
Eks Penyerang Man United Pertanyakan Lini Belakang Setan Merah
Vivagoal – Liga Inggris – Mantan penyerang Manchester United, Dimitar Berbatov menjabarkan hal yang menjadi perhatiannya, terutama pada lini belakang Setan Merah, usai jalani laga drama delapan gol melawan Bournemouth dini hari tadi WIB.
Laga menegangkan dilalui oleh Manchester United saat menjamu Bournemouth pada lanjutan pekan ke-16 Liga Inggris musim ini. Bermain di Old Trafford, Setan Merah harus dipaksa berbagi angka oleh Bournemouth dengan skor 4-4.
Empat gol dari Man United dicetak oleh Amad Diallo (13), Casemiro (45+4), Bruno Fernandes (77) dan Matheus Cunha (79). Sementara The Cherries membalas lewat Antoine Semenyo (40), Evanilson (46), Marcus Tavernier (52) dan Eli Junior Kroupi (84).

Laga tersebut kemudian mengundang perhatian dari Dimitar Berbatov, utamanya pada lini belakang tim. Pada laga ini, Ruben Amorim menempatkan trio Leny Yoro, Ayden Heaven, dan Luke Shaw di jantung pertahanan United.
Berbatov secara khusus menyoroti performa sejumlah pemain, termasuk Yoro, Heaven dan Amad Dillo sebagai bagian dari sistem pertahanan tim. Menurut Berbatov para pemain United secara belum bisa padu sepenuhnya, sehingga masih mudah ditembus, berapa pun jumlah pemain yang mereka tampilkan.
Baca Juga:
- Murah! Barcelona Tertarik Rekrut Bek Sayap Dortmund Sebagai Pelapis Jules Kounde
- Hansi Flick Sebut Masa Depan Kaptennya Bisa Ditentukan Dirinya Sendiri
- Madrid Menang Lawan Alaves, Ada Tuntutan Lain untuk Alonso Agar Tak Dipecat
- Milan Ingin Pinjam Fullkrug, tapi Belum Hubungi West Ham
“Amad (Diallo) bukanlah seorang bek, tetapi terkadang dia terpaksa bermain hampir seperti wing-back. Yoro dan Heaven, pemain dengan masa depan yang cerah, tetapi masih kurang berpengalaman. (Dua dari gol yang kebobolan) disebabkan oleh kurangnya pemahaman dan antisipasi terhadap permainan,” ujar Berbatov dilansir ESPN.
“Ketika tidak memiliki kecepatan di tengah lapangan, dan lawan memiliki pemain dengan mobilitas serta kecepatan lebih, mereka akan menguasai kita. Hal ini akan menimbulkan bahaya. Bagi United, pertanyaan besar kembali mengemuka. Bagaimana kita bisa menghentikan kebocoran gol? Bahkan saat bermain dengan lima bek, masih kebobolan gol dengan mudah.
“Jika saya tahu jawabannya, saya mungkin akan menjadi manajer United! Semua orang berharap solusi untuk pertanyaan ini akan ditemukan dalam waktu dekat. Karena kehilangan poin, saat kejuaraan berakhir, Anda akan jauh dari posisi pertama yang diinginkan.”
Berbatov lantas menegaskan tentang pentingnya membangun organisasi pertahanan yang lebih rapi andai mereka ingin tampil maksimal. Ia merasa rapuhnya lini belakang Setan Merah, bisa merusak momentum area penyerangan yang tengah menanjak sekarang.

“Sebagai tim, sistem, dan pemain, mereka perlu lebih baik saat menguasai bola dan saat tidak menguasai bola secara taktis. Hal ini berasal dari membuat kesalahan dan belajar darinya. Belajar lebih cepat, terutama saat kalian masih pemain muda,” tambah Berbatov.
“Masalah utama adalah bagaimana bertahan secara kompak dan tidak kebobolan gol mudah, karena kami memiliki kualitas di lini depan untuk mencetak gol dan menciptakan peluang. Namun, bertahan secara kompak di lini belakang harus lebih baik.”
Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com















