Tag: Zinedine Zidane

Usai Piala Dunia 2022, Zidane Jadi Pelatih Timnas Prancis

Vivagoal –  Ligue 1 – Timnas Prancis sudah siap melepas Didier Deschamps selepas Piala Dunia 2022. Setelahnya, Presiden Federasi Sepakbola Prancis, FFF menargetkan Zinedine Zidane sebagai penggantinya.

Deschamps sudah delapan tahun menangani timnas Prancis sejak ditunjuk menggantikan Laurent Blanc selepas piala Eropa 2012. Prestasi pria berusia 51 tahun tersebut adalah membawa Prancis menjuarai Piala Dunia 2018 di Rusia.

Sebelumnya, Deschamps sempat gagal di final Piala Eropa 2016 saat dikalahkan Portugal. Hingga saat ini, Deschamps sudah memimpin Les Bleus dalam 100 pertandingan dengan persentase kemenangan mencapai 65%. Atas prestasi gemilang ini, kontrak Deschamps pun diperpanjang oleh FFF hingga 30 Juni 2022.

Baca Juga: 5 Fakta Kontroversial Zidane dan Materazzi di Piala Dunia 2006

Itu artinya, Deschamps akan mundur sebagai pelatih Prancis usai perhelatan Piala Dunia 2022 di Qatar. Mencari sosok pengganti Deschamps yang sepadan jelas bukan perkara yang gampang, apalagi mereka pernah lama terpuruk usai menjuarai Piala Dunia 1998 dan Euro 2000.

Oleh karenanya, FFF pun langsung menunjuk Zidane yang begitu sukses selama membesut Real Madrid tuk menjadi suksesor Deschamps. Apalagi semasa masih bermain, Zidane juga adalah bintang Les Bleus saat mereka berhasil memenangkan Piala Dunia 1998 atas Brasil di partai final.

“Saat Didier memutuskan pergi atau ketika kontraknya habis, maka Zidane akan menjadi penggantinya jika memang tersedia. Masih ada Piala Dunia 2022 di Qatar, Didier masih akan melatih disana, dan saya pribadi tidak tahu apa yang terjadi setelah itu.” ucap Noel Le Graet, presiden FFF seperti dilansir dari Canal+.

Selalu update berita bola terbaru seputar  Ligue 1 hanya di Vivagoal.com

Kisah Cinta Zidane dengan Seorang Model

Vivagoal La Liga – Pernahkah kalian mendengar istilah, di balik pria sukses pasti ada perempuan hebat di belakangnya.

Istilah ini sangat tepat ditujukan oleh salah satu Wife and Girlfriend’s Zinedine Zidane dalam perjalanan karirnya di dunia sepak bola.

Sejalan dengan perjalanan karir dari sosok pelatih berkepala plontos ini, banyak orang masih penasaran siapa sosok yang terus mendukung Zidane dari belakang?

Zidan memang bisa dibilang pria paling beruntung. Lantaran dia merupakan sosok pemain maupun pelatih yang sukses membawa klubnya menjadi juara dunia.

Siapakah sosok Veronique Fernandez Lentisco Zidane? WAGs Pelatih asal Real Madrid ini lahir pada 20 Maret 1971 di Rodez, Prancis. Namun, kedua orang tuanya berasal dari Spanyol.

Baca Juga:

Awal Veronique bertemu dengan Zidane saat masih berumur 18 tahun. Saat itu istri Zidane itu sedang belajar seni tari di sekolah yang memiliki nama Rosella Hightower.

Veronique muda membuat jatuh cinta Zidane pada pandangan pertama dengan wajah cantiknya. Karena parasnya yang memukau, Zidane berinisiatif meluluhkan hatinya.

Tak perlu waktu lama, ternyata Veronique diam-diam memiliki benih-benih cinta dalam hatinya telah menyukai Zidane. Mereka berdua pun menjalin hubungan cinta yang cukup lama.

Mereka memiliki profesi yang berbeda dan fokus pada pekerjaannya. Zidane fokus dengan karirnya menjadi pemain sepakbola profesional, sementara Veronique melanjutkan karirnya menjadi penari sekaligus model.

Lima tahun berselang, Zinedine Zidane resmi meminang Veronique tepat pada tahun 1994 silam. Acara pernikahan Zidane dan Veronique diadakan di Bordeaux Town Hall, Prancis.

