial di lini depan. Namun Alexander ternyata lebih memilih mengadu nasib di Jerman karena ingin bermain di ajang Liga Champions tuk pertama kalinya musim 2020/21 ini.

“Setelah beberapa kali menggelar pembicaraan, saya langsung menyadari ada keinginan besar untuk membela RB Leipzig. Klub ini sudah tampil begitu impresif musim lalu, khususnya di ajang Liga Champions.” ucap Alexander Sorloth di laman resmi Leipzig.


Baca Juga:


“RB Leipzig punya gaya bermain ofensif di bawah asuhan Julian Nagelsmann, dan saya merasa sangat cocok dengan hal itu. Kini saya bertekad tampil maksimal di Bundesliga maupun Liga Champions.” tegasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Agen: Telah Berkontribusi Besar, Madrid Harusnya Cium Lantai Yang Bale Injak

Vivagoal – La Liga – Agen Gareth Bale, Jonathan Barnett tampak sangat geram dengan perlakuan Real Madrid terhadap kliennya. Sudah berkontribusi besar dalam kesuksesan Madrid dalam beberapa tahun, namun manajemen Los Blancos tak sekalipun menunjukkan respek yang besar untuk Bale sebelum pindah ke Tottenham Hotspur.

Bale sudah resmi meninggalkan Madrid pada bursa transfer musim panas ini dengan kembali ke klub lamanya, Tottenham Hotspur. Bale memang pindah sebagai pemain pinjaman selama semusim, namun ia diyakini sudah tidak punya masa depan lagi di Santiago Bernabeu.

Barnett menyebut bahwa Bale tidak berencana untuk kembali ke Madrid dan bermain di sana lagi, meski Bale sendiri masih punya kontrak yang baru akan habis pada 2022 mendatang. Menurutnya, tujuh musim di klub ibukota Spanyol itu, Bale justru mengalami akhir yang mengecewakan.

Di awal kedatangannya, Bale boleh dikata adalah salah satu figur penting dalam kesuksesan Real Madrid meraih 13 trofi juara. Didatangkan dari Tottenham pada musim panas 2013 silam, total ada 105 gol dan 67 assist disumbangkan Bale untuk Madrid. Itu belum termasuk gol-gol kunci di final Copa del Rey musim 2013/14, dan tiga gol di final Liga Champions musim 2013/14 serta 2017/18.

Tapi itu tetap tak menyelamatkannya dari kritikan dan sorotan selama membela Los Blancos. Situasi kian memburuk ketika Zidane datang dan tak memasukkan Bale dalam rencana skuadnya. Setelah musim lalu gagal pindah ke Jiangsu Suning karena proses transfernya diblokade Presiden El Real, Florentino Perez, kali ini Bale berhasil mendapatkan jalan keluarnya.

Dan dibalik itu semua, kendati sudah memberikan banyak hal selama tujuh musim berseragam putih-putih, Barnet mengklaim tak ada sama sekali rasa hormat yang ditunjukkan Madrid kepada kliennya.


Baca Juga:


“Kami sempat mendapatkan banyak ketertarikan dari klub-klub lain, yang mungkin lebih besar dari Tottenham. Tapi dia harus bahagia dengan klub tujuannya dan saya rasa dia sekarang bahagia.” ucap Barnett dilansir dari Telegraph.

“Sudah disepakati bahwa kariernya di Madrid sudah berakhir. Cukup mudah untuk kami menyadari situasinya sangat serius. Itu adalah akumulasi benturan kepribadian, kondisi tanpa dukungan, dan banyak hal.” jelas Barnett.

“Untuk seseorang yang sudah bekerja sebaik yang ia lakukan kepada Madrid, dia sama sekali tidak mendapatkan respek yang sepantasnya didapatkan, dan itu sebuah masalah besar. Untuk apa yang sudah ia sumbangkan tuk Madrid, mereka seharusnya mencium lantai yang dipijak Bale saat berjalan.” tegasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Kerap Dicadangkan Di Madrid, Ini Jawaban Bale

Vivagoal – La Liga – Empat musim terakhir Gareth Bale di Real Madrid tampak tidak berjalan sesuai keinginan Bale, pemain asal Wales itu pun akhirnya memutuskan pulang ke Tottenham Hotspur. Meski begitu, Bale mengaku begitu menikmati suasana itu selama dirinya bermain untuk Los Blancos.

