Tag: Serie A

Barcelona Mundur Perlahan Tuk Dapatkan Lautaro Martinez

Vivagoal La Liga – Salah satu raksasa La Liga Spanyol, Barcelona dikabarkan harus melepas perburuan bintang Inter Milan, Lautaro Martinez pada musim panas mendatang.

Dikutip dari Goal International bahwa pihak klub Catalunya harus menyerah untuk mendapatkan bintang Argentina itu karena harga yang terlalu mahal. Dalam laporan tersebut mengklaim bahwa Barcelona harus mundur secara perlahan dalam perburuan tersebut.

Pihak manajemen Inter Milan sangat bersikeras untuk tidak menurunkan harga Lautaro Martinez bila Barcelona menginginkan untuk mendatangkannya. Dalam laporan yang sama, Barcelona harus merogoh kocek sebesar 111 juta Euro tuk dapatkan bintang Inter Milan itu.

Namun, saat ini keuangan klub Barcelona tidak sedang dalam keadaan baik. Tim Catalan tersebut belum mampu untuk menebus harga yang ditawarkan oleh Inter Milan yang terbilang cukup mahal. Oleh karena itu, Barcelona memutuskan untuk mundur perlahan.

Meski demikian, Inter Milan diam-diam masih menjalin komunikasi dengan baik. Lautaro Martinez sendiri juga dikabarkan berkomitmen untuk bergabung dengan La Blaugrana.


Baca Juga:


Diketahui bahwa kedua belah pihak telah melakukan kesempatan untuk menuntaskan transfer pemain asal Argentina tersebut pada tahun 2021 mendatang saat keuangan klub Barcelona telah kembali pulih.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Mantan Pelatih Inter Masuk Radar Pelatih AS Roma Musim Depan

Vivagoal – Serie A – Konsultan AS Roma, Franco Baldini dilaporkan telah merinci siapa saja nama-nama calon untuk menggantikan pelatih mereka, Paulo Fonseca musim depan. Nama Luciano Spalletti kabarnya masuk sebagai suksesor Fonseca.

Dilansir media Italia, Corriere dello Sport, Baldini terlihat berada di villa milik dari Spalleti beberapa waktu lalu. Hal itu lah yang membuat spekulasi kepulangan Spalletti ke Roma merebak.

Presiden Roma, James Pallotta sebelumnya telah meyakinkan Fonseca bahwa posisinya di Olimpico Roma masih tetap aman. Tetapi media Italia menyebut Baldini telah mengantongi beberapa calon pelatih baru mereka musim depan.

Tak heran nama Spalletti masuk dalam bursa calon pelatih baru Roma karena dialah pelatih terakhir yang berhasil memberikan gelar pada Il Giallorossi. Kala itu, Spaletti sukses mengantarkan Roma meraih gelar juara Coppa Italia dua kali beruntun, pada musim 2006/07 dan 2007/08.


Baca Juga:


Sebelumnya, nama Spaletti dikaitkan bakal menjadi pelatih kepala AC Milan yang baru, tetapi gagal karena dirinya masih terikat kontrak menggiurkan bersama Inter Milan sebesar 5,2 juta euro atau sekitar 84 miliar rupiah.

Bukan hanya Spalletti, tetapi nama mantan pelatih Tottenham, Mauricio Pochettino pun kabarnya masuk dalam daftar pelatih baru Roma.

Pasca dipecat dari Spurs, Pochettino memang terlihat belum aktif kembali menangani tim manapun. Padahal sebelumnya, Ia berhasil membawa The Lilywhites melangkah untuk pertama kalinya ke Final Liga Champions 2018/19 lalu.

Posisi dari Fonseca mulai mendapat sorotan terkait dengan hasil minor yang mereka dapatkan di tiga laga terkahir Serie A. Hasil tersebut membuat kesempatan berlaga di kompetisi Eropa musim depan sedikit terancam.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Andai Kembali Bereuni, Ini Hitungan Jumlah Gol Messi di Bawah Asuhan Guardiola!

Vivagoal Serie A – Dalam beberapa hari terakhir, rumor bakal kembali berkolaborasi antara Lionel Messi dengan Pep Guardiola berhembus kencang. Uniknya, keduanya takkan di melakukan reuni di Barcelona, melainkan Juventus. Bianconeri disebut-sebut bakal jadi destinasi selanjutnya buat Messi dan Guardiola dengan alasan yang berbeda.

