
Comeback Lawan Dortmund, Jadi Malam Tak Bersejarah Bagi Atalanta
Vivagoal – Liga Champions – Allenatore Atalanta, Raffaele Palladino memandang tinggi berhasilan anak asuhnya itu menampilkan performa yang luar biasa untuk bisa melangkah ke babak 16 Besar Liga Champions musim ini usai mampu menyingkirkan raksasa Jerman, Borussia Dortmund.
Atalanta sejatinya menghadapi misi yang sangat sulit saat menjamu Borussia Dortmund dini hari tadi pada leg kedua babak playoff Liga Champions 2025/26. Pasalnya, kubu La Dea tertinggal dua gol pasca tumbang 0-2 dari Dortmund di leg pertama pekan kemarin.
Namun di babak pertama, Atalanta sudah mampu membuat agregat menjadi 2-2 berkat gol dari Gianluca Scamacca dan Davide Zappacosta. Atalanta kemudian berbalik unggul 3-2 lewat gol Mario Pasalic menit ke-57′, tapi skor kembali imbang setelah Karim Adeyemi merobek gawan La Dea menit ke-75′.
Laga kemudian berlanjut sampai babak tambahan waktu karena sampai babak kedua selesai skor agregat bertahan 3-3. Sejumlah drama terjadi pada babak tambahan, diawali ketika Atalanta mencetak gol lewat penalti Lazar Samardzic di menit ke-90+8′.
Sementara Dortmund harus kehilangan dua pemain mereka yang mendapatkan kartu merah. Ramy Bensebaini terlebih dulu diusir wasit menit ke-90+7′, diikuti oleh Nico Schlotterbeck pada penguhujung babak kedua tambahan waktu.
Raffaele Palladino kemudian memandang tinggi keberhasilan Atalanta comeback melawan Dortmund sebagai laga bersejarah. Ia sangat puas Atalanta mampu menembus prediksi yang memandang sebelah mata, melihat hasil di leg pertama lalu.
“Ini adalah pertandingan yang akan dikenang sepanjang sejarah. Tidak hanya di Bergamo bagi para penggemar Atalanta, tetapi juga bagi sepak bola Italia secara keseluruhan. Kami berhasil melakukan comeback yang akan tercatat dalam sejarah,” ujar Palladino dilansir Football Italia.
Baca Juga:
- Casemiro Susul Modric ke AC Milan Musim Depan?
- Tersingkir dari Liga Champions, Perasaan Juventus Campur Aduk
- Barcelona Berpaling ke Pilihan Alternatif Untuk Dapatkan Penyerang Baru
- Legenda Klub Kecewa Tak Sempat Jadi Caretaker Chelsea
Atalanta pun kini menjadi tim Italia ketiga setelah Juventus dan AS Roma, yang mampu berbalik unggul ketika tertinggal dua gol di leg pertama. Palladino lantas menyatakan rasa terima kasihnya pada seluruh elemen Atalanta, baik dalam maupun luar lapangan yang mendukung laga dini hari tadi.
“Kami sangat bahagia. Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada setiap pemain, baik yang berada di lapangan, di bangku cadangan, di tribun, staf saya, Presiden Antonio Percassi, para direktur, dan semua penggemar,” tambah Palladino.
“Ada 23.000 orang yang mendukung kami dari awal hingga akhir malam ini, mereka menciptakan atmosfer yang unik di stadion. Ini mungkin pertandingan terbaik yang pernah saya alami dalam karier kepelatihanku, dan akan selalu teringat di benak saya. Klub ini pantas mendapatkan kepuasan yang luar biasa ini.”
Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Champions hanya di Vivagoal.com