Bale berstatus pemain bintang kala diboyong Real Madrid dari Tottenham Hotspur pada musim panas 2013 silam. Kepindahannya kala itu berhasil memecahkan rekor transfer pemain dunia dengan banderol sebesar 100 juta euro.

Tujuh tahun bersama Madrid, Bale bisa memenangi 15 trofi juara termasuk dua gelar La Liga Spanyol. Pemain asal Wales itu juga merupakan sosok penting yang membantu El Real mendominasi Liga Champions dengan meraih empat trofi juara dalam enam musim terakhir.

Sayang kecemerlangan Bale perlahan mulai meredup sejak Zinedine Zidane datang sebagai entrenador pada musim panas 2016/17. Alhasil Bale lebih banyak terpinggirkan karena Zidane lebih senang memainkan Vinicius Jr dan Marco Asensio di pos penyerang sayap.

Untuk musim 2019/20 kemarin, Bale diketahui hanya dimainkan Zidane sebanyak 16 kali di ajang La Liga Spanyol dengan torehan dua gol dan dua assist. Selepas kompetisi bergulir kembali pasca lockdown, Bale bahkan cuma diturunkan sebanyak dua kali, dan tidak dimasukkan dalam skuad saat Madrid menghadapi Manchester City di babak 16 besar Liga Champions.

Pada akhirnya, Bale memutuskan pulang ke Tottenham, klub yang sudah berjasa besar membesarkan namanya pada bursa transfer musim panas ini. Dia bergabung dengan skuad The Lilywhites dengan status pemain pinjaman selama semusim kedepan.


Baca Juga:


Dengan segala naik turunnya di El Real, Gareth Bale mengaku begitu menikmati perjalanan kariernya termasuk momen dicadangkan. Pemain berusia 31 tahun itu bahkan sama sekali tak menyimpan dendam kepada Zidane ataupun Madrid yang telah membuat kariernya memburuk.

“Saya menikmatinya, saya suka tinggal disana. Ada naik dan ada turun di setiap klub. Kemanapun anda pergi periodenya bisa saja naik benar-benar tinggi dan turunnya sangat rendah.” ucap Bale dilansir dari BT Sport.

“Saya menikmati apa yang sudah kami raih, dan sekarang waktunya memulai babak baru dalam karier saya. Saya ingin terus meraih trofi dan saya ingin melakukannya bersama Tottenham.” pungkasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Datang ke Tottenham, Bale Berharap Bisa Torehkan Banyak Trofi Seperti di Madrid

Vivagoal – Liga Inggris – Selama menjadi bagian Los Blancos, Gareth Bale sukses meraih semua trofi bergengsi. Winger asal Wales itu pun berharap dapat mengulangi taji tersebut di klub barunya, Tottenham Hotspur.

Bale sudah resmi mengakhiri tujuh tahun petualangannya di La Liga Spanyol bersama Real Madrid. Hal itu terjadi setelah dirinya sepakat pulang ke klub lamanya, Tottenham Hotspur dengan status pemain pinjaman untuk satu musim ke depan.

Selama tujuh tahun berkarier di Bernabeu, Bale memiliki sumbangsih yang dapat dikatakan fantastis. Sejak didatangkan pada 2013 silam, Bale sudah menyumbangkan sebanyak 15 trofi untuk Madrid, diantaranya, empat gelar Liga Champions, dua trofi La Liga, tiga Piala Super Eropa, satu Copa del Rey dan empat Piala Dunia Antar klub.

Jumlah trofi Bale ini bahkan jauh lebih banyak dari para pemain legendaris Los Blancos sekelas Zidane, Raul Gonzales bahkan Ronaldo ‘Il Phenomenon” da Lima. Dengan catatan impresif ini, Bale pun berharap dirinya bisa membawa keberhasilannya itu pada Tottenham musim 2020/21 ini.