Manchester City diskors tak boleh tampil di Liga Champions selama dua musim ke depan akibat pelanggaran Financial Fair Play. Kubu Citizens dinyatakan terbukti melakukan penggelembungan dana sponsor menggunakan dana pribadi pemilik klub, Sheikh Mansour.

Meski sudah melakukan banding, dan hasilnya bakal segera diumumkan bulan ini, namun sanksi ini diyakini bikin sejumlah bintang Man City termasuk manajernya, Pep Guardiola memikirkan ulang masa depannya. Guardiola pribadi masih memiliki kontrak hingga 2021 mendatang, namun tak menutup kemungkinan pindah ke Juventus jika raksasa Italia itu terus menggodanya.

Sedikit informasi, isu Guardiola ke Turin sudah merebak sedari akhir musim lalu. Setelah Massimiliano Allegri menyatakan mundur dari jabatannya sebagai pelatih, nama Guardiola muncul sebagai kandidat terkuat.

Bagaimana dengan Messi? Spekulasi saat ini sedang berkembang liar, Salah satu bursa taruhan menempatkan Juventus di posisi kedua sebagai klub tujuan La Pulga setelah Manchester City andai dirinya benar-benar hengkang dari Barcelona.

Seperti yang sudah diutarakan di awal, jika ini sampai terjadi maka kolaborasi antara Pep Guardiola dan Messi bukanlah yang pertama. Sebelumnya, Messi dan Guardiola sudah sempat bekerjasama di Barcelona pada tahun 2008 hingga 2012.



Kombinasi keduanya berhasil memberikan banyak trofi buat El Barca. Messi berperan besar atas kesuksesan Guardiola merengkuh 14 trofi dari kemungkinan 16 trofi yang bisa diboyongnya ke lemari koleksi Blaugrana. Pertanyaanya kemudian, berapa banyak gol yang dicetak Messi saat dibesut Guardiola?

Selama empat musim dilatih Pep, jumlah gol Messi selalu meningkat setiap musimnya. Pada musim perdana Pep melatih Barca, yakni 2008/2009, Messi bisa membukukan 38 gol. Kemudian meningkat menjadi 47 gol semusim setelahnya. Pada musim 2010/2011 jumlah gol Messi menembus 53 gol.

Dan yang paling fantastis dibuat Messi pada musim terakhir Pep di Barcelona, yakni 73 gol. Secara keseluruhan, jika diakumulasi dalam empat musim bersama Pep, Messi bisa mengemas 211 gol, fantastis! Jika dirata-ratakan, Messi mampu melesakkan 52,7 gol per musimnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Membedah Taktik Guardiola Bersama Messi dan Ronaldo dalam Satu Tim

Vivagoal Serie ALionel Messi dan Josep Guardiola diberitakan bakal kembali berkolaborasi di Juventus pada musim 2021/2022 mendatang. Hal itu merujuk pada masa depan Guardiola dan Messi di klubnya masing-masing yang sedang tidak menentu.

Meski sama-sama masih memiliki kontrak setahun lagi, baik Messi ataupun Pep Guardiola tetap memiliki potensi untuk angkat kaki pada musim panas tahun ini dan tahun depan.

Untuk Guardiola, pelatih asal Spanyol diyakini akan mempertimbangkan nasibnya di Manchester City andai sekiranya klub tersebut kalah dalam banding melawan UEFA yang melarang mereka tampil di Liga Champions dalam dua musim kedepan.

Dengan statusnya sebagai pelatih kaliber dunia, Guardiola sudah pasti sangat ingin berpartisipasi di ajang sekelas Liga Champions. Dan kabarnya, Juventus siap menampung pelatih kawakan asal Spanyol itu demi memenuhi ambisi mereka bisa kembali memenangkan trofi si Kuping Besar yang kali terakhir didapatkan pada musim 1996/1997.

Bagaimana dengan Messi? Media asal Spanyol, Cadena SER mengungkapkan bahwa Messi telah menolak memperpanjang kontrak di Barcelona. Pesepakbola legendaris Barca, Rivaldo menyebut Messi bisa saja mengikuti jejak Cristiano Ronaldo dengan pindah ke Juventus.


