Home Tags Liverpool
SQUAD
Player Position Nationality Age
Ádám Bogdán Goalkeeper Hungary 32
O. Ejaria Midfielder England 22
Alisson Goalkeeper Brazil 27
Adrián Goalkeeper Spain 32
A. Lonergan Goalkeeper England 36
C. Kelleher Goalkeeper Republic of Ireland 21
N. Clyne Defender England 28
J. Matip Defender Cameroon 28
K. Hoever Defender Netherlands 17
S. van den Berg Defender Netherlands 18
B. Koumetio Defender France 17
Y. Larouci Defender France 18
N. Williams Defender Wales 18
J. Milner Midfielder England 33
A. Lallana Midfielder England 31
X. Shaqiri Midfielder Switzerland 28
C. Jones Midfielder England 18
H. Elliott Midfielder England 16
Chirivella Midfielder Spain 22
L. Clarkson Midfielder England 18
H. Kane Midfielder England 21
A. Lewis Midfielder England 20
L. Longstaff Midfielder England 18
Mohamed Salah Attacker Egypt 27
R. Brewster Attacker England 19
D. Lovren Defender Croatia 30
Fabinho Midfielder Brazil 26
Roberto Firmino Attacker Brazil 28
R. Kent Attacker England 23
N. Keïta Midfielder Guinea 24
S. Mané Attacker Senegal 27
T. Alexander-Arnold Defender England 21
J. Gomez Defender England 22
J. Henderson Midfielder England 29
A. Oxlade-Chamberlain Midfielder England 26
V. van Dijk Defender Netherlands 28
G. Wijnaldum Midfielder Netherlands 29
A. Robertson Defender Scotland 25
D. Origi Attacker Belgium 24
STANDINGS
2019-20 Premier League
Club GP W D L GD Pts
Liverpool 12 11 1 0 18 34
Leicester 12 8 2 2 21 26
Chelsea 12 8 2 2 10 26
Manchester City 12 8 1 3 22 25
Sheffield Utd 12 4 5 3 4 17
See Complete Standings
FIXTURES
Crystal Palace
Liverpool
Sat, 23/11 03:00 WIB
Liverpool
Brighton
Sat, 30/11 03:00 WIB
Liverpool
Everton
Wed, 4/12 08:15 WIB
Bournemouth
Liverpool
Sat, 7/12 03:00 WIB

Tag: Liverpool

Legenda Inggris: Harry Kane Cocok Untuk Liverpool dan Manchester City

Vivagoal Liga Inggris – Mantan gelandang Liverpool, Danny Murphy berandai-andai soal siapa sosok yang tepat menggantikan Roberto Firmino di lini serang The Reds. Menurutnya Harry Kane merupakan pemain tepat untuk menggantikan penyerang asal Brasil itu. 

Baginya kedatangan Kane ke Anfield akan membuat lini serang Liverpool makin menakutkan. Dia menilai Kane akan lebih banyak cetak gol andai jadi tandem Sadio Mane dan Mohammed Salah.

“Saya pikir  Kane akan berada di tim Liverpool mengalahkan Firmino, karena saya pikir ia akan mencetak lebih banyak gol. Saya suka Firmino tapi ia bukan  Kane,” kata Murphy. 

Namun demikian dia sadar kemungkinan melihat Kane merumput bersama Liverpool merupakan sebuah keniscayaan mengingat Firmino memegang peran penting dalam skuat besutan Jurgen Klopp.

Harry Kane Jadi Pengganti Aguero

Lebih lanjut, Murphy menyebut Manchester City lebih membutuhkan kehadiran Kane ketimbang Liverpool. Kehadirannya dirasa cocok untuk menggantikan posisi Sergio Aguero yang mulai menua.

“Aguero saat ini hampir berusia 32 tahun, saya pikir penggemar City akan menyambut Harry Kane dengan tangan terbuka. Itu bukan untuk mengatakan ia lebih baik dari Aguero, penggemar City tidak akan berdebat,” kata Murphy.

Baca Juga: Vivagoal Bagi-Bagi Jersey, Gratis!

Mendatangkan  Kane ke Etihad Stadium jelas bukan perkara mudah. Sang legenda memastikan, City harus menggelontorkan banyak uang demi mendatangkannya.

