Gavin Lee
Sumber: Instagram FA Singapura

Kalah Telak Atas Malaysia, Pelatih Singapura: Sangat Memalukan Bagi Kami

Raffy Faraz - Oktober 2, 2026
Dibaca Normal dengan Waktu Menit

Vivagoal – Berita Bola – Pelatih Timnas Singapura, Gavin Lee harus melakukan evaluasi usai dikalahkan Malaysia dengan skor telak 6-0 dalam lanjutan matchday terakhir Grup B FIFA ASEAN Cup 2026. Gavin Lee menyebut kekalahan ini sangatlah memalukan.

Dalam pandangannya, kekalahan ini merupakan tamparan keras bagi skuad Singapura untuk berbenah menjadi lebih baik. Apalagi bobot pertandingan yang disajikan Malaysia pada laga tersebut sangat jauh berbeda dan berada di level yang tinggi.

“Ini pertandingan babak kualifikasi, tapi sekali lagi saya pikir ini terasa bukan seperti pertandingan 6-0 jika harus jujur. Tapi kami tidak berbuat cukup untuk bisa lolos dan itu sangat memalukan bagi kami,” buka Gavin Lee kepada awak media.

Sesi Latihan Malaysia
Sesi Latihan Timnas Malaysia Jelang Hadapi FIFA ASEAN Cup.

Foto: VIVAGOAL/I Made Gita

Dari segi permainan, Singapura sebenarnya mampu bangkit setelah Malaysia mencetak gol lewat titik putih. Hanya saja kebangkitan tersebut tak disertai dengan penyelesaian akhir yang optimal hingga Singapura kian kehilangan kepercayaan diri.

“Jujur saya pikir meskipun kita memulai pertandingan dengan baik, maksud saya kita bangkit dengan baik dari penalti di awal itu. Lalu gol lainnya yang tercipta dari (permainan terbuka), saya pikir, salah satu dari sedikit sekali peluang mereka, sementara kita terus menekan pertahanan mereka,” katanya.

Jika dibandingkan dengan laga kontra Bangladesh sebelumnya, jumlah serangan Singapura jauh lebih intens saat menghadapi Malaysia. Namun di sisi lain ia menyadari, ada motivasi berlipat dari Malaysia untuk menjaga kesucian gawangnya dan mencetak gol sebanyak mungkin.


Baca Juga:


 

“Lucunya, saya pikir hari ini kita masuk ke area penalti jauh lebih banyak daripada saat melawan Bangladesh, Anda tahu. Tapi sekali lagi, hari ini kita menghadapi tim yang sangat termotivasi berdasarkan selisih gol, jadi kita tahu apa yang mencoba mereka lakukan,” tutur Gavin.

Kondisi ini menjadikan konsentrasi hampir semua pemain terpusat ke area serangan dan mulai meninggalkan poros pertahanan. Hal ini menjadi awal dari kehancuran tersebut karena skuad Bergson cs berhasil memanfaatkan kekosongan di area pertahanan timnya.

“Di saat yang sama kita tidak akan menyerah, jadi kita terus mencoba menekan pertahanan mereka dan kita meninggalkan ruang di belakang. Ketika Anda memberikan ruang kepada tim yang termotivasi dan ingin mencetak gol, ya, kita dihukum dalam beberapa hal,” jelasnya.

Ia pun memandang, jika Singapura bisa mencetak satu gol saja di laga tersebut, kemungkinan besar akan ada gol lain yang datang. Namun ia berharap, kekalahan memalukan ini bisa menjadi pelecut semangat anak asuhnya untuk terus berprogres di kemudian hari.

“Jika kita bisa mencetak satu gol balasan, kita masih ada di dalam permainan. Itu adalah pola pikir dan mentalitas kita. Namun sayangnya, kita meninggalkan area pertahanan yang terlalu terbuka dan kita dihukum dalam hal itu,” tutupnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com