Dalam hubungan asmaranya tersebut, mereka berdua dikaruniai empat orang anak laki-laki yang tampan. Yang menarik, keempat anak mereka memiliki minat dan bakat menjadi pesepakbola seperti ayahnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Andai Deschamps Hengkang, Prancis Bidik Pahlawan Mereka di Piala Dunia 1998

0

Vivagoal – Berita Bola – Federasi sepakbola Prancis membidik Pelatih Real Madrid Zinedine Zidane sebagai suksesor Didier Deschamps di masa depan. Hal itu ungkapkan langsung oleh Presiden Federasi Prancis (FFF) Noel Le Graet.

Sebelumnya Zidane memang telah dikaitkan dengan tim Ayam Jantan, namun Ia justru memutuskan untuk kembali menjadi pelatih Real Madrid di tahun 2019 lalu. Sementara Deschamps, telah menangani Prancis sejak 2012 dan baru saja memperpanjang masa baktinya untuk menuju Piala Dunia 2022 mendatang.

Deschamps sendiri kabarnya memang telah mempromosikan mantan rekannya di Timnas Prancis itu sebagai penggantinya kelak dan Le Graet pun setuju atas pilihan tersebut.

“Hari dimana Didier (Deschamps) memutuskan untuk pergi atau kontraknya habis, jika Zidane bebas kotrak saat itu, dia akan menjadi kandidat utama,”ujar Le Graet dilansir One Football.

Baca Juga: Brand Asli Indonesia Kembali Sponsori Real Madrid

Kesempatan Zidane menjadi pelatih Prancis pun memang cukup terbuka lebar karena menurut Le Graet posisi Deschamps setelah Piala Dunia Qatar 2022 belum pasti.

“Ada Qatar. Didier akan berada disana dan setelah itu, apapun bisa bisa terjadi, saya tidak tahu,”ungkapnya.

Zidane dan Deschamps bersama-sama pernah menjadi andalan di lini tengah Prancis selama bertahun-tahun. Keduanya menjadi aktor penting saat Prancis meraih Piala Dunia 1998 dan Piala Eropa 2000.

Kiprah Zidane sebagai pelatih pun tak perlu diragukan lagi. Meski belum terlalu banyak, tapi Ia berhasil membawa Real Madrid menjadi juara Liga Champions tiga kali beruntun.

Selalu update berita bola terbaru seputar sepak bola dunia hanya di Vivagoal.com

Gelagat Mbappe-Zidane Bikin Rumor Transfer Memanas

0

VivagoalLa Liga – Kylian Mbappe dan Zinedine Zidane terikat dalam hubungan menarik antara idola dan yang mengidolakan. Keduanya juga sama-sama mengidolakan satu sama lain, yang tentunya bisa menguntungkan Real Madrid, atau sebaliknya merugikan Paris Saint-Germain sebagai klub yang menaungi Mbappe.

Mbappe sendiri sudah lama dihubungkan dengan Los Blancos. Secara terang benderang, penyerang 21 tahun itu mengungkapkan kekagumannya terhadap seniornya di timnas Prancis, Zidane yang notabene adalah juru taktik di Real Madrid, klub yang selama ini disebut-sebut mengincar dirinya dalam dua musim terakhir.

Baca juga: Presiden Lyon Pastikan Lucas Tousart Tidak Dijual

Walau demikian, Mbappe tak bisa berhenti memuji Zidane. Mantan pemain AS Monaco itu mengaku, semasa dirinya kecil, ia paling senang menyaksikan aksi Zidane di atas lapangan, baik saat membela timnas Prancis atau sedang bermain untuk Los Blancos.

“Saya punya beberapa fase, dan semasa kecil, saya paling senang menonton Zidane bermain. Jika anda anak laki-laki dari Prancis, idola anda adalah Zidane.” ucap Mbappe seperti dilansir dari Marca.

Di sisi lain, Zidane yang menanggapi pujian Mbappe itu, kali ini tampak lebih berhati-hati dalam memberi komentar. Ia seperti tidak ingin merusak suasana timnya yang sejauh ini belum sekalipun tersentuh kekalahan dalam 17 pertandingan di semua kompetisi.

“Di saat sekarang, dia (Mbappe) sudah menjadi contoh bagi para pemain muda yang ingin sukses bermain sepakbola. Saya sendiri sudah menjadi idola setelah beberapa orang menyukai cara saya bermain.” kata Zidane.

Baca juga: Mbappe Tegaskan Bertahan di PSG Hingga Akhir Musim

Sebagai informasi, Mbappe sebenarnya pernah hampir dilatih oleh Zidane semasa dirinya masih bermain di AS Monaco musim 2016/2017 silam. Sayang, PSG datang dengan kekuatan uang yang sangat besar dan membuat Mbappe memilih melanjutkan karier di PSG hingga saat ini.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Mbappe Beberkan Sosok Paling Dikagumi oleh Seluruh Lelaki Prancis!

