Tag: Andriy Shevchenko

5 Pemain yang Gagal Bersinar di Stamford Bridge

Vivagoal 5 FaktaChelsea merupakan klub sepak bola Liga Premier Inggris pertama yang sering menggelontorkan uang untuk merekrut beberapa pemain incarannya jauh sebelum era Manchester City dan Manchester United.

Para penggemar Chelsea pasti akan terus mengingat bahwa kehadiran dari taipan asal Rusia, Roman Abrahamovich. Bos Chelsea tersebut telah mengubah The Blues dari tim papan tengah menjadi tim yang disegani di Inggris maupun Eropa.

Chelsea juga berhasil memutus dominasi dari Manchester United yang saa itu menjadi juara Liga Premier Inggris. Prestasi terbaiknya, Chelsea telah menorehkan trofi Liga Champions.

Prestasi tersebut dikarenakan Chelsea telah merekrut puluhan pemain dan telah menghabiskan ratusan juta Euro. Hal tersebut dilakukan untuk merekrut beberapa pemain kelas dunia seperti Didier Drogba, Frank Lampard, John Terry dan Eden Hazard.

Baca Juga: 5 Pemain yang Memiliki Upah Tertinggi di Old Trafford

Para pemain yang didaratkan oleh Chelsea memiliki klausul yang tinggi. Mereka merupakan pemain bintang yang telah membuat bangga penggemar yang ada di Stamford Bridge. Dari era Drogba sampai Hazard, mereka semua telah meraih kesuksesan yang luar biasa.

Akan tetapi perlu diketahui,bahwa tidak semua pemain Chelsea menemukan kesuksesan di Stamford Bridge. Bahkan, tak sedikit dari pemain yang berhasil didatangkan justru meredup usai hadir di tengah-tengah suporter Chelsea.

Berikut ini VIGO merangkum dan menganalisa  5 Pemain yang Gagal Bersinar di Stamford Bridge:

Dikaitkan dengan Milan, Sheva; Saat Ini Saya Tidak Memikirkan Milan

Vivagoal Serie A – Seiring hasil buruk yang dialami Milan musim ini, nama Andriy Shevchenko dikabarkan tengah menjadi kandidat terdepan untuk menjadi pelatih di sana menggantikan Marco Giampaolo.

Posisi Giampaolo sendiri disebut tengah berada di ujung tanduk setelah Milan gagal tampil meyakinkan. Terbaru mereka harus menelan kekalahan memalukan 1-3 di San Siro Senin (30/9/2019) kemarin. 

Baca juga: Donnarumma Tolak Perpanjangan Kontrak di Milan, Kenapa?

Kekalahan tersebut membuat Milan kini hanya mampu meraih dua kemenangan saja dari enam laga yang sudah mereka jalani.

Serangkaian hasil buruk itu membuat Milan kini berada di posisi 16 di klasemen sementara Serie A dengan koleksi enam poin. Hanya terpaut tiga angka dari Sampdoria yang menempati posisi juru kunci.

Setelah apa yang terjadi, manajemen kemudian dikabarkan mulai menjajaki kemungkinan untuk menggantikan peran Giampaolo dengan nama lain. Calon pelatih baru yang ramai disebutkan adalah Andriy Shevchenko.

Shevchenko memiliki hubungan yang sangat erat dengan Milan. Pria asal Ukraina itu disebut sebagai salah satu penyerang terbaik yang pernah berseragam I Rossoneri.

Selain memiliki sejarah manis, Shevchenko juga memiliki kiprah yang apik bersama dengan timnas Ukraina yang saat ini ia latih. Namun demikian pria 42 tahun itu menegaskan belum ada hubungan dengan bekas klubnya itu.

Baca juga: Tengah Terpuruk, Milan Siap Datangkan Legendanya Lagi?

“Saya tentu masih mencintai Milan, namun klub tidak menghubungi saya dan dari level profesional, saya tidak memikirkan soal Milan sekarang,” tutur Shevchenko kepada La Gazzetta dello Sport.

Shevchenko sendiri kini tengah berada di kota Milan namun ia menegaskan tidak ada negosiasi yang terjadi di sana. Ia juga mengatakan masih fokus dengan tujuan awal yakni membawa Ukraina lolos ke Piala Eropa 2020.

