
Fabregas Enggan Terlena Usai Debut Impresif Como di Liga Champions
Vivagoal–Liga Champions – Pelatih Como, Cesc Fabregas, meminta skuadnya tidak terlena setelah mencatatkan kemenangan fantastis 4-1 atas RB Leipzig dalam laga debut mereka di Liga Champions. Meski menyebutnya sebagai malam bersejarah bagi klub dan kota Como, Fabregas menegaskan Serie A tetap menjadi prioritas utama timnya.
Como mengawali petualangan pertama mereka di kompetisi elite Eropa dengan cara yang nyaris sempurna. Bermain di Stadion Sinigaglia yang telah direnovasi, klub asal Italia tersebut tampil dominan dan mengamankan kemenangan meyakinkan atas Leipzig.
Menariknya, seluruh gol Como dalam pertandingan tersebut dicetak oleh pemain yang sudah menjadi bagian dari skuad musim lalu. Martin Baturina, Tasos Douvikas, Assane Diao, dan pemain pengganti Maxi Perrone menjadi pencetak gol yang mengantarkan Como meraih tiga poin.
Leipzig hanya mampu mencetak satu gol balasan melalui Andrija Maksimovic. Hasil tersebut membuat Como menjadi satu-satunya wakil Italia yang berhasil meraih kemenangan pada matchday pertama Liga Champions.

Namun, Fabregas tidak ingin kemenangan besar tersebut mengubah fokus tim. Menurutnya, perayaan hanya boleh berlangsung sesaat karena Como sudah harus mengalihkan perhatian kepada pertandingan Serie A berikutnya melawan Parma.
“Saya bahagia, tetapi kebahagiaan itu mungkin hanya bertahan selama lima menit karena setelah itu kami harus mempersiapkan pertandingan melawan Parma pada Senin. Kami membutuhkan energi yang sama seperti malam ini,” ujar Fabregas kepada Sky Sport Italia.
Fabregas memahami besarnya arti kemenangan tersebut bagi Como. Debut di Liga Champions merupakan pencapaian bersejarah setelah kerja keras klub sepanjang musim lalu.
Baca Juga:
- Sikap Igor Tolic Menanggapi Larangan Kehadiran Bobotoh di Markas Persija
- Real Madrid vs Rayo Vallecano: Streak Kemenangan Madrid Lanjut Lagi?
- Persiapan Matang Teja Paku Alam Menyambut Laga Panas Melawan Persija
- Igor Tolic Buka-Bukan Persiapan Persib Demi Tumbangkan Persija
“Tentu saja saya memahami bahwa ini adalah malam bersejarah bagi kota dan klub. Ini adalah hadiah yang pantas kami dapatkan setelah kerja luar biasa yang kami lakukan musim lalu,” lanjutnya.
Meski demikian, mantan gelandang Barcelona dan Chelsea itu menegaskan bahwa target utama Como tetap berada di kompetisi domestik. Menurutnya, keberhasilan bertahan dan bersaing di Serie A justru menjadi fondasi yang memungkinkan klub kembali tampil di Liga Champions pada masa mendatang.
“Namun, Serie A tetap menjadi target yang paling penting. Bagaimanapun, kompetisi itulah yang memungkinkan Anda kembali ke Liga Champions,” tegas Fabregas.
Pelatih asal Spanyol itu juga mengingatkan bahwa Como masih merupakan tim muda. Energi yang muncul dari atmosfer Liga Champions memang menjadi dorongan besar, tetapi pemain harus tetap rendah hati dan menunjukkan level permainan yang sama di Serie A. Menurutnya, konsistensi mental menjadi salah satu faktor utama yang harus dijaga sepanjang musim.
“Kami adalah tim muda dan mendapat dorongan besar dari energi Liga Champions. Namun, saya akan sangat marah jika setelah ini kami tidak memberikan segalanya di Serie A,” katanya.
“Kami harus tetap rendah hati dan mampu tampil setiap tiga hari. Ini akan menjadi musim yang sangat berat dan kami harus mempertahankan mentalitas yang tepat.”
Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Champions hanya di Vivagoal.com