Baca Juga:


Nah andaikata rumor ini semua benar adanya, bagaimana kira-kira kehadiran Messi di formasi Juventus dibawah besutan Pep Guardiola?

Dilansir dari Tuttosport, Guardiola yang biasa mengandalkan pola 4-2-3-1 akan memainkan Messi sebagai false nine atau pusat serangan Juve. Sementara Ronaldo sebagai winger kiri, dan Paulo Dybala di sebelah kanan dengan posisi ujung tombak diisi oleh Gonzalo Higuain. Posisi ini pun bisa dibilang all out attack.

Mengusung formasi ini, Messi, Ronaldo maupun Dybala bakal punya daya serang yang tinggi dan punya ruang lebih maksimal untuk unjuk gigi. Dengan Arthur Melo bersama Blaise Matuidi bakal siap menyokong serangan.

Tak bisa dibayangkan bagaimana berbahayanya kualitas skuad Guardiola dengan Messi dan Ronaldo satu tim. Tidak hanya mendominasi kompetisi level domestik, Messi dan Guardiola juga bakal bisa membawa Bianconeri berjaya di Liga Champions.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Resmi: AC Milan Geser Stefano Pioli Dengan Ralf Rangnick

Vivagoal – Serie A AC Milan telah capai kesepakatan dengan pelatih RB Leipzig, Ralf Rangnick. Rangnick dipastikan akan menggeser Stefano Pioli dari kursi kepelatihan Milan. Rangnick yang saat ini berusia 62 tahun ini dipercayai menukangi Rossoneri selama tiga tahun.

Ralf Rangnick bukanlah nama yang asing di jagat sepak bola. Pria kelahiran Jerman ini telah malang melintang untuk menjadi juru taktik berbagai klub ternama di Jerman yaitu, Schalke, Hoffenheim, dan RB Leipzig.

Dilansir The Guardian, Rangnick yang resmi menjadi pelatih Milan dikabarkan tidak hanya bertanggung jawab sebagai pelatih Rossoneri saja. Ia masih memiliki tanggungan lain mulai dengan mendatangkan pemain hingga dan mengawasi departemen medis AC Milan.

Merangkapnya pria berdarah Jerman ini tentu mengancam posisi Maldini. Namun, Ivan Gazidis selaku direktur eksekutif Milan sendiri dikabarkan enggan memecat benteng legenda milik Milan, Paolo Maldini. 

Maldini sendiri telah ditawarkan untuk bergeser posisi menjadi duta klub tim berjuluk Rossoneri itu. Sayangnya meski Maldini yang mendapatkan tawaran sebagai duta klub tampaknya lebih tertarik untuk menjabat sebagai direktur teknik daripada duta klub.


Baca Juga:


Selain itu, musim lalu Rangnick santer dikaitkan dengan para raksasa eropa yang ingin meminangnya seperti, Manchester United dan Bayern Munchen. Namun ketertarikan dua klub elit itu dinilai tidak menunjukkan keseriusan lebih lanjut.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Bintang Atalanta Pede Bisa Masuk ke Posisi Dua Besar

Vivagoal – Serie A – Bintang Atalanta, Luis Muriel memiliki optimisme tinggi timnya bisa terus mengejar posisi Lazio di peringkat dua klasemen Serie A, pasca menang melawan Cagliari, Minggu (5/7) dini hari. Ia percaya timnya itu kini bisa mencapai misi yang lebih tinggi.

Gli Orobici baru saja mengalahkan Cagliari 1-0 di kandang lawan. Tendangan penalti dari Muriel menjadi penentu kemenangan tim di menit 27′.

Setelah pertandingan usai, Muriel merasa Atalanta mulai bisa memikirkan target yang lebih tinggi lagi di sisa musim ini. Bukan tidak mungkin Atalanta bisa mengakhiri Serie A di peringkat ke dua.

Masih menyisakan delapan pertandingan, membuat Muriel yakin timnya bisa mencapai target baru yang lebih tinggi daripada sebelumnya. Jarak antara Atalanta dengan Lazio maupun Inter Milan memang saat ini tak terlampau jauh.