“Senang rasanya bisa kembali. Ini adalah klub yang spesial yang sudah membesarkan nama saya. Semoga saja saya bisa kembali fit dan membantu tim untuk memenangi banyak trofi.” ucap Bale dilansir dari situs resmi klub.


Baca Juga:


“Dengan bermain di Madrid, saya sudah memenangi banyak trofi, dan saya merasa saya punya mental juara. Saya merasa masih begitu lapar, termotivasi untuk tampil bagus buat tim. Saya pikir ini saat yang tepat untuk saya datang kesini.” tegas Bale.

“Dalam beberapa situasi sulit seperti di laga-laga final, saya bisa mengatasi rasa gugup dan tekanan yang ada. Semua itu jadi pengalaman yang semoga bisa menular di ruang ganti Tottenham untuk memberikan kami rasa percaya diri bersaing meraih trofi juara.” pungkas Bale.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Masih Cedera, Bale Baru Akan Debut di Liga Inggris Oktober Mendatang

Vivagoal – Liga Inggris – Fans Tottenham Hotspur sepertinya harus bersabar untuk melihat aksi-aksi magis Gareth Bale di lapangan hijau. Pasalnya, winger berusia 31 tahun itu belum dapat memperkuat The Lilywhites pada bulan Oktober mendatang karena cedera.

Bale baru saja menuntaskan kepindahannya menuju Tottenham dari Real Madrid, pada Sabtu (19/9/2020) sore waktu setempat. Bale dipinjam selama semusim dengan biaya sekitar 13 juta euro tanpa mencantumkan opsi pembelian permanen di akhir kontrak.

Bale sendiri sejatinya sudah berada di klub asal London Utara tersebut sedari Jumat (18/9/2020) guna mengurus detail kepindahannya. Bale juga sudah menjalani tes medis lebih dulu di Madrid sebelum terbang menggunakan jet pribadi ke Inggris.

Namun berdasarkan hasil tes tersebut, Tottenham mendapat kabar yang kurang menyenangkan. Karena ternyata, Bale tidak dalam kondisi bugar dan sedang mengalami cedera usai kembali dari membela timnas Wales di ajang UEFA Nations League pada awal September ini.

Tidak dijelaskan jenis cedera yang dialami Bale, namun sepertinya tidak jauh-jauh dari permasalahan di sekitar paha atau hamstring yang selama ini kerap mengganggunya kala berseragam Real Madrid.


Baca Juga:


Alhasil, pihak The Lilywhites pun mengonfirmasi bahwa Bale setidaknya harus istirahat dengan prediksi pertengahan Oktober baru bisa melakoni debut resmi. Bale sendiri akan melewatkan beberapa laga seperti menghadapi Southampton, Leyton Orient, Shkendija, Newcastle United dan Manchester United.

Pemain berusia 31 tahun itu sendiri dikabarkan baru akan memperkuat Tottenham kala mereka bertemu West Ham United pada 17 Oktober atau Burnley sepekan setelahnya.

“Kami saat ini memperkirakan bahwa dia (Bale) baru bisa fit setelah jeda internasional bulan Oktober mendatang.” isi pengumuman resmi Tottenham.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Trio “Bakso” Milik Spurs Bakal Saingi “Firmansah” Milik Liverpool

Vivagoal – Liga Inggris –  Kabar mengenai kepulangan Gareth Bale ke Tottenham menjadi sorotan utama bagi para publik sepakbola dunia. Beberapa menyebut jika Spurs kini berpotensi memiliki trio lini serang menakutkan seiring dengan kedatangan Bale.

Salah satu sosok yang memberikan pandangannya terkait lini serang Spurs saat ini adalah Jamie Redknapp. Mantan pelatih Spurs itu mengatakan jika Bale membuat lini serang mereka menjadi menarik karena telah memiliki Harry Kane dan Son Heung-Min sebelumnya.

“Ini adalah lini depan yang menakutkan. Saya bisa bayangkan mereka memainkan Harry Kane di tengah, sementara Son dan Gareth berada disampingnya,”ujar Redknapp dilansir Goal.

