Site icon Vivagoal.com

Bima Sakti Jawab Kritik Ayah Welber Terkait Asupan Gizi Pemain Timnas U-17

Bima Sakti Jawab Kritik Ayah Welber Terkait Asupan Gizi Pemain Timnas U-17

Sumber: Twitter/Timnas Indonesia

Vivagoal – Liga Indonesia – Bima Sakti mengeluarkan tanggapan terkait komentar ayah Welber Jardim mengenai faktor gizi yang memengaruhi stamina pemain Indonesia U-17 pada laga pembuka Piala Dunia U-17 kontra Ekuador U-17, Jumat (10/11) lalu. Pada laga tersebut, Skuad Garuda terlihat lemas dan hanya mampu bermain imbang 1-1.

Ayah Welber menyatakan bahwa asupan makanan jadi faktor utama yang memengaruhi turunnya stamina pemain pada laga tersebut. Pasalnya dua pemain naturalisasi Indonesia, Welber dan Amar Brkic, mengalami sakit perut begitu tiba di Indonesia.

Sumber: Twitter/FIFA World Cup

“Kita sebenarnya punya ahli gizi. Mungkin Amar (Brkic) karena dia dari Eropa, dan itu juga dialami oleh Welber saat pertama kali datang ke Indonesia saat gabung di Solo. Sempat juga ia terpengaruh oleh masalah makanan, bahkan itu juga dialami oleh coach Frank (Wormuth), hampir 14 hari dia merasa perutnya enggak enak,” ucap Bima Sakti kepada para wartawan yang hadir di TikTok Bintang Masa Depan, Sabtu (2/12) siang WIB, di RPTRA Cipinang Besar, Jakarta.


Baca juga:


Sebagai tambahan, Bima Sakti menyebut masalah fisik pemain di laga kontra Ekuador tak ada pengaruhnya dengan faktor makanan yang dikonsumsi pemain, melainkan ada pada mental pemain.

“Lalu, untuk masalah fisik, memang kita di pertandingan pertama lawan Ekuador itu memang sangat drop sekali karena itu bukan hanya terjadi karena tekanan pertandingan. Tetapi, itu juga bisa karena psikis, psikologi pemain karena main di pertandingan pertama, yang kita lawan juga sekelas Ekuador yang notabene tim langganan Piala Dunia di semua level.

“Jadi, para pemain tidak hanya tertekan dari lawan saja, melainkan dari psikologis mereka sehingga banyak yang kelelahan. Tetapi, pertandingan kedua dan ketiga kita bisa lebih baik, enggak ada yang terlihat keram, namun ini jadi PR buat kita juga.

“Semoga ke depannya kita bisa lebih baik lagi. Kita bisa berkaca dari kekuatan Mali, mereka main dengan determinasi tinggi, dan itu jadi PR buat kita ke depannya,” tutupnya.

Selalu update berita terbaru seputar  Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Exit mobile version