Tag: Premier League

Man United Kini Miliki Sosok Andrew Robertson

Vivagoal – Liga Inggris – Eks Pemain Manchester United, Ryan Giggs terkesan dengan penampilan debut dari pemain baru United, Alex Telles saat melawan Paris Saint-Germain di Liga Champions lalu. Menurutnya Telles menambah kualitas penting pada skuad United.

Ryan Giggs mengatakan jika Setan Merah kini memiliki sosok Andrew Robertson dalam sosok Alex Telles. Ia melihat jika Telles bisa menjadi menyamai apa yang dilakukan oleh Robertson selama bermain di Liverpool.

Bersama dengan Trent Alexander-Arnold, Roberton memang menampilkan standar dan level pendekatan baru yang lebih modern untuk seorang bek sayap. Dibawah bimbingan Jurgen Klopp keduanya mampu secara produktif terlibat dalam penyerangan tim dan tak hanya piawai menjaga pertahanan.

Kedatangan Telles kini memungkinkan United memiliki potensi kualitas yang sepadan dengan Liverpool untuk urusan bek sayap. Ia datang dengan catatan 26 gol serta 57 assists selama empat tahun membela Porto.

Giggs pun cukup yakin jika Telles nantinya bisa memberikan kontribusi seperti Andrew Roberton, jika melihat dari hasil pertandingan melawan Paris Saint-Germain lalu.


Baca Juga:


“Dengan Telles, adalah sesuatu yang telah United lewatkan,”ujar Giggs dilansir Goal.

“Kamu lihat kontribusi yang diberikan oleh Trent dan Robertson. Kini para bek saya harus memiliki peran dan kontribusi yang sama.

“Mereka harus seperti itu, ketika pemain sayap menusuk, bek sayap harus membuat ruang melebar serta membuat gol. Sepertinya, dia mungkin memiliki dimensi ekstra tersebut dengan menciptakan peluang.”

Telles diboyong pada menit-menit akhir jelang ditutupnya jendela transfer musim panas lalu. United harus mengeluarkan mahar sebesar 15 juta euro atau sekitar 260 miliar rupiah untuk membawanya ke Old Trafford dari Porto.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Meski Sudah Uzur, Cech Pantas Kiper Pelapis di Chelsea

Vivagoal – Liga Inggris – Eks Chelsea, Gianfranco Zola mengaku cukup terkejut dengan keputusan Frank Lampard yang kembali menarik Petr Cech sebagai pemain, namun tetap mengapresiasi hal tersebut.

Menurut Zola, Cech masih mampu bermain dibawah mistar The Blues meski usianya telah menginjak 38 tahun. Ia mengakui cukup terkejut dengan keputusan Lampard namun menjadi masuk akal jika melihat performa Kepa Arrizabalaga yang masih kesulitan.

Cech sendiri memutuskan untuk pensiun pada tahun 2019 lalu setelah bermain selama empat tahun bersama Arsenal. Setelah pensiun, Ia pun lalu mengisi posisi direktur teknik di Chelsea selama kurang lebih 16 bulan.

Hampir dipastikan Cech bakal menjadi kiper ke empat, dibelakang Eduardo Mendy, Kepa, dan Willy Caballero. Menurut Zola, dengan berbagai pengalaman yang telah Ia dapatkan selama ini bisa membuat Cech berguna untuk menghadapi jadwal pada Chelsea.

“Saya benar-benar terkejut dengan keputusan itu. Di usia 38 dia, khususnya untuk penjaga gawang, usia tersebut cukup normal,”ujar Zola dilansir Goal.

“Petr memiliki kemampuan dan pengalaman luar biasa. Tapi saya tidak tahu kondisi badannya saat ini. Tapi pengalamannya sebagai penjaga gawang tak perlu lagi diragukan.”


Baca Juga:


Masalah penjaga gawang Chelsea memang menjadi salah satu faktor yang paling disoroti sejak dua musim terakhir ini. Kepa yang dibeli sangat mahal dari Athletic Bilbao membuat Zola terkejut karena Ia kini masih berjuang keras untuk tampil impresif.

“Saya sangat terkejut. Saya tahu dia masih sangat muda dan datang ke Chelsea dengan nilai tinggi. Itu adalah beban besar yang harus Ia pikul, sehingga mungkin mempengaruhinya,”ungkapnya.

