
Tangis Pilu Pelatih Iran di Konferensi Pers Jelang Final Kontra Indonesia
Vivagoal – Liga Indonesia – Pelatih Timnas Futsal Iran yaitu Vahid Shamsaei terlihat menangis saat sesi konferensi pers jelang final melawan Timnas Futsal Indonesia.
Timnas Futsal Indonesia akan melakoni partai puncak Piala Asia Futsal 2026 melawan Iran pada Sabtu (7/2) malam WIB, di Indonesia Arena, Jakarta. Iran berkesempatan meraih gelar ke-14 mereka, sedangkan Indonesia berharap mengukir sejarah.
Namun, ada pemandangan yang menyedihkan ketika sesi konferensi pers jelang laga yang dilaksanakan pada Jumat (6/2) pagi WIB. Pelatih Iran yaitu Vahid Shamsaei menangis di akhir konferensi pers.
Tangisan itu keluar seusai ditanya mengenai tekanan yang dihadapi timnya di partai final nanti. Menurutnya, timnya punya tekanan yang lebih besar daripada sekadar pertandingan yaitu konflik berdarah yang terjadi di negaranya saat ini.
“Pada turnamen ini, saya ingin mengatakan bahwa tidak ada tim yang mengalami tekanan sebesar ini terhadap para ofisial dan pemain kami. Izinkan saya, izinkan saya mengucapkan terima kasih kepada semua pemain saya, rekan-rekan saya, dan seluruh staf manajemen di tim saya yang telah mampu menahan semua tekanan ini,” ucap Vahid Shamsaei kepada wartawan yang hadir, termasuk Vivagoal.
Baca Juga:
- Nova Arianto Persiapkan Kurniawan Dwi Yulianto Jadi Pelatih Timnas U-17
- Hector Souto Tegaskan Iran Lebih Tertekan Ketimbang Indonesia di Final Piala Asia Futsal 2026
- Persija vs Arema: Prediksi, Jadwal, dan Link Live Streaming
- Ivar Jenner Tegaskan Kembali ke Eropa atau Belanda Setelah Dapat Menit Bermain di Dewa United
“Alasan satu-satunya kami berada di sini, kami berada di turnamen ini, adalah untuk menunjukkan sikap profesional kami. Oleh karena itu, saya menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada semua orang yang kehilangan anggota keluarga mereka di kampung halaman. Ini semua adalah keluarga kami.
“Dan dari sudut pandang tertentu, olahraga futsal bukanlah hal yang begitu berharga bagi kami. Hal yang paling berharga bagi saya adalah ketika semua orang bersatu, saling mendukung, dan bersama-sama menahan tekanan ini serta melanjutkan perjalanan,” tambahnya.
Setelah mengatakan itu, Vahid terlihat tertunduk dan menyapu matanya yang sudah bergelimang air mata. Penerjemah dari Iran yang berada di sampingnya langsung mengusap punggungnya.

Foto: VIVAGOAL/Muhammad Ilham
Setelah itu, ia kembali melanjutkan kata-katanya dengan suara yang lirih.
“Itu banyak tekanan. Jadi, saya ingin menekankan kepada semua warga Iran, orang-orang yang kami cintai, kami sangat mencintai mereka. Sekali lagi, ucapan belasungkawa yang paling dalam kepada semua warga Iran,” tutupnya.
Saat ini, situasi di Iran tengah memanas. Konflik berkepanjangan memuncak pada akhir 2025 hingga Januari 2026 dalam demonstrasi besar-besaran di berbagai kota. Diberitakan ribuan warga tewas dalam rentetan kejadian tersebut.
Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com















