Dikaitkan dengan Dua Tim Besar, Ivan Toney: Saya Punya Hal yang Harus Dibayar
Ivan Toney, Foto: dok Goal

Brentford Patok Harga Ivan Toney Rp 1,2 Triliun, Klub-Klub Peminat Mundur

Raffy Faraz - Oktober 24, 2023
Dibaca Normal dengan Waktu Menit

Vivagoal – Liga Inggris – Brentford dikabarkan mulai melunak dan bersedia menjual Ivan Toney pada bursa transfer paruh musim, Januari mendatang. Muncul laporan, The Bees optimistis mematok harga penyerang utamanya itu di angka Rp 1,2 triliun.

Ivan Toney saat ini masih menjalani skorsing imbas dari kasus kecanduan judi. Penyerang berusia 27 tahun itu diskors oleh Federasi sepakbola Inggris (FA) selama 8 bulan, yang membuatnya baru bisa bermain setelah 16 Januari 2024 mendatang.

Kini jelang masa hukumannya berakhir, Ivan Toney mulai ramai diberitakan tengah jadi rebutan banyak klub top Premier League. Ketajaman Toney sebagai striker membuat tiga klub asal London, yakni Arsenal, Chelsea dan Tottenham Hotspur dikabarkan tertarik meminangnya pada bursa Januari mendatang.

Brentford Patok Harga Ivan Toney Rp 1,2 Triliun, Klub-Klub Peminat Mundur
Ivan Toney, Foto: dok Inews

Situasi ini kemudian membuat Brentford punya rasa optimistis tinggi bakal meraup cuan banyak kalau menjual Ivan Toney, meski kontraknya sendiri baru akan habis Juni 2025 mendatang. Dilaporkan oleh Metro seperti dinukil dari pakar transfer Sky Sports, Fabrizio Romano, Brentford pede mematok harga Toney di angka 65 juta paun atau setara Rp 1,2 triliun.

Namun Arsenal, Chelsea dan Tottenham merasa harga jual Toney terlalu tinggi mengingat si pemain juga sudah lama tidak bermain. Alhasil, Metro melaporkan bahwa kini satu persatu klub peminat mundur dari upayanya untuk merekrut Toney pada bursa Januari mendatang.


Baca Juga:


Metro menyebut, Arsenal telah memutuskan untuk tidak mendatangkan Toney demi menyehatkan keuangan klub setelah jor-joran di bursa musim panas kemarin untuk memboyong Declan Rice, Kai Havertz, Jurrien Timber dan David Raya. Sementara Chelsea, lebih memilih untuk memprioritaskan Victor Osimhen di Napoli ketimbang membeli mahal-mahal Toney.

Ada pun Tottenham juga hanya menjadikan Toney sebagai opsi. Sebab di bawah arahan manajer baru Ange Postecoglou, mereka terbukti tetap mampu tampil sangat oke dan kini memuncaki klasemen Premier League tanpa pernah menderita kekalahn.

Tak heran jika pada bursa musim panas kemarin Tottenham sama sekali tidak berusaha untuk mencari pengganti Harry Kane yang pergi ke Bayern Munich. Namun Spurs baru akan mengambil opsi untuk merekrut Toney jika kondisi tim menurun jelang bursa paruh musim dibuka, Januari mendatang.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com