“Dapat dipahami kesulitan yang Ia alami, tapi ini melampaui apa yang diharapkan dan itu mengejutkan. Saya minta maaf untuk dia, karena Kepa sosok dan penjaga gawang yang baik.

“Dia harus bangkit dan melakukan apa yang Ia bisa. Menunjukan pada orang-orang bahwa Ia berbeda, karena saya yakin Kepa memiliki potensi.”

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Pemainnya Absen Lama, Arsenal Khawatir?

Vivagoal Liga Inggris – Arsenal akan ditinggal salah satu bek tengah mereka, Rob Holding lantaran cedera pemain 25 tahun bakal absen hingga tiga pekan ke depan.


Baca Juga:


Sejak dibesut Arteta, Holding memang menjadi pilihan utama. Musim ini, sang pemain sudah tampil sebanyak enam laga. Hilangnya Holding jelas menjadi sebuah kabar buruk. Dualy Mail menyebut jika Holding mengalami cedera kala melakukan pemanasan dalam laga melawan Man City.

Posisi hiolding pun mau tak mau harus digantikan David Luiz. Kabar terbaru menyebutkan jika Holding harus absen setidaknya tiga sampai empat pekan sebelum dirinya dinyatakan benar-benar pulih dan siap kembali bermain bersama Gunners.

Ketiadaan Holding mau tak mau harus membuat Arteta memutar otak lantaran dalam skuatnya tak banyak bek tengah yang bisa diandalkan. Saat ini, hanya ada beberapa nama yang siap dimainkan antara lain Gabriel Magalhaes, William Saliba, Callum Chambers, Sokratis dan David Luiz.

Nama yang disebut kedua bahkan belum sempat memainkan laga resmi bersama Gunners meski dirinya didatangkan dengan badrol yang lumayan fantastis di bursa transfer tahun lalu.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Karena Berasal dari Amerika, Pulisic Sempat Diremehkan Lampard

Vivagoal – Liga Inggris – Pelatih RB Salzburg, Jesse Marsch mengatakan jika dirinya telah berdiskusi dengan Pelatih Chelsea, Frank Lampard soal bintang mereka Christian Pulisic. Marsch menilai jika awalnya Lampard ragu pada kemampuan pemain asal Amerika Serikat.

Menurut Marsch, Frank Lampard mengakui jika dirinya sempat meremehkan kemampuan yang dimiliki oleh seorang Christian Pulisic karena berasal dari Amerika Serikat. Hal tersebut terungkap ketika Marsch berdiskusi dengan Lampard akhir musim lalu.

Pulisic tiba di Stamford Bridge pada Bulan Januari 2019 lalu, hanya beberapa bulan sebelum Lampard ditunjuk sebagai pengganti dari Maurizio Sarri. Diawal karirnya bersama Chelsea, Pulisic memang sempat mengalami kesulitan.

Namun lambat laun kini Ia muncul sebagia salah satu bintang andalan dari Lampard. Sebelum di kalahkan Arsenal di Final FA Cup musim lalu, Pulisic menjadi pemain yang paling memberikan kontribusi di tubuh The Blues.

Marsch mengatakan jika awalnya Lampard kurang yakin pada Pulisic apakah dia siap secara taktis bermain di Liga Inggris. Penilaian seperti itu menurut Marsch merupakan contoh lain ketika para pelatih pada pemain asal Amerika Serikat.

Mereka kebanyakan menilai para pemain asal Negeri Paman Sam itu lebih menjadi pekerja keras ketimbang bermain taktis dan pintar. Sehingga para pemain ini kerap mendapatkan apresiasi yang kurang dan diremehkan kemampuannya.

“Sebagian besar persepsi di Eropa bahwa pemain Amerika itu ingin terus berlari, mau bertarung, memiliki mentalitas baik. Tapi mereka secara teknis tidak terlalu berbakat dan dari sisi taktik tidak memiliki pengalaman yang banyak,”ujar Marsch dilansir Goal.

“Tapi kami melihat semakin banyak para pemain Amerika yang mengembangkan diri mereka sendiri saat ini.”


