Home Tags Bhayangkara FC
SQUAD
Player Position Nationality Age
STANDINGS
2019-19 Super League
Club GP W D L GD Pts
Bali United 34 19 7 8 13 64
Persebaya Surabaya 34 14 12 8 14 54
Persipura Jayapura 34 14 11 9 9 53
Bhayangkara FC 34 14 11 9 8 53
Persepam Madura Utd 34 15 8 11 11 53
See Complete Standings
FIXTURES

Tag: Bhayangkara FC

Selain Latihan Mandiri, Bek Bhayangkara FC Lakukan Kegiatan Tak Wajar di Rumah

Vivagoal – Liga Indonesia – Ruben Sanadi, salah satu bek Bhayangkara FC memanfaatkan liburan kompetisi Liga 1 2020 untuk lebih dekat dengan keluarga. Tetap melakukan latihan secara rutin, Ruben mengaku lebih sering beraksi untuk melakukan kegiatan memasak.

Pemain asal Papua tersebut melakukan aktivitas utamanya yaitu berlatih secara mandiri dengan sang istri yang notabene seorang atlet. Tidak hanya itu, Ruben mengaku juga sering menemani anak-anaknya untuk memasak.

“Saya tak lupa latihansetiap hari karena kebetulan istri saya juga seorang atlet dan memberikan program latihan bersama-sama di dekat rumah,” ujar Ruben Sanadi.

“Tidak hanya itu, saya juga melakukan kesibukan lain yaitu melakukan aktivitas bersama anak-anak untuk memasak di dapur dan masih banyak hal yang kami lakukan bersama,” lanjutnya.


Baca Juga:


Sebagai informasi, Ruben Sanadi resmi bergabung dengan Bhayangkara FC pada musim ini dan tidak memperpanjang kontrak dengan Persebaya Surabaya. Saat ini, ia langsung dijadikan pemain andalan di lini pertahanan Bhayangkara.

Ruben Sanadi juga berkontribusi saat pandemic virus Corona dengan melelang 2 jersey Bhayangkara FC untuk membantu penanganan virus Covid-19 di wilayah Papua Barat. Dua jersey tersebut dilepas dengan harga Rp 2,3 juta. Hasil lelang tersebut langsung diserahkan untuk membeli alat pelindung diri untuk para medis.

Selalu update berita terbaru seputar Bola Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Bhayangkara FC Apresiasi Mundurnya Cucu Soemantri dari PT LIB, Kenapa?

Vivagoal – Liga Indonesia –  PT LIga Indonesia Baru (LIB) sudah mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB). Dalam rapat tersebut, Cucu Soemantri memutuskan keluar dari LIB.


Baca Juga:


Selain cucu, ada tiga komisaris lain yang memutuskan langkah yang sama yakni Sonhadji, Hasani Abdulgani, dan Hakim Putratama. Di samping itu, ada berbagai tuntutan yang dilancarkan perserta rapat yang mayoritas berasal dari kontestan Liga 1 yakni Nepotisme dan keberlangsungan liga.

Terkait mundurnya Cucu dari Direktur PT LIB, COO Bhayangkara menilai langkah yang diambil Cucu sudah tepat. Ia juga berharap LIB bisa lebih baik lagi kedepannya.

“Menurut saya kalau masalah mundur itu memang hak dari beliau. Tetapi, saya rasa itu keputusan yang tepat untuknya,” beber Sumardji, ketika dihubungi awak media, diwartakan Goal Indonesia. “Karena kan di dalam itu sudah tidak baik lagi, dan mayoritas yang ikut rapat pun sudah setuju dengan keputusan tersebut,” sambung pria yang juga menjabat Kapolresta Sidoarjo tersebut.

Selalu update berita terbaru seputar Bola Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Loyal Untuk Bhayangkara FC, Fathurahman: Sama dengan Bela Negara

Vivagoal – Liga Indonesia –  Bek Bhayangkara FC, Muhammad Fathurrahman mengakui dirinya punya hasrat bisa pensiun bersama The Guardian. Dia tegas mengatakan tidak akan tergiur gaji besar dari klub lain.

“Selagi Bhayangkara masih butuh tenaga dan kinerja saya, saya masih ingin Bhayangkara FC sampai pensiun nanti,” ucap Fathurrahman seperti dilansir dari laman resmi klub.

