
Zahaby Gholy Akui Timnas Indonesia Lebih Tertekan Lawan Korea Daripada Yaman
Vivagoal – Liga Indonesia – Penggawa Timnas Indonesia U-17, Zahaby Gholy, ungkap perbedaannya melawan Timnas Korea Selatan U-17 dan Timnas Yaman U-17.
Indonesia berhasil melangkah ke babak perempat final Piala Asia U-17 2025 usai menjadi juara grup B dengan enam poin. Skuad Garuda Muda sukses menang dua dari tiga laga di fase grup melawan Timnas Korea Selatan U-17 dan Yaman U-17.
Skuad Garuda Muda menang tipis 1-0 saat melawan Korea Selatan lewat gol semata wayang Evandra Florasta di menit ke-90+2. Sedangkan, saat melawan Yaman, Indonesia tampil mengesankan dengan mencetak empat gol.
View this post on Instagram
Mengenai perbedaan hasil itu, Zahaby Gholy angkat bicara. Menurutnya, Timnas Indonesia U-17 tampil tertekan saat menghadapi Korea Selatan.
Sedangkan, saat melawan Yaman, timnya tampil lebih percaya diri. Sehingga, Indonesia mampu mengontrol jalannya pertandingan dan mencetak empat gol ke gawang Yaman.
Baca Juga:
- Timnas Indonesia U-17 Lolos ke Piala Dunia, Zahaby Gholy Ungkap Perasaannya
- Indonesia Sudah Pasti Lolos ke Piala Dunia, Nova Arianto Lakukan Rotasi Kontra Afghanistan
- Bawa Timnas Indonesia ke Piala Dunia, Nova Arianto Bisa Bernapas Lega
- Dua Penggawa Inter Milan Siap Hajar Sang Mantan Bayern Munich
“Ini berbeda dengan pertandingan (lawan) Korea Selatan. Saat (melawan) Korea Selatan, kita terlalu banyak tekanan. Berbeda dengan Yaman, kita punya lebih banyak kepercayaan diri, bisa mengontrol lebih banyak gol, dan kita bisa menang empat gol,” kata Gholy usai laga melawan Yaman yang dilansir dari PSSI.
Lebih lanjut, Gholy menjelaskan kekuatan Timnas Indonesia U-17 saat ini ada di supply bola, counter attack, dan kerja sama tim yang bagus. Pemain Persija Jakarta itu berharap timnya bisa tampil lebih baik lagi di Piala Dunia U-17 2025 mendatang.
“Iya, dari supply bola, counter attack sangat bagus, serta team work yang sangat baik.”

Foto: VIVAGOAL/Amirul Mukmin
“Alhamdulillah senang bisa bersama semuanya ke Piala Dunia. Ini juga pertama kalinya bermain di Piala Dunia. Semoga bisa jadi sebuah kebanggaan untuk bangsa Indonesia. Dan, semoga di Piala Dunia kita bisa lebih baik lagi ke depannya,” tambahnya.
Indonesia masih menyisakan satu laga lagi di fase frup melawan Afghanistan U-17 pada Kamis (10/4) malam WIB, di Stadion Pangerang Abdullah al-Faisal. Kemungkinan besar, Nova Arianto selaku pelatih akan melakukan rotasi pemain.
Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com















