5 Fakta Mencengangkan Tentang Adriano Ribeiro

5 Fakta Mencengangkan Tentang Adriano Ribeiro

Heri Susanto - Februari 17, 2020
Dibaca Normal dengan Waktu Menit
  1. Mengalami Depresi

Adriano Riberio sempat mengalami depresi parah pasca kematian ayahnya di tahun 2004 silam. padahal saat itu, ia tengah mengalami peningkatan karir sebagai pesepakbola pasca didatangkan dari AC Parma. Semusim pertama membela Inter, ia sukses menggelontorkan 13 gol dalam 22 laga yang berhasil dimainkan sekaligus mengantarkan Inter ke Zona Liga Champions. Raihan tersebut pun membuat dirinya dijuluki sebagai L’Imperatore di Milano, atau Kaisar dari Milan.

Di musim berikutnya, ayah Adriano meninggal. Kapten tim Inter saat itu, Javier Zanetti, yang berada di dekat sang Kaisar kala kejadian tersebut membeberkan fakta yang terbilang mencengangkan.

Baca Juga: Obrolan Vigo: Utak-Atik Peluang Juara Copa del Rey 19/20

“Saya masih merinding jika mengingat peristiwa itu. Tapi Adriano terus bermain, mencetak gol dan mendedikasikan tujuannya kepada ayahnya. Namun, setelah panggilan itu, dia tidak pernah sama lagi. Sejak saat itu, dia bukan lagi sosok yang sama. Kekalahan terbesar saya adalah gagal mengeluarkannya dari jurang depresi. Saya merasa tak berdaya,” ujar Zanetti, dilansir dari Goal.

Total, Adriano hanya mampu mendulang 45 gol dalam 115 laga bersama Inter dalam kurun waktu 2004-2009. Rasio gol tersebut terasa begitu sedikit untuk striker yang bermain dalam lima tahun terakhir. Untuk menghilangkan rasa sedihnya, Adriano tenggelam dalam kehidupan malam.