
Cerita Eks Man United Soal Rumitnya Negosiasi dengan Ronaldinho
Vivagoal – Liga Inggris – Eks bintang asal Brasil, Ronaldinho diklaim pernah membawa perwakilan hingga 20 orang pada proses negosiasinya dengan Manchester United, meski pada akhirnya Ia memutuskan pergi ke Barcelona sekitar dua dekade lalu.
Di era awal 2000an, Ronaldinho menjadi salah satu sosok fenomenal di dunia si kulit bundar. Namanya terus meroket pasca membawa Tim Nasional Brasil keluar sebagai juara Piala Dunia 2022 Korea-Jepang. Banyak tim yang kemudian berburu tanda tangan Ronaldinho, yang saat itu tengah membela Paris Saint-Germain.
Tak terkecuali bagi raksasa Inggris, Manchester United. Kala itu kubu Setan Merah baru saja ditinggalkan oleh David Beckham, yang menyebrang ke Real Madrid. Manajer United, Sir Alex Ferguson pun mencari sosok pengganti Beckham untuk menyisir sisi sayap penyerangan tim.

Bakat, kreativitas, serta kemampuan tinggi Ronaldinho pun dianggap jadi pilihan sempurna bagi ambisi Man United. Setan Merah diyakini berada di posisi terdepan untuk bisa mendatangkan Ronaldinho dari PSG.
Namun, pada akhirnya kepindahan Ronaldinho menuju Man United pun tak pernah terlaksana. Ia memutuskan pergi ke Barcelona dengan kesepakatan harga 32,25 juta euro, dan terus tumbuh menjadi legenda di Camp Nou.
Baca Juga:
- Shin Tae-yong Akui 2 Gol Cina Akibat Lemahnya Konsentrasi Pemain Timnas Indonesia
- Jumpa PSG di Liga Champions, Fans PSV Dilarang Hadir oleh Pemerintah Prancis
- Thomas Tuchel Selangkah Lagi Ambil Alih Timnas Inggris
- STY: Timnas Indonesia Hanya Kurang Beruntung Lawan Cina!
Eks petinggi Man United, Peter Kenyon lalu menjabarkan cerita dibalik kegagalan mereka mendapat Ronaldinho. Kenyon mengatakan bahwa proses negosiasi dengan Ronaldinho sangat rumit serta melibatkan banyak orang didalamnya.
“Kami memang mengejarnya dengan keras. Kami memang mengincarnya dengan keras. Ini sama seperti transfer lainnya. Alex (Ferguson) akan terlibat di dalamnya. Keputusan-keputusan penting, mengapa dia menginginkannya, di mana dia menginginkannya, di mana dia akan bermain, dan lain-lain. Jadi, Alex terlibat sepenuhnya,” ujar Kenyon dalam siaran podcast Rio Ferdinand Present via Goal.

“Biasanya, dalam kasus-kasus seperti ini, kita berurusan dengan pemain dan agennya. Di sini, kami terlibat bersama pemain, beberapa agen dan sekitar 20 orang lainnya di dalam ruangan. Dia adalah seorang pemain hebat, namun tiba-tiba kami berada dalam situasi yang berbeda. Menyuntikkan budaya semacam itu di sekitar latihan, tidak biasanya tepat waktu, yang berbeda,” tambahnya.
“Budaya kesehatan di Brasil juga berbeda. Pemain yang fantastis, namun ada berbagai macam hal lain yang mulai diperkenalkan ke dalam semua ini. Dia jelas datang dengan membawa banyak orang. Kamu tahu seperti apa United saat itu. Itu adalah sebuah institusi, tidak ada yang diperlakukan berbeda dari yang lain.”
Tapi, apa jadinya jika Ronaldinho benar-benar bergabung dengan Man United? Simak ulasan tim Vivagoal di What If: Ronaldino Gabung Man United di 2003, Sir Alex Ferguson Raih Treble Kedua
Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com















