Chelsea (Foto: Action Images via Reuters/Peter Cziborra via sport.detik.com

Dua Pemain Ini Diminta Lebih Galak dalam Skuad Chelsea

Rizal Saleh - September 24, 2026
Dibaca Normal dengan Waktu Menit

Vivagoal – Liga Inggris – Legenda Chelsea, Frank Leboeuf, menilai skuad The Blues terlalu “baik” terhadap satu sama lain. Menurutnya, Reece James dan Emiliano Martinez sebagai pemain senior harus lebih vokal dalam menegur rekan-rekan mereka ketika standar permainan menurun.

Chelsea memang memiliki banyak pemain berkualitas, tetapi Leboeuf mempertanyakan kepemimpinan dalam skuad saat ini. Keraguan itu muncul setelah Enzo Fernandez meninggalkan Stamford Bridge untuk bergabung dengan Manchester City dengan nilai transfer £125 juta.

Chelsea kemudian mendatangkan Martinez yang berstatus juara dunia bersama Argentina. Namun, Leboeuf menilai kiper tersebut masih perlu menunjukkan karakter kepemimpinan yang lebih kuat setelah mulai beradaptasi dengan lingkungan barunya di London.

“Saya sangat menyukai Reece James. Dia mewakili Chelsea seperti John Terry. Dia terlihat seperti seseorang yang benar-benar memiliki darah biru Chelsea, dan saya menyukainya,” ujar Leboeuf kepada GOAL.

Emi Martinez Chelsea
Foto: REUTERS/David Klein via sport.detik.com

Namun, Leboeuf meminta James lebih berani berbicara kepada rekan-rekannya ketika diperlukan. Menurutnya, status sebagai kapten membuat James memiliki tanggung jawab untuk menjaga standar tim.

“Berhentilah terlalu baik kepada rekan setim. Katakan apa adanya. Sebagai pemain internasional dan pemain hebat, Anda berhak berbicara kepada rekan setim ketika ada sesuatu yang membuat Anda tidak puas,” lanjutnya.

Leboeuf kemudian mengingat pengalamannya bermain bersama sosok seperti Dennis Wise dan Didier Deschamps. Ia juga menyebut pernah mengkritik Gianfranco Zola, yang menurutnya menerima kritik tersebut karena memahami bahwa tujuannya adalah membantu tim.


Baca Juga:


“Anda berhak mengatakan kepada Cole Palmer untuk ikut membantu pertahanan atau bermain lebih sederhana. Anda juga bisa meminta Wesley Fofana untuk lebih fokus. Itu bagian dari tugas seorang pemimpin. Seorang pemimpin harus berani berbicara. James terlalu baik. Pada titik tertentu, Anda harus berhenti bersikap terlalu baik,” tegasnya.

Leboeuf menilai tuntutan serupa berlaku kepada Martinez. Setelah melewati masa adaptasi, ia berharap kiper asal Argentina tersebut mulai lebih vokal ketika melihat pemain di depannya tidak menjalankan tugas dengan benar. Ia mencontohkan gol Chelsea saat menghadapi Brentford, ketika Jaidon Anthony dibiarkan tanpa penjagaan dalam situasi sepak pojok.

“Martinez harus tegas kepada pemain yang tidak menjalankan tugasnya. Dalam gol melawan Brentford, Jaidon Anthony dibiarkan sendirian dalam situasi sepak pojok karena seseorang melakukan kesalahan,” ujar Leboeuf.

Rekan Setimnya Mentas Lagi, Kapten Chelsea Senang Bukan Kepalang
Sumber: Goal

Leboeuf juga meminta Xabi Alonso mengevaluasi siapa yang bertanggung jawab atas kesalahan tersebut, sekaligus mendorong Martinez untuk menuntut pertanggungjawaban dari lini pertahanannya.

“Saya ingin Xabi Alonso mengidentifikasi siapa yang melakukan kesalahan, apakah Danny Welbeck atau Fofana. Saya juga ingin Martinez bertanya, ‘Apa yang kalian lakukan?’ Ambil tanggung jawab. Kesalahan seperti ini harus segera dibenahi,” tuturnya.

Bagi Leboeuf, persoalan Chelsea bukan sekadar soal kualitas pemain, melainkan keberanian untuk saling menuntut standar yang lebih tinggi. Karena itu, James dan Martinez diharapkan menjadi sosok yang lebih vokal dalam menjaga disiplin tim.

elalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com