Redknapp yang menjadi pelatih Bale saat masih berseragam Spurs dulu bercerita mengenai kisah uniknya semasa di White Hart Lane. Menurutnya Ia sempat melakukan keputusan salah ketika menempatkan Bale menjadi sayap kanan.

“Saya memiliki pengalaman konyol di Tottenham jelang akhir karir. Saya mainkan Gareth di posisi kanan, dan fans Tottenham bernyanyi, ‘Dia Gareth Bale dan dia bermain di posisi kiri,”ungkapnya.

“Lalu, sejak itu dia tak pernah lagi bermain di sebelah kiri. Dia bermain lebih ke tengah saat bersama Timnas Wales.

Memiliki dua pemain yang sangat lincah dan cepat di sisi sayap tentu akan sangat menguntungkan bagi Spurs. Ia menilai Jose Mourinho hanya tinggal membiarkan Bale dan Son bermain bebas untuk mengacak-acak lini pertahanan lawan

“Sungguh, Bale dan Son adalah dua pemain hanya bisa kamu biarkan bermain secara bebas dan melakukan kerusakan dimanapun mereka berada, di salah satu satu posisi lini depan,”tambahnya.


Baca Juga:


“Sedikit mirip Liverpool, seperti yang dilakukan pada tiga penyerang mereka. Ketiganya saling bertukar posisi dengan baik. Saya pikir mereka bisa lakukan hal yang sama di Tottenham.

Bukan hanya Redknapp, sebelumnya mantan pemain mereka, Dimitar Berbatov pun memberikan pandangannya mengenai potensi yang bisa dimiliki oleh trio lini serang baru Spurs ini. Bahkan Ia menyebut The Lilywhites akan memiliki lini depan terkuat di Premier League musim ini.

“Bale, Kane, Son, Delle Alli. Para pelatih akan pusing melihat lini serang ini. Diatas kertas mereka kini memiliki lini depan terkuat bersama Liverpool,”kata Berbatov dilansir Betfair.

“Bale mungkin sudah mengirimkan pesan pada Harry Kane dan pemain Spurs lain, berbincang dan tak sabar untuk bermain bersama.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Tottenham Harusnya Bawa Pulang Juga Si Peraih Ballon d’OR 2018

Vivagoal – Liga Inggris – Berhasil membawa pulang Gareth Bale tampaknya belum cukup bagi seorang Jamie Redknapp. Ia berharap Tottenham mau membawa mantan pemainnya yang lain yakni, Luka Modric.

Mantan Pelatih Tottenham, Jamie Redknapp mengatakan seharusnya Spurs melakukan transfer ambisius dengan memboyong kembali Gareth Bale dan Luka Modric sekaligus.

Redknapp merupakan pelatih yang menangani The Lilywhites saat tampil mengejutkan di Liga Champions bersama Modric dan Bale, sebelum keduanya hengkang menuju Real Madrid. Kontribusi kedua pemain tersebut mampu membawa kejayaan untuk El Real diantaranya meraih tiga Liga Champions secara beruntun.

Sukses mengamankan Gareth Bale, membuat Redknapp kini ingin Spurs membawa pulang Luca Modric sekaligus. Menurutnya, kualitas Modric sebagai gelandang akan sangat berguna bagi pasukan Jose Mourinho.

“Saya mencoba dan lihat apakah bisa mendapat kembali Luca Modric. Bawalah pulang kedua pemain itu, Bale dan Modric. Itu akan jadi pembelian hebat. Luka masih pemain yang fantastis. Akan sangat luar biasa,”ujar Redknapp dilansir Goal.


Baca Juga:


“Saya merasa mereka masih butuh seorang pemain disana. Mereka miliki pemain depan tapi butuh sosok lain sebagai pemasok assists.

“Disitulah seorang seperti Luka Modric bisa memberikan operan-operan yang mematikan, melakukan pergerakan hebat di lini depan. Spurs kekurangan pemain seperti itu.

Di awal kepindahannya ke Madrid, Modric justru dianggap sebagai pembelian gagal oleh beberapa pihak. Namun lambat laun Ia sukses menunjukan dirinya pantas bermain di klub sebesar Real Madrid hingga bisa meraih Ballon d’Or pada tahun 2018.

