Tag: Liga Champions

Gelar Premier League Makin Jauh, City Targetkan Hal Ini

Vivagoal Liga Inggris – Manchester City disebut hanya bakal mengincar zona Liga Champions di musim ini pasca kans melengserkan Liverpool di puncak klasemen kian menipis. Benarkah demikian?

Terbaru, City harus bermain imbang 2-2 kontra Crystal Palace di Etihad Stadium, Sabtu (18/1) kemarin. Hal tersebut membuat City berjarak 16 angka dari Liverpool di puncak klasemen. Mustahil bisa mengejar Liverpool mengingat mereka kerap mendulang inkonsistensi hasil di kancah liga.

Dalam hal tersebut, pertahahan City menjadi sorotan keras. Bahkan Pep Guardiola menyebut ada masalah di lini terbelakang the Sky Blues.

“Saat skor masih 2-1 kami seharusnya tidak membiarkan Zaha berlari. Itu sederhana, tetapi kami membiarkannya dan setelahnya kami kebobolan,” ungkap Guardiola kepada Sky Sports. “Itu keputusan. Konsentrasi kami selalu ada, tapi itu keputusan yang salah. Kami akan menyelesaikan dan mengembangkannya.”

Pep sendiri menyebut jika timnya kerap membuang peluang. Bahkan pelatih asal Spanyol menyebut kans terbaik City adalah mengamankan satu tempat di Liga Champions sekaligus memaksimalkan ajang-ajang lain yang masih mereka ikuti macam Piala FA, Piala Liga dan Liga Champions.

Baca Juga: Raih Hasil Minor di Liga, Mendy Sebut City Bakal Bungkam Madrid!

“Kami harus masih terus mencoba melaju. Musim ini masih menyisakan banyak pertandingan dan Anda harus mencoba mengamankan satu tempat di Liga Champions musim depan,” sambung Guardiola.

“Sekarang kami akan memulihkan diri selama dua atau tiga hari, bertandang ke Sheffield, bermain di sana, dan setelahnya ada FA Cup, semifinal Carabao, jadi kami akan berusaha mengamankan posisi itu [zona Liga Champions],” pungkasnya

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Solskjaer; Juara FA Pemanasan, Premier League dan Liga Champions Kemudian

Vivagoal Liga Inggris – Manajer Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer mengatakan jika juara Piala FA mungkin menjadi target paling realistis saat ini. Kemudian mereka bisa mulai bersaing di Premier League dan Liga Champions.

Bisa dikatakan performa inkonsisten Manchester United di musim ini membuat mereka terlempar dari persaingan gelar juara Premier League. Bermimpi saja cukup sulit melihat posisi empat besar masih jauh dari harapan.

Baca juga: Solskjaer: Jadi Juara adalah Inrealistis

Carabao Cup sepertinya juga akan lepas dari genggaman setelah mereka kalah kalah 1-3 dari Manchester City di leg pertama. Praktis Piala FA dan Liga Europa jadi alternatif terakhir MU untuk meraih trofi.

Solskjaer pun sadar jika fans tentu kesal melihat tim kebanggaannya yang terbiasa bersaing untuk gelar Premier League kini kesulitan bersaing. Oleh karena itu ia melihat jika Piala FA bisa menjadi trofi perdana sebelum menatap Premier League dan Liga Champions.

“Suporter dan klub memang tidak senang melihat kami tidak bersaing untuk jadi juara,” ujar Solskjaer seperti dikutip Sportskeeda. “Seharusnya kami ada di sana dan banyak suporter yang sudah mendukung sejak kami rutin menjuarai liga,” sambungnya.

“Untuk saat ini, kami tidak punya tim seperti itu, karena kami saat ini masih sedikit tertinggal dari tim-tim di atas kami.”

“Mungkin itu bisa dimulai dengan memenangi Piala FA dan para pemain pun akan tahu bagaimana rasanya meraih trofi. Tapi, itu bukan target utama kami. Kami ingin bersaing memperebutkan trofi Premier League dan Liga Champions kedepannya,” tegas Solskjaer.

Baca Juga: Vivagoal Bagi-Bagi Hadiah, Mainkan Kuisnya Di Sini!

Kans MU untuk bisa terus bertahan di Piala FA terbuka andai mereka bisa mengalahkan Wolverhampton pada laga replay di Old Trafford, Kamis (16/1/2020) dini hari WIB nanti.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Neymar Yakin Betul PSG Juara Liga Champions Musim Ini

0

Vivagoal Ligue 1 – Pemain termahal dunia milik Paris Saint-Germain, Neymar sangat percaya diri timnya akan keluar sebagai juara Liga Champions musim ini.

