
Demi Pindah ke Liverpool, Isak Siapkan Langkah Ekstrem
Vivagoal – Liga Inggris – Alexander Isak dilaporkan tengah mempertimbangkan untuk melakukan berbagai cara untuk segera memastikan kepindahannya menuju Liverpool di bursa musim panas ini, termasuk mengambil langkah ekstrem terkait kontraknya di Newcastle United sekarang.
Saga transfer Alexander Isak menjadi drama terbaru yang meramaikan bursa transfer musim panas 2025. Isak kini semakin kencang disebut bakal segera pergi dari St James’Park.
Isak pun sudah tidak menunjukan batang hidungnya dalam tur pramusim Newcastle United menuju kawasan Asia. Awalnya pihak klub menyebut jika Isak absen karena cedera, tapi seiring berjalannya waktu ada masalah internal yang melibatkan kedua pihak.

Laporan The Mirror menuliskan bahwa absennya Isak itu disebabkan oleh keinginan kuatnya untuk pindah menuju Liverpool. Isak pun dianggap sudah menyatakan keinginan merapat bersama The Reds pada pihak manajemen klub.
Perwakilan Isak dikabarkan sudah menjalin komunikasi dengan pihak Liverpool. Semakin menegaskan bahwa Liverpool menjadi satu-satunya tujuan yang diinginkan oleh Isak saat ini ketika pergi dari Newcastle.
Baca Juga:
- Jules Kounde Tetap di Barcelona Hingga 2030
- Ikuti Jejak Nico Paz, Bek Real Madrid Gabung Como 1907
- PSSI Gelar Piala Kemerdekaan 2025 di Medan
- Juan Mata Tak Diboyong Western Sydney Wanderers Saat Hadapi Persib Bandung
Isak bahkan diklaim sudah menyiapkan rencana jika Newcastle terus menghalangi jalannya menuju Liverpool. Laporan Mirror menyatakan jika pihak Isak dikabarkan bisa mengambil langkah ekstrem, yakni secara sepihak mengakhiri kontraknya di Newcastle saat ini.
Langkah yang digambarkan seperti bom nuklir itu memungkinkan untuk terjadi, melihat putusan bersejarah Mahkamah Agung Eropa di tahun 2023 lalu. Kasus ini melibatkan eks Chelsea dan Real Madrid, Lassada Diarra.
Hugo takes us through his first day with the Reds 📲💬 pic.twitter.com/z3hJphWDNL
— Liverpool FC (@LFC) July 31, 2025
Pengadilan tersebut tampak memihak pada Diarram yang menentang beberapa aturan transfer FIFA yang telah berlaku lama. Putusan ini menyatakan jika sejumlah pembatasan yang dikenakan pada pemain, tidak sesuai dengan hukum Uni Eropa.
Utamanya perihal tentang mobilitas tenaga kerja dan perilaku anti-persaingan. Tim Isak diyakini menyadari implikasi putusan dari pengadilan itu. Sehingga mungkin menganggapnya sebagai pilihan terakhir jika Newcastle tetap bersikeras pada penilaian mereka.
Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com















