
Koneksi Akademi La Masia Milik Barcelona di Balik Kemenangan Filipina
Vivagoal – Berita Bola – Pelatih Filipina, Carles Cuadrat mengaku bangga dengan kemenangan atas Thailand dalam lanjutan ajang FIFA ASEAN Cup 2026. Kemenangan bersejarah tersebut ia persembahkan untuk mengenang legenda besar sepakbola berdarah Filipina, mendiang Paulino Alcantara.
Pada pertandingan yang berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat pada Jumat, 2 Oktober 2026, Timnas Filipina sukses menumbangkan Thailand dengan skor akhir 2-1. Hasil positif ini memastikan Filipina mengunci posisi ketiga di papan klasemen grup dengan raihan total 4 poin.
Bagi Carles Cuadrat, kemenangan ini terasa istimewa lantaran waktunya sangat berdekatan dengan hari kelahiran sosok Paulino Alcantara. Ia menilai, pencapaian ini menjadi sarana tepat untuk memberikan penghormatan tertinggi kepada figur berpengaruh dalam sejarah sepakbola Filipina tersebut.
“Saya juga ingin mendedikasikan kemenangan ini untuk salah satu pemain penting dalam sejarah Filipina. Namanya Paulino Alcantara. Paulino Alcantara adalah pemain top yang pernah bermain untuk FC Barcelona,” ujar Carles Cuadrat usai laga.
Keterikatan emosional antara Carles Cuadrat dan Paulino Alcantara makin kuat karena latar belakang sang pelatih yang juga dibesarkan oleh FC Barcelona. Lebih lanjut, juru taktik asal Spanyol itu membeberkan betapa besarnya rekam jejak yang ditinggalkan Alcantara di kancah sepak bola Eropa.
“Seperti yang kalian tahu. Latar belakang saya berasal dari Barca, La Masia. Saya adalah pemain di sana, dan asisten saya, Albert Capellas, juga berasal dari Barcelona,” tuturnya menambahkan.
Baca Juga:
- Kalah Atas Filipina, Anthony Hudson Akui Konsentrasi Thailand ada di Final
- Jawaban Arif Aiman Saat Ditanya Soal Kemenangan Timnas Indonesia
- Kalah Telak Atas Malaysia, Pelatih Singapura: Sangat Memalukan Bagi Kami
- Sikap Pelatih Malaysia Usai Gagal Menembus Final FIFA ASEAN Cup
“Saya ingin memberi tahu Anda bahwa Paulino Alcantara memberi dampak besar di Spanyol saat bermain untuk Barca. Beliau adalah pencetak gol terbanyak dengan lebih dari 300 gol untuk waktu yang sangat lama, dari tahun 1920-an hingga Messi bermain untuk Barca,” jelasnya.
Cuadrat juga mengingatkan bahwa kehebatan rekor tersebut bertahan sangat lama sebelum akhirnya dipatahkan oleh Lionel Messi. Meski rekornya sudah terpecahkan, kenangan manis Paulino Alcantara bagi publik Catalan dan Filipina tetap tersimpan rapi.
“Belum lama ini Messi berhasil melampaui rekor gol Paulino Alcantara. Jadi, beliau harus menjadi inspirasi bagi para penggemar di Filipina karena beliau adalah pemain yang sangat luar biasa, dan minggu depan, tanggal 7 Oktober, adalah hari ulang tahunnya. Itu terjadi 130 tahun yang lalu,” ungkapnya.

Foto: VIVAGOAL/Raffy Faraz
Perjalanan karier Paulino Alcantara di tingkat internasional pun dinilai sangat fenomenal karena telah membela Timnas sejak usianya masih sangat belia. Tentu kebanggaan historis yang mendalam ini harus tetap dijaga agar semua pihak tetap mengingatnya.
“Saya pikir beliau harus menjadi inspirasi bagi semua orang yang mencintai sepak bola di Filipina, karena beliau adalah seorang legenda, pemain besar dalam sejarah sepak bola, dan membela Filipina sejak berusia 15 tahun. Sangat muda, dan beliau bermain untuk Filipina dalam waktu yang sangat lama,” tegas Cuadrat.
Momentum menjelang hari lahir sang legenda dipandang sebagai waktu yang paling pas untuk menghidupkan kembali semangat serta warisannya kepada generasi penerus.
“Saya pikir sekarang, karena menjelang hari ulang tahunnya, ini adalah momen yang tepat untuk mengingatnya dan menghormatinya dengan kemenangan ini,” pungkasnya.
Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com