“Target kami tinggi, untuk apa yang bisa dicapai. Lazio memiliki lima poin di depan kami dan satu poin dengan Inter Milan. Itulah target yang tentu bisa kami raih,”ujar Muriel dilansir Football Italia.


Baca Juga:


Berada dalam kepercayaan tinggi tak membuat Muriel besar kepala. Ia tetap mencoba bersikap realistis untuk tidak terlalu terobsesi dengan posisi peringkat pertama yang kini dihuni oleh Juventus.

“Sulit untuk mengejar Juventus, tapi finish satu atau dua peringkat lebih tinggi daripada saat ini akan sangat membahagiakan,”ungkapnya.

Bersama Atalanta musim ini penampilan Muriel cukup gemilang dalam 27 pertandingan Serie A. Ia menjadi salah satu pemain penting lewat torehan 16 golnya.

Selain itu, Lazio dan Inter Milan memang patut waspada karena sejak Serie A dibuka kembali bulan Lalu, Atalanta bisa meraih 100 persen kemenangan. La Dea hingga pekan ke 30 ini, masih menjadi tim paling produktif di Serie A dengan 83 gol.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Ditanya Sampai Kapan Akan Terus Bermain, Ini Jawaban Menohok dari Buffon!

Vivagoal Serie A – Kiper Juventus, Gianluigi Buffon, mengaku masih memiliki ambisi untuk bisa terus bermaiin dan juga meraih berbagai capaian dalam kariernya.

Buffon yang kini berusia 42 tahun masih belum memberikan tanda-tanda akan gantung sepatu. Kontrak satu tahun dari Juventus seakan memberikan pertanda jika dirinya masih belum ingin menggantungkan sarung tangan dan menyaksikan pertandingan di tribun penonton.

Buffon sendiri mengatakan jika dirinya memang masih memiliki ambisi untuk bermain selama mungkin. Ada motivasi yang membuatnya ingin terus berada di bawah mistar gawang.

“Saya akan berada di sini sampai setidaknya sampai usia 43 tahun. Tetapi sejak berusia 40 tahun, saya melihat segala hal dari bulan ke bulan,” kata Buffon kepada Sky Sports Italia.

“Saya perlu mengamati situasi dan selalu siap untuk mundur ketika elemen utama dalam diri saya hilang, yaitu performa terbaik.”


Baca Juga:


“Selama saya termotivasi dan dalam kondisi yang tepat, saya akan terus bermain karena tidak ada yang membuat saya lebih bahagia ketimbang bermain sepak bola,” imbuhnya.

Satu motivasi yang membuat Buffon masih enggan pensiun adalah trofi Liga Champions. Ia bahkan mengatakan jika hal tersebut terus berdengung di kepalanya.

“Itu [juara Liga Champions] adalah sesuatu yang selalu berdengung di kepala saya dan tidak bisa dihindari. Jujur saja ini menjadi satu di antara penyesalan dalam karier. Namun, saya telah menemukan kekuatan untuk tidak menyerah meraihnya.”

“Saya punya banyak mimpi dan tidak pernah puas sehingga saya masih di sini,” tegas Buffon.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Tak Salahkan Pemainnya, Conte Tanggung Jawab Penuh atas Kekalahan dari Bologna

Vivagoal Serie A – Antonio Conte selaku pelatih Inter Milan sangat menyayangkan bahwa anak asuhnya kalah dengan skor tipis 1-2 atas Bologna. Ia tak menyalahkan para pemain namun ia introspeksi diri.

Mantan pelatih Chelsea itupun menyalahkan dirinya sendiri atas kekalahan yang diterima oleh anak asuhnya. Ia menilai bahwa kalau ini merupakan tanggung jawabnya sepenuhnya.

“Ada rasa kecewa yang luar biasa dan tidak bisa terpenting dari diri saya pribadi. Kami telah kehilangan pertandingan yang seharusnya bisa kami menang kan hari ini,” jelas Conte dikutip dari Eurosport.

“Saya marah dengan diri saya sendiri yang tidak bisa membuat para pemain bisa memenangkan pertandingan. Ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab saya pribadi apa yang telah terjadi di lapangan tadi,” jelasnya.


