
Sempat Bersitegang, Rafael Struick Minta Maaf kepada Spaso
Vivagoal – Liga Indonesia – Rafael Struick secara jantan telah meminta maaf kepada Ilija Spasojevic. Kedua pemain sempat bersitegang di lapangan yang berujung kartu merah.
Duel Bhayangkara FC kontra Dewa United pada lanjutan BRI Super League 2025/26, Senin (5/1) berjalan dalam tensis tinggi. Tuan rumah menutup laga dengan kemenangan tipis 1-0 lewat gol Fareed Sadat.
Momen menarik tersaji pada masa injury time. Rafael Struick yang terlihat frustrasi menendang bola ke arah Spasojevic yang tengah terjatuh usai berduel dengan Egy Maulana Vikri.
Tak terima dengan tindakan lawan, Spaso bangkit dan menghampiri Struick. Situasi bertambah panas karena para pemain lain turut menghampiri keduanya.
Beruntung situasi bisa kembali terkendali. Wasit kemudian memberikan kartu merah kepada Struick akibat ulahnya tersebut.
Tindakan yang dilakukan Struick mengejutkan banyak pihak khususnya pecinta Timnas Indonesia. Pemain berusia 2 tahun itu dikenal sebagai sosok yang kalem.
Baca Juga:
- Capai Kesepakatan dengan Mantan Pemainnya, Barcelona Punya Ragam Opsi di Lini Belakang
- Pergi dari Real Madrid, Endrick Akui Ada Peran Ancelotti
- Dicap Pengkhianat, Legenda Jerman Dukung Lennart Karl Gabung Real Madrid
- Duo London, Liverpool, dan Man United Berebut Bek Stade Rennes
Yang tak kalah menarik tentu terkait hubungan Struick dengan Spaso pasca insiden tersebut. Keduanya ibarat junior dan senior di Timnas Indonesia.
Namun masalah antara Spaso dan Struick ternyata sudah selesai. Sang junior secara jantan meminta maaf pada malam setelah pertandingan lewat direct message (DM) Instagram.
“Saudaraku, hari ini bukan masalah pribadi (di antara kita). Tindakan saya karena emosi dan itu tidak baik. Maaf dan semoga sukses di musim ini,” tulis Struick.
Struick belum mampu menunjukkan performa maksimal sejak pindah ke Dewa United pada awal musim ini. Ia bahkan belum mampu mencetak gol di BRI Super League 2025/26 meski sudah tampil sepuluh kali.

Spaso merespons permintaan maaf tersebut dengan elegan. Ia menerimanya dan memberikan sedikit wejangan kepada Struick.
“Tidak apa-apa adikku, kesalahan adalah bagian dari permainan, kita belajar dari itu dan terus maju. Semoga sukses dan lakukan yang terbaik, kamu adalah masa depan sepak bola Indonesia,” jawab Spaso.
Dalam kesempatan yang sama, Spaso mengapresiasi sikap Struick untuk meminta maaf. Ia menilai luapan emosi seorang pemain merupakan hal yang wajar dalam sebuah pertandingan.
Selalu update berita terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com