“Tapi sekarang jika Harry Kane ada di daftar belanja, akankah penggemar City senang?

“Berapa biayanya? Itu pertanyaan yang berbeda. Karena Anda sudah mendapat FFP juga. Transfernya itu bisa menjadi rekor dunia,” cetus Murphy.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Terungkap! Kapten Liverpool Ini Pernah Ribut dengan Luis Suarez

Vivagoal Liga Inggris – Kapten Liverpool, Jordan Henderson blak-blakan soal hubungannya dengan Luis Suarez. Nyatanya, Henderson pernah menyimpan dendam kala merumput bersama.

Suarez sendiri datang lebih dulu pada Januari 2011 usai ditebus Liverpool dari Ajax Amsterdam. Enam bulan kemudian, Henderson berlabuh ke Anfield dari Sunderland.

Baca Juga: Vivagoal Bagi-Bagi Jersey, Gratis!

Henderson yang saat itu baru berusia 20 tahun mengaku mendapat perlakuan kurang mengenakkan dari Suarez. Dalam sesi latihan sang pemain beberapa kali direndahkan lewat gestur pemain asal Uruguay tersebut. 

“Pada waktu itu, saya adalah pemain muda dan ada satu atau dua hal yang dilakukan Luis dalam latihan yang tidak saya sukai. Itu membuat saya merasa saya tidak cukup pantas untuk berada di tim yang sama dalam latihan.

“Lengannya naik seperti ‘apa-apaan, apa yang ia lakukan’, seperti saya seharusnya tidak ada di sana. Itu benar-benar menyakiti saya. Ia melakukannya tiga kali dan saya meledak dan saya siap menghabisinya,” jelas Henderson.

Titik Balik Luis Suarez dan Henderson

Namun demikian, hubungan keduanya semakin membaik seiring berjalannya waktu. Apalagi setelah Henderson mampu membuktikan diri dengan memberikan Suarez assist.

“Sejak saat itu, saya memiliki hubungan yang baik dengan Luis. Game berikutnya saya memberikannya assist untuk golnya. Setelah itu saya dekat dengannya dan saya belajar banyak hal darinya,’ tambah Henderson.

Kebersamaan keduanya kemudian berakhir setelah Suarez memutuskan pindah ke Barcelona pada 2014. Henderson kini menjadi salah satu pemain penting di Liverpool dengan 339 penampilan bersama The Reds di semua ajang kompetisi.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Diam-Diam, Pelatih Rangers Kerap Minta Saran Cara Melatih Kepada Klopp

Vivagoal Liga InggrisUsai gantung sepatu, Steven Gerrard berhasil menapaki jalan mulus sebagai pelatih Glasgow Rangers. Bahkan diam-diam, legenda Liverpool mengakui jika dirinya kerap berkomunikasi dengan Jurgen Klopp untuk mengambil beberapa keputusan dalam karir manajerialnya. .

Gerrard yang saat ini melatih Rangers disebut sebagai pelatih muda terbaik.  Di tangannya, Rangers berhasil menduduki peringkat dua klasemen sementara Scottish Premiership dengan raihan 31 poin, sama dengan pemuncak klasemen Glasgow Celtic. Tidak hanya dalam kompetisi domestik, Rangers juga tampil apik di pentas Liga Europa. Terbaru mereka baru saja mengalahkan FC Porto di Ibrox Stadium, dengan skor 2-0.

Ketika berbincang dengan Liverpool Echo, Gerrard mengungkapkan jika perjalanan kariernya sebagai pelatih banyak dipengaruhi oleh Jurgen Klopp. Dia kerap meminta saran pelatih kepala Liverpool tersebut.

“Kami sering bertukar pesan. Saya pernah mengatakannya dan saya akan kembali mengatakan, dia [Jurgen Klopp] adalah sosok yang fantastis bagi saya, bahkan sejak saya mengobrol dengan dia untuk pertama kali saat masih di akademi,” ujar Gerrard.

“Kami saling berhubungan satu sama lain beberapa hari lalu dan tentu saja saat kami berdua menjalani pekan besar di akhir pekan, jadi ya, dia adalah sosok yang fantastis dan ucapan terima kasih saya takkan pernah cukup,” tambahnya.

