Home Tags Liverpool
SQUAD
Player Position Nationality Age
B. Koumetio Defender France 18
L. Clarkson Midfielder England 19
Alisson Goalkeeper Brazil 28
Adrián Goalkeeper Spain 33
L. Karius Goalkeeper Germany 27
C. Kelleher Goalkeeper Republic of Ireland 22
K. Grabara Goalkeeper Poland 21
V. van Dijk Defender Netherlands 29
J. Gomez Defender England 23
K. Tsimikas Defender Greece 24
A. Robertson Defender Scotland 26
J. Matip Defender Cameroon 29
R. Williams Defender England 19
N. Phillips Defender England 23
T. Alexander-Arnold Defender England 22
S. van den Berg Defender Netherlands 19
N. Williams Defender Wales 19
Fabinho Midfielder Brazil 27
G. Wijnaldum Midfielder Netherlands 30
Thiago Alcântara Midfielder Spain 29
J. Milner Midfielder England 34
N. Keïta Midfielder Guinea 25
J. Henderson Midfielder England 30
A. Oxlade-Chamberlain Midfielder England 27
M. Grujić Midfielder Serbia 24
Curtis Jones Midfielder England 19
X. Shaqiri Midfielder Switzerland 29
B. Woodburn Midfielder Wales 21
H. Wilson Midfielder Wales 23
H. Elliott Midfielder England 17
Roberto Firmino Attacker Brazil 29
S. Mané Attacker Senegal 28
Mohamed Salah Attacker Egypt 28
T. Minamino Attacker Japan 25
Diogo Jota Attacker Portugal 24
R. Brewster Attacker England 20
D. Origi Attacker Belgium 25
Ki-Jana Hoever Defender Netherlands 18
STANDINGS
2020-20 Community Shield
Club GP W D L GD Pts
See Complete Standings
FIXTURES

Tag: Liverpool

Jurgen Klopp: Kami Masih Rasakan Dukungan The Kopites di Anfield!

Vivagoal Liga Inggris – Manajer Liverpool, Jurgen Klopp mengaku masih merasakan dukungan para fans ketika bermain di Anfield meski secara kasat mata.

Pandemi Covid-19 yang menyerang membuat dunia sepak bola terkena imbas mulai dari pemberhentian kompetisi hingga laga yang digelar tanpa penonton. Langkah tegas tersebut memang perlu dilakukan mengingat grafik penyebaran virus masih terus terjadi.

Hilangnya fans di pinggir lapangan jelas berpengaruh besar bagi sebuah klub. Selain pemasukan dari penjualan tiket, hilangnya gemuruh dukungan fans membuat mereka kerap kehilangan semangat bermain.

Namun hal tersebut nyatanya tidak berlaku untuk Liverpool. Klopp dengan tegas mengatakan jika timnya selalu turun ke lapangan dengan motivasi penuh sama halnya saat The Kopites (julukan tuk fans Liverpool) memenuhi Anfield.

“Saya berharap para penggemar masih tahu bahwa kejadian seperti ini [tanpa penonton] pernah terjadi sebelumnya. Sebagai tim, kami melakukan ini semua untuk diri kami sendiri, orang-orang yang kami cintai, dan pendukung yang menjadikan klub ini seperti apa adanya,” kata Klopp seperti dikutip Goal.

“Saya sepenuhnya menyadari sentimen ‘sepakbola tanpa penggemar bukanlah apa-apa’. Ini benar, tapi kami bukannya tanpa penggemar,” ujarnya.


Baca Juga:


“Mereka masih di sini bersama kami dan mereka masih memberi kami motivasi. Mereka tetap menjadi pertimbangan utama yang membuat semua ini berharga,” tegas pelatih asal Jerman tersebut.

Ketidakhadiran fans di Anfield memang tidak membuat keangkeran stadion tersebut luntur. Terbukti mereka masih sulit untuk dikalahkan di mana Arsenal menjadi korban terbaru mereka akhir pekan kemarin.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Legenda MU Tuding Tiga Pemain Jadi Biang Kekalahan Arsenal atas Liverpool

Vivagoal Liga Inggris – Roy Keane tak segan menunjuk tiga pemain yang membuat kinerja Mikel Arteta kian sulit di Arsenal. Bahkan ia menyebut ketiganya menjadi dalang kekalahan Arsenal dari Liverpool.

