
Disebut Ingkar Janji, Eks Man United Balik Semprot Lingard
Vivagoal – Liga Inggris – Mantan punggawa Manchester United, Paul Parker melontarkan kritikan pedas pada Jesse Lingard, karena tak menghormati eks timnya itu ketika memutuskan pergi menuju Nottingham Forest pada bursa musim panas lalu.
Laga Manchester United melawan Nottingham, Rabu (28/12) dini hari WIB lalu sekaligus menjadi ajang reuni bagi Jesse Lingard. Setelah membela Man United sejak usia anak-anak, Lingard putuskan memulai petulangan baru bersama Forest musim ini.
Namun, pasca laga tersebut Lingard rupanya masih menyimpan rasa kesal pada Setan Merah. Ia menyebut bahwa Man United telah mengingkari janjinya untuk memberikan menit bermain yang cukup, walau sudah mengikuti semua tugasnya.

“Itu hanyalah janji palsu. Saya berlatih keras dan saya amat fokus, saya siap bermain. Ketika kamu bekerja keras dalam latihan dan akhirnya tak bermain, jelas akan membuatmu frustrasi,” ujar Lingard dilansir ESPN.
Pernyataan dari Lingard itu rupanya kurang disenangi oleh eks Man United lain, Paul Parker. Ia mengklaim bahwa Lingard sendiri yang menyebabkan karirnya bersama Man United harus berakhir dengan tidak baik-baik saja.
Baca Juga:
- Brendan Rodgers Pastikan James Maddison Absen Lawan Liverpool
- Hadapi Leicester, Liverpool Ingin Lanjutkan Tren Kemenangan
- Eks Belanda Berharap Gakpo Warisi Magisnya Selama di Liverpool
- Cody Gakpo Sudah Tepat Pilih Liverpool
“Jesse Lingard sama sekali tidak dihormati di Man United dan baginya untuk mengatakan itu benar-benar salah. Dia adalah warga lokal dan sekarang tidak menghormati klub alih-alih melihat dirinya sendiri di cermin. Jesse tidak cukup baik untuk bermain untuk Man United dan perlu mengakui itu daripada datang dengan tuduhan tentang klub,” ungkap Parker dikutip Goal.
Menurut Parker, pernyataan yang diutarakan oleh Lingard beberapa waktu lalu itu, sama sekali tidak menghormati Man United. Parker menegaskan jika nasib yang dialami oleh Lingard tidak ada hubungannya dengan masalah luar lapangan.

“Dan sejujurnya, berbicara tentang politik sebagai alasan mengapa dia gagal adalah sampah. Kamu seharusnya tidak pernah menggunakan kalimat itu ketika berbicara tentang sepak bola. Jika Ia benar-benar ingin berbicara politik, harus pergi dan berbicara dengan Gary Neville,” pungkasnya.
“Suatu hari nanti, semoga Jesse akan cukup dewasa untuk melihat bahwa dia tidak menghormati klub dengan menuliskannya di surat kabar. Kemudian harus meminta maaf kepada klub dan para penggemar.”
Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com