Berbanding terbaik, kiprah Bale di awal bersama Madrid cukup mulus. D musim perdananya, Ia bahkan langsung memberikan Madrid dua trofi sekaligus yakni, Liga Champions dan Copa Del Rey 2013/14 lalu.

Namun, dalam beberapa musim terakhir ini Bale justru lebih sibuk dengan masalah cedera serta berbagai aktivitasnya di luar sepakbola. Pada akhirnya Bale pun bakal jadi pemain berikutnya yang harus angkat kaki dari Madrid.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Tiga Alasan Tottenham Lebih Baik Untuk Bale Ketimbang MU

Vivagoal – Liga Inggris – Gareth Bale disebut tengah menjadi rebutan antara Tottenham Hotspur dan Manchester United. Namun ada tiga poin di mana Spurs jauh lebih baik bagi karier pemain asal Wales itu ketimbang United.

Belum ada kepastian kemana Bale akan berlabuh musim depan. Namun sang pemain kemungkinan besar akan segera meninggalkan Real Madrid pada musim panas ini.

Sejauh ini terdapat dua klub peminat pemain asal Wales tersebut yaitu, Tottenham Hotspur dan Manchester United. Namun ada tiga faktor utama bagi Bale untuk lebih memfavoritkan mantan timnya, Spur. Berikut tiga alasan Bale:

  1. Hanya jadi Alternatif di MU

Fans Manchester United jelas akan menyambut hangat kedatangan Bale sebagai rekrutan besar musim panas ini. Namun tidak bisa dipungkiri jika target utama mereka adalah Jadon Sancho.

Seperti yang diketahui, rumor ketertarikan United kepada Bale muncul setelah United menemui jalan terjal untuk mendatangkan Sancho. United diklaim kesulitan memenuhi tuntutan harga dari Borussia Dortmund sekitar 120 juta euro.

  1. MU Hanya ingin Meminjam Bale

Daily Mail sempat melansir jika United siap menebus biaya transfer Bale alias mendatangkannya secara permanen. Namun melihat situasi yang ada, besar kemungkinan United hanya akan meminjam Bale dari Madrid.

Keinginan United mendatangkan Bale dengan status pinjaman didasari oleh kekhawatiran klub akan performa sang pemain. Mereka khawatir eks pemain Southampton itu nantinya tampil di bawah ekspektasi.


Baca Juga:


Hal berbeda ditunjukkan oleh Spur. Klub asal London itu bersedia menebus biaya transfer Bale dan menjadikannya sebagai pembelian permanen.

  1. Jaminan Tim Utama

Jose Mourinho boleh jadi malu-malu mengaku mengakui kedekatan Spurs dengan Bale. Namun fakta bahwa dirinya sudah tertarik dengan Bale sejak masih melatih Madrid tak bisa dipungkiri lagi.

“Gareth Bale adalah pemain Real Madrid. saya tidak mengomentari pemain dari klub lain,” ujar Jose Mourinho, seperti dilansir ESPN, Rabu (16/9/2020).

“Saya pernah berusaha merekrutnya tapi tidak mungkin. Tidak ada rahasia soal itu. Saya rasa Gareth Bale mengetahuinya,” imbuh Mourinho.

Spurs juga bisa memberi jaminan tim utama kepada Bale ketimbang United. Persaingan di Tottenham Hotspur relatif lebih enteng ketimbang di Manchester United yang dihuni banyak pemain muda potensial.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Mourinho Tak Mau Banyak Bicara Mengenai ‘Kepulangan’ Bale

Vivagoal – Liga Inggris – Tottenham Hotspur dikabarkan kian dekat untuk memulangkan Gareth Bale pada musim panas ini. Meski demikian, Jose Mourinho menanggapi rumor tersebut dengan tenang bak tak membenarkan kabar tersebut.

Tak bisa dipungkiri jika keberadaan Bale tak lagi dibutuhkan di Real Madrid di bawah asuhan Zinedine Zidane. Tercatat dirinya hanya memperkuat El Real sebanyak 20 penampilan saja pada musim 2019/20 kemarin.