Keberhasilan PSG keluar sebagai juara fase penyisihan Liga Champions grup A tanpa sekalipun tersentuh kekalahan memang cukup mengejutkan banyak pihak. Bagaimana tidak, PSG berhasil mengangkangi sang juara bertahan tiga kali dalam empat musim terakhir, Real Madrid.

Baca Juga: Vivagoal Bagi-Bagi Hadiah, Mainkan Kuisnya Di Sini!

Skuad besutan Thomas Tuchel bahkan mampu unggul lima angka dari Madrid yang duduk di peringkat kedua dan melaju ke babak 16 besar sebagai runner-up grup. Dasar inilah yang kemudian menjadi keyakinan Neymar bahwa kualitas permainan PSG di kompetisi Eropa sudah jauh berkembang dan sangat siap tuk merebut trofi juara musim ini.

“Saya pikir ada kemungkinan kami bisa melakukannya. Soal kekuatan tim dan kualitas pemain, sejak saya main di PSG, ini adalah musim paling siap dan terkuat yang pernah PSG miliki menurut opini saya.” ucap Neymar seperti dilansir dari Soccerway.

“Saya pikir kami punya peluang. Meski PSG tidak pernah juara Liga Champions, kami akan berjuang merebut gelar ini. Kami tahu kekuatan kami dan kami berharap bisa sampai ke final.” tutupnya.

Sepanjang sejarah Liga Champions, PSG hanya punya prestasi terbaik adalah mencapai babak semi-final pada tahun 1995. Setelah itu, langkah Les Parisiens hanya mentok sampai babak perempat-final.

Baca juga: Bahagia di Paris, Verratti: Siapa Bilang Neymar Hanya Bahagia di Barcelona?

Dalam tiga musim terakhir, PSG bahkan sudah harus tersingkir sedari babak 16 besar setelah secara berturut-turut disingkirkan Barcelona, Real Madrid dan Manchester United.

Selalu update berita bola terbaru seputar Ligue 1 hanya di Vivagoal.com

Daftar 10 Tim dengan Pendapatan Tertinggi di Liga Champions 2018/19

Vivagoal Liga Champions – Sebagai juara Liga Champions 2018/19, Liverpool nyatanya masih kalah dari Barcelona dari segi hadiah. Berikut ini penjelasannya.

Liverpool sendiri berhasil mengukuhkan diri sebagai juara Liga Champions 2018/19 setelah mengalahkan Tottenham Hotspur. Di final, The Reds berhasil menang dua gol tanpa balas atas sesama wakil Inggris tersebut.

Perjalanan Liverpool terbilang cukup berat di mana mereka harus bertemu tim-tim besar termasuk Barcelona. Bahkan aksi comeback heroik terjadi saat mereka bertemu di babak semifinal.

Menariknya Barcelona yang tersingkir di babak empat besar justru mendapat hadiah paling banyak. Dilansir dari Marca, Los Cules mendapatkan uang hadiah sebanyak 117 juta euro dari Liga Champions. Sedangkan Liverpool berada di peringkat dua dengan mendapat 111 juta euro.

Liverpool mendapat uang lebih sedikit karena kalah dalam aspek koefisien historis. Barcelona juga mendapat keuntungan lebih besar dari pembagian hak siar pertandingan di televisi. Dari aspek tersebut, Liverpool hanya mendapat 23 juta euro sementara Barcelona mendapat 34 juta euro.

Hak siar terasa sangat berpengaruh bagi Ajax Amsterdam. Mereka hanya menempati peringkat 12 peraih hadiah terbesar kendati lolos hingga babak semifinal.

Berikut ini daftar 10 tim dengan pendapatan tertinggi di Liga Champions 2018/19:

1. Barcelona – 117 juta euro

2. Liverpool – 111 juta euro

3. Tottenham – 101 juta euro

4. Juventus – 95 juta euro

5. Manchester United – 93 juta euro

6. Manchester City – 93 juta euro

7. PSG – 85 juta euro

8. Real Madrid – 85 juta euro

9. Atletico Madrid – 85 juta euro

10. Bayern Munchen – 82 juta euro

Selalu update berita terbaru seputar Liga Champions hanya di Vivagoal.com

Andai Juara Liga Champions Musim Ini, Superstar PSG Berencana Angkat Kaki

Vivagoal Ligue 1 – Penyerang Paris Saint-Germain, Neymar membuka kemungkinan dirinya bakal pergi dari Parc des Princes pada jendela transfer musim panas mendatang demi mencari tantangan baru.