Baca Juga:


Marsch lalu bercerita, Ia bertemu dengan Lampard saat menjalani laga pramusim lalu. Lampard awalnya meragukan Pulisic, namun Marsch menjelaskan jika Pulisic telah memiliki bakat yang terasah di Bundesliga.

“Bahkan Frank Lampard, ketika saya berbicara dengannya di pramusim setahun lalu dan membicarakan soal Pulisic dia seperti, ‘Ya, Pulisic harus banyak belajar jadi kita akan lihat bagaimana dia melakukannya’,”ungkapnya.

“(Lalu) Saya berkata kepadanya, ‘Dengar, dia berada di Dortmund, dan mereka memiliki pemikiran taktis tingkat tinggi, tentang permainan, dan dia sangat sukses’.

“Dia dianggap sebagai salah satu pemain muda terbaik di Jerman bersama Timo Werner, Kai Havertz atau Joshua Kimmich. Itu bukan hanya karena dia berbakat, tetapi karena memahami taktik dan tahu bagaimana menyesuaikan diri dalam permainan. Pulisic bisa mengembangkan cara yang sangat cerdik tentang cara bermain.”

Marsch pun sebenarnya tak menyalahkan Lampard terkait hal tersebut karena banyak yang mendukung gagasan tersebut. Tapi talenta yang dimiliki oleh Pulisic itu telah diasah selama bermain Dortmund bukan hanya karena tempat dimana dia berasal.

“Saya langsung lihat jika gagasan Frank Lampard soal Pulisic itu banyak dibentuk oleh fakta jika dia berasal dari Amerika, bukan tempat dimana dirinya menimba ilmu soal sepakbola. Tapi sejak itu, Lampard telah mempelajari soal Pulisic dan jadi lebih baik dengan memberikan apresiasi yang lebih,”tambhanya.

“Christian harus berjuang, karena dia merupakan kualitas Amerika, tapi dia adalah pemain bagus. Sama seperti, Gio Reyna, Tyler Adams, dan Weston McKennie.

“Para pemain ini sekarang mulai menunjukan, mereka lahir dan besar di Amerika. Mereka tidak hanya bertalenta besar tapi juga pemain yang lebih beradab.”

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Jangan Bicarakan Premier League, MU Paling Realistis Juara Carabao Cup

Vivagoal Liga Inggris – Mantan pemain Manchester United, Mikael Silvestre menilai MU sudah harus mengatur prioritas kompetisi musim ini. Menurutnya Setan Merah memiliki kans terbesar juara Carabao Cup ketimbang Premier League.

Jeda musim kemarin menempatkan Manchester United sebagai salah satu kandidat kuat juara Premier League musim berikutnya. Catatan gemilang mereka pasca lockdown menjadi alasan utama.

Namun tim asuhan Ole Gunnar Solskjaer tersebut terseok-seok saat musim baru dimulai. Oleh karena itu Silvestre berharap mereka bisa memprioritaskan target yang paling realistis yakni Carabao Cup.

“Mereka punya kesempatan untuk terus melaju di Carabao Cup dan secara realistis itulah harapan terbaik MU untuk mendapatkan trofi musim ini,” kata Silvestre kepada 888 Sport.

“Meski begitu, untuk menutup musim dengan sukses, mereka harus bisa finis empat besar dan terus berkembang sebagai sebuah tim, juga sebagai klub.”


Baca Juga:



“Masih terlalu dini bicara tentang persaingan meraih gelar [Premier League],” imbuhnya.

Dalam kesempatan tersebut Silvestre juga memuji peran besar Bruno Fernandes. Menurutnya pembelian pemain pada Januari 2020 tersebut membawa dampak instan bagi tim.

“Dia [Bruno] adalah kunci untuk performa MU oleh karena kualitas dan kemampuannya dalam mengimbangi permainan para penyerang,” sambung Silvestre.

“Dia memberikan kualitas ekstra yang sebelumnya hilang, jadi ketika dia dalam puncak permainannya, dia bisa menemukan operan dalam tempo yang tepat.”

“Penting baginya untuk tetap fit dan terus melakukan apa yang sudah dia lakukan sejauh ini,” pungkasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Sejak Pergi, Wenger Tak Pernah Lagi Ikuti Kabar Soal Arsenal

Vivagoal – Liga Inggris – Arsene Wenger mengakui jika dirinya tak lagi tahu siapa yang bertanggung jawab di Arsenal pasca Ia meninggalkan Emirates Stadium pada tahun 2018 lalu.