Baca Juga: Liverpool Tak Akan Pernah Datangkan Ibrahimovic

Gerrard juga mengaku jika dirinya tak hanya belajar dari satu pelatih saja. Selain Klopp, Gerrard mengaku belajar dari mantan-mantan pelatih Liverpool lain seperti Rafael Benitez, Gerard Houllier, sampai Brendan Rodgers.

“Saya belajar dari mereka semua, Rafa, Brendan, Gerard Houlier, Roy Hodgson, semuanya. Mungkin mereka tak tahu itu tapi saya telah mencoba untuk belajar dari mereka untuk diri saya sendiri, dan tahu apa yang harus dilakukan,” tutupnya.

Banyak yang menyebut jika Gerrard akan menjadi penerus andai Klopp meninggalkan Anfield suatu saat nanti. Bahkan Klopp sudah menunjuknya sebagai salah satu kandidat pengganti andai perjalanannya bersama the Reds berakhir. Terkait hal tersebut, mungkin hanya waktu yang bisa menjawabnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Liverpool Tak Akan Pernah Datangkan Ibrahimovic

Vivagoal Liga Inggris – Berakhirnya kontrak Zlatan Ibrahimovic bersama LA Galaxy membuat rumor akan dirinya memanas. Beberapa klub elit diberitakan bakal jadi pelabuhan karier sang pemain. 

Klub pemuncak klasemen Liga Inggris sementara, Liverpool tak lepas dari pemberitaan soal penyerang asal Swedia tersebut. Namun demikian, Jurgen Klopp, pelatih Liverpool memastikan The Reds tak akan mendatangkan Ibrahimovic.

Menurutnya ada hal mendasar yang membuat Liverpool tak bisa merekrut Ibra. Salah satunya, status Ibra yang pernah merumput bersama rival Liverpool, Manchester United.

“Jika saja dia [Ibrahimovic] sebelumnya tak pernah bermain untuk Manchester United, maka kami mungkin akan mempertimbangkan untuk merekrut dia.

Baca Juga: Vivagoal Bagi-Bagi Jersey, Gratis!

“Tapi saya bahkan tidak yakin dia ingin bermain untuk kami. Mengingat tim kami sudah sangat kuat,” kata Ibrahimovic. 

Namun demikian Klopp tetap mengapresiasi perjalanan karier sang pemain. Menurutnya Ibra merupakan pemain berkarakter yang punya banyak pengalaman bersama banyak klub top.

“Saya begitu menghormati Zlatan Ibrahimovic. Saya sangat menyukai keseluruhan kariernya, daya upayanya terutama kepercayaan dirinya.

“Meski mungkin sikapnya tak selalu tepat, tapi ia selalu menghibur. Dia adalah karakter yang fantastis dan saya sangat berharap dia tak berhenti bermain sepak bola. Dunia akan sangat merindukannya,” tukas Klopp.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Klopp Tak Jadi ke Old Trafford Karena Sang Istri, Begini Ceritanya!

Vivagoal Liga InggrisPhil Thompson, Legenda Liverpool mengungkapkan bahwa Jurgen Klopp telah menolak catatan untuk menjadi pelatih dari Manchester United lantaran istrinya.

Pelatih asal Jerman tersebut telah memenangkan beberapa gelar Bundesliga secara berturut-turut dan membawa Borussia Dortmund melaju ke final Liga Champions. Hal ini membuat Red Devils pada saat itu tertarik untuk membawa Jurgen Klopp ke Old Trafford.

Akan tetapi Phil Thomson menilai bahwa istri Klopp, Ulla mengungkapkan kepadanya bahwa pindah ke Manchester United tidak akan tepat. Namun sampai saat ini, Klopp lebih memilih untuk menjadi pelatih Liverpool.

Baca Juga: Klopp Sebut Amukan Guardiola Adalah Hal Wajar

Jika menengok ke TV2 di Denmark, Thomson berkata” “Saya mewawancarai Klopp di Sky dan saya bertanya apakah Liverpool dan manajer diciptakan untuk satu sama lain?,” jelasnya.

