
Bukan Maguwaharjo, PSIM Bakal Berkandang di Stadion Sultan Agung
Vivagoal – Liga Indonesia – Tim yang baru saja promosi yaity PSIM Yogyakarta sepertinya akan berkandang di Stadion Sultan Agung, Bantul, untuk musim depan.
PSIM tengah bersiap untuk menyongsong BRI Super League 2025/26 yang menandai kembalinya mereka ke kasta tertinggi sepakbola Indonesia setelah absen 18 tahun lamanya.
Mereka baru saja dipromosikan ke kasta tertinggi usai menjadi juara Liga 2 (sekarang Championship) musim lalu. Tentunya, momentum ini tidak ingin dirusak oleh PSIM, sehingga mereka akan mempersiapkan segalanya dengan matang, termasuk soal stadion.
View this post on Instagram
Sejatinya, PSIM berkandang di Stadion Mandala Krida yang terletak di tengah kota Yogyakarta. Namun, stadion tersebut dinilai tidak layak untuk menyelenggarakan pertandingan, terutama terkait penerangannya.
Oleh karena itu, PSIM meminta agar bisa bermain di Stadion Maguwaharjo, markas PSS Sleman. Sayang, Pemerintah Kabupaten Sleman melalui bupatinya, Harda Kiswaya, tidak memberikan izin untuk PSIM berkandang di Maguwaharjo.
Baca Juga:
- Luis Diaz Buat Keputusan yang Tepat Dengan Tinggalkan Liverpool dan Gabung Bayern Munich
- Newcastle Siapkan 90 Juta Euro Untuk Transfer Benjamin Sesko
- Bintang Crystal Palace akan Jadi Pembelian Hebat Buat Arsenal
- RC Lens Perkenalkan Bek Sayap Andalan Timnas Arab Saudi
Untuk itu, mereka mengantisipasinya dengan menjadikan Sultan Agung sebagai markas besar mereka. Setelah dilakukan asesmen oleh Direktorat Pengamanan Objek Vital (Ditpamobvit) Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) bersama Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Bantul, Sultan Agung dinyatakan layak dengan meraih nilai baik.
Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) PSIM, Wendy Umar Seno Aji, menyambut baik hasil ini. Meskipun begitu, pihaknya akan tetap memperjuangkan Maguwaharjo sebagai kandang mereka karena ada beberapa pertandingan yang tidak mungkin diselenggarakan di Sultan Agung.

“Alhamdulillah, Stadion Sultan Agung ini layak untuk digunakan pertandingan kompetisi dengan penonton,” kata Wendy Umar yang dilansir dari situs I League.
“Kami juga harus mengantisipasi beberapa pertandingan yang kemungkinan besar tidak bisa dilakukan di Stadion Maguwoharjo. Ada pembatasan kapasitas penonton yang tidak bisa maksimal pada saat pelaksanaan nantinya,” tambahnya.
Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com