Wenger tiba di Arsenal pada tahun 1996. Sempat diragukan, Wenger pada akhirnya sukses membuat banyak perubahan selama 22 tahun Ia membesut The Gunners diantaranya menghadirkan 17 trofi bagi Arsenal.

Namun, di masa akhir jabatannnya, Wenger harus menghadapi cukup banyak kritikan dari pada pendukung Arsenal dan ketidakpastian siapa yang berada di balik layar klub.

Wenger menahan diri untuk tidak membandingkan keadaan klub dengan Manchester United setelah ditinggal oleh Sir Alex Ferguson. Menurutnya Arsenal kini memang telah mulai kembali melakukan investasi meski belum berhasil.

“Saya tidak tahu dan tidak berhak menghakimi. Tapi yang saya lihat adalah klub sudah memulai investasi kembali dan semuanya dimulai dengan buruk,”ujar Wenger dilansir Goal.

“Ada perpecahan. Kami tidak lagi tahu siapa yang memimpin dan itu tidak pernah bagus. Sekarang mereka telah membentuk sebuah unit lalu kini tinggal membuat keputusan teknis yang tepat.”


Baca Juga:


Menurut Wenger, hal tersebut tentu merupakan tugas berat yang harus dihadapi oleh Mikel Arteta. Ia sangat menantikan hasil investasi yang sekarang tengah dijalani Arsenal apakah tetap bisa memberikan kesempatan bagi para pemain muda atau tidak.

“Kamu harus menemukan beberapa bentuk stabilitas dan keseimbangan tim. Itu akan menjadi tugas Mikel Arteta, yang harus menemukan keseimbangan saat bertahan dan menyerang,”ungkapnya.

“Mikel Arteta melakukan tugas dengan baik. Klub telah mendapatkan kembali nilai-nilai mereka. Tapi dalam jangka panjang akan terlihat apakah hal tersebut terus terwakili. Sebelumnya, Arsenal dihormati karena bisa memberikan kesempatan pada pemain-pemain muda.”

Wenger pun menyebut jika hubungannya dengan Arsenal saat ini memang tidak terlalu dekat. Ia bahkan tidak dimintai pendapat soal siapa yang cocok untuk mengisi kursi pelatih utama The Gunners.

“Tidak. Ketika meninggalkan klub, pada awalnya kamu harus berhenti total. Tapi dia (Arteta) menghubungiku dan saya harap dia beruntun,”tandasnya.”

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Respon Solskjaer Setelah Pogba Sebut Nama Real Madrid

Vivagoal – Liga Inggris – Pelatih Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer menanggapi rumor terkait Paul Pogba dengan raksasa La Liga, Real Madrid. Solskjaer yakin jika Pogba bakal tetap berada di Manchester United meski kontraknya bakal segera habis tahun depan.

Sebelumnya, Paul Pogba berbicara mengenai potensi transfer impiannya menuju Santiago Bernabeu yang membuat masa depannya di United jadi dipertanyakan. Ini bukan kali pertama Pogba berbicara mengenai keinginannya untuk bermain di Real Madrid suatu saat nanti.

Kontrak pemain asal Prancis itu hanya tersisa satu tahun saja hingga 2021 mendatang. Namun United memiliki opsi untuk memperpanjang kontrak Pogba selama satu tahun lagi, meski Pogba dan sang agen, Mino Raiola telah berbicara soal transfer masa depan.

Menyusul komentar yang menyebutkan nama Madrid itu, Solskjaer tetap bersikeras jika Pogba tetap merupakan bagian dari Setan Merah dan tidak akan pergi kemana-mana. Ia bahkan cukup yakin jika Pogba bakal memperpanjang kontrak hingga 2022.


Baca Juga:


“Paul adalah pemain kami, dia akan berada disini selama dua tahun lagi. Saya yakin jika Paul fokus lakukan yang terbaik untuk kami dan tim pun ingin lihat hal tersebut,”ujar Solskjaer dilansir Goal.