“Saya adalah pelatih Ukraina dan semua usaha saya sedang terfokuskan kepada negara saya. Saya ingin pergi ke Piala Eropa 2020 dengan para pemain saya,” tambahnya.

“Saya berada di Milan sekarang, namun itu karena saya menyaksikan pemain Ukraina dan setelah laga Atalanta, saya akan makan malam dengan rekan saya di Milan,” tandasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Tengah Terpuruk, Milan Siap Datangkan Legendanya Lagi?

0

Vivagoal Serie AAC milan kini tengah dalam kondisi berbahaya. Mereka hanya berada satu strip di bawah zona merah. Kondisi ini kabarnya mematik rumor jika mereka disebut ingin mendatangkan mantan pemain sekaligus legenda klub, Andriy Shevchenko sebagai juru taktik anyar Rossonerri.

Dari enam pertandingan terakhir Milan, mereka hanya mampu mendulang 6 angka. Teranyar, skuat besutan Marco Giampaolo menderita kekalahan 1-3 di kandang sendiri.  Diktuip dari TMW, apa yang terjadi di Milan saat ini membuat manajemen gerah. Mereka disebut tengah bergerak cepat untuk mencari pengganti Guampaolo. Salah satu nama yang kemudian muncul adalah Andriy Shevchenko.

Penunjukkan Sheva, jika itu memang terjadi, akan membuat Milan dipenuhi oleh para legenda mereka dalam membangun klub saat ini. Selain Sheva, Milan kini juga sudah menunjuk Maldini dan Boban di balik layar. Sedang sebelum-sebelumnya sudah ada legenda-legenda lain yang sudah melatih Milan seperti Seedorf, Inzaghi serta Gattuso.

Milan dan Shevchenko sejatinya memiliki kenangan panjang yang bgitu manis. Ia bergabung dengan mereka di tahun 1999 dan hengkang ke Chelsea tujuh musim berikutnya. Di Milan, Shevchenko dikenal sebagai striker buas di balik wajahnya yang rupawan. Ia berhasil membukukan 127 gol dari 208 penampilan di ajang Serie A.

Sheva saat ini memang tengah melatih timnas Ukraina. Perjalanan manajerialnya sendiri dimulai pada 2016 saat menjadi  asisten Mykhaylo Fomenko. Namun begitu Fomenko dipecat, Shevchenko langsung dipromosikan sebagai pelatih utama timnas Ukraina.

Baca Juga: Milan, Raksasa yang Terancam Turun Kelas

Secara mengejutkan, Sheva berhasil membawa Ukraina meraih serangkaian hasil apik di ajang kualifikasi Piala Eropa 2020. Saat ini mereka sedang duduk di puncak klasemen grup B dengan koleksi 13 poin dan belum meraih kekalahan sama sekali.

Selalu update Serie berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Shevchenko Sudah Lama Pendam Mimpi Tuk Bisa Latih AC Milan

Vivagoal Serie A – Rasa cinta Andriy Shevchenko terhadap Milan nyatanya masih begitu besar. Hal ini terlihat dari keinginannya untuk bisa melatih I Rossoneri suatu saat nanti.

Keterikatan keduanya seperti tak bisa dipisahkan sampai saat ini. Bersama Milan, Shevchenko berhasil menasbihkan diri sebagai salah satu penyerang tajam di eranya.

Sebut saja pada masa baktinya yakni tahun 1999 hingga 2006, ia berhasil mempersembahkan 175 gol dan 27 assist dari ajang. Bersama Si Merah Hitam ia berhasil meraih berbagai trofi bergengsi seperti Scudetto, Coppa Italia, juga Liga Champions.

 

Namanya lantas merdu saat merapat ke Chelsea. Terbukti, ia justru melempem saat Chelsea memboyongnya dengan harga 73 juta euro plus Hernan Crespo pada tahun 2007.

Chemistry yang ada antara keduanya itulah yang membuat Shevchenko memendam harapan untuk bisa menukangi Milan suatu saat nanti. Ia mengatakan jika Milan sendiri saat ini tengah berada di tangan yang tepat. Namun sebagai mantan pemain yang sudah alih profesi sebagai pelatih, menjadi tukang racik taktik permainan Milan tentu menjadi mimpi para pemain mereka.

