
Carlos Pereira Akui Permainan Madura United Sangat Berantakan
Vivagoal – Liga Indonesia – Pelatih Madura United, Carlos Pereira harus mengakui penampilan timnya sangat berantakan saat menjamu Persib Bandung. Carlos Pereira menjelaskan gol balasan Uilliam Barros seketika menjadikan malam yang buruk bagi para pemain Madura United.
Dalam laga lanjutan pekan ke-14 BRI Super League 2025/26 itu, Madura United harus menanggung malu dengan kekalahan 1-4. Laga ini digelar pada Minggu, 30 November 2025 di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan, Madura.

Carlos Pereira mengungkapkan, permainan Madura United memang sangat jauh dari harapan. Baginya, situasi ini sangat jauh dibandingkan dengan masa persiapan. Mengingat skuat Madura United mampu memaksimalkan masa persiapan dengan optimal.
“Di momen-momen krusial, kami malah kebobolan. Dan sekarang kami harus melihat lagi apa yang perlu diperbaiki. Kami punya waktu dua hari sebelum latihan berikutnya. Kami harus menemukan cara untuk bisa bermain lebih baik dan meningkatkan performa tim,” ujar Carlos Pereira kepada awak media.
Baca Juga:
Ditahan Arsenal, Maresca: Andai 11 vs 11, Chelsea bisa menang!
Arteta Kecewa Gagal Menang di Laga Penuh Emosi Lawan Chelsea
Atas kekalahan tersebut, ada banyak pelajaran yang didapat Madura United. Carlos Pereira menyebut, salah satu pelajaran yang dipetik ialah soal konsentrasi bermain. Ia melihat, anak asuhnya lepas konsentrasi saat gol pertama Persib tercipta.
“Namun sayangnya kami kebobolan saat kami sedang bermain cukup baik. Itu membuat kepercayaan diri tim sedikit menurun. Ketika kami mencetak gol dan menjadi 2-1, mereka langsung mencetak gol ketiga. Saya percaya jika itu tidak terjadi, kami bisa bangkit dan bermain lebih baik,” jelas Carlos Pereira.

Selain itu, Carlos Pereira melihat adanya kekurangan di barisan pertahanan timnya. Dalam beberapa situasi, mereka mampu melakukan variasi permainan dan membuka ruang bagi pemain lain. Namun saat Persib sukses merebut bola, transisi pertahanannya tidak begitu cepat.
“Ya, tapi kami sudah melatih variasi itu. Kami tidak mengubahnya tanpa alasan. Kami sudah latih tiga bek, lini empat, dan lini lima. Tergantung situasi pertandingan, kami perlu lebih kuat di sisi lapangan, jadi kami memakai lini empat.” imbuhnya.

Carlos Pereira berharap, kekalahan ini bisa membangkitkan spirit anak asuhnya untuk tampil lebih baik di laga berikut kontra Arema FC. Ia berharap Madura United bisa memetik kemenangan atas Singo Edan demi memperbaiki posisi di papan klasemen.
“Kami tahu permulaan musim ini akan sangat sulit, dan itu memang terjadi. Namun kami siap mengubah situasi ini. Para pemain juga tahu dan percaya bahwa kami akan bangkit.” tutupnya.
Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com















