Trauma Persiraja Gagal Promosi 2 Kali Masih Menghantui Andik Vermansah
Pertandingan antara Garudayaksa vs Persekat Tegal di Stadion Pakansari, Bogor, Sabtu (14/2) sore WIB.Foto: VIVAGOAL/Muhammad Ilham

Trauma Persiraja Gagal Promosi 2 Kali Masih Menghantui Andik Vermansah

Muhammad Ilham - Februari 15, 2026
Dibaca Normal dengan Waktu Menit

Vivagoal – Liga Indonesia – Pemain Garudayaksa FC, Andik Vermansah, ternyata masih teringat memori kelam kegagalan Persiraja Banda Aceh promosi dua musim berturut-turut.

Musim 2023/24 dan 2024/25 adalah musim yang akan selalu diingat oleh Andik Vermansah. Saat itu, Andik hampir meloloskan Persiraja Banda Aceh ke Liga 1 (saat ini Super League).

Tapi, Dewi Fortuna seakan-akan menjauh dari Andik dan Persiraja. Tim berjuluk Laskar Rencong itu tak kunjung promosi hingga musim ini.

Peristiwa tersebut ternyata membekas di pikiran Andik hingga saat ini. Meskipun sudah berseragam Garudayaksa FC, Andik ternyata masih trauma dengan kegagalan Persiraja promosi.

“Saya masih trauma, jujur. Karena di dua tahun itu hampir (promosi). Ada yang selangkah lagi, ada yang dua langkah lagi, pasti terjegal seperti itu,” ucap Andik kepada para wartawan, termasuk Vivagoal, Sabtu (14/2) malam WIB, di Stadion Pakansari, Bogor.


Baca Juga:


Meskipun begitu, Andik berusaha untuk menghilangkan pikiran negatifnya tersebut. Selain itu, dia positif Garudayaksa bisa promosi musim ini melihat kualitas skuad yang dimiliki jauh lebih baik daripada Persiraja di dua musim kemarin.

“Saya mungkin pribadi masih sedikit terganggu, masih terbayang terus. Tapi, saya mempunyai teman-teman.”

“Bukan berniat meremehkan Persiraja. Di sini (Garudayaksa) mungkin lebih meyakinkan lagi, yang membuat saya lebih yakin untuk, insha Allah, lolos Liga 1 seperti itu.”

Trauma Persiraja Gagal Promosi 2 Kali Masih Menghantui Andik Vermansah
Pertandingan antara Garudayaksa vs Persekat Tegal di Stadion Pakansari, Bogor, Sabtu (14/2) sore WIB.

Foto: VIVAGOAL/Muhammad Ilham

“Jadi, itu bagaimana cara saya membuang (pikiran negatif), saya melihat wajah anak-anak. Melihat wajah Everton, dan yang lain-lain, seperti itu,” tutupnya.

Saat ini, Garudayaksa memimpin di puncak klasemen grup 1 Pegadaian Championship 2025/26 dengan 37 poin. Tersisa sembilan pertandingan tersisa di putaran ketiga kali ini.

Jika Garudayaksa tetap memimpin di puncak klasemen hingga akhir kompetisi, maka sudah dipastikan mereka promosi ke Super League musim depan. Tapi, Garudayaksa patut waspada dengan tim di bawahnya yaitu Adhyaksa FC.

Jarak antara mereka hanya terpaut satu poin. Sehingga, tidak menutup kemungkinan Adhyaksa bisa menyalip Garudayaksa.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com