Neymar hengkang dari Barcelona ke PSG awal musim 2017/2018 usai ditebus dengan nilai transfer yang memecahkan rekor transfer pemain termahal dunia, yakni sebesar 222 juta euro atau setara Rp 3,5 triliun.

Baca juga: Mengalahkan Messi dan Ronaldo, Mbappe Pemain Paling Bernilai

Di awal kepindahannya, Neymar mengungkapkan bahwa ia ingin mencetak sejarah bersama raksasa Ligue 1 Prancis itu dengan mencoba memenangi banyak gelar, khususnya Liga Champions.

Selama 2,5 musim bermain tuk Les Parisiens, Neymar sudah menyumbang 60 gol dan 35 assist dari 70 penampilannya di semua kompetisi. Ia sukses membantu klub tersebut menjuarai Ligue 1 Prancis dua kali beruntun. Namun, Neymar selalu gagal mengantar PSG menjuarai Liga Champions setelah dua kali beruntun tersingkir di babak 16 besar.

Memasuki musim ketiganya di PSG, Neymar yang masih penasaran dengan Liga Champions bertekad untuk tidak gagal. Andai nanti misinya berhasil, ia pun membuka kemungkinan pindah ke klub lain untuk mencari tantangan baru.

“Tujuan saya adalah memenangkan segalanya yang saya bisa raih bersama PSG dan timnas Brasil. Saya ingin ke final Liga Champions, memenangkan Copa America lagi kemudian pergi mencari tantangan baru.” ucap Neymar seperti dilansir dari Mundo Deportivo.

Baca Juga: Vivagoal Bagi-Bagi Hadiah, Mainkan Kuisnya Di Sini!

“Saya menemukan banyak hal dalam tiga tahun terakhir, dan saya merasa inilah saatnya untuk menjadikan Liga Champions sebagai target utama. Saya berharap itu terjadi di PSG atau mungkin di tempat lain. Untuk sebuah proyek baru, jelas itu akan sangat menyenangkan.” imbuhnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Ligue 1 hanya di Vivagoal.com

Hal-Hal Besar yang Terjadi di Dunia Sepakbola Dunia Sepanjang Tahun 2019

0

Vivagoal Berita Bola – Dalam satu hari ke depan, kalender tahun 2019 bakal rampung. Sepanjang satu tahun, tentunya ada berbagai momen tak terlupakan dalam aspek kehidupan, tak terecuali dunia sepakbola. Sejak Januari hingga Desember 2019, vivagoal telah merangkum 12 momen terbaik di dunia si kulit bundar.

Berbagai momen krusial macam transfer termahal, sebuah tim mendulang gelar juara hingga kemunculan wonderkid-wonderkid anyar pun tersaji. Berbagai kejutan juga seakan terekam dengan jelas dalam setiap bulannya.

Vivagoal akan kembali mendedah momen terbaik apa saja yang terangkum di tahun 2019. Tentunya, artikel ini akan mendulang perdebatan panjang dari banyak pihak. Namun apapun itu, hal yang dituliskan di sini merupakan yang terbaik versi kami. Jika kalian memiliki versi lain, silahkan menambahkan di kolom komentar ya.

Januari: Christian Pulisic Jadi Pemain Termahal Amerika Serikat

Moncernya performa Christian Pulisic bersama Borrusia Dortmund membuat Chelsea tertarik untuk membawanya ke London Barat. Selama memperkuat Die Borrussen, winger asal Amerika Serikat ini sukses mengemas 127 laga, mencetak 19 gol dan 20 assist.

Pulisic, yang mampu bermain di sisi kiri dan kanan pada akhirnya dibeli Chelsea di bursa transfer Januari 2019 seharga 60 Juta Euro. Angka itu merupakan rekor pembelian termahal untuk pemain asal Amerika Serikat. Namun setelah dibeli, Pulisic dipinjamkan kembali ke Dortmund hingga enam bulan ke depan.

Baca Juga: Chelsea Tuntaskan Epic Comeback atas Arsenal!

Musim ini, Pulisic cukup memiliki peran sentral di tubuh the Blues. Meski ia belum bisa menjadi pengganti Eden Hazard yang hengkang ke Real Madrid di bursa transfer musim panas kemarin, pemain berdarah Kroasia masih mencoba menemukan permainan terbaiknya di bawah asuhan Frank Lampard.

Sejauh ini, ia sudah mengemas 22 penampilan di berbagai kompetisi dan mencetak 6 gol serta 8 assist untuk the Roman Emperor

Februari: Indonesia Juara Piala AFF U-22

Timnas Indonesia U-22 Juara dan Pecahkan Rekor

Dahaga juara Timnas Indonesia tertuntaskan di kancah junior. Timnas U-22 sukses meraih piala AFF U-22 pasca mengalahkan Thailand dengan skor 2-1 pada 26 Ferbruari lalu. Spesialnya, Thailand, yang notabene merupakan lawan mereka, merupakan juara bertahan di kompetisi tertinggi se-Asean ini.

