
Inilah Beberapa Kesalahan AC Milan yang Harus Diperbaiki di Musim Depan!
2. Kurangnya Pemain Bintang dan Berpengalaman

Selain itu, penyebab performa buruk dari Rosonerri adalah kurangnya pemain bintang dan pemain perpengalaman yang bisa mendobrak performa tim di dalam lapangan maupun saat di luar lapangan.
Seharusnya pihak manajemen AC Milan harus mendatang empat atau lima pemain berlabel bintang dan berpengalaman daripada merekrut 11 pemain yang antah-berantah dengan mengelontorkan uang sebanyak 200 juta euro. Akhirnya, AC Milan berakhir dengan kegagalan dan mendapat masalah Financial Fair Play (FFP).
Selepas di tinggal Allegri, tidak ada lagi pelatih-pelatih hebat yang datang untuk menjadi juru taktik di klub yang bermarkas di San Siro.
Kesalahan AC Milan selanjutnya adalah selalu menggunakan jasa pemain legendanya untuk melatih. Padahal pelatih tersebut belum mempunyai prestasi, yang mana pada akhirnya membuat semuanya gagal mencapai target yang di capai.
3. Tidak Belajar dari Pengalaman

Dalam hal ini, AC Milan tidak pernah belajar dengan pengalamannya, terakhir Marco Giampolo menjadi korban manajemen yang asal pilih pelatih.
Tercatat sudah tujuh pelatih yang di pecat dalam kurun 5 tahun terakhir. Mereka adalah Clarence Seedorf (2014), Fillipo Inzaghi (2015-2016), Sinisa Mihajlovic (2016-2017), Cristian Brocchi (2017), Montella (2017-2018), Gennaro Gatuso (2018-2019), dan Marco Giampolo (2019).
Pelatih terbaru untuk menggantikan Marco Giampolo adalah Pioli. Awal kedatangan Pioli di sambut dengan sorakan negatif oleh para Milanisti, sampai sorakan tersebut menjadi trending topik di sosial media.
Seharusnya manajemen AC Milan harus mendengarkan keinginan fans yang ingin mendatangkan pelatih-pelatih top yang masih menggangur seperti Arsene Wenger, Luciano Spaletti.
Dengan pelatih minim prestasi dan skuat pemain-pemain muda, jalan ini harus ditempuh yaitu dengan mendatangkan pemain-pemain bintang dan berpengalaman pada bursa transfer musim dingin mendatang.
AC Milan harus memaksimalkan masa transfer tersebut dengan membeli pemain-pemain dengan posisi yang di butuhkan dan menjual pemain-pemain yang dianggap gagal untuk menstabilkan keuangan klub agar tidak terkena masalah financial fair play lagi.
Penulis: Fauzi Rizaldi
Editor: Wicak
Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com