“Saya percaya jika dalam beberapa tahun ke depan United akan mendapatkan hal yang terbaik dari Pogba.”

Pogba sendiri sepertinya bakal langsung masuk daftar pemain United untuk menghadapi Newcastle akhir pekan nanti. Hingga pekan ke empat lalu, United sementara harus terjerembab di peringkat 16 klasemen dengan hanya baru meraih tiga poin saja.

Di musim ini, Pogba telah bermain di empat pertandingan bersama United, dengan baru menyumbangkan satu gol saja di ajang Piala Liga saat menang 3-0 atas Brighton lalu.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Pelatih Southampton Yakin Timo Werner Bisa Tampil Tajam di Chelsea

Vivagoal – Liga Inggris – Pelatih Southampton, Ralph Hassenhutl tetap memiliki keyakinan pada karir Timo Werner di Chelsea saat ini. Werner sendiri baru mencetak satu gol di Piala Liga sejak kedatangannya di musim panas lalu.

Timo Werner memulai kiprahnya bersama The Blues dengan cukup lambat karena terlihat masih kesulitan beradaptasi dalam tim. Namun menurut Hassenhutl, hanya masalah waktu saja sebelum Werner bisa menunjukan kualitas yang sebenarnya di Chelsea.

Pemain berusia 24 tahun itu tiba di Stamford Bridge dari RB Leipzig dengan mahar sebesar 47,5 juta pounds atau sekitar 900 miliar rupiah. Ekspetasi tinggi tentu mengiringi Werner karena Ia tampil sangat tajam ketika berseragam Leizig musim lalu.

Namun sejauh ini Ia justru masih berjuang keras untuk bisa tampil nyetel dengan Chelsea di empat laga awal Premier League. Werner akhirnya bisa mencetak gol perdana ketika berhadapan dengan Tottenham di Carabao Cup.

Hassenhutl, yang sempat bekerja bersama Werner di Leipzig, tetap memiliki keyakinan besar mantan anak asuhnya itu akan segera tampil gemilang dengan mencetak banyak gol untuk Chelsea.

“Saya telah bekerja dengan banyak pemain dan dia (Werner) adalah sala satu yang paling cepat. Dia sangat sulit untuk dilawan,”ujar Hassenhutl dilansir Goal.

“Werner merupakan penyerang yang lengkap dan sekarang sedang belajar banyak hal. Dia adalah rekrutan yang fantastis untuk Chelsea dan hanya senang ketika mencetak gol, jadi saya harap dia tidak bahagia setelah pertandingan.

“Mereka lihat yang terbaik dari Werner di pertandingan awal bersama Chelsea.


Baca Juga:


Walaupun baru mencetak satu gol, menurut Hassenhutl akan jadi kesalahan ketika Chelsea mengurangi menit bermain Werner. Ia paham jika Chelsea kini diisi oleh banyak pemain hebat selain Werner.

“Saya harap bisa berbicara denganya tapi tidak untuk memberi selamat atas satu golnya itu. Saya mengenal pemain ini dengan sangat baik. Dua tahun yang fantastis,”ungkapnya.

“Kami mendatangkannya dari Stuttgart dengan uang yang sedikit. Kami tahu permanan yang dimainkan oleh Leipzig sempurna untuknya, tapi dia juga menunjukan perkembangan tahun lalu.

“Dia fantastis bagi saya di tahun pertamanya itu dan mencetak cukup banyak gol.”

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Man United Cuma Asal Beli Pemain, Tak Miliki Identitas!

Vivagoal – Liga Inggris – Mantan pemain Manchester United, Paul Parker mempertanyakan kolektivitas mental dari tim asuhan Ole Gunnar Solskjaer terkait dengan penampilan buruk mereka di awal musim ini.

Paul Parker mengatakan jika skuad Manchester United tak memiliki pemain dengan identitas yang kuat. Mereka kini hanya menjadi klub yang sekedar membeli pemain saja dalam beberapa tahun terakhir.

Setan Merah memulai Premier League musim 2020/21 dengan buruk karena kini mereka sementara terjerembab di peringkat 16 tabel klasemen liga, dengan hanya mendapatkan poin tiga.