Kekalahan 1-3 Arsenal dari Liverpool di pentas Premier League, Selasa (29/9/2020) kemarin nyatanya masih menarik perhatian banyak orang termasuk Roy Keane. Menurutnya Arsenal tampil dengan skuad yang kurang maksimal khususnya di lini pertahanan.

Keane menyebut setidaknya ada tiga pemain yang tidak layak menjadi starter di laga tersebut. Mereka adalah Kieran Tierney, David Luiz dan juga Rob Holding.

“Tangannya [Mikel Arteta] sedang terikat, dan itu jadi masalah besar, sebab dia masih membutuhkan beberapa pemain lagi untuk direkrut,” ujar Keane kepada Sky Sports.

“Kami melihat lagi malam ini bahwa di sektor pertahanan saya masih berpikir David Luiz, Kieran Tierney beserta Rob Holding, ada pertanyaan besar pada mereka kenapa menjadi starter. Luiz masih melakukan kesalahan,” lanjutnya.


Baca Juga:



Kekalahan dari Liverpool seakan memperlihatkan kembali masalah di lini pertahanan. Arsenal datang bukan tanpa modal penting di mana mereka sanggup meminimalisir gol yang masuk ke gawangnya menjadi satu gol saja dalam dua pertemuan terakhir kontrak Liverpool.

Jelas Arteta harus segera menyelesaikan PR besarnya tersebut. Pasalnya, pada Jumat (1/10/2020) nanti, mereka akan kembali bertamu ke markas Liverpool guna menjalani laga Carabao Cup.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Menilik Potensi Grup Neraka Di Drawing Fase Grup Liga Champions 2020/21

Vivagoal Liga Champions – Pengundian Liga Champions musim 2020/2021 untuk fase grup bakal berlangsung pada Kamis (1/10/2020) malam WIB. Dan berikut segala sesuatu yang terkait drawing itu.

Dilansir dari situs resmi UEFA, seremoni pengundian Liga Champions musim ini akan dilangsungkan di studio RTS, Jenewa, Kamis sore waktu setempat atau Kamis malam WIB.

Dan berikut tim-tim yang bakal terlibat dalam drawing fase grup Liga Champions 2020/2201 yang dibagi berdasarkan negaranya:

Spanyol (4): Real Madrid, Barcelona, ​​Atletico de Madrid, Sevilla
Inggris (4): Liverpool, Manchester City, Manchester United, Chelsea
Italia (4): Juventus, Internazionale Milano, Atalanta, Lazio
Jerman (4): Bayern, Dortmund, RB Leipzig, Borussia Mönchengladbach
Perancis (3): Paris Saint-Germain, Marseille, Rennes
Rusia (2): Zenit, Lokomotiv Moskva
Portugal (1): Porto
Belgia (1): Club Brugge
Ukraina (2): Shakhtar Donetsk, Dynamo Kyiv
Turki (1): İstanbul Başakşehir
Belanda (1): Ajax
Yunani (1): Olympiakos
Hongaria (1): Ferencváros

Sejatinya masih ada tiga tim yang akan terlibat namun saat ini masih harus melakoni laga playoff. Adapun keenam tim yang bakal berduel memperebutkan tiga slot tersisa adalah Red Bull Salzburg vs Maccabi Tel Aviv, Krasnodar vs PAOK, dan Slavia Prague vs Midtjylland.


Baca Juga:



Nah seperti biasa, kesemua tim bakal dibagi ke dalam empat pot saat drawing fase grup Liga Champions. Pot 1 berisikan juara bertahan Liga Champions, juara bertahan Liga Europa, dan para juara dari enam negara dengan koefisien tertinggi di Eropa.

Sedangkan Pot 2 sampai pot 4 akan ditentukan lewat koefisien dari masing-masing klub. Tak ada tim dari negara yang sama bisa terundi ke grup yang sama.

Berikut pembagian pot-pot fase grup Liga Champions 2020/2021.