Selain sebagai pesepakbola profesional, Fathurrahman tercatat sebagai  anggota kepolisian setelah dilantik pada 2017 lalu. Ia mendapat status sebagai ASN bersama rekannya di skuat Garuda Nusantara seperti Muhammad Hargianto, M. Sahrul Kurniawan, Putu Gede Juni Antara, Wahyu Subo Seto, Pini Maldini, Alsan Sanda hingga Muchlis Hadi Ning.

Sebagai anggota Polri tentu saja menjadi kebanggaan tersendiri buat seorang Muhammad Fathurrahman bisa memperkuat Bhayangkara FC. Baginya merumput untuk The Guardian sama saja dengan mengabdi untuk kesatuan.


Baca Juga:


“Saya sebagai anggota polisi, wajib membela tim polisi. Sebisa mungkin saya akan kasih yang terbaik buat Bhayangkara.

“Disamping buat masa depan setelah pensiun main bola, ini juga sekaligus jadi ajang mengabdi buat negara, yang merupakan cita-cita semua rakyat Indonesia,” tutupnya.

Selalu update berita terbaru seputar  Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Bhayangkara FC Bakal Sampaikan Dua Hal di Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa, Apa Saja?

Vivagoal – Liga Indonesia –  COO Bhayangkara FC, Sumardji mengklaim pihaknya bakal menyampaikan dua hal yang cukup krusial pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Liga Indonesia Baru yang bakal dihelat pada 18 Mei mendatang.


Baca Juga:


RUPSLB sendiri memang menajdi inisiasi kontestan Liga 1 220 guna membahas kejelasan kompetisi lantaran pandemic Corona. Namun di luar itu, Bhayangkara FC juga mencatat dua poin penting yang harus dijawab PT LIB selaku penyelenggara Liga.

“Pertama itu masalah kompetisi mau seperti apa, jika lanjut seperti apa, jika tidak juga seperti apa. Apakah nanti ada kompetisi pengganti lainnya, itu yang mungkin akan kami bahas di RUPS,” kata Sumardji saat dihubungi awak media, diwartakan Goal International.

“Lalu masalah subsidi kepastiannya seperti apa. Saat ini kami sudah bingung mau seperti apa karena kan sponsor sudah setop, tak ada pemasukan dari sponsor. Makanya kami ingin tanya masalah subsidi ini,” Sumardji menambahkan.

Selain itu, ia juga mengklaim bakal membahas friksi yang terjadi daalm tubuh PT LIB. Sumardji berharap polemik sensitive tersebut bisa cepat selesai dan operator kembali fokus guna menjalankan tugasnya sebagai regulator Liga.

Selalu update berita terbaru seputar Bola Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Alasan Anderson Salles Gagal Gabung Persija Jakarta

Vivagoal – Liga Indonesia –  Setelah memutuskan hengkang dari Bhayangkara FC, Anderson Salles, dirumorkan dengan Persija Jakarta. Namun, Anderson akhirnya memilih pulang ke Brasil untuk bermain bersama Ferroviaria.

Musim lalu, Salles jadi salah satu pemain kunci Bhayangkara FC. Anderson yang pernah bermain untuk Santos tersebut tercatat tampil dalam 33 laga dengan mengemas tujuh gol buat Bhayangkara.

Meski demikian, Bhayangkara terpaksa harus melepasnya karena pemain 32 tahun itu memiliki gaji yang cukup besar. Lantas Persija yang disebut-sebut bakal jadi pelabuhan karier si pemain akhirnya gagal memikatnya. 

“Saya memutuskan menolak Persija karena Ferroviaria menawarkan proyek yang sangat ambisius kepada saya. Ferroviaria menargetkan bisa menjadi klub besar di Brasil. Saya senang karena Ferroviaria adalah tim hebat dan punya ambisi besar,” ucap Anderson Salles.


Baca Juga: 


Anderson sendiri dikenal sebagai salah satu bek yang cukup produktif. Pada tahun 2014 silam, ketika masih memperkuat Ituano, rival sekota Sao Paulo, ia berhasil membantu timnya keluar sebagai Campeonato Paulista. Di momen tersebut, Anderson bisa membukukan enam gol.