0

Vivagoal Ligue 1 –  Kylian Mbappe menyebut jika dirinya sangat mengagumi Zinedine Zidane. Bahkan sejak kecil, ia sudah terinspirasi ingin menjadi pesepakbola top seperti Zizou. Bahkan ia mengungkapkan fakta mencengangkan terkait pelatih berkepala plontos itu.

“Jikan Anda laki-laki dan Anda adalah orang Prancis, idola Anda pasti Zidane,” kata pemenang Piala Duni 2018 ini, dinukil dari Goal International. Zidane dan Mbappe memang kerap melontarkan pujian. Hal ini tak lepas dari kencangnya rumor yang menyebut jika Real Madrid bakal menjadi klub masa depan eks AS Monaco ini.

 Baca Juga: Kylian Mbappe Targetkan Raih Tiga Gelar Bergengsi

“Dia [Mbappe] adalah pemain yang akan membuat keputusan untuk masa depannya,” tutur Zidane beberapa waktu lalu. “Saat ini dia bersama PSG. Di masa depan, kita akan lihat. Dia selalu mengatakan bahwa mimpinya adalah bermain untuk Real Madrid,” tambahnya.

Mbappe memang tengah bersinar bersama PSG di musim ini. Ia sukses mengemas 13 gol dalam 14 laga yang dimainkan di kancah Liga. Selain itu, ia juga turut menuai empat assist untuk Les Parisiens. Trionya bersama Mauro Icardi dan Neymar selalu menjadi petaka untuk setiap kontestan Ligue 1 lain.

Selalu update berita bola terbaru seputar Ligue 1 hanya di Vivagoal.com

Real Madrid Sudah Tahu Cara Jaga Konsistensi, Bagaimana?

0

Vivagoal La Liga – Real Madrid disebut tengah mengalami perkembangan permaian. Bahkan Los Blancos sudah paham bagaimana cara keluar dari kesulitan untuk mendulang kemenangan. Benarkah demikian?

Madrid sukses catatakan kemenagan kala meliibas Sevilla dengan skor 2-1, Sabtu (18/1) kemarin. Selain itu, mereka pahan cara mencari kemenangan hal tersebut dapat dilihat dari kiprah Los Merengues di ajang Piala Super Spanyol di Arab Saudi beberapa waktu lalu.

Laga melawan Sevilla jelas menjadi sebuah catatan tersendiri mengingat Madrid tak diperkuat beberapa pemain kunci mereka macam Fede Valverde, Eden Hazard, Gareth Bale. Karim Benzema sendiri baru dimainkan di babak kedua.

Baca Juga: Raih Hasil Minor di Liga, Mendy Sebut City Bakal Bungkam Madrid!

Namun, Madrid seakan mendapatkan celah untuk keluar dari masa sulit. Kombinasi pertahanan dan penyerangan yang efektif menjadi kunci kesuksesan Los Blancos. Bahkan untuk urusan membobol gawang lawan, Madrid tak selalu mengandalkan seorang striker, pemain dari lini kedua pun bisa diandalkan.

Beberapa nama macam Luka Modric, Isco hingga Casemiro bisa menjadi andalan kala striker Madrid mati kutu atau terkena cedera. Selain itu, sosok ZInedine Zidane yang piawai memotivasi pemain juga sangat berpengaruh guna menjaga stabilitas tim di kala masa sulit tengah menerpa.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Kunci Trofi Supercopa de Espana, Zidane Unstopable!

VivagoalLa Liga – Real Madrid mengangkat trofi juara Piala Super Spanyol dalam laga final yang dilangsungkan Senin (13/1/2020) dinihari WIB. Los Blancos menundukkan Atletico Madrid 4-1 lewat drama adu penalti.

Bermain di King Abdullah Sports City, kedua kesebelasan tampil menekan sejak awal. Sayangnya, tak satupun gol tercipta, skor kacamata bertahan hingga akhir. 

Suka tidak suka pertandingan dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu. Akan tetapi, di periode tambahan ini tetap saja duo Madrid ini gagal menceploskan bola.

Baca Juga: Suarez Cedera Panjang, Barcelona Panik?

Drama dimulai pada menit ke-115 saat Madrid kehilangan Federico Valverde yang dikartu merah wasit usai menekel Alvaro Morata yang sudah berlari sendirian menuju gawang.

Meski unggul jumlah pemain, Atletico gagal memanfaatkannya situasi untuk memecah kebuntuan. Di sisi lain, Madrid berhasil selamat dari beberapa serangan Atletico berkat performa gemilang kiper Thibaut Courtois.

