
Tak Hanya Yamamoto Yudai, Wasit Asing Lain Masih Bertugas di Lanjutan Super League
Vivagoal – Liga Indonesia – Wasit asal Jepang, Yamamoto Yudai, telah dikontrak secara penuh untuk bertugas mulai putaran kedua BRI Super League 2025/26. Meski begitu, para pengadil lain dari luar negeri juga masih akan memimpin sejumlah pertandingan.
Sejak musim lalu, sejumlah wasit asing diberi kesempatan memimpin sejumlah pertandingan di liga Indonesia. Ini merupakana terobosan Komite Wasit PSSI untuk meningkatkan kualitas kompetisi.
Terobosan baru yang dilakukan Komite Wasit baru-baru ini adalah mengontrak seorang wasit asing untuk bertugas secara penuh di BRI Super League 2025/26. Sosok yang dipilih adalah pengadil asal Jepang, Yamamoto Yudai.
Kontrak kerja Yamamoto Yudai sebagai wasit penuh BRI Super League 2025/26 berlaku mulai awal Januari kemarin. Sebelumnya ia juga sudah memimpin beberapa pertandingan dengan status wasit tamu.
Meski telah mengontrak Yamamoto Yudai secara penuh, kebijakan mendatangkan wasit-wasit asing untuk bertugas di Liga Indonesia ternyata masih dilanjutkan. Rencana tersebut ditegaskan Yoshimi Ogawa selaku Ketua Komite Wasit PSSI.
Baca Juga:
- Lolos Tes Medis, Paulo Ricardo Tinggal Diperkenalkan Persija
- Merino Nikmati Momen-momen Positif Berseragam Arsenal
- Man City Ditumbangkan Bodo/Glimt, Haaland: Sangat memalukan!
- Juventus Waspadai Berbagai Siasat dan Ancaman dari Benfica
“Sekarang sudah ada Yamamoto Yudai yang menjadi wasit asing penuh waktu. Itulah mengapa kami juga percaya ia dapat memberikan keputusan berkualitas di atas lapangan,” kata Yoshimi Ogawa.
“Namun kami tetap mengundang wasit asing yang benar-benar merupakan wasit berkualitas.”
Selama paruh musim pertama BRI Super League 2025/26, ada lima wasit asing yang bertugas termasuk Yamamoto Yudai. Sementara empat lainnya yaitu Muhammad Taqi (Singapura), Nadjafaliev Asker (Uzbekistan), Muhammad Nazmi (Malaysia), dan Ko Hyung-jin (Korea Selatan).

Kehadiran para wasit asing ini diharapkan dapat menjadi proses transfer ilmu. Kualitas wasit-wasit lokal memang masih dipandang sebelah mata karena sering mengambil keputusan kontroversial.
Yoshimi Ogawa berencana membawa para wasit asing berkualitas untuk menjadi contoh sekaligus membantu tugas wasit-wasit lokal. Namun ia menghadapi sejumlah kendala termasuk padatnya jadwal yang dimiliki para pengadil berlisensi FIFA.
“Sebenarnya bukan sekadar wasit asing tapi kami perlu mengundang wasit-wasit berkualitas dari luar negeri. Bagaimanapun, kita perlu memahami, kami perlu untuk meminta mereka mengerti, karena wasit-wasit papan atas Asia juga sibuk memimpin di ACLE (AFC Champions League Elite) dan ACL 2,” tutupnya.
Selalu update berita terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com