“Saya seorang bek, tetapi saya juga bermain di mana saja. Posisi asli saya adalah bek, tetapi pelatih selalu mengharapkan saya bertarung di lapangan, berlari, untuk membantu rekan setim, mengisi sektor depan di situasi bola mati,” pungkasnya.

Selalu update berita terbaru seputar  Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Istri Bantu Latihan Mandiri Bintang Bhayangkara

Vivagoal – Liga Indonesia –  Saat semua pemain menjalani latihan secara mendiri di tengah pandemic Corona. Hal berbeda dilakukan bintang Bhayangkara, Ruben Sanadi. Ia menjalani latihan dibantu oleh istrinya, Natasha Rohman.


Baca Juga:


Menurut Ruben, kehadiran sang isri sangat membantunya dalam menjalankan latihan. Natasha sejatinya merupakan mantan atlet lari gawang yang memutuskan pensiun pasca menikah.

“Kalau bola susah, tidak ada lapangan di sini dan tidak boleh kemana-mana juga, paling dibantu sama istri. Dia punya program-program latihan, tahu sedikit banyak program latihan. Biasanya plank dan lari-lari pendek saja untuk menggerakkan otot saya,” kata Ruben, dinukil Goal Indonesia.

Selain itu, Ruben mengaku banyak menghabiskan waktu bersama keluarga. Tak jarang, eks Persebaya juga kerap membantu pekerjaan istri seperti memasak bahan makanan sehari-hari.

“Habis latihan bantu-bantu pekerjaan istri di dapur seperti memasak. Saya bisa masak ikan. Dari mancing, masak, sampai saya yang makan sendiri,” ujarnya

Selalu update berita terbaru seputar Bola Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Demi Menyambung Hidup, Bhayangkara FC Tagih Hal Ini ke PT LIB

Vivagoal – Liga Indonesia – Bhayangkara FC menagih janji PT. Liga Indonesia Baru terkait dana subsidi untuk periode Maret yang belum terbayarkan. Hal ini dilakukan oleh Bhayangkara karena pihaknya tidak memiliki pemasukan selama kompetisi disetop akibat pandemi virus Corona.

“Bhayangkara FC telah mengirim surat kepada PT LIB kemarin malam sekaitan dengan pencairan dana subsidi untuk Bulan Maret,” ungkap COO Bhayangkara FC, Sumardji.

Menurut Sumardji, pemasukan klub untuk kompetisi setara Liga 1 2020 kebanyakan berasal dari sponsor, penjualan tiket, penjualan merchandise, hak siar televisi dan dana subsidi dari PT LIB yang dinilai bernilai angka Rp 5,2 miliar.

Artinya, dengan kompetisi yang ditangguhkan seperti sekarang, klub praktis harus kehilangan banyak pemasukan. Kalaupun mau mengharapkan pendapatan dari penjualan merchandise, nilainya pun tak cukup besar untuk membiayai operasional klub selama PSSI memberlakukan status force majeure.


Baca Juga:


“Karena tidak ada pemasukan klub sama sekali, artinya kami tinggal mengandalkan dana subsidi dari PT LIB. Untuk kondisi seperti ini, kami meminta pencairan subsidi untuk menyambung hidup,” Sumardji menegaskan.

Sebagai informasi, PT LIB memang memberikan subsidi kepada semua peserta Liga 1 2020 sebesar Rp 5,2 miliar kecuali Persipura Jayapura dan Persiraja Banda Aceh yang mendapat subsidi hingga Rp 5,7 miliar. Dana dicairkan setiap bulan selama kompetisi bergulir.

Selalu update berita terbaru seputar Bola Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Kompetisi Ditangguhkan, Bintang Bhayangkara FC Memilih Tetap di Jakarta

Vivagoal – Liga Indonesia –  Shopee Liga 1 2020 resmi ditangguhkan statusnya sejak virus corona menerpa Indonesia. Aktifitas klub lantas terhenti dengan para pemain diminta untuk melakukan latihan mandiri. 

Beberapa pemain asing memilih pulang ke negaranya sambil menunggu kepastian kapan liga akan bergulir kembali. Tapi, ada juga yang tetap tinggal seperti legiun asing Bhayangkara FC, Renan Silva.