Pot 1

Bayern (Juara bertahan Liga Champions)
Sevilla (Juara bertahan Liga Europa)
Real Madrid
Liverpool
Juventus
Paris Saint Germain
Zenit
Porto

Pot 2

Barcelona
Atlético de Madrid
Manchester City
Manchester United
Shakhtar Donetsk
Dortmund
Chelsea
Ajax

Pot 3 dan 4

Dynamo Kyiv
RB Leipzig
Inter Milan
Olympiacos
Lazio
Atalanta
Lokomotiv Moskow
Marseille
Club Brugge
Borussia Moenchengladbach
İstanbul Başakşehir
Rennes
Ferencváros

Nb: Tersisa tiga tim yang bakal menyusul tuk mengisi Pot 3 atau 4.

Jika melihat skema ini, besar kemungkinan akan adanya grup neraka dalam drawing Liga Champions. Liverpool yang ada di Pot 1 misalnya, bisa saja satu grup dengan Barcelona, ​​Atletico Madrid, atau Borussia Dortmund yang ada di Pot 2. Dan bisa saja ditambah dengan kehadiran RB Leipzig, Inter Milan, dan Atalanta di Pot 3.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Champions hanya di Vivagoal.com

Neville: Level Man City Masih Berada Dibawah Liverpool!

Vivagoal – Liga Inggris – Eks Pemain Inggris, Gary Neville menegaskan jika apa yang ditampilkan oleh Liverpool di musim ini membuat level mereka masih berada diatas sang rival Manchester City.

Liverpool sukses memulai Premier League musim ini dengan sempurna berkat kemenangan 100 persen di tiga laga awal. The Reds diantaranya berhasil menumbangkan duo London, Chelsea dan Arsenal dengan skor yang meyakinkan.

Sementara rival mereka dalam dua musim terakhir ini, Manchester City, justru secara mengejutkan harus takluk 2-5 dari Leicester di pekan lalu. Hal ini yang membuat Neville merasa City harus waspada jika mereka tak ingin kehilangan gelar liga lagi seperti di musim lalu.

Awalnya Neville menjagokan The Citizen yang akan meraih gelar Premier League di musim ini. Tetapi tiga laga awal serta aktivitas transfer yang dilakukan oleh City, cukup untuk membuat Neville berubah pikiran.


Baca Juga:


“Saya memilih Manchester City sebelum liga dimulai. Saya pikir mereka akan melakukan yang lebih di bursa transfer. Tapi walaupun baru berjalan tiga pertandingan, saya sudah mau berubah pikiran siapa yang juara,”ujar Neville dilansir Sky Sport.

“Ketika saya melihat apa yang ditampilkan Liverpool saat melawan Arsenal, dan apa yang diperlihatkan City melawan Leicester, itu adalah level berbeda. Itu yang perlu diperhatikan oleh Pep Guardiola.

“Liverpool membeli dua pemain setelah pertandingan lawan Leeds. Lalu mereka berhadapan dengan Chelsea dan berhasil menang. Berikutnya mereka melawan Arsenal, tim top lain, kembali sukses memenangkannya.

Menurut Neville, Liverpool tampil sangat luar biasa ketika menang lawan Arsenal. The Reds telihat sangat fokus sepanjang pertandingan sehingga bisa sangat mendominasi di seluruh sudut lapangan.

Strategi Transfer Liverpool Cerdas

Pembelian pemain yang tepat dan efektif dianggap Neville sebagai salah satu faktor kenapa Liverpool masih berada diatas level Man City. Sementara untuk City Neville merasa Pep Guardiola belum mendapatkan pemain yang benar-benar Ia mau.

“Pembelian Thiago Alcantara dan Diogo Jota adalah langkah bagus karena sesuai dengan kebutuhan. Mereka butuh memperkuat lini tengah dengan pemain yang bisa mengontrol permainan dan melakukan perbedaan,”ungkapnya.

“Sementara Jota, memberikan kualitas tambahan untuk trio lini serang Liverpool. Tidak membuat mereka bingung harus bermain kemana. Itu adalah pembelian cerdas.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Carragher: Diogo Jota Bagus, Namun Tetap Jadi Pelapis Mane

Vivagoal Liga Inggris – Jamie Carragher menilai Diogo Jota adalah pemain dengan kemampuan mumpuni untuk Liverpool. Namun demikian ia melihat sang pemain hanya akan menjadi pelapis Sadio Mane.