Laga kedua tim pun akhirnya harus dituntaskan via adu penalti. Saat eksekutor-eksekutor Madrid bisa menuntaskan tugasnya dengan sempurna, para penendang Atletico hanya bisa menjaringkan bola lewat Kieran Trippier. 

Real Madrid akhirnya berhasil meraih kemenangan 4-1 via adu penalti. Skuat besutan Zinedine Zidane dipastikan berhasil meraih trofi perdananya tahun ini.

Rekor Zidane Bersama Madrid

Keberhasilan Real Madrid menggondol Piala Super Spanyol tahun ini menciptakan rekor tersendiri buat pelatih mereka, Zinedine Zidane. Dari sembilan laga final yang dilakoninya bersama  Madrid, Zidane selalu berhasil menjadi juara.

Artinya, pelatih berkepala plontos itu sukses menjaga rekor 100 persen kemenangan saat melakoni laga puncak bersama Los Blancos dalam empat tahun terakhir.

Sebelum final kontra Atletico, Zidane sudah membantu Madrid menembus delapan partai puncak di berbagai kompetisi. Hebatnya lagi, semuanya berhasil ia tuntaskan dengan kemenangan.

Baca Juga: Zidane Merasa Dirinya Lebih Baik

Final pertamanya terjadi di tahun 2016 silam ketika Madrid berhasil menang atas Atletico di final Liga Champions. Di tahun yang sama, Madrid kembali memenangi Piala Super Spanyol dengan menaklukkan Sevilla 3-2. Zidane kembali menang di laga final Piala Dunia Antarklub di tahun yang sama usai meredam Kashima Antlers 4-2.

Masuk tahun 2017, Zidane kembali memenangi laga final Liga Champions dengan mengalahkan Juventus. Los Merengues juga berhasil merebut Piala Super Eropa dan Piala Dunia Antarklub kemudian meraih Supercopa de Espana dengan menaklukkan Barcelona dalam duel dua leg.

Setahun berselang, Zidane kembali mengantarkan Madrid ke final Liga Champions dengan menghadapi Liverpool. Los Blancos lagi-lagi keluar sebagai juara setelah menang dengan skor 3-1.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Lawan Atletico, Zidane Belum Pernah Kalah di Partai Final

Vivagoal La Liga – Zinedine Zidane akan melakoni laga final kesembilan dalam karirnya selama membesut Real Madrid akhir pekan ini. Dari delapan laga final terakhirnya, Zidane selalu berhasil menjadi juara.

Real Madrid bakal menghadapi Atletico Madrid di babak final Piala Super Spanyol 2020. Laga ini rencananya dilangsungkan di Stadion King Abdullah Sports City, Arab Saudi, Senin (13/1/2020) dinihari WIB.

Pertandingan ini merupakan catatan tersendiri bagi Zidane. Andai Sergio Ramos dkk berhasil keluar sebagai pemenang di laga final nanti, maka pelatih berkepala plontos itu bakal menjaga rekor 100 persen kemenangan saat melakoni laga puncak bersama Los Blancos dalam empat tahun terakhir.

Baca Juga: 5 Pemain Terbaik Argentina yang Pernah Bermain di La Liga

Sebelum final kontra Atletico, Zidane sudah membantu Madrid menembus delapan partai puncak di berbagai kompetisi. Hebatnya lagi, semuanya berhasil ia tuntaskan dengan kemenangan.

Final pertamanya terjadi di tahun 2016 silam ketika Madrid berhasil menang atas Atletico di final Liga Champions. Di tahun yang sama, Madrid kembali memenangi Piala Super Spanyol dengan menaklukkan Sevilla 3-2. Zidane kembali menang di laga final Piala Dunia Antarklub di tahun yang sama usai meredam Kashima Antlers 4-2.

Masuk tahun 2017, Zidane kembali memenangi laga final Liga Champions dengan mengalahkan Juventus. Los Merengues juga berhasil merebut Piala Super Eropa dan Piala Dunia Antarklub kemudian meraih Supercopa de Espana dengan menaklukkan Barcelona dalam duel dua leg.

Setahun berselang, Zidane kembali mengantarkan Madrid ke final Liga Champions dengan menghadapi Liverpool. Los Blancos lagi-lagi keluar sebagai juara setelah menang dengan skor 3-1.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Madrid Bisa Akhiri Musim Dengan Gelar Juara, Kok Bisa?

