
Thom Haye Ungkap Tantangan Utama Persib Hadapi Kompetisi Musim Ini
Vivagoal – Liga Indonesia – Gelandang Persib Bandung, Thom Haye mengakui bahwa timnya tidak memiliki persiapan yang optimal dalam menghadapi padatnya jadwal di musim ini. Thom Haye juga menyinggung ketersediaan fasilitas yang kini dimiliki Persib.
Pemain berdarah Belanda itu menyebutkan bahwa terdapat banyak faktor yang memengaruhi kesiapan Persib untuk tampil maksimal di setiap pertandingan. Faktor yang paling krusial ialah soal fasilitas tim karena itu menjadi sarana penting agar pemain tetap bugar.
Meski saat ini Persib sudah berupaya menyempurnakan aspek tersebut, Thom Haye menilai perkembangannya belum terlalu pesat. Kondisi ini seharusnya bisa menjadi perhatian klub, mengingat Persib sudah menunjukan sederet prestasi pada musim lalu.
“Kami tahu apa yang harus kami hadapi sebagai pemain. Musim lalu, kami mencetak sejarah di Asia, kami sangat senang sebagai sebuah grup. Apakah kami benar-benar mendapat penghargaan untuk itu? Jadi, kami hanya benar-benar bangga,”
“Namun bagi kami sebagai satu grup, tidak ada yang berubah. Tidak ada fasilitas yang berubah. Kami tidak bermain di stadion kami sendiri. Kami bepergian kemana-mana. Begitu juga dengan tim, Anda bisa lihat sekarang,” jelas Thom Haye.
Haye mengutarakan bahwa meski ada sedikit kemajuan, fasilitas yang ada saat ini belum mampu memenuhi kebutuhan dasar tim secara menyeluruh. Para pemain menyadari betul tantangan berat yang harus dihadapi, namun keterbatasan fasilitas membuat situasi di lapangan menjadi kian sulit.
Baca Juga:
- Persib Bandung vs The Cong-Viettel FC: Misi Maung Bandung Pertahankan Puncak Klasemen ACL 2
- Jika Cetak Gol Lawan PSG, Haaland Akan Lewati Rekor Aguero!
- Kolo Muani Minta Pelatih Juventus Lebih Sering Mainkan Woltemade
- Butuh Fullback, Juventus Bakal Angkut Pilar Lyon di Bursa Mendatang
Selain masalah venue dan fasilitas latihan utama, sarana pemulihan (recovery) di internal klub juga menjadi sorotan tajam. Padatnya jadwal pertandingan, termasuk keikutsertaan di ajang ASEAN Club Championship, membuat risiko cedera dan kelelahan fisik pemain semakin tinggi.
“Satu-satunya hal yang kami lakukan sekarang adalah berusaha untuk bugar di setiap pertandingan, dan itu hampir tidak mungkin. Hari ini, Anda lihat, para pemain yang berjuang, mereka harus keluar lagi, dalam tiga hari kami bermain lagi,”
“Jika saya ingin pergi (untuk) latihan pemulihan, bagi saya lebih baik pergi ke tempat tempat pribadi, daripada pergi ke klub, karena di klub saya tidak bisa menjalani pemulihan. Ini adalah hal-hal seperti jika Anda ingin menambahkan ajang seperti Shopee Cup, itu harusnya lebih baik,” kata Thom Haye.

Foto: VIVAGOAL/I Made Gita
Situasi krisis kebugaran ini berpotensi mengubah fokus rotasi dan strategi pelatih. Di tengah himpitan jadwal dan minimnya fasilitas pemulihan, opsi pemilihan pemain tidak lagi murni soal siapa yang tampil paling impresif secara taktik, melainkan siapa yang siap dan sehat secara fisik.
“Sekarang rasanya, untuk di pertandingan berikutnya kami tidak melihat bagaimana memainkan tim terbaik, tapi kami melihat siapa yang sehat,” tutupnya.
Selalu update berita terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com















