5 Kelompok Hooligan Paling Ditakuti di Inggris - Vivagoal.com

5 Kelompok Hooligan Paling Ditakuti di Inggris

Vivagoal - March 23, 2021
Dibaca Normal dengan Waktu Menit

Vivagoal – 5 Fakta – Sepakbola Inggris dikenal sebagai pelopor sepakbola modern dan menjadi kiblat dalam urusan sepak bola. Menjadi sebuah industri, mereka juga mempunyai basis penggemar yang luas hingga ke seluruh pelosok dunia.

Suporter garis keras yang biasa disebut Hooligan dikenal sering membuat kerusuhan baik di dalam ataupun luar stadion. Mereka tak segan melakukan provokasi pada supporter lawan atau bahkan jika harus berkelahi sekalipun.

Dari banyaknya kelompok hooligan, ada lima yang terkenal memiliki reputasi paling ditakuti, berikut daftar selengkapnya:

1.Inter City Firm (West Ham United)

ICF WEST HAMWest Ham Inter City Firm (ICF) adalah kelompok hooligan dari klub asal London, West Ham  United.  Mereka terbentuk pada tahun 1970-an.

Inter City Firm dikenal tidak segan-segan dalam menghabisi lawannya, mereka baru akan berhenti ketika lawan sudah tergeletak tak berdaya dan mereka akan memberikan cap atau kartu tulisan bertuliskan “Selamat, kamu sudah bertemu dengan ICF”.

Musuh terbesar West Ham ICF  adalah Millwall Bushwackers.

2.Bushwackers (Millwall)

MillwallBushwackers adalah kelompok hooligan dari klub Millwall. Mereka dikenal paling kejam karena selalu menyerang suporter lawan memakai pisau belati untuk melukai lawannya.

Salah satu kerusuhan paling besar yang dilakukan oleh Bushwackers pada musim 2001/02 saat mereka bertanding di divisi empat Liga Inggris. Millwall yang saat itu bertemu Birmingham di babak Play-off harus tersingkir. 

Tercatat 100 Polisi cedera laga itu akibat diserang menggunakan misil. Bushwackers dikenal dengan slogannya “No One Likes Us, We Don’t Care”

3.Chelsea Headhunters (Chelsea)

cfcRaksasa Liga Inggris, Chelsea, juga dikenal memiliki hooligan yang disebut Headhunters.

Para hooligan ini juga erat kaitannya dengan aksi rasisme dan juga memiliki koneksi dengan kelompok sayap kanan seperti Front Nasional dan Paramiliter Combat 18.

Pemimpin mereka, Kevin Whitton, dipenjara seumur hidup akibat menyerang sebuah pub dan membuat seorang manajer pub tersebut terluka parah.