Analisa Vigo: Steve Cooper Busuk, Nottingham Forest Harus Ganti Pelatih!
Sumber: BBC

Analisa Vigo: Steve Cooper Busuk, Nottingham Forest Harus Ganti Pelatih!

Heri Susanto - June 9, 2023
Dibaca Normal dengan Waktu Menit

Steve Cooper yang Kurang Pantas

Sumber: Sky Sports

Kembali ke Cooper, dalam wawancara bersama Nottinghampost, sosok asal Inggris mengklaim jika dirinya pede timnya bisa bertahan di Premier League musim ini meski dirinya sudah dua kali masuk dalam pengawasan direksi tim lantaran performa buruk yang ditampilkan the Garibaldi musim ini.

“Dalam 20 tahun karir sebagai pelatih profesional, bermain di Premier League merupakan tantangan terberat saya sebagai pelatih. Namun hal ini menyenangkan. Kami mendapat segalanya di musim ini baik hasil positif dan negatif terjadi bersama tim,” urainya.

Namun jika melihat performa Forest, dengan kapasitas pemain yang mereka miliki, chemistri antar pemain memang belum sepenuhnya menyatu lantaran mereka baru bergabung di waktu yang bersamaan dan tak melalui pra-musim secara bersama. Hal tersebut dirasa menjadi sesuatu yang wajar terjadi.

Namun jika menilik skema yang diterapkan Cooper, Forest masih bermain layaknya tim Championship. Mereka terlalu sering melakukan crossing secepat mungkin ke kotak penalti lawan. Masalahnya, efektivitas skema tersebut terbilang sulit untuk mendapatkan peluang yang benar-benar cemerlang dalam mayoritas laga yang dimiliki.

Hal tersebut juga berdampak pada produktivitas tim yang merosot lantaran skema tim sudah terbaca dengan baik oleh tim lawan. Cooper terlalu banyak mengandalkan sisi kiri dan kanan penyerangan yang disokong oleh wing back mereka. Namun sialnya, pos yang disebut terakhir kerap telat menutup pertahanan.


Baca Juga:


Selain itu, di luar badai cedera yang menerpa tim, Cooper seakan tak memiliki alternatif dalam timnya lantaran komposisi skuat pasti yang mereka miliki nampak tak terbentuk. Cooper seakan kebingungan dalam menentukan tim utama mereka di musim ini meski komposisi skuat mereka terbilang banyak. Hal tersebut seakan berpengaruh pada perform tim di lapangan.

Kebigunguan Cooper serta skema yang terlampau monoton mau tak mau membuat mereka yang tampil di bawah ekspektasi. Forest sejatinya bisa memaksimalkan laga-laga melawan tim yang setara dengan mereka. Namun kenyataan justru berkata lain.

Musim depan, masih ada potensi Cooper menukangi tim. Dirinya tetap mendapatkan kepercayaan penuh. Namun kemungkinan skema berubah di musim depan amat tipis terjadi. Potensi mereka membuang poin pun bisa saja terjadi kembali.

Andai Forest benar-benar serius menatap musim depan, mengganti pelatih sebelum kompetisi dimulai jelas menjadi jaminan mutu. Pasalnya, ada beberapa nama besar yang tersedia lantaran belum memiliki klub macam Ruud Van Nistelrooy, Brendan Rodgers, Marcelo Gallardo, Luis Enrique hingga Rafa Benitez dan Antonio Conte.

Dengan kondisi finansial yang terbilang mumpuni lantaran sukses bertahan, tak ada salahnya mendatangkan pelatih berkualitas yang bisa memberi garansi berperestasi lebih dibanding hanya sekedar bertahan di Liga Champions. Kebetulan, mayoritas pelatih yang tersedia sudah memahami sedikit banyak memahami atmosfer Premier League.

Tak hanya itu, Forest juga memiliki status sebagai salah satu tim tradisional yang punya reputasi bagus di kancah domestik maupun Eropa. Catatan gelar mereka di Liga Champions bahkan hanya kalah dari torehan Manchester United. Agak disayangkan jika mereka hanya mengejar status sebagai penghuni tetap tier atas Inggris.

Selalu update berita bola terbaru seputar sepak bola dunia hanya di Vivagoal.com