Diogo Jota sendiri berlabuh ke Anfield setelah ditebus 41 juta pounds dari Wolverhampton. Baru gabung di musim panas ini, praktis Jota masih perlu waktu untuk adaptasi.

Meski demikian Jurgen Klopp memberi kepercayaan penuh kepada Jota. Terbukti ia masuk sebagai pemain pengganti untuk laga berat melawan Arsenal kemarin. Ia bahkan membukukan satu gol dalam kemenangan 3-1 tersebut.

Jota jelas memberi harapan kepada Liverpool. Namun Carragher masih melihat jika Jota hanya akan menjadi pelapis bagi Sadio Mane.

“Posisi yang harus mereka perkuat adalah mencari pelapis untuk Mane, lebih penting dari yang lain. Jika Salah absen, anda bisa menaruh Mane di kanan,” ujar Carragher kepada Sky Sports.


Baca Juga:



“Itu bukan posisi paten yang mereka butuhkan, hanya saja mereka bisa bergerak jika Jota masuk mengisi sisi kiri dan saya pikir itu adalah posisi yang paling kuat untuknya,” lanjut Carragher.

Carragher sendiri cukup terkesan dengan penampilan Jota kontra Arsenal. Menurutnya kekuatan utama pemain asal Portugal tersebut adalah memberikan tekanan kepada pemain bertahan lawan.

“Dia adalah monster dalam hal menekan lawan. Saat Liverpool melihat statistik dari pemain menyerang, kebanyakan orang mungkin akan melihat gol dan assist. Yang paling penting buat Liverpool adalah penekanan di depan,” tambahnya.

“Awalan Jota sangat baik dengan gol, namun bagian yang paling besar adalah apa yang ia lakukan tanpa bola dan bila anda tidak melakukan apapun untuk Liverpool jika tidak memiliki bola, dan meskipun anda mencetak banyak gol, Klopp tidak akan menerimanya,” pungkasnya.

Jota kemungkinan akan dipercaya lagi untuk tampil pada laga melawan Arsenal dalam ajang Carabao Cup hari Jumat (2/10/2020) mendatang.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Mo Salah Egois? Heskey: Lanjutkan Saja!

Vivagoal – Liga Inggris – Mantan bomber Liverpool, Emile Heskey mengaku tidak mempermasalahkan sikap Mohamed Salah yang dinilai terlalu egois dalam urusan mencetak gol. Menurutnya, sikap Salah itu tidak memang sudah pada tempatnya.

Salah kerap menjadi sasaran kritik setelah dinilai terlalu egois dalam urusan mencetak gol. Ia kerap memaksakan sebuah peluang tanpa melihat kesempatan lebih besar dengan memberi umpan kepada rekan satu timnya.

Heskey sendiri sadar betul dengan pilihan dan kritik kepada Salah. Sebagai mantan striker, Heskey menilai sifat egois sangat dibutuhkan untuk membantu tim meraih kemenangan.

“Saya kira kita semua tahu soal Mo, dia akan selalu mengejar Golden Boot, dia selalu ingin mencetak gol,” ungkap Heskey kepada Sky Sports.

“Ada kalanya sebagai striker yang tidak egois, anda melihat dia dan berkata: ‘mengapa Anda tidak mengoper bola itu?’.”

“Namun, itulah yang Anda dapatkan dari pencetak gol terbaik, dari pemain yang akan memberikan Anda 20-25 gol semusim,” sambungnya.


Baca Juga: 


Oleh karena itu, Heskey tidak merasa ada masalah dengan sikap egois yang dimiliki Salah. Ia bahkan mendukung pemain asal Mesir tersebut untuk terus bermain seperti ini.

“Mereka [striker seperti Salah] punya dorongan tanpa henti untuk memaksimalkan setiap peluang yang ada, mereka ingin mencetak gol di setiap kesempatan,” lanjut Heskey.

“Mereka ingin terus mencetak gol dan Anda tidak akan mau mengambil ambisi tanpa henti itu dari mereka.”

