Foto: Getty Images/Fiona Goodall via jurnalindonesia.co.id)

De Zerbi Minta Publik Tak Hanya Soroti Soal Mandulnya Tottenham di Musim Ini

Rizal Saleh - September 14, 2026
Dibaca Normal dengan Waktu Menit

Vivagoal – Liga Inggris – Pelatih Tottenham Hotspur, Roberto De Zerbi, memilih menyoroti perkembangan pertahanan timnya setelah Spurs kembali gagal mencetak gol dalam lanjutan Premier League. Tottenham bermain imbang 0-0 saat bertandang ke markas Everton, sekaligus mencatatkan awal musim terburuk dalam sejarah klub dari sisi produktivitas.

Hasil imbang melawan Everton itu sekaligus memperpanjang paceklik gol Tottenham Hotspur menjadi empat pertandingan sepanjang musim ini. Sebelumnya, Tottenham kalah dari Brentford dan Newcastle United serta kembali gagal menjebol gawang Nottingham Forest.

Untuk pertama kalinya sepanjang sejarah Tottenham, mereka tidak mampu mencetak satu gol pun dalam empat pertandingan pertama sebuah musim liga. Catatan tersebut membuat lini depan Spurs mendapat sorotan tajam karena tim tidak hanya kesulitan mencetak gol, tetapi juga minim memberikan ancaman kepada gawang lawan.

Namun, Roberto De Zerbi tidak ingin seluruh perhatian diarahkan kepada masalah tersebut. Pelatih asal Italia itu justru melihat sisi positif dari penampilan timnya, terutama setelah Tottenham mencatatkan dua clean sheet secara beruntun.

Tottenham Hotspur vs Newcastle United: Adu Rancangan Dua Pelatih Beda Nasib
Sumber: Goal

Menurut De Zerbi, peningkatan organisasi pertahanan menunjukkan bahwa Spurs mulai mengalami perkembangan secara struktural. Meski Ia juga tak menutup mata bahwa Spurs masih memiliki persoalan besar dalam membangun serangan.

“Sebagai contoh, di Italia saya mungkin dianggap sebagai pelatih terbaik, bukan? Dua pertandingan, dua clean sheet. Apa yang akan ditulis La Gazzetta dello Sport? Dua clean sheet. Lalu, apa yang akan Anda tulis besok? Clean sheet atau tidak ada gol? Katakan kepada saya apa yang sebenarnya ingin Anda tulis,” ujar De Zerbi seperti dikutip Goal.

Setelah pertandingan, muncul pula momen menarik ketika De Zerbi terlibat percakapan intens dengan Mathys Tel di atas lapangan. Penyerang yang baru masuk sebagai pemain pengganti pada babak kedua tersebut kesulitan memberikan dampak terhadap permainan Tottenham.


Baca Juga:


De Zerbi kemudian menjelaskan bahwa percakapan tersebut bukan sebuah konflik, melainkan instruksi taktik mengenai posisi yang harus ditempati Tel. Menurutnya, Tel harus lebih memahami perannya ketika Tottenham menurunkan sejumlah pemain kreatif di belakangnya.

“Saya memang memberinya instruksi di lapangan. Itu tentang posisi tubuh seorang penyerang. Seorang striker bisa bermain dengan posisi bahu menghadap gawang, Ketika kami bermain dengan James Maddison, Mohammed Kudus, dan Savinho, dia harus bermain sebagai penyerang,” pungkas De Zerbi.

“Seorang striker harus mengarahkan tubuhnya ke gawang. Misalnya saat ada umpan silang dari Robertson, dia harus berada di dalam kotak. Dia memulai karier sebagai striker. Sekarang dia bermain sebagai winger, tetapi pada awal kariernya dia adalah seorang penyerang,” tambah De Zerbi.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com