
I.League Atur Regulasi Suporter Tamu, Tunggu Restu PSSI
Vivagoal – Liga Indonesia – I.League selaku operator kompetisi BRI Super League 2025/26 telah merancang regulasi suporter tamu. Namun pelaksanaannya masih menunggu restu PSSI.
Seperti diketahui, aturan larangan kehadiran suporter tamu diterapkan di Liga 1 dan Liga 2 dalam beberapa musim terakhir. Hal itu merupakan buntut dari Tragedi Kanjuruhan yang membuat ratusan suporter kehilangan nyawa.
PSSI dan I.League mengklaim larangan suporter tamu merupakan perintah langsung dari FIFA. Namun pada pelaksanaannya, banyak oknum suporter yang tetap nekat datang menyaksikan tim kesayangannya berlaga di kandang lawan.
Lihat postingan ini di Instagram
PSSI memang memberikan hukuman denda kepada klub yang suporternya menghadiri laga tandang. Namun sikap tegas tersebut tidak membuat suporter jera.
Menyambut musim 2025/26, I.League mencoba mencari solusi. Operator Super League tersebut ingin mengizinkan suporter hadir di laga tandang meski dengan syarat.
I.League membagi izin menghadiri laga tandang ke dalam tiga jenis. Satu yang pasti, pertandingan yang memiliki rivalitas tinggi masih tidak boleh dihadiri suporter tim tamu.
Baca Juga:
- Terkait Weah, Juventus dan Marseille Sudah Capai Kata Sepakat
- Gagal di Jerman, Bintang Portugal Resmi Kembali ke Liga Inggris
- Jadi Pemain Baru Chelsea ke-8, Hato: Waktunya gabung tim besar
- BRI Super League 2025/26, Cerminan Semangat Baru Pengelolaan Sepakbola Nasional
“Jadi memang ada tiga kategori, yang betul-betul rivalitas itu pasti tidak diizinkan ya karena memang di-lock juga dari FIFA. Yang kedua yang semi, kan ada juga yang resistensi kemarin seperti Persis Solo, kemudian lawan PSIM, nah itu masih dalam daftar barangkali Lampu Kuning,” kata Direktur Utama I.League, Ferry Paulus.
“Nah yang ketiga ini betul-betul yang enggak ada rivalitas.”

Foto: VIVAGOAL/Amirul Mukmin
I.League menilai rencana ini merupakan opsi terbaik. Biar bagaimanapun, hadirnya suporter tim tamu juga merupakan hal yang vital dalam pertandingan sepakbola.
Namun I.League belum bisa memastikan kapan regulasi ini bisa diterapkan. Mereka harus menunggu restu dari PSSI selaku stakeholder sepakbola Indonesia.
“Itu proposal kami supaya bisa diizinkan supporter away-nya. Namun tetap tunggu 1-2 hari ke depan ini, karena nanti juga akan difinalisasi dari regulasi, atau dari regulator dari PSSI.,” tutupnya.
Selalu update berita terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com