“Sebab itulah yang membuat dia jadi winger dan pencetak gol seperti sekarang. Saya kira dia hanya perlu melanjutkannya dan melakukan apa yang sudah dia lakukan,” tutupnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Mo Salah Dituding Egois, Heskey: Itu Naluri Penyerang

Vivagoal Liga Inggris – Mantan bomber Liverpool, Emile Heskey mengaku tidak mempermasalahkan sikap Mohamed Salah yang dinilai terlalu egois dalam urusan mencetak gol. Menurutnya, sikap Salah itu tidak salah karena sudah pada tempatnya.

Salah kerap menjadi sasaran kritik setelah dinilai terlalu egois dalam urusan mencetak gol. Ia kerap memaksakan sebuah peluang tanpa melihat kesempatan lebih besar ketika memberi umpan kepada rekan satu timnya.

Heskey sendiri sadar betul dengan pilihan dan kritik kepada Salah. Sebagai mantan striker, sifat egois sangat dibutuhkan untuk membantu tim meraih kemenangan.

“Saya kira kita semua tahu soal Mo, dia akan selalu mengejar Golden Boot, dia selalu ingin mencetak gol,” ungkap Heskey kepada Sky Sports.

“Ada kalanya sebagai striker yang tidak egois, anda melihat dia dan berkata: ‘mengapa Anda tidak mengoper bola itu?’.”


Baca Juga:



“Namun, itulah yang Anda dapatkan dari pencetak gol terbaik, dari pemain yang akan memberikan Anda 20-25 gol semusim,” sambungnya.

Oleh karena itu, Heskey tidak merasa ada masalah dengan sikap egois yang dimiliki Salah. Ia bahkan mendukung pemain asal Mesir tersebut untuk terus bermain seperti ini.

“Mereka [striker seperti Salah] punya dorongan tanpa henti untuk memaksimalkan setiap peluang yang ada, mereka ingin mencetak gol di setiap kesempatan,” lanjut Heskey.

“Mereka ingin terus mencetak gol dan Anda tidak akan mau mengambil ambisi tanpa henti itu dari mereka.”

“Sebab itulah yang membuat dia jadi winger dan pencetak gol seperti sekarang. Saya kira dia hanya perlu melanjutkannya dan melakukan apa yang sudah dia lakukan,” tutupnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Thiago Alcantara Positif Terpapar Covid-19

Vivagoal Liga Inggris – Setelah dikabarkan mengalami cedera, Thiago Alcantara nyatanya harus menepi lebih lama karena kedapatan terjangkit Covid-19.

Sama seperti klub Inggris lainnya, Liverpool rutin menjalani tes Covid-19. Hasilnya, Thiago Alcantara positif terjangkit Covid-19. Hal tersebut seperti rilis resmi klub yang keluar pada Rabu (30/9/2020) dinihari.

“Gelandang Liverpool Thiago Alcantara telah dites positif Covid-19 dan sedang melakukan isolasi mandiri sesuai panduan yang digunakan,” tulis klub, seperti dikutip dari Goal International.

“Pemain berusia 29 tahun itu, yang melewatkan laga hari Senin (Selasa WIB) melawan Arsenal, menunjukkan gejala ringan dari virus namun dalam kondisi yang baik serta semakin membaik.”

“Klub sudah, dan akan terus mengikuti, semua protokol terkait Covid-19 dan Thiago akan tetap menjalani isolasi mandiri selama waktu yang dibutuhkan,” tutup pernyataan tersebut.


Baca Juga:



Kebanyakan klub akan merahasiakn nama pemain atau staf mereka yang terjangkit. Namun dalam kasus ini, Thiago sudah memberi izin kepada klub untuk menyebut namanya.

“Adalah keputusan dari setiap individu apakah mereka mengumumkan secara terbuka hasil dari tes Covid-19,” ujar dokter tim utama Liverpool, Dr Jim Moxon.

“Kami telah mengikuti semua protokol hingga bagian akhir dan Thiago baik-baik saja. Dia bakalan menjalani isolasi mandiri sesuai panduan dan harapannya dia akan kembali bersama kami segera,” pungkasnya.