“Milan adalah klub yang menjadi bagian dari hidup saya. Meski demikian, saya sekarang sibuk dengan tim nasional Ukraina dan Gattuso sudah bekerja dengan bagus,” ungkapnya kepada DAZN.

“Pastinya saya ingin melatih Milan suatu hari nanti, karena saya sangat terikat dengan mereka, para penggemar, dan mantan rekan setim saya.

“Mungkin suatu hari nanti akan menjadi giliran saya untuk melatih Milan,” tandasnya.

Selepas pensiun pada 2012, pemain yang kerap dipanggil Sheva itu sempat menempuh karier sebagai politisi. Tapi usia karier itu tak panjang dan ia kembali ke dunia sepakbola.

Shevchenko lantas menjadi asisten pelatih tim nasional Ukraina pada Februari sampai Juli 2016, lalu naik jabatan jadi pelatih kepala. Jabatan itu ia pegang hingga saat ini.

Milan sendiri sudah ditangani oleh para mantan pemainnya sendiri. Sebut saja, Leonardo, Clarence Seedorf, Filippo Inzaghi, dan Cristian Brocchi sebelum kini ditukangi oleh Gennaro Gattuso.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

5 Fakta Pencetak Gol Terbanyak Sepanjang Masa di Liga Champions

Vivagoal5 Fakta – Pada musim 2018/19, Liga Champions  telah memasuki babak perempatfinal, dan berikut para pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah. Siapa sajakah mereka?

Pada kamis (11/04/19), terdapat dua pertandingan sengit dalam leg pertama babak perempatfinal yang dimainkan, yakni Manchester United vs Barcelona dan Ajax vs Juventus.

Kejutan pun terjadi dalam laga tersebut, di mana Juventus gagal meraih kemenangan saat tandang ke markas Ajax, sedangkan Manchester United harus menahan malu usai menelan kekalahan tipis 0-1 di depan pendukung sendiri.

 

Menariknya, hanya ada dua nama yang berhasil mencetak gol dalam pertandingan dini hari tadi, yakni Cristiano Ronaldo ke gawang Ajax Amsterdam dan David Neres ke gawang Juventus.

Satu gol tambahan yang dicetak Cristiano Ronaldo, membuat namanya semakin kokoh di puncak pencetak gol terbanyak di Liga Champions sepanjang sejarah.

Berikut VIGO coba merangkum, 5 fakta pencetak gol terbanyak sepanjang masa di Liga Champions:

Rui Costa Enggan Samakan Piatek Dengan Legenda Milan Satu Ini

Vivagoal Serie A – Legenda AC Milan, Rui Costa menegaskan jika Krzysztof Piatek tidak bisa disamakan dengan Andriy Shevchenko. Menurutnya keduanya sama-sama penyerang berkelas dengan caranya sendiri-sendiri.

Nama Piatek sendiri sudah mencuri perhatian saat masih berseragam Genoa. Setengah musim berjalan, ia lantas merapat ke AC Milan dengan mahar 35 juta euro.

Tak butuh waktu lama bagi Piatek beradaptasi dengan Milan. Ia bahkan sudah mengemas gol di laga keduanya. Kini tercatat pemain timnas Polandia itu sudah mengemas delapan gol dari sepuluh pertandingan bersama Milan di semua ajang.

Melihat performa impresifnya tersebut tak sedikit yang menilai jika Piatek memiliki kualitas sama baiknya dengan Shevchenko. Sang legenda sendiri sudah mengatakan restunya jika Piatek adalah pewaris tahtanya di Milan.

“Ia ahli waris saya,” tegas Sheva kepada Sport Mediaset. “Ia memiliki naluri luar biasa di depan gawang dan mencetak gol dari seorang striker yang hebat.”

“Ia menembak dengan baik dengan kedua kakinya dan bagus dengan kepalanya. Ia banyak membantu Milan,” pujinya.

Namun berbeda dengan Costa. Menurutnya kedua pemain tak bisa disamakan atau dibanding-bandingkan. Piatek bukanlah Sheva begitu juga sebaliknya. Namun yang pasti keduanya adalah striker dengan kemampuan fantastis.

“Piatek bukan Sheva atau orang lain. Akan tetapi ia membawa solusi berbeda untuk serangan Milan dan menyelesaikan banyak masalah,” tuturnya pada Gazzetta dello Sport seperti dikutip dari Football Italia. “Saya cukup beruntung untuk bermain dengan striker hebat dan saya bisa mengatakan bahwa bermain dengan mereka menenangkan saraf Anda.”