Renan sendiri mengaku lebih memilih tinggal di Jakarta. Selain keluarganya telah diboyong ke sini, Silva sama sekali tak terkendala dengan swakarantina yang dia jalani.

“Saya tetap tinggal di sini di Jakarta dan keluarga saya juga tetap di sini bersama saya. Memang sedang di rumah terus, tapi masih tetap berlatih.


Baca Juga: 


“Saya berlatih setiap hari, kita tidak dapat berpikir bahwa kita sedang berlibur, kita harus menjaga kondisi fisik, sehingga siap ketika kita kembali ke pelatihan normal,” kata Renan dikutip laman resmi Liga Indonesia.

Musim ini sendiri menjadi musim ketiga Renan merumput di Indonesia. Sebelum bergabung dengan Bhayangkara FC, Renan tercatat membela Persija Jakarta dan Borneo FC.

Selalu update berita terbaru seputar  Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Tim Bertabur Bintang Liga 1 Tagih Janji Kompensasi dari PT LIB, Kok Bisa?

Vivagoal – Liga Indonesia –  COO Bhayangkara FC, Sumardji mengaku timnya tengah dalam  masalah keuangan kala Liga dipastikan terhenti lantaran pandemic Corona. Ia pun menagih janji subsidi ke operator Liga, PT Liga Indonesia Baru (LIB).


Baca Juga:


Menurutnya, di tengah penundaan liga, pihaknya tetap mengeluarkan beban gaji pemain serta ofisial. Ia pun menyebut dana dari sponsor praktis terhenti karena penundaan kompetisi. Ia berhadap subsidi bisa segera diturunkan guna meringankan neraca keuangan klub.

“Saya berkirim surat ke PT Liga, kaitannya dengan pencairan subsidi Bulan Maret. Karena memang tidak ada pemasukan klub sama sekali kan,” kata Sumardji kepada wartawan, dinukil detiksports.  “Artinya, kami hanya bisa mengandalkan dari LIB. Karena sponsor untuk kondisi seperti ini tidak ada yang merealisasikan sehingga untuk menyambung hidup kami ajukan itu,” ujarnya.

Sejauh ini, PT LIB memang melakukan subsidi dengan skema termin setiap bulan. Namun dana yang dicairkan baru sampai termin pertama yang jatuh pada bulan Februari. Sebelumnya, sekertaris Persiraja, Djailani menyebut besaran termin pertama ada di angka Rp 500 Juta.

Sementara  itu, anggaran subsidi semusim diklaim mencapai Rp 5,2 Miliar. Terkhusus Persipura, mereka mendapat 500 Juta lebih banyak lantaran letak geografis Mutiara Hitam terbilang lebih jauh dari tim-tim lain.

Selalu update berita terbaru seputar Bola Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Tim Penuh Bintang Liga 1 Bakal Ikuti Titah PSSI Andai Kompetisi DIhentikan

Vivagoal – Liga Indonesia –  Andai pandemic Corona kian mewabah dan kompetisi terpaksa dihentikan, PSSI memiliki rencana cadangan untuk menggelar kompetisi khusus pasca berakhirnya Corona.


Baca Juga:


Seperti diketahui, PSSI telah memberikan status force majeure kepada Liga 1 dan Liga 2 pasca merebaknya Pandemi. Status darurat Corona sendiri sudah ditetapkan hingga akhir Mei mendatang. Liga bisa saja dihentikan andai situasi kian memburuk. PSSI pun sudah memiliki rencana membuat kompetisi internal dan Bhayangkara FC menyambut baik rencana tersebut.

“Kalau memang kompetisi [khusus] itu benar, dan memang liga tidak dilanjutkan, kami akan ikut dan kami akan dukung PSSI,” ungkap Sumardji, yang menjabat COO dari Bhayangkara, dinukil Goal Indonesia.

“Sekarang kami tidak bisa berandai-andai untuk masalah virus corona ini. Kalau memang Juni tidak selesai, memang lebih baik liga dihentikan,” tutup pria yang juga pimpinan Polresta Sidoarjo itu.

Selalu update berita terbaru seputar Bola Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

LATEST NEWS

- Advertisement -

HOT NEWS