Kabar tersebut membuat Thiago harus absen cukup lama setelah sebelumnya dipastikan mengalami cedera. Dengan kepastian tersebut, Thiago dipastikan absen kala Liverpool kembali berhadapan dengan Arsenal hari Jumat (2/10/2020) nanti.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Diogo Jota Tampil Memukau, Klopp: Saya Sudah Bidik Dia Sejak Lama

Vivagoal Liga Inggris – Manajer Liverpool, Jurgen Klopp mengaku puas dengan debut Diogo Jota. Ia bahkan berterus terang bahwa sudah lama mengincar pemain yang beroperasi di lini serang tersebut.

Liverpool bertemu Arsenal pada lanjutan Premier League, Selasa dini hari tadi. The Reds yang tampil di Anfield dikejutkan oleh gol Alexandre Lacazette. Beruntung mereka berhasil membalikkan keadaan dengan mencetak tiga gol dan menyudahi laga 3-1.

Tiga gol Liverpool masing-masing dicetak oleh Sadio Mane, Robertson serta Diogo Jota. Nama terakhir kemudian banjir pujian setelah berhasil membuktikan kualitasnya di skuad The Reds.

Klopp sendiri secara langsung mengutarakan pujiannya kepada Jota. Ia bahkan mengaku sudah mengincar sang pemain dua tiga tahun yang lalu.

“Saya sangat puas dengan Diogo Jota, Pemain top. Sangat sulit untuk meningkatkan permainan tim seperti kami. Dia sudah berada dalam daftar incaran saya selama dua atau tiga tahun, dan sekarang dia di sini,” ujar Klopp kepada BBC Sport.


Baca Juga:



Jota menjadi salah satu rekrutan anyar Liverpool musim panas ini. Ia didatangkan dari Wolverhampton dengan mahar sebesar 45 juta pounds.

Angka tersebut jelas sangat besar untuk Liverpool. Bandingkan saja mereka ‘hanya’ mengeluarkan 30 juta pounds untuk Thiago Alcantara yang notabene jauh lebih bersinar ketimbang Jota.

Namun satu gol di laga melawan Arsenal sudah cukup membuktikan kualitasnya. Ia dipercaya akan mampu bersaing di lini serang Liverpool bersama Mane, Mo Salah dan Roberto Firmino.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Liverpool Gagal Puncaki Klasemen, Klopp; Bodo Amat!

Vivagoal Liga Inggris – Jurgen Klopp mengaku tidak peduli dengan posisi klasemen saat ini karena Premier League masih awal musim.

Liverpool berhasil menjaga tren positif musim ini dengan meraih tiga kemenangan beruntun. Terbaru mereka berhasil meraih kemenangan penting 3-1 saat menjamu Arsenal di Anfield.

Kendati mengemas poin sempurna musim ini, namun Liverpool masih tertahan di peringkat dua klasemen sementara. Mereka kalah bersaing dari Leicester dan dibuntuti Everton di peringkat ketiga yang keduanya juga meraih tiga kemenangan sejauh ini.

Melihat hal tersebut, Klopp mengaku sama sekali tidak peduli. Menurutnya ini masih awal musim dan semua masih mungkin terjadi.

“Carlo Ancelotti melakukan pekerjaan yang sangat hebat. Saya sama sekali tidak terkejut. Leicester adalah Leicester. Mereka memainkan sepakbola yang bagus,” ujar Klopp kepada BBC Sport.


Baca Juga:



“Siapa yang peduli, pada saat ini, siapa di atas sana? Ini baru permulaan,” tegas pelatih asal Jerman tersebut.

Klopp lebih fokus pada permainan timnya musim ini. Menurutnya timnya tampil begitu fenomenal mengingat tiga lawa awal harus menghadapi tim-tim kuat.

“Ini awal yang sangat sulit. Ketika saya melihat jadwal, saya merasa ‘wow’ karena Leeds adalah lawan tersulit yang bisa Anda dapatkan, kemudian bertandang ke Chelsea dan menjamu Arsenal yang sedang bagus,” tutur Klopp.

“Jadwal tersebut sangat sulit bagi kami, tetapi kami berhasil memenangkannya dan itu hasil yang bagus,” tandasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

LATEST NEWS

HOT NEWS