Baca Juga: Jalan Panjang Timnas U-22 dan Harapan yang Belum Selesai

Kemenangan ini menjadi sejarah tersendiri untuk seorang Indra Sjafri. Ia sukses mendulang dua gelar di ajang ini dalam dua kategori usia yang berbeda. Sebelumnya, ia sukses menjadi juara Piala AFF U-19 di tahun 2013 lalu.

Skuat juara ini pun menjadi blueprint di ajang Sea Games 2019 mendatang. Di ajang multi olahraga itu, Osvaldo Haay dan kolega sukses mendulang posisi runner up pasca dihempaskan Vietnam di laga pamungkas.

Deschamps Jagokan Juventus Rajai Liga Champions

0

Vivagoal Liga InggrisPelatih Timnas Prancis, Didier Deschamps menjagokan Juventus keluar sebagai juara Liga Champions musim 2019/20. Dia beralasan kehadiran Cristiano Ronaldo bakal membantu Si Nyonya Tua meraih gelar.

Dia percaya, dengan pengalaman Ronaldo yang mengantar Madrid juara empat kali Liga Champions bakal membantu The Old Lady. Meski tak muda lagi, tapi Deschamps percaya CR7 mampu jadi pembeda. 

“Ronaldo  profesional yang luar biasa. Dia pemain yang menentukan. Dia memang tidak lagi bisa berlari secepat empat atau lima tahun lalu, namun ketika Anda punya pemain seperti dia, Anda tahu kalau Ronaldo selalu bisa membuat perbedaan,” tutur Deschamps

Skuat besutan Maurizio Sarri memang ngebet mendaratkan Si Kuping Besar musim ini. Apalagi Juventus terakhir kali jadi juara Liga Champions ialah pada tahun 1996 silam.

Baca Juga: Juventus Tertarik Datangkan Pemain Tak Terpakai Chelsea

“Juve sudah punya target menjuarai Liga Champions dalam beberapa tahun terakhir. Ini target realistis, dan secara pribadi, saya percaya Juve bisa melakukannya, terutama karena faktor pemain seperti Ronaldo, meski tim-tim lain juga punya peluang tuk menjuarainya,” kata Deschamps dilansir dari Football Italia.

Juventus sendiri bakal berhadapan dengan Lyon di babak 16 besar nanti. Rencananya kedua kesebelasan bakal saling serang pada Februari mendatang.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Bukan Barcelona, Griezmann Jagokan Mantan Klubnya Juara Liga Champions

Vivagoal Liga Champions Atletico Madrid memang bukan kandidat utama juara Liga Champions musim ini. Tapi, tidak demikian halnya dengan penyerang anyar Barcelona, Antoine Griezmann yang justru menjagokan Los Colchoneros.

Atletico Madrid saat ini ada di babak 16 besar Liga Champions dan akan menghadapi sang juara bertahan, Liverpool. Leg pertama akan digelar di Wanda Metropolitano pada 19 Februari 2020, sementara leg kedua berlangsung 12 Maret di Anfield Stadium.

Meski performa Atletico terbilang stabil di Liga Champions sementara ini dengan berhasil keluar sebagai runner grup D dibawah Juventus, namun Atletico dianggap tidak cukup kuat bersaing dengan tim-tim raksasa seperti Real Madrid, Barcelona, Bayern Munchen, Liverpool bahkan Juventus.

Baca Juga: 5 Klub Tak Terkenal yang Pernah Menjadi Juara Liga Champions

Di banyak rumah judi Eropa, Atletico malah cuma dijagokan di urutan kedelapan dibawah Paris Saint-Germain dan Chelsea soal peluang menjadi juara Liga Champions musim ini.

Meski demikian, Griezmann selaku eks pemain Atletico tak sependapat dengan itu dan merasa mantan klubnya tersebut punya modal besar untuk menjuarai Liga Champions.

Griezmann punya alasan menjagokan Atletico karena transfer mereka musim ini. Meski kehilangan banyak pemain topnya, Atletico bisa mendatangkan pemain-pemain berkualitas salah satunya adalah wonderkid Portugal, Joao Felix.

“Saya yakin, Atletico akan meraih gelar La Liga da Liga Champions. Mereka punya pelatih dan pemain yang mumpuni untuk bisa menjadi juara di dua kompetisi tersebut.” ucap Griezmann seperti dilansir dari Marca.