“Ketika itu, Klopp menatap saya dan bertanya, ‘Kenapa?’ ​​Lalu Klopp menjelaskan kepada saya bahwa dia bisa saja menjadi pelatih Manchester United, tetapi istrinya mengatakan itu tidak benar,” pungkasnya.

“Saat Liverpool datang ke istrinya Klopp, dia menilai bahwa itu hal yang benar.; Ada sesuatu yang menjanggal. Yang mana Klopp diciptakan untuk menjadi klub Liverpool,” lanjutnya

Pelatih asal Jerman tersebut telah memenangkan trofi si Kuping Besar pada musim lalu bersama Liverpool dan finis di posisi kedua klasemen Liga Premier Inggris.

Pada awal kompetesi musim 2019/20 ini, The Reds -julukan Liverpool- sama sekali belum menerima kekalahan di kompetisi Liga Premier Inggris dan masih bertengger di posisi pertama.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Klopp Ingin Liverpool Ciptakan Hal yang “Tak Mungkin”

Vivagoal – Liga Inggris – Pelatih Liverpool Jurgen Klopp mengatakan bahwa kemenangan 3-1 The Reds atas Manchester City akhir pekan lalu, baru awal dari usaha mereka mengejar gelar Premier League yang terakhir diraih 30 tahun lalu.

Untuk sementara Liverpool duduk dengan nyaman di puncak klasemen dengan 34 poin. Mereka unggul delapan angka dari Leicester dan Chelsea di peringkat dua dan tiga tabel klasemen Premier League.

Klopp yakin penampilan mereka itu belum sempurna untuk mencapai sesuatu yang tidak mungkin dan sadar jalan mereka untuk meraih gelar masih panjang. Sejauh ini, Liverpool telah memenangi 11 dari total 12 laga Premier League.

“Ini hanya permulaan, semua orang tahu itu. Jika kamu mengatakan pada saya bahwa kamu bisa memiliki 34 poin, cukup sulit tapi kami bisa melakukannya,” ujar Klopp dilansir One Football.

Baca juga: Vivagoal Bagi-bagi Jersey Gratis!

Ia berharap anak asuhnya itu bisa terus menjaga kondisi, khususnya saat jeda internasional. Hal itu terkait laga berat yang telah dijalani Liverpool melawan The Citizen lalu.

“Saya harap mereka bisa kembali tanpa cedera untuk menghadapi Crystal Palace berikutnya. Mari berharap kami bisa terus melanjutkan sesuatu yang terbaik,” tambah Klopp.

Jeda internasional memang beberapa kali menjadi momok menakutkan bagi para klub. Tak jarang para pemain mereka sampai mengalami cedera yang parah.

Menurut beberapa pihak, kebugaran serta permasalahan cedera memang menjadi salah satu tantangan bagi Liverpool. Karena hal itu lah yang nantinya bisa menjatuhkan mereka jika tak memiliki solusi yang konkret.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Terkait Handball Trent, Kompany Bikin Diam Mourinho dan Keane

Vivagoal Liga Inggris – Vincent Kompany mengecam keputusan wasit terkait insiden handball Trent Alexander-Arnold kontra Manchester City.

Pertandingan antara Liverpool melawan Manchester City berakhir dengan skor 3-1 untuk keunggulan The Reds. Namun demikian kontroversi mewarnai laga yang berlangsung di Anfield pada pekan 12 Premier League, Minggu (10/11/2019) kemarin.

Baca juga: Wijnaldum Ingatkan The Reds Belajar Hal Ini

Kontroversi muncul ketika Trent tertangkap kamera handball ketika bola lepas dari kontrol Bernardo Silva di kotak penalti. Namun wasit Michael Oliver tak menganggap tangan Trent berada pada posisi tidak wajar. Ketika para pemain City melakukan protes, Liverpool tetap memainkan bola dan akhirnya mencetak gol 22 detik usai insiden tersebut.

Kompany yang menjadi salah satu komentator untuk Sky Sports di pertandingan itu, mengecam kinerja sang wasit. Ia merasa Liverpool layak diberi hukuman penalti atas handball Trent.

“Dengan satu atau lain cara, pertandingan seharusnya dihentikan [saat Trent terindikasi handball] dan kemudian, di kotak [penalti Liverpool],” kata Kompany.