Bale juga terus bertingkah ketika berada di bangku cadangan. Teringat jelas momen dimana dirinya tampak tertidur saat rekan setimnya sedang berjuang menghadapi Deportivo Alaves. Juga saat dirinya bertingkah seolah sedang melihat pertandingan melalui binokular.

Tak heran jika kemudian Bale disebut akan keluar dari Madrid pada musim panas ini. Salah satu kandidat terkuat untuk mendapatkan jasanya saat ini adalah mantan klubnya di Liga Inggris, Tottenham Hotspur.

Namun rumor yang tengah beredar luas tersebut ditanggapi dingin oleh sang manajer, Jose Mourinho. Ia mengatakan tidak ingin berbicara banyak terkait pemain klub lain.


Baca Juga:


“Gareth Bale adalah seorang pemain Real Madrid dan saya tidak berbicara soal pemain dari klub lain,” ungkap pelatih berdarah Portugal tersebut, seperti yang dikutip dari Marca.

Kendati bersikap dingin, Mourinho tak menampik jika dirinya adalah orang pertama yang menyarankan mantan timnya, Madrid untuk memboyong Bale ke Santiago Bernabeu. 

“Saya pernah mencoba merekrutnya sewaktu masih di Real Madrid dan presiden mengikuti insting serta pengetahuan saya. Lalu pada musim saya pergi, dia membawa Gareth ke klub,” tambahnya. Itu sudah bukan rahasia lagi, dan Gareth tahu akan hal itu,” pungkasnya. 

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Bersama Mourinho, Gareth Bale Bisa Seperti Ibrahimovic di Man United

Vivagoal – Liga Inggris –  Kehadiran Gareth Bale dianggap bisa memberikan dampak yang besar bagi Tottenham Hotspurs. Bukan tidak mungkin Bale akan seperti Zlatan Ibrahimovic saat di Manchester United berkat adanya Jose Mourinho.

Mantan pelatih Tottenham Hotspurs, Tim Sherwood menilai langkah sangat tepat jika Spurs kembali memulangkan Gareth Bale di bursa musim panas ini. Bersama Mourinho, Dampak yang bisa Bale berikan diprediski akan signifikan seperti Ibrahimovic di United beberapa tahun lalu.

Agen Bale, Jonathan Barnett mengatakan jika kliennya itu hanya tinggal menunggu waktu untuk bisa kembali berseragam The Lilywhites. Barnett bahkan mengatakan Bale tak pernah sedekat ini untuk bisa pulang menuju London Utara sebelumnya dan sudah mengucapkan perpisahan pada para pemain Madrid.

“Saya rasa ini adalah hal bagus. Spurs terlihat tidak baik saat melawan Eveton lalu. Saya tahu ini baru satu pertandingan, tapi mereka tidak terlihat fantastis, terutama di lini serang,”ujar Sherwoord dilansir Talksports.


Baca Juga:


Melihat potensi kembalinya Bale, membuat Sherwood optimis jika Ia akan kembali bermain gemilang. Faktor Jose Mourinho yang menjadi kunci, karena dirinya telah memiliki pengalaman dalam menangani para bintang veteran seperti Ibrahomovic di United dulu.

“Kita semua tahu Jose, dia suka pemain bintang. Ia bawa Zlatan secara gratis saat melatih Manchester United dan itu memberikan dampak hebat. Mereka meraih trofi,”ungkapnya.

“Saya pikir ini pembelian muda bagi Daniel Levy (Pemilik Spurs), karena Real Madrid mungkin bisa menanggung sepertiga gaji Bale. Artinya membuat Bale menjadi pemain gaji tertinggi di Tottenham.

“Saya tidak merasa Daniel butuh banyak pertimbangan, karena Ia tahu apa yang Bale lakukan sebelumnya. Gareth akan datang dengan status pahlawan yang bisa mengangkat seluruh tim.

Namun Sherwood tak menutup jika nantinya ekspektasi tinggi akan diemban oleh Bale sepanjang musim ini. Banyak pihak tentu berharap banyak pemain asal Wales itu menunjukan apa yang pernah Ia lakukan di Spurs lalu.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

LATEST NEWS

HOT NEWS