
5 Fakta Tim Tersukses di Piala Afrika
Vivagoal – Berita Bola – Piala Afrika 2025 akan dihelat pada 22 Desember mendatang dengan Maroko bertindak sebagai tuan rumah penyelenggara. Gelaran prestis benua hitam ini memiliki berbagai fakta unik mulai dari tim yang paling rajin menuai status sebagai juara dan masalah mistis lumayan melekat pada gelaran dua tahunan ini.
Sejak dihelat untuk kali pertama pada 1957 silam, Piala Afrika tak pernah memiliki peserta yang pasti. Dari yang awalnya diadakan untuk tiga tim, per 2019 kemarin jumlah peserta membeludak menjadi 24 tim yang terbagi dari 6 grup. Seperti kualifikasi grup kebanyakan, dua tim teratas akan lolos ke fase gugur dan melakukan perjalanan hingga ke partai final.
Banyak nama besar yang pernah mentas di turnamen ini. Mo Salah dari Timnas Mesir misal. Ia merupakan ikon Liverpool yang sempat membantu the Reds mendulang dua gelar Premier League dan satu Liga Champions. Sementara itu, Timnas Senegal juga masih mengandalkan Sadio Mane untuk mengarsir lini depan. Selain banyak pemain top, praktek klenik juga kerap hadir di turnamen ini.
Afrika memang masih lumayan lekat dengan kultur spiritual. Banyak praktek perdukunan yang beredar di sana mulai dari dukun penyembuhan, warisan kebudayaan hingga menanggulangi isu-isu yang tak bisa diatasi oleh moderenitas dan hal tersebut juga terseret ke ranah sepakbola. Pemberitaan terkait skandal dukun di lapangan hijau tak bisa dipisahkan begitu saja.
Baca Juga:
- 5 Fakta Pemain Telupakan yang Pernah Main untuk Bayern Munich
- 5 Fakta Klub Tersukses di Copa Libertadores
- 5 Fakta Kiper yang Sukses Saat Menjadi Pelatih
- 5 Fakta Pemain PSM Makassar yang Paling Loyal
Dalam prakteknya, banyak kejadian mistis yang kerap menghiasi turnamen Piala Afrika. Pada 2012 silan, mantan pelatih Timnas Ghana, Goran Stevanovic mngklaim jika timnya gagal di turnamen tersebut lantaran banyak pemainnya yang beradu jimat dan bersaing secara internal agar bisa tampil lebih baik dibanding rekannya yang lain.
Kisah lumayan unik terjadi pada Piala Afrika 2023 kemarin. Timnas Pantai Gading kala itu bertindak sebagai tuan rumah. Namun catatan mereka agak tersendat jalannya lantaran hanya duduk di peringkat 3 fase grup dengan 3 poin dari tiga laga. Untungnya, mereka lolos ke fase berikutnya dan keluar sebagai juara. Ada kabar yang mengklaim jika seorang dukun di negara tersebut belum mendapat bayaran yang setimpal hingga ganjaran kesulitan performa ditunjukan Les Elephans!
DI luar praktek perdukunan yang lumayan kental dengan Piala Afrika, ada pula berbagai tim yang pada akhirnya mampu bukukan status sebagai yang terbaik. Namun pada gelaran kali ini, ada satu nama besar yang sukses mendulang status sebagai negara tersukses namun tak lolos. Siapa dia? Berikut daftarnya.