Baca Juga:


Sementara itu, Sinisa Mihajlovic selaku pelatih Bologna sangat senang dengan hasil positif yang telah dialami oleh anak asuhnya. Sebetulnya, dia sempat frustasi karena pemainnya bermain loyo pada babak pertama.

“Pada saat babak pertama di 20 menit awal kami merasa takut dan terlalu banyak operan yang sangat buruk. Namun, di babak kedua kami mulai bangkit dan permainan kami sangat berbeda dari sebelumnya,” ujarnya.

“Tak mudah untuk mencetak gol dengan 10 pemain. Ini merupakan kemenangan yang sangat tak terduga dengan karakter dan hanya keyakinan yang kuat,” pungkasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Gol Indah Juventus, Ronaldo: Ini yang Saya Butuhkan Sejak Dulu

Vivagoal Serie A – Striker Juventus, Cristiano Ronaldo menilai bahwa dirinya sangat gembira saat mencetak gol ke gawang Torino dini hari tadi.

Ronaldo mengungkapkan bahwa dia sangat lama menantikan gol freekick sepanjang karirnya di Juventus. CR7 tercatat belum pernah mencetak gol dari tendangan bebas saat dia pertama kali ke Juventus pada tahun 2018.

Karena usaha yang Tak kenal lelah dari Cristiano Ronaldo, akhirnya percobaan ke-43 nya pun membuahkan gol yang sangat indah. Tendangan keras dari sosok Cristiano Ronaldo meluncur deras ke gawang kiper Torino, Salvatore Singu. Hingga akhirnya Juventus memenangkan laga dengan skor 4-1.

“Saya sangat membutuhkan sekali gol tendangan bebas seperti itu. Setelah mendapat percobaan ke-43 dan akhirnya saya kembali mendapatkan kepercayaan diri. Ini yang saya butuhkan sejak dulu,” ujar Ronaldo dikutip dari Sky Sport Italia.

Ronaldo juga menambahkan bahwa kemenangan yang didapat oleh Juventus dengan skor 4-1 ini merupakan salah satu pertandingan yang tidak mudah. Ia mengaku Torino telah memberikan perlawanan yang cukup sengit sehingga Juventus harus lebih bekerja keras untuk mengalahkannya.


Baca Juga:


“Kami mengetahui dalam pertandingan ini merupakan salah satu warga yang cukup sulit bagi Juventus. Namun, kami tidak mengenal kata lelah dan terus bekerja keras. Akhirnya, kami menorehkan kemenangan. Laga selanjutnya, kami akan memberikan tekanan kepada Lazio.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Satu Sosok Penting yang Buat Arthur Melo ke Juventus

Vivagoal Serie A – Arthur Melo sebetulnya tidak ingin meninggalkan Barcelona pada musim panas mendatang. Namun, ada satu sosok yang memberikan kontribusi kepada Juventus yang akhirnya mendatangkan Arthur Melo. Ya, dia adalah Dani Alves.

Kedua klub telah berupaya sekuat tenaga untuk meyakinkan Arthur Melo agar segera pindah ke Juventus. Namun hal tersebut, tidak membuat hati Arthur berubah. Sampai akhirnya, Dani Alves turun tangan untuk memberikan penjelasan kepada Arthur.

Dilansir dari ESPN, Dani Alves dikabarkan menghubungi Arthur Melo berulang kali dan berikan penjelasan kepadanya bahwa dia akan menjadi pemain penting bagi Juventus.

Perlu diketahui, Dani Alves pernah meninggalkan Barcelona dan bergabung dengan Juventus pada musim 2016-2017 silam. Ia turut berkontribusi untuk Juventus hingga mencapai babak final Liga Champions.

Namun sayang, karir bersama Juventus tidak bertahan lama. Ia akhirnya memutuskan untuk pindah ke Paris Saint-Germain selama dua musim dan akhirnya bergabung dengan salah klub kampung halamannya Brasil, Sao Paulo.


Baca Juga:


Sebagai informasi, Arthur Melo telah resmi menjadi bagian dari Juventus pada musim panas mendatang. Juventus rela untuk menukarkan miralem pianis dan sejumlah uang agar Arthur bisa bergabung dengan Bianconeri.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

LATEST NEWS

- Advertisement -

HOT NEWS