Pelatih Persik, Marcos Reina Sebut Thom Haye Berikan Kreativitas Untuk Persib
Pelatih Persik Kediri, Marcos Reina Torres. Foto: VIVAGOAL/I Made Gita

Bisingnya Bobotoh Bikin Konsentrasi Persik Berantakan

Raffy Faraz - Oktober 18, 2026
Dibaca Normal dengan Waktu Menit

Vivagoal – Liga Indonesia – Pelatih Persik, Marcos Reina harus mengakui konsentrasi timnya sempat berantakan dalam proses terjadinya gol yang dicetak pemain Persib, Julio Cesar. Marcos Reina menyebut, salah satu penyebabnya ialah kehadiran Bobotoh di laga tersebut.

Pada laga yang digelar di Stadion si Jalak Harupat, pada Minggu, 18 Oktober 2026 tersebut, Persib berhasil meraih kemenangan tipis 1-0. Julio Cesar yang baru dimasukan mengganti Danijel Loncar, berhasil mengubah kedudukan saat dirinya belum genap 10 detik bermain.

Proses gol tersebut terjadi pada menit 79′. Bermula dari bola kiriman sepak pojok Thom Haye yang dikirim ke dalam kotak penalti Persik. Julio Cesar yang berdiri tanpa kawalan sukses menanduk bola hingga menggetarkan jala tim Persik.

Bobotoh
Bobotoh Mendukung Persib Saat Menjamu Arema FC di BRI Super League Musim 2025/26.

Foto: VIVAGOAL/I Made Gita

Marcos Reina mengungkapkan, ada dua masalah dalam proses terjadinya gol tersebut. Masalah pertama ialah atmosfer di dalam stadion. Suara bising yang datang dari tribun membuat komunikasi anak asuhnya berantakan hingga sulit menentukan pengawalan pemain.

“Masalah besar lainnya dari sepak pojok itu adalah ketika mereka memasukkan Julio Cesar. Dengan suara bising di stadion, sangat sulit memberi tahu para pemain siapa yang harus menjaga siapa. Pada momen itu, terjadi kebingungan mengenai siapa yang bertugas menjaga pemain tertentu,”

Hal ini bisa terlihat dari proses gol tersebut yang memperlihatkan kebingungan dari anak asuhnya dalam mengawal Julio Cesar. Apalagi masuknya Julio Cesar terasa lebih cepat, sehingga anak asuhnya kurang menyadari kehadiran bek asal Brasil itu.


Baca Juga:


 

“Julio tidak terkawal, atau setidaknya cukup bebas, dan mereka mencetak gol. Mungkin jika dia sudah berada di lapangan sejak awal, semua pemain akan mengetahui siapa yang harus dijaga. Namun, saat dia baru masuk ke lapangan, sulit untuk melakukan penyesuaian tersebut,” terangnya.

Namun di sisi lain, Marcos Reina memandang gol tersebut merupakan buah dari kurang beruntungnya skuad Macan Putih. Terlebih di sepanjang pertandingan, anak asuhnya bermain cukup baik dan mampu mengimbangi tim Maung Bandung.

“Ya, mungkin kami sedikit kurang beruntung karena mereka mencetak gol dari satu-satunya sepak pojok ketika kami belum siap.” tutup Marcos.

Selalu update berita terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com