“Alasannya, Anda dapat berdebat tentang handball Bernardo [Silva] di sini, saya pikir ia tidak tahu apa-apa tentang hal itu posisi alami tangannya,” terangnya.

Baca juga: Vivagoal Bagi-bagi Jersey Gratis!

“Tapi bagaimanapun, itu handball [dari Alexander-Arnold], itu bukan posisi alami tangannya,” sambung Kompany.

Dalam acara tersebut, sang presenter kemudian bertanya kepada Jose Mourinho dan Robbie Keane yang juga menjadi pembicara. Namun kedua pria yang terkenal bermulut besar itu terdiam ketika diminta persetujuan terkait penjelasan Kompany.

“Dengan satu atau lain cara Anda seharusnya menghentikan pertandingan di sana dan Anda membuat keputusan dengan tenang,” lanjut Kompany.

“Anda dapat pergi ke mana pun Anda ingin pergi. Interpretasi saya adalah bahwa tangan Bernardo berada dalam posisi alami dan Alexander-Arnold tidak,” klaimnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Wenger; Anfield Salah Satu Stadion Angker di Eropa!

Vivagoal Liga Inggris – Eks bos Arsenal, Arsene Wenger mengakui jika Anfield merupakan salah satu stadion yang paling tidak ingin dikunjungi. Pasalnya markas Liverpool itu benar-benar menjadi teror bagi setiap lawan yang datang.

Anfield benar-benar menjadi mimpi buruk bagi setiap lawannya. Betapa tidak Liverpool tak pernah merasakan sekalipun kekalahan di Premier League sejak 2017 silam dari Crystal Palace. Total The Reds tak tersentuh kekalahan dalam 46 pertandingan terakhirnya di Premier League di Anfield.

Baca juga: Vivagoal Bagi-bagi Jersey Gratis!

Keangkeran Anfield mendapat pembenaran dari Wenger yang melatih 22 tahun lamanya di Inggris. Menurutnya ada daya magis tersendiri ketika lawan datang ke sana.

“Beruntung bagi Liverpool yang menyaksikan aksi comeback di Eropa, sebagian besar tergantung pada Anfield,” katanya di BeIN Sports.

“Ini adalah tempat tersulit di Eropa, jika Anda berkunjung disini, inilah satu-satunya tempat sekarang di mana Anda dapat mengambil tendangan sudut dan berjabat tangan dengan para pendukung dan Anda bisa mengatakan” halo saudaraku, apa kabar?” Dan Anda masih terus bermain sepakbola,” tuturnya.

“Itu adalah sebenar-benarnya lapangan sepak bola, saat kini kita membangun stadion yang canggih, tapi itu adalah stadion dengan jiwa yang benar-benar menekan lawan,” puji Wenger.

Terbaru Anfield berhasil menjadi mimpi buruk bagi Manchester City. The Reds berhasil menang dengan skor meyakinkan 3-1 atas pesaing terkuat mereka tersebut.

“Pertama-tama, kalah pada pertandingan besar seperti ini jelas buruk bagi Manchester City,” cetus Wenger.

Baca juga: Gol Pembuka Kontroversi Liverpool Buat Pemain City Geram

“Anda bisa melihat reaksi kedua pelatih ketika berada di lapangan. Anda bisa menyaksikan betapa besarnya tekanan yang ada di pundak mereka dan betapa besarnya arti pertandingan ini bagi kedua tim.”

“Pep akan pulang ke rumah dengan hati yang hancur, lebih dari yang Anda bayangkan,” tandas manajer berusia 70 tahun tersebut.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Gol Pembuka Kontroversi Liverpool Buat Pemain City Geram

Vivagoal Liga InggrisDilaporkan dari The Sky Blues, Iikay Gundogan mengakui bahwa pemain Manchester City sangat geram pada saat di ruang ganti usai menonton replay dari gol pembuka kontroversial Liverpool saat timnya kalah dengan skor skor 3-1 di Anfield Stadium.

Trent Alexander-Arnold, salah satu bek Liverpool terlihat menyentuh bola dengan tangan saat berada di dalam kotak penalti pada menit keenam.

