
Liverpool Mendadak Jadi Tim Royal, Ini Jawaban CEO Klub
Vivagoal – Liga Inggris – CEO Liverpool, Billy Hogan menegaskan bahwa keputusan untuk royal sepanjang bursa musim 2025, merupakan hasil dari perencanaan yang matang, sekaligus penegasan status The Reds sebagai salah satu tim terbesar di dunia sepakbola.
Setelah memamerkan kualitas di atas lapangan pada musim lalu, Liverpool kini menunjukan kekuatan finansial mereka di bursa transfer. Mereka sukses meraih trofi juara Liga Inggris yang ke-20, serta menjadi pengoleksi terbanyak bersama Manchester United.
Liverpool pun tampak merasa bahwa sekarang merupakan waktu yang tepat untuk membuat penegasan lain di pasar pemain. The Reds total sudah mengeluarkan dana hingga 300 juta pounds untuk mendaratkan pemain baru sepanjang bursa musim panas 2025.

Dana tersebut mereka keluarkan untuk, memboyong Florian Wirtz, Hugo Ekitike, Milos Kerkez, Jeremie Frimpong dan Armin Pesci. Wirtz menjadi sosok termahal yang ditebus 125 juta euro dari Bayer Leverkusen.
Pemandangan kontras dalam skuad Liverpool terjadi pada bursa musim panas 2024. The Reds “hanya” mengeluarkan dana total 42 juta euro untuk Federico Chiesa dan Giorgi Mamardashvili. Tapi, khusus Mamardashvili, Ia baru bergabung secara penuh pada musim ini.
Baca Juga:
- Soal Naturalisasi Mauro Zijlstra, Erick Thohir Ingin Menghadap Prabowo Langsung
- Tak Hanya Laga Persahabatan, Launching Tim Persija Turut Sajikan Deretan HIburan
- Dikirimi Surat Protes Oleh PSSI, AFC Langsung Ubah Jadwal Kick-Off Timnas Kontra Irak
- Eks Arsenal Sarankan Simons Pilih Chelsea Ketimbang The Gunners
Strategi baru Liverpool itu juga dinilai menandai peningkatan tajam dari model transfer klub yang biasanya hati-hati dan berkelanjutan. Tapi bagi Billy Hogan, lonjakan investasi ini mencerminkan status Liverpool yang terus berkembang, tidak hanya di domestik tapi dalam dunia sepakbola secara global.
Hogan turut menegaskan bahwa perubahan Liverpool di bursa pemain, bukan merupakan hasil yang hadir mendadak. Tapi, hal ini sudah dirancang oleh para sosok dibalik layar Liverpool selama bertahun-tahun, terutama Fenway Sports Group (FSG) selaku yang menaungi The Reds sekarang.
“Ini bukan sesuatu yang terjadi begitu saja; ini hasil dari kerja keras bertahun-tahun. Salah satu hal yang selalu kami fokuskan adalah ‘lingkaran positif’ itu. Kami berusaha mengelola klub dengan cara yang benar agar dapat menghasilkan pendapatan sebanyak mungkin,”ujar Hogan pada The Athletic via Goal.
Thank you for your brilliant support ❤️ pic.twitter.com/0eokoZtgm8
— Liverpool FC (@LFC) July 24, 2025
“Tentu saja, hal itu membantu dalam hal dapat menginvestasikan lebih banyak kembali ke tim. Kesulitannya adalah jika kita hanya melihat satu musim panas tertentu. Itu mungkin akan menyimpang data. Banyak komentar yang dibuat musim panas lalu bahwa kami tidak cukup menghabiskan,” tambahnya.
“Kami juga menyadari, setelah memenangkan gelar juara Liga Inggris untuk ke-20 kalinya, bahwa ini adalah salah satu klub terbesar di dunia. Kami ingin memastikan Liverpool bertindak layaknya klub besar. Memiliki bintang-bintang global yang datang dan bermain di Anfield, mengisi stadion di Hong Kong dan Jepang, itu adalah hal-hal yang kami harapkan dan ingin lakukan.”
Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com