Satu-satunya kemenangan yang United raih saat melawan Brighton pun tak meyakinkan karena mereka diselamatkan oleh penalti Bruno Fernandes. Sementara dua laga lain berakhir kekalahan, bahkan United takluk dari Tottenham dengan skor mencolok 1-6.

Sejak resmi menangani Man United, Ole Gunnar Solskjaer telah megeluarkan dana hingga 200 juta pounds atau sekitar 3,8 triliun rupiah untuk memboyong pemain, seperti Harry Maguire, Aaron Wan-Bissaka, Bruno Fernandes hingga Donny van de Beek.

Tetapi rupanya hal itu tak serta merta membuat penampilan Red Devils membaik. Mereka dianggap belum bisa bersaing dengan para rival di papan atas Liga Inggris.

Menurut Parker para pemain United patut untuk bertanggung jawab atas hasil buruk tersebut. Ia menilai satu-satunya pemain yang bermain gemilang adalah Bruno Fernandes.

“Lihatlah hasil-hasil itu dan para pemain telah tersesat sekarang, anda bisa melihatnya sendiri. Kamu tak bisa memaafkan mereka, karena tim sedang mencari para pemain itu untuk menambahkan sedikit motivasi dan harga diri,”ujar Parker dilansir Goal.

Parker merasa para pemain United kini seperti tak memiliki keinginan untuk benar-benar bertarung selama di lapangan. Mereka harus memiliki cara untuk memotivasi sendiri karena kini sepakbola telah berubah.


Baca Juga:


“Seharusnya ada lebih banyak pertarungan. Sepakbola telah berubah, ada lebih banyak pemain yang memiliki motivasi diri lebih banyak daripada yang ada sekarang,”ungkapnya.

“United kehilangan pemain dengan identitas kuat. Sosok yang datang dari tempat dimana mereka harus menggali lebih dalam dan untuk mencapai serta memenangkan banyak hal.

“Ketika kamu melihat seseorang seperti Bruno Fernandes, dia ingin membuktikan satu hal. Ia datang dari klub besar dan terkenal di Portugal dan datang ke United untuk membutkikan dirinya lagi.”

Karakter menjadi salah satu faktor yang paling menjadi sorotan Parker dalam skuad Ole Gunnar Solskjaer saat ini. Selain itu strategi transfer yang mereka ambil dirasa kurang tepat karena tanpa pertimbangan matang.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Chelsea Tertarik Angkut Bintang Juventus

Vivagoal – Liga Inggris –Chelsea dikabarkan ketertarik untuk mengangkut Bintang Juventus Paulo Dybala menuju Kota London. Dybala sendiri kini masih dalam proses perbincangan untuk mendapatkan kontrak baru di Juventus.

Media Italia, Tutto Mercato Web, mengklaim jika The Blues mulai menunjukan ketertarikan mereka secara pasti pada Dybala. Chelsea disebut mempertimbangkan untuk melakukan penawaran pada pihak Juventus.

Saat ini, pemain asal Argentina itu kabarnya masih dalam proses negosiasi untuk memperpanjang kontrak barunya di Juventus. Ia disebut bakal mendapatkan kontrak baru hingga tahun 2025 mendatang.

Namun, Chelsea siap memantau situasi terbaru dari kedua pihak sebagai ancang-ancang jika tak terjadi kesepakatan baru. Karena perbincangan kontrak Dybala sendiri sudah cukup lama namun baru akhir-akhir ini menunjukan lampu hijau.


Baca Juga:


Ketertarikan Chelsea pada Dybala ini sepertinya karena mereka mendapatkan penolakan dari penyerang Inter, Lautaro Martinez. Kabarnya, Martinez hanya ingin pindah menuju dua raksasa La Liga, Real Madrid dan Barcelona.

Kabar mengenai Dybala ini sedikit mengejutkan karena Chelsea baru saja belanja besar-besaran di bursa transfer musim panas lalu. Total Chelsea telah menghabiskan biaya sebesar 247 juta euro atau sekitar 4,27 triliun rupiah.

Dari tujuh pemain yang mereka angkut musim ini, tiga diantaranya pengisi lini serang Chelsea. Bahkan secara gaya bermain Chelsea telah memiliki pemain yang hampir mirip, seperti Kai Havertz maupun Hakim Ziyech.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

LATEST NEWS

HOT NEWS