5 Fakta Perjuangan Shevchenko Menjadi Pemain Terbaik

0
2651

2. Pemain Ukraina Pertama Raih Trofi Liga Champions

Pada tahun 1999, Shevchenko bergabung dengan klub Italia AC Milan dengan biaya transfer $ 25 juta, rekor transfer saat itu. Dia melakukan debut liga pada 28 Agustus 1999 di tahan imbang 2-2 dengan Lecce .

Shevchenko merupakan pemain asing yang berhasil memenangkan gelar seri A di awal debutnya.

Ia dapat mengoleksi 24 gol dalam 32 pertandingan (di samping Michel Platini, John Charles, Gunnar Nordahl, Istvan Nyers, dan Ferenc Hirzer).

Shevchenko berada dalam performa terbaiknya musim 2000-2001, mencetak 24 gol dalam 34 pertandingan. Shevchenko juga berhasil mencetak sembilan gol dalam 14 pertandingan di Liga Champions. Namun Milan gagal melewati babak kedua penyisihan grup .

Di musim 2002-2003 meskipun hanya main lima kali dalam 24 pertandingan, terutama karena cedera. Shevchenko menjadi pemain kelahiran Ukraina pertama yang memenangkan Liga Champions.

Setelah Milan mengangkat trofi Champions keenam mereka. Dia mencetak gol dalam adu penalti melawan rival beratnya Juventus di final. Dan berakhir tanpa gol setelah perpanjangan waktu.

Setelah Milan menjuarai Liga Champions. Shevchenko terbang ke Kyiv untuk menempatkan medali nya di makam Lobanovskyi Valeriy (yang mengasuhnya selama  ia berada di Dynamo). Ia dikabarkan meninggal pada tahun 2002.

[irp]

Sheva menjadi Top skor (24 goals) di Serie A pada 2003-2004 untuk kedua kalinya dalam karirnya. Dia juga mencetak gol kemenangan dalam kejuaraan Piala winner super UEFA atas FC Porto.

Yang mengarah ke trofi kedua Milan musim ini. Pada Agustus 2004, ia mencetak tiga gol melawan Lazio, Milan memenangkan piala Coppa Italia. Shevchenko dinobatkan sebagai Player Eropa 2004 of the Year. Ia menjadi pemain ketiga Ukraina yang pernah memenangkan penghargaan.

Setelah Oleg Blokhin dan Igor Belanov. Pada tahun yang sama, Shevchenko juga dinobatkan sebagai pemain FIFA 100.

Di musim 2004-2005 dia mencetak 17 gol setelah absen beberapa pertandingan karena cedera tulang pipi. Pada musim berikutnya sheva membuat sejarah dalam Liga Champions, dengan memborong 4 gol melawan Fenerbahce.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here