Pemain Juventus Ungkap Peran Penting Spalletti Pasca Kemenangan atas Benfica
Sumber: Football Italia

Spalletti Murka Usai Juventus Dikalahkan Genoa: Tidak Ada Perlawanan!

Rizal Saleh - Oktober 29, 2026
Dibaca Normal dengan Waktu Menit

Vivagoal – Serie A – Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, melontarkan kritik keras terhadap anak asuhnya setelah menelan kekalahan 0-2 dari Genoa di Stadion Luigi Ferraris. Ia menilai Juventus benar-benar dibuat tak berkutik pada hampir semua area.

Hasil tersebut semakin memperbesar tekanan terhadap Luciano Spalletti yang sebelumnya sudah menghadapi tuntutan untuk mundur. Apalagi Genoa saat ini merupakan salah satu tim yang berjuang menjauhi zona degradasi di papan klasemen.

Kekalahan dari Genoa lantas menjadi kemunduran lain bagi Juventus setelah penampilan mengecewakan dalam beberapa pertandingan terakhir. Spalletti sempat meninggalkan skema dua penyerang sebelum kembali menerapkannya pada babak kedua. 

Namun, perubahan itu tidak banyak membantu karena Juventus sudah tertinggal melalui gol Kingsley Ehizibue dan Tommaso Baldanzi. Juventus baru menunjukkan ancaman berarti menjelang akhir pertandingan, diantaranya melalui sepakan bebas Teun Koopmeiners.

Foto: REUTERS/VINCENZO LIVIERI via sport.detik.com)

Selepas pertandingan, Spalletti meminta maaf, khususnya kepada para tifosi Juventus. Spalletti tak ragu untuk mengakui bahwa timnya perlu mengevaluasi situasi secara menyeluruh sebelum menentukan langkah berikutnya. Juventus dinilai tidak mampu menjaga keseimbangan permainan dan turut membantu Genoa menciptakan peluang yang berujung gol

“Kami harus meminta maaf kepada para suporter atas penampilan ini. Itu yang paling utama. Apa pun yang kami katakan sekarang bisa terdengar keliru, jadi kami membutuhkan waktu untuk memahami situasi ini dengan lebih jernih,” ujar Spalletti dilansir Football Italia.

“Sulit membicarakan bagaimana Baldanzi bisa menemukan ruang di belakang pertahanan kami. Pemain tidak pernah menemukan keseimbangan yang tepat untuk mengantisipasinya. Kami juga berkontribusi terhadap terciptanya dua gol Genoa, sementara kami sendiri memiliki beberapa peluang besar yang gagal dimaksimalkan,” katanya.


Baca Juga:


Kekalahan tersebut mengingatkan Spalletti pada hasil buruk Juventus saat takluk 0-3 dari Lazio. Ia menilai masalah timnya bukan sekadar kesalahan taktik, melainkan juga rendahnya intensitas dan keberanian ketika berhadapan langsung dengan lawan.

“Sulit menerima rendahnya intensitas lari dan duel yang kami tunjukkan. Kami kalah dalam duel saat menyerang, saat bertahan, dan hampir di semua area. Cepat atau lambat, kami harus memahami apa yang sebenarnya terjadi dan meningkatkan kondisi fisik serta kemauan untuk bertarung merebut bola,” tegasnya.

Spalletti mengakui bahwa masalah kebugaran dan absennya sejumlah pemain akibat cedera menjadi tantangan bagi Juventus. Namun, ia menegaskan kondisi tersebut tidak bisa dijadikan alasan atas kurangnya daya juang yang diperlihatkan tim sepanjang pertandingan.

“Kami tidak memberikan cukup kontribusi di hampir seluruh area lapangan. Sekarang kami harus melihat apakah para pemain ini benar-benar memiliki apa yang dibutuhkan. Kami perlu kembali mencari tahu apa yang menyebabkan situasi seperti ini. Harus diakui, penampilan kami tidak cukup baik. Tidak ada perlawanan,” ujar Spalletti.

Pelatih asal Italia itu menambahkan bahwa persoalan tersebut sudah terlihat sejak awal musim. Ia ingin para pemain lebih siap menghadapi duel fisik dan menunjukkan komitmen yang lebih besar ketika berusaha memenangkan bola.

“Situasi ini sudah kami hadapi sejak awal musim. Sekarang kami harus mengakuinya dan meningkatkan daya juang serta kemampuan menghadapi kontak fisik. Saya ingin menonton kembali pertandingan ini agar bisa memahami dengan lebih baik apa yang terjadi. Sebab, dalam pertandingan tiga hari lalu, saya melihat sikap yang benar-benar berbeda selama satu jam,” tuturnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Champions hanya di Vivagoal.com