Lebih lanjut, Griezmann membantah kalau dirinya pindah ke Barcelona karena ingin meraih gelar juara Liga Champions yang selama lima musim tak pernah bisa didapatkan di Atletico.

“Saya tidak pindah dari Atletico untuk meraih gelar Liga Champions atau gelar bergengsi lainnya. Saya datang ke Barcelona untuk mendapatkan ilmu dan mengembangkan kemampuan di atas lapangan.” tegasnya.

Selalu update berita terbaru seputar Liga Champions hanya di Vivagoal.com

PSG Tak Perlu Buru-Buru Targetkan Juara Liga Champions

Vivagoal Liga Champions – Gelandang anyar Paris Saint-Germain, Pablo Sarabia mengatakan bahwa sebaiknya PSG jangan dulu menargetkan bisa juara Liga Champions musim ini jika belum melewati hadangan Borussia Dortmund di babak 16 besar nanti.

Untuk diketahui, dalam beberapa musim sebelumnya, PSG dianggap sebagai kekuatan baru di kompetisi tertinggi sepakbola benua biru, Liga Champions. Sayangnya, nasib PSG selalu tragis di beberapa musim terakhir.

Sejak diambil alih Qatar Investment Authority pada 2011 silam, pencapaian terbaik PSG di ajang Liga Champions adalah perempatfinal sedari tahun 2013 hingga 2016. Namun, dalam tiga musim terakhir, PSG selalu mentok di babak 16 besar, usai berturut-turut disingkirkan Barcelona, Real Madrid dan Manchester United.

Baca Juga: Selama PSG Miliki Mbappe, Semua Akan Mudah

Tak heran jika Sarabia tak ingin sesumbar PSG bisa meraih trofi Liga Champions musim ini meski berhasil keluar sebagai juara grup A dengan status tak tersentuh kekalahan sekalipun. Pasalnya, mereka harus melewati dulu hadangan Borussia Dortmund di babak 16 besar.

“Kami tentunya akan berusaha keras untuk bisa keluar sebagai juara Liga Champions musim ini. Tapi kami tidak boleh berpikir terlalu jauh karena kami masih harus menghadapi Borussia Dortmund di babak 16 besar.” kata Sarabia seperti dikutip dari Marca.

“Apabila kami berhasil melewati hadangan Dortmund, disitu kami baru boleh bermimpi.” tegasnya.

Sebagai informasi, PSG akan mengawali kiprahnya di fase gugur Liga Champions musim 2019/2020 ini dengan bertandang ke Signal Iduna Park, markas Dortmund, 19 Februari 2020.

Selalu update berita terbaru seputar Liga Champions hanya di Vivagoal.com

Agen Icardi Sindir Lukaku Hanya Akan Tonton Liga Champions di TV

Vivagoal Liga Champions – Istri sekaligus agen Mauro Icardi, Wanda Nara, tampak puas ketika Inter Milan tak lagi tampil di Liga Champions. Ia menyebut Romelu Lukaku hanya akan menyaksikan tv saat Icardi masih bermain.

Nama Icardi terlempar dari skuad Inter Milan setelah kedatangan Antonio Conte. Namanya kemudian digantikan oleh penyerang idaman Conte, Romelu LUkaku.

Lukaku tampil gemilang musim ini terutama di Serie A. Namun sayang kontribusinya tak cukup mampu membawa Inter lolos dari fase grup. Wanda Nara kemudian tampak puas dengan hal tersebut.

Baca Juga: Persaingan Lukaku dengan Ibrahimovic di Era Jose Mourinho

“Akan sangat menyenangkan melihat dia (Lukaku) juga terlihat di pertandingan besar,” ujar Wanda Nara kepada Tiki Taka.

“Di Liga Champions dia tidak akan lagi mencetak gol dan sekarang dia harus menontonnya dari TV. Nomor 9 terakhir Inter [Icardi] mencetak 150 gol,” tambahnya.

Kendati demikian, Wanda Nara yang juga merupakan agen Icardi menyebut jika Conte membawa perubahan besar bagi Inter.

“Nilai tambah nyata bagi Inter adalah kedatangan Conte. Dia benar-benar membuat perbedaan di sana. Dia hanya memainkan tiga laga dengan gelandang ya ia minta di awal musim,” tutur Wanda.

“Namun, orang selalu berubah pikiran. Lukaku dikritik setelah tersingkir dari Liga Champions tetapi sekarang dia diperlakukan seperti sebuah fenomena,” tukasnya.

Selalu update berita terbaru seputar Liga Champions hanya di Vivagoal.com

LATEST NEWS

- Advertisement -

HOT NEWS