Guimaraes Sunderland Newcastel
(Dok Sky Sports via jawapos.com)

Amarah Kapten Newcastle, Usai Tumbang oleh Sunderland

Irman Maulana - Desember 15, 2025
Dibaca Normal dengan Waktu Menit

Vivagoal – Liga Inggris  Kapten Newcastle United, Bruno Guimaraes, meluapkan kemarahan dan kekecewaannya kepada rekan-rekan setimnya, usai kekalahan memalukan pada laga bertajuk Wear-Tyne Derby menghadapi Sunderland tadi malam WIB.

Newcastle United sebenarnya datang ke pertandingan dengan kepercayaan diri yang mulai terbangun di musim ini. Setelah mengawali musim 2025/2026 dengan sulit, The Magpies perlahan menunjukkan peningkatan performa.

Mereka tidak terkalahkan dalam tiga laga terakhir Liga Inggris, termasuk kemenangan mengejutkan atas Manchester City bulan lalu. Momentum tersebut diharapkan berlanjut saat menghadapi rival sekota, Sunderland, Minggu (14/12) malam WIB.

Sunderland Newcastle
Gettyimages via ligaolahraga.com

Namun, harapan itu justru sirna. Newcastle justru tampil jauh dari kata meyakinkan dan harus menelan kekalahan 0-1 dari Sunderland akibat gol bunuh diri penyerang mereka, Nick Woltemade di awal babak kedua.

Kapten tim, Bruno Guimaraes tampak tidak mampu menyembunyikan rasa frustrasinya, karena merasa Newcastle punya skuad lebih meyakinkan. Ia menilai seluruh tim gagal menunjukkan kualitas dan sikap yang dibutuhkan, terutama dalam pertandingan sarat gengsi seperti derby.


Baca Juga:


“Saya sangat marah, malu, dan sangat frustrasi. Tidak ada umpan silang, umpan terobosan, dan tak ada tembakan. Tidak ada apa-apa. Menurut saya, itu berantakan. Kami tahu kami memiliki tim yang lebih baik dari mereka (Sunderland), tapi kami tak bermain seperti tim yang lebih baik. Itu berantakan. Konsistensi tidak ada, mentalitas tidak ada. Kami tidak bersaing,” ujar Guimaraes dilansir Goal,.

“Fans mengharapkan dan layak mendapatkan yang lebih baik. Kita menerima cara mereka bermain dengan umpan-umpan panjang. Kamu harus bersaing dalam derby dan kita gagal melakukannya. Kecewa, frustrasi, kurang energi. Tidak melakukan hal-hal yang seharusnya dilakukan, seperti umpan silang dan umpan bola. Tim seperti berantakan. Kecewa dan marah. Ini sulit untuk diterima. Aku telah bermain dalam banyak, banyak derby sepanjang karier saya.”

“Kekalahan tidak mudah diterima. Kami mengecewakan para penggemar secara umum karena mereka mengharapkan lebih banyak. Tapi tak bermain seperti tim yang seharusnya datang ke sini dengan mentalitas yang benar. Sekarang, hanya ada satu cara untuk maju. Itu adalah mengalahkan semua lawan, meningkatkan performa kita, lolos ke semifinal Carabao Cup, lolos ke Liga Champions, dan meningkatkan level kita di Premier League juga,” tambahnya.

Kekalahan tersebut membuat Newcastle masih harus terbenam di peringkat ke-12 pada klasemen sementara Liga Inggris musim ini. Sampai pekan ke-16, Newcastle baru mengumpulkan 22 poin dan sudah menderita enam kekalahan.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com