Namun, bukannya Manchester City mendapatkan hadiah penalti namun pertandingan tetap dilanjutkan sehingga 22 detik kemudian Fabinho menjebol gawang dengan gol fantastis dari luar kotak penalti.

Gol tersebut sempat diperiksa oleh VAR namun disahkan oleh wasit lapangan. The Reds -julukan Liverpool- kemudian menambah dua gol untuk membuat anak asuh Jurgen Klopp unggul sembilan poin atas Manchester City dalam perburuan trofi Liga Premier Inggris.

Baca Juga: Trent Jelas Handball, Kenapa City Tak Dapat Penalti?

“Kami telah melihat kejadian tersebut di ruang ganti usai pertandingan tersebut. Bagi saya pribadi, jelas itu harusnya mendapatkan penalti penalti untuk tim kami,”ujar Gundogan kepada wartawan.

“Namun, bila Anda bertanya kepada pemain Liverpool maka mereka akan mengatakan ‘itu merupakan situasi 50-50,’ pada laga tersebut” lanjutnya.

“Memang dibutuhkan mental yang kuat untuk melawan Liverpool. Akan tetapi sayang mereka telah mencetak gol kedua berturut-turut terlebih dahulu,” jelasnya.

Manchester City telah berhasil comeback pada paruh kedua musim Liga Premier Inggris dan memangkas jarak 10 poin dari keunggulan Liverpool di puncak klasemen pada musim lalu.Akan tetapi, Gundogan menginginkan komitmen dari pemain-pemainnya.

“Kita memang harus menerimanya namun pasti ada jalan yang panjang yang selalu harus ditempuh oleh Manchester City. Pada Januari lalu, Manchester City telah tertinggal dan mengembalikannya pada musim lalu,” jelasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Wijnaldum Ingatkan The Reds Belajar Hal Ini

Vivagoal – Liga Inggris – Pemain Liverpool, Georginio Wijnaldum meminta Liverpool untuk menerapkan pelajaran yang mereka dapatkan dari kejadian musim lalu, saat Man City menyalip dalam perburuan gelar Premier League.

Liverpool memang berhasil menumbangkan rival mereka itu dengan skor 3-1 (11/10) tadi malam. The Reds untuk sementara unggul dengan margin 9 poin dari Manchester City yang turun hingga peringkat empat di tabel klasemen.

Leicester dan Chelsea justru yang kini menjadi pesaing Liverpool, karena keduanya berada di peringkat dua dan tiga dengan poin 26. Tetapi Liverpool siap untuk mengubur ketakutan mereka terpeleset lagi di akhir-akhir kompetisi.

Pasukan Jurgen Klopp musim lalu sempat unggul dengan selisih 10 poin dari Man City diperingkat ke dua sampai akhir Bulan Desember. Tetapi di akhir musim 2018/19, mereka harus rela menunda untuk meraih gelar Premier League dengan jarak hanya satu poin saja.

“Kami memiliki rasa percaya diri karena hal yang didapat serta bagaimana cara kami memainkan sepakbola saat ini. Itu yang kami tampilkan akhir pekan lalu,” ujar G. Wijnaldum dilansir One Football.

Menurutnya memiliki jarak poin yang cukup jauh dengan para pesaing memang cukup baik. Tetapi menjadi tak ada artinya jika penampilan tim menurun sedangkan lawan dengan cepat melakukan perbaikan.

“Jadi apa yang harus kami lakukan adalah selalu fokus di setiap pertandingan dan memberikan segalanya yang kami punyai. Lalu di akhir musim akan terlihat bagaimana hasilnya.

“Tapi saya rasa, kami tetap menikmati momen saat ini. Karena kami bekerja keras untuk hal itu dan berusaha meningkatkannya,”ungkap Wijnaldum.

Dalam laga melawan City, Liverpool langsung bisa unggul tiga gol lebih dahulu melalui sepakan keras Fabinho serta tambahan gol dari Mohamed Salah dan S. Mané. Kemenangan itu, memperpanjang raihan buruk pelatih lawan Pep Guardiola yang tak mampu memang sejak tahun 2016 di Anfield.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

LATEST NEWS

- Advertisement -

HOT NEWS