“Anda tahu bahwa dalam diri Sheva, Kaka atau Inzaghi, Anda memiliki rekan satu tim yang, cepat atau lambat, akan membuat laga berakhir karena salah satu dari mereka akan mencetak gol.”

“Piatek bukan Sheva atau Inzaghi. Tapi ia mencetak gol dan memberikan solusi,” tegasnya.

Selalu update berita bola terkini seputar sepakbola dunia hanya di vivagoal.com

Sheva: Piatek Penerus Saya di Milan

Vivagoal Serie AKrzysztof Piatek, striker baru AC Milan banyak diragukan performanya oleh banyak legenda Milan. Mereka menyebut Piatek masih harus membuktikan dirinya lebih lama lagi untuk bisa sejajar dengan Andriy Shevchenko. Namun, Shevchenko sendiri tak keberatan menyebut Piatek sebagai penerusnya di San Siro.

“Ia resmi jadi ahli waris saya di Milan, Ia memiliki naluri luar biasa di depan gawang dan mencetak gol dari gaya seorang striker yang hebat. Ia mampu menembak dengan baik dengan kedua kakinya dan bagus dengan kepalanya. Ia banyak membantu Milan,” seru Sheva kepada Sport Mediaset.

Didatangkan dari Genoa pada musim dingin kemarin, sosok Piatek tak perlu waktu lama untuk beradaptasi bersama AC Milan. Bahkan insting mencetak golnya tak mengalami penurunan di mana ia kini berhasil bersaing ketat dengan striker sekelas Cristiano Ronaldo dalam hal mencetak gol. Keduanya berhasil meraih 19 gol musim ini bersama dengan Quagriarela.

Lebih lanjut Sheva mengatakan dengan kekuatan tim yang ada saat ini Milan memiliki kesempatan untuk bisa lolos ke Liga Champions musim depan. Kendati baru saja kalah dari Inter Milan, namun kesempatan tersebut terlihat masih sangat terbuka lebar.

“Saya menyaksikan pertandingan Milan vs Inter. Milan memiliki beberapa peluang di akhir dan pertandingan bisa saja berakhir imbang. Milan masih sepenuhnya di jalur untuk Liga Champions. Saya pikir mereka akan lolos musim depan,” tambahnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

5 Fakta Perjuangan Shevchenko Menjadi Pemain Terbaik

Vivagoal5 Fakta – Andriy Shevchenko dilahirkan di Dvirkivschyna, Ukraina, 29 September 1976. Julukan terkenalnya dipanggil Sheva.

Sheva adalah seorang pesepakbola Ukraina yang bermain sebagai striker untuk AC Milan dan Ukraina. Ia memiliki tinggi tubuh 183 cm.

Ketika beranjak usia 9 tahun, Shevchenko dan keluarga harus mengungsi ketika desanya terkena bencana Nuklir Chernobyl (April 1986).

Pada awalnya, ia adalah seorang petinju yang kompetitif di liga junior LLWI Ukraina. Namun, akhirnya beralih ke dunia sepak Bola hingga menutup karir di Juli 2012.

Andriy Shevchenko memulai karirnya dengan klub Ukraina Dinamo Kiev di bawah arahan Valeri Lobanovsky. Sheva tumbuh menjadi salah satu pemain yang paling penting.

Sheva terampil di klub tersebut dengan membawa Dinamo Kiev lolos hingga Semi-Final Liga Champions pada musim 1998/1999.

Dengan perjuangan Sheva, Dynamo Kiev memiliki catatan sebagai Tim Ukraina pertama yang mampu lolos sampai ke semi final di ajang elit eropa tersebut.

Sedangkan, tim yang ditaklukan bukan sekedar tim kacangan yakni Arsenal dan Real Madrid. Mereka menjadi korban eksloitivitas Sheva. Meskipun harus takluk dari Bayern Munchen di Semi Final.

Dalam kesempatan kali ini, VIGO telah menganalisa 5 Fakta Perjuangan Shevchenko Sampai Menjadi Pemain Terbaik

Piatek: Saya Belum Pantas Dibandingkan Dengan Legenda Milan!

