Batal ke Piala Dunia, Marc Klok Nilai Perjalanan Timnas Indonesia Tidak Gagal
Pemain Persib Bandung dan Timnas Indonesia, Marc Klok.Foto: VIVAGOAL/Dimas Sembada

Batal ke Piala Dunia, Marc Klok Nilai Perjalanan Timnas Indonesia Tidak Gagal

Muhammad Ilham - Oktober 28, 2025
Dibaca Normal dengan Waktu Menit

Vivagoal – Liga Indonesia – Kapten Persib Bandung, Marc Klok, mengungkapkan isi hatinya usai gagal membawa Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026.

Timnas Indonesia batal bermain di pentas tertinggi sepakbola dunia yaitu Piala Dunia 2026. Skuad Garuda tidak mendapatkan satupun poin ketika bermain di ronde keempat kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, menempati posisi juru kunci grup B.

Kegagalan ini membuat publik pecinta masyarakat Indonesia sangat kecewa. Pasalnya, sudah dua tahun mereka mendukung Timnas Indonesia di sepanjang kualifikasi, tapi akhirnya hancur di ronde keempat.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Vivagoal (@vivagoal)

Tidak hanya pendukung, para pemain yang telah berjuang pun juga kecewa dengan hasil ini. Beberapa dari mereka bahkan terkena mentalnya usai membela Timnas Indonesia di ronde keempat.

Tapi, Marc Klok sebagai salah satu pemain yang dipanggil bisa bangkit dengan cepat. Hal itu terbukti dengan empat kemenangan Persib di empat pertandingan terakhir.


Baca Juga:


“Di sepakbola, setiap pertandingan ada momen baru, dan di setiap pertandingan saya berusaha bermain sebaik mungkin untuk semua orang. Tapi, di sepakbola, ini ada beberapa alasan, mungkin hasil tidak baik, performa juga tidak optimal,” kata Klok usai membawa Persib menang atas Persis Solo 2-0.

“Tapi, di empat pertandingan terakhir, kita clean-sheet, tim bermain dengan bagus, pelatih juga bagus, kepercayaan diri pun juga bagus.”

Batal ke Piala Dunia, Marc Klok Nilai Perjalanan Timnas Indonesia Tidak Gagal
Pemain Persib Bandung dan Timnas Indonesia, Marc Klok.
Foto: VIVAGOAL/Dimas Sembada

Klok menjelaskan kesulitan Timnas Indonesia dalam menampilkan performa terbaiknya yaitu waktu adaptasi yang sedikit. Tapi, menurutnya Timnas Indonesia tidak sepenuhnya gagal, meskipun hasilnya pun tidak memuaskan.

“Tapi, di Timnas itu sangat berat dan levelnya sangat berbeda. Di Timnas tidak banyak waktu untuk datang dan mengasah strategi, untuk mendapatkan kepercayaan diri. Jadi, ada banyak alasan.”

“tapi, kalau Anda menilai itu gagal, menurut saya itu tidak gagal. Tapi, mungkin tidak terlalu baik seperti empat pertandingan terakhir. Tapi, menurut saya itu hal yang biasa di sepakbola,” tutupnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com