Viktor Gyokeres Arsenal
(Istimewa/facebook/Arsenal via sport.murianews.com)

Gyokeres Bantah Pemain Punya Kuasa Besar Melebihi Pihak Klub

Irman Maulana - September 3, 2025
Dibaca Normal dengan Waktu Menit

Vivagoal – Liga Inggris Penyerang baru Arsenal, Viktor Gyokeres membantah jika para pemain kini memiliki kuasa lebih dalam klub, terutama saat mereka ingin hengkang, seperti yang terjadi padanya dan Alexander Isak di bursa musim panas ini.

Viktor Gyokeres menjadi rekrutan baru Arsenal pada bursa musim panas 2025. Gyokeres ditebus oleh kubu The Gunners dari Sporting CP dengan biaya mencapai 64 juta pounds atau sekitar 1,4 triliun rupiah.

Bukan cuma soal harga transfer, tapi ada alasan lain kenapa Gyokeres menjadi primadona di bursa musim panas 2025. Pasalnya, proses yang dilalui Arsenal sangat berliku dan membutuhkan waktu sangat lama, sebelum akhirnya resmi.

Gyokeres Man United Arsenal
(c) PA via AP Photo/Nick Potts via bola.net

Gyokeres pun sempat memanaskan situasi dengan menolak untuk bergabung dalam masa persiapan Sporting CP. Ia sempat mengklaim bahwa Sporting sudah mengingkari janji mereka, dengan mempersulit proses negosiasi.

Kejadian serupa turut dilakukan oleh Alexander Isak yang juga menolak ikut dalam latihan Newcastle United. Seperti Gyokeres, Isak merasa Newcastle tidak menepati janji mereka sehingga memutuskan hengkang di musim panas ini.


Baca Juga:


Tak sedikit yang merasa bahwa sikap dari Gyokeres dan Isak ini tidak mencerminkan profesionalitas seorang pemain besar. Mereka menilai Gyokeres dan Isak seakan memiliki kuasa besar, mengingat status kedua pemain bersama tim sebelumnya.

Gyokeres lalu mendapat pertanyaan terkait situasi Isak yang sedikit banyak mirip dengan dirinya saat mau pindah ke Arsenal. Namun, Gyokeres membantah bahwa pemain memiliki kekuasaan yang lebih besar daripada klub itu sendiri.

Alexander Isak Liverpool
Foto: Liverpool FC via sport.detik.com

“Mungkin saja kamu tidak benar-benar tahu apa yang sebenarnya terjadi di balik laya. Saya tidak benar-benar tahu dalam kasusnya apa situasi yang sebenarnya,” ujar Gyokeres dilansir Sky Sports.

“Kita semua bermain. Dan klub-klub memiliki kekuasaan terbesar. Mungkin sulit bagi para pemain untuk memilih dalam banyak kasus. Dia tidak memiliki kekuasaan, klub-klub bisa melakukan apa saja dengan seorang pemain. Itu sulit, tapi begitulah situasinya.”

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com