
Hubungan Unik Cherki dan Guardiola Jadi Berkah Buat Man City
Vivagoal – Liga Inggris – Eks pilar Manchester City, Paul Dickov menjabarkan tentang dinamika hubungan unik dari Rayan Cherki dan Pep Guardiola sekarang, yang justru bisa memberikan keuntungan tersendiri secara tim pada performa The Citizen.
Rayan Cherki tiba di Manchester City pada bursa transfer musim panas 2025 lalu. Cherki ditebus oleh The Citizen dari Olympique Lyon dengan biaya mencapai 34 juta pounds atau sekitar 792 miliar rupiah dan mengikat kontrak sampai akhir Juni 2030 mendatang.
Namun awal karirnya bersama City tidak begitu berjalan lancar, ditambah dengan rancangan taktik yang cukup kaku dari Pep Guardiola. Eks pelatih Barcelona ini lebih megendepankan masing-masing tugas untuk kepentingan tim, tak jarang membatasi kreativitas pemain.
Pola tersebut bertolak belakang dengan Cherki, sebagai pemain No.10 yang menyukai kebebasan, lincah, day menjelajahi lapangan. Seperti pesepakbola Brasil, Cherki hobi memberikan penampilan yang menghibur lewat berbagai trik yang Ia lakukan berkala dalam satu pertandingan.

Aksi Cherki tak selalu berhasil, namun juga bisa menjadi senjata efektif, seperti yang Ia tunjukan ketika menghadapi Arsenal di Piala Liga Inggris lalu. Sejumlah pihak merasa bahwa hal tersebut merupakan salah satu faktor yang memang bisa menguntungkan tim.
Paul Dickov kemudian muncul sebagai satu diantara pihak yang menikmati berbagai aksi dari seorang Cherki di atas lapangan hijau. Menurut Dickov, Cherki dan Guardiola memiliki dinamima hubungan yang kompleks, dengan perasaan cinta sekaligus benci.
“Secara umum, terlepas dari semua yang orang katakan, sepertinya ada hubungan cinta-benci yang unik antara Pep dan Cherki. Saya rasa Pep benar-benar menyukainya, tapi di saat yang sama dia juga membuatnya gila, karena Cherki memang sangat hebat dalam apa yang dilakukannya,” ujar Dickov dilansir Goal.
Baca Juga:
- Jelang Hadapi Bhayangkara FC, Satu Pemain Inti Persib Cedera
- Sebelum Tunjuk Kompany, Bayern Sempat Minta Saran Mantan Pelatihnya?
- Barcelona Siap Lepas Tiga Palang Pintunya di Bursa Mendatang
- Manajer Interim Chelsea Lega Bisa Hentikan Momentum Buruk The Blues
“Dia begitu nakal sehingga Pep tak bisa tidak menyukainya, sekaligus menyadari bahwa Cherki adalah pemain yang bisa mengubah jalannya pertandingan. Hal yang paling disukai Pep darinya bukanlah kemampuannya. Saya rasa itu adalah satu-satunya tanda tanya terhadap Rayan Cherki,” tambah Dickov.
“Jika berbicara dengan orang-orang di Ligue 1 atau jurnalis Prancis, itu adalah etos kerjanya dan mungkin sikapnya. Dia bekerja sekeras siapa pun. Dia tahu bahwa untuk sekadar memiliki peluang masuk ke tim Manchester City di bawah Pep Guardiola, yang terpenting dia harus bekerja keras. Saya pikir itulah yang paling disukai Pep darinya.”
Tapi, Dickov yakin bahwa Guardiola pun sebenarnya menyukai apa yang mampu diberikan oleh Cherki pada Man City, meski terkadang sedikit mengoyangkan rencananya. Dengan usia yang memasuki usia emas, Dickov merasa Cherki masih memiliki potensi untuk membuatnya semakin ditakuti oleh lawan.
“Dia bergaya Maverick, selalu akan membuat Pep frustrasi, karena menginginkan kontrol. Saya pikir terkadang Rayan Cherki, kita tidak tahu apa itu kontrol karena kurang paham apa yang akan dia lakukan selanjutnya. Tapi unsur kejutan yang dia miliki dan kualitasnya untuk memenangkan pertandingan besar, sungguh luar biasa,” tambahnya,
“Pada pertandingan besar juga, memang oke melewati tiga atau empat pemain saat melawan tim yang lebih lemah atau di pertandingan yang tidak terlalu penting. Namun, melakukannya di panggung besar dengan kualitas yang dia miliki itu fantastis. Lalu lihat usianya, dia baru 22 tahun. Di mana dia sekarang, dengan level permainannya, dan ke mana bisa mencapai, itu benar-benar menakutkan.”
Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com