VivagoalLa Liga – Lini belakang Real Madrid baru kebobolan sebanyak 12 gol hingga jornada ke-19 LaLiga Spanyol musim ini. Torehan positif ini membuat skuad besutan Zinedine Zidane mulai difavoritkan menjadi juara di akhir musim.

Diberitakan oleh AS, catatan ini jauh lebih baik dari capaian mereka musim lalu, dimana saat itu Madrid sudah harus melihat gawangnya dibobol sebanyak 24 kali di paruh pertama musim. Torehan apik ini sekaligus menyamai catatan 32 tahun silam, tepatnya di musim 1987/1988.

Baca juga: Diminati tim Sekota, Youngster Madrid Enggan Hengkang

Di periode itu, gawang Madrid yang dikawal oleh Francisco Buyo juga hanya kebobolan sebanyak 12 kali dari 19 laga, dimana 11 diantaranya clean sheet. Sedangkan di musim ini, Madrid sudah mencatatkan 10 clean sheet dari 19 laga. Sembilan laga dicetak oleh Courtois dan satu sisanya dilakukan oleh Alphonse Areola.

Oleh karena itu, bisa dibilang Courtois memegang peranan besar dalam minimnya bola yang bersarang ke gawang Madrid. Setelah tampil buruk di awal musim dengan kebobolan 6 gol dari 4 laga, kiper asal Belgia itu bisa memperbaiki penampilannya dengan hanya kebobolan 3 gol dari 12 laga berikutnya. Sedangkan Areola hanya kebobolan 3 dari tiga kali bermain.

Catatan tim asuhan Zidane musim ini jauh lebih baik dari rival utama mereka, Barcelona. Sejauh ini, gawang Marc-Andre Ter Stegen sudah kemasukan 23 gol dan baru mencatatkan lima clean sheet.

Keduanya saat ini tengah berada di puncak klasemen Liga Spanyol dengan raihan 40 poin, dimana Barca hanya unggul produktivitas gol dari Madrid.

Baca Juga: Vivagoal Bagi-Bagi Hadiah, Mainkan Kuisnya Di Sini!

Walau demikian, Los Cules patut waspada, sebab 32 tahun silam, posisinya sama namun Madrid bisa keluar sebagai juara, dan menutup musim dengan hanya kebobolan 26 gol atau hanya lebih banyak tiga gol dari Barca saat ini. Mungkinkah catatan itu kembali terulang musim ini?

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Beberapa Bintang Ternama Tengah Diincar Zidane, Siapa Saja?

Vivagoal La Liga – Kepala pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane ingin membawa bintang-bintang pemain sepak bola ternama ke Santiago Bernabeu.

Usai kembali ke klub yang membesarkan namanya pada akhir musim lalu sebagai manajer untuk kedua kalinya, Zinedine Zidane masih belum puas untuk mendatangkan pemain andalannya.

Pelatih asal Prancis tersebut diberi mandat penuh oleh Presiden Real Madrid dalam perburuan pemain pada saat transfer musim panas.

Salah satu tuntutan pelatih asal tersebut yaitu telah mendapatkan pemain baru seperti Ferland Mendy, Luka Jovic dan Eden Hazard yang menghabiskan 300 juta Poundsterling.

Akan tetapi, Zidane masih belum puas dan memiliki rencana untuk mendatangkan beberapa pemain bintang seperti Paul Pogba, Christian Eriksen, Bruno Fernandes dan Kylian Mbappe.

Baca Juga: 5 Pemain Terbaik Argentina yang Pernah Bermain di La Liga

Dilansir dari Sport bahwa nama Mbappe telah muncul sebagai target Real Madrid ketika Barcelona menggelar negosiasi terhadap pemain asal Brasil, Neymar.

Neymar telah berusaha untuk pindah dari Paris Saint Germain pada musim panas lalu, Real Madrid adalah salah satu grup yang telah mengamati situasi dari mantan pemain asal Santos tersebut.

Dikatakan bahwa Florentino Perez yang didapuk menjadi Presiden Real Madrid telah merencanakan perburuan yang berani untuk Kylian Mbappe. Sedangkan untuk Zinedine Zidane sendiri telah menjadikan pemain muda asal PSG disebut sebagai target utama melebihi dari Paul Pogba.

Memang diketahui bahwa gelandang Manchester United tersebut adalah salah satu prioritas dari pelatih Real Madrid tersebut pada musim panas lalu. Akan tetapi transfer tersebut gagal diwujudkan lantaran Manchester United enggan untuk bernegosiasi. Untuk saat ini, Zidane telah mengalihkan perhatiannya ke target lain yaitu Mbappe sebagai incaran utamanya.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

LATEST NEWS

- Advertisement -

HOT NEWS