0

Vivagoal Serie A – Bomber AC Milan, Krzysztof Piatek tak ingin namanya terus disandingkan dengan para legenda klub. Ia ingin terlebih dulu membuktikan dirinya pantas berada di sana.

Kedatangan Piatek benar-benar menjadi angin segar bagi Milan. Bagaimana tidak sejak didatangkan dari Genoa pada Januari kemarin ia sudah berhasil mengemas enam gol dari lima penampilan di semua ajang.

Berkat sumbangsihnya tersebut Milan kini mulai kembali disegani oleh para lawan-lawannya. Posisi mereka di klasemen pun mulai menanjak ke peringkat empat besar setelah sebelumnya kesulitan menjaga penampilan.

Tak pelak para fans mulai melupakan sosok Gonzalo Higuain dan mengelu-elukan Piatek saat Milan bermain. Tak hanya itu berbagai media dan juga pundit di Italia mulai membandingkan dirinya dengan para legenda klub salah satunya adalah Andriy Shevchenko.

Akan tetapi hal tersebut coba diredam oleh penyerang asal Polandia itu. Ia meminta untuk semua pihak memberikan dukungan dalam batas kewajaran. Menurutnya ia masih butuh waktu dengan performanya untuk bisa membawa Milan kembali ke masa kejayaan.

“Jika saya memiliki kemampuan seperti yang dibicarakan semua orang di media, saya mungkin akan jadi pemain terbaik dalam sejarah klub saat ini,” ujar Piatek kepada Przeglad Sportowy dikutip dari Football Italia.

“Saya berharap Milan akan kembali hebat lagi berkat bantuan saya dan suatu hari saya merasa memang pantas dibandingkan seperti itu [dengan legenda klub],” sambungnya.

“Menurut saya beberapa pemberitaan terlalu berlebihan. Saya tak pantas diapresiasi seperti itu. Saya puas dengan gol-gol yang saya ciptakan, bukan kepada mereka yang membuat saya jadi headline di berbagai media,” demikian Piatek.

Milan sendiri kini tengah menempati peringkat empat klasemen sementara dengan raihan 42 poin. Mereka hanya tertinggal empat angka saja dari Inter Milan yang berada di posisi tiga.

Selalu update berita bola terkini seputar sepakbola dunia hanya di vivagoal.com

Legenda Milan Angkat Bicara Seputar Penampilan Piatek

0

VivagoalSerie A – Mantan Bek Milan, Paolo Maldini menyebut tak bisa menyamakan Krzysztof Piatek dan Andriy Shevchenko. Menurutnya Piatek dan Sheva berada di Milan dalam situasi yang jauh berbeda maka peran keduanya pun tak bisa dikatakan sama.

“Banyak orang terus membandingkan Piatek dengan Andriy Shevchenko, tetapi bagi saya hanya akan ada satu Sheva dan satu Piatek. Sheva datang untuk bergabung dengan tim yang sudah sangat kuat dan sering juara yang memungkinkan kami untuk mencapai hasil luar biasa di akhir musim,” kata Maldini kepada Sky Sport Italia.

Nama Krzysztof Piatek terus mencuri perhatian terutama setelah dirinya didatangkan oleh AC Milan dari Genoa. Sang pemain tercatat tak menunjukkan penurunan performa bersama I Rossonerri.

Sejak didatangkan pada Januari kemarin, Piatek tercatat sudah bermain untuk Milan sebanyak lima pertandingan. Uniknya dari catatan tersebut empat diantaranya sebagai starter di mana semua laga tak dilakoni sang pemain selama 90 menit penuh.

Kejutan justru datang dari menit bermain yang tak terlalu banyak tersebut. Sebut saja pemain timnas Polandia ini sudah berhasil melesakkan enam gol bagi Milan di semua ajang. Ia pun terus menempel Cristiano Ronaldo di daftar pencetak gol dengan 17 gol, tertinggal dua angka dari CR7.

Maldini menyebut penampilan impresif Piatek menjadi harapan baru bagi Milan. Hadirnya penyerang bernomor punggung 19 itu diharap mampu membawa Milan melejit.

“Piatek melakukan hal-hal luar biasa dan bergabung dalam momen yang lebih sulit di klub. Jika dia membawa kami melejit, maka kami semua akan sangat bahagia,” tegasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

LATEST NEWS

- Advertisement -

HOT NEWS