Tag: Serie A

Tak Hanya Satu, Conte Ingin Comot Dua Pemain Chelsea

Vivagoal Serie A – Antonio Conte dikabarkan berniat untuk mendatangkan dua pemain Chelsea sekaligus. Setelah mendekati Olivier Giroud, pelatih asli Italia itu kini disebut juga ingin mendatangkan Victor Moses.

Baik Giroud maupun Moses merupakan mantan anak kesayangan Conte saat masih melatih Chelsea. Moses bahkan menjadi pemain andalan saat Conte meraih Premier League di musim debutnya. Sedangkan Giroud baru bergabung pada Januari 2018.

Namun setelah Conte angkat kaki, nama keduanya mulai jarang mendapat kesempatan bermain. Moses bahkan harus menerima nasib saat dipinjamkan ke Fenerbahce musim ini sementara Giroud hanya menjadi penghangat bangku cadangan.

Baca Juga: 5 Fakta Michel Platini, Legenda Juventus

Belakangan terdengar kabar jika Giroud hanya menunggu waktu untuk menyusul Conte yang saat ini melatih Inter Milan. Disebutkan jika striker asal Prancis tersebut bakalan mendapatkan kontrak berdurasi dua tahun.

Inter kemudian tertarik untuk mendatangkan Moses, seperti dilansir dari Goal International. Kabar tersebut datang setelah pertukaran Matteo Politano dan Leonardo Spinazzola dari AS Roma uruang terlaksana.

Dalam laporan tersebut dikatakan jika Inter berniat mendatangkan Moses dengan mahar 10 juta euro. Laporan itu juga menjelaskan bahwa Moses sudah kembali ke Inggris guna bertemu dengan perwakilan Chelsea.

Moses menjadi nama paling realistis bagi Inter dan juga Conte. Pasalnya pemain asal Nigeria itu sudah sulit untuk menembus skuad Chelsea di mana klub asal London itu juga butuh pengurangan skuad yang terlalu gemuk.

Selain Moses, Inter dikabarkan juga tengah mendekati gelandang Tottenham Hotspur, Christian Eriksen. Negosiasi untuk pemain asal Denmark itu tengah berjalan dan diperkirakan akan segera rampung dalam waktu dekat.

Barter Pemain Gagal, Roma Siap Seret Inter ke Meja Hijau

Vivagoal Liga Inggris – Hubungan antara dua klub Serie A, AS Roma dan Inter Milan tengah memanas pada jendela transfer musim dingin kali ini. Hal tersebut tidak lepas dari batalnya rencana pertukaran pemain antara Leonardo Spinazzola dan Matteo Politano.

Pada awalnya, negosiasi kedua klub untuk pertukaran pemain tersebut berjalan cukup lancar. Kedua klub sepakat untuk melakukan pertukaran langsung tanpa ada opsi tambahan. Kedua pemain juga sudah berada di masing-masing klub barunya untuk menjalani tes medis.

Namun agen dari kedua pemain kemudian mengonfirmasi pembatalan rencana pertukaran Politano dengan Spinazzola ini. Alasannya adalah permintaan tambahan dari pihak Inter yang meminta tes medis lanjutan terhadap Spinazzola serta permintaan untuk mengubah sejumlah syarat kesepakatan dengan Roma.

Baca Juga: 5 Fakta Sang Legenda Brasil, Rivaldo Ferreira

Permintaan Inter tersebut datang langsung dari Antonio Conte. Sang Allenatore melihat jika Spinazzola bisa menjadi pertukaran yang gagal mengingat riwayat cedera yang dimiliki.

Dilansir dari Sky Sport Italia, pihak AS Roma marah besar atas keinginan Inter untuk mengubah syarat-syarat dari kesepakatan yang sudah mereka susun sebelumnya. Sedangkan pihak Inter sendiri kecewa dengan Roma karena memberikan Spinazzola yang memang memiliki riwayat cedera kambuhan.

Dari Corriere della Sera dan La Gazzetta dello Sport, Roma yang tidak terima dengan sikap Inter tengah bersiap mengambil langkah hukum terhadap Inter akibat kegagalan transfer ini.

Perseteruan tersebut tentu bisa mempengaruhi transfer di masa depan. Terlebih mereka sempat bersitegang saat Inter coba merayu Edin Dzeko pada musim panas kemarin.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Pertukaran Pemain Roma-Inter Batal, Kenapa?

Vivagoal Serie A – Dua raksasa Serie A, Inter Milan dan AS Roma dikabarkan membatalkan kesepakatan untuk pertukaran pemain yang melibatkan Matteo Politano dan Leonardo Spinazzola.

Kabar pertukaran kedua pemain tersebut muncul setelah AS Roma kehilangan Nicolo Zaniolo karena cedera parah. Sedangkan Inter harus melepas penyerang demi memberi ruang untuk Olivier Giroud.

Kesepakatan untuk pertukaran Politano dengan Spinazzola kemudian tinggal menunggu waktu. Hal ini setelah keduanya sudah tiba di masing-masing klub baru untuk menjalani tes medis dan kontrak.

Namun masalah kemudian muncul setelah Inter meminta tes medis tambahan terhadap Spinazzola. Hal ini karena Antonio Conte cukup khawatir dengan riwayat cedera kambuhan yang dimilikinya.

Tak berhenti di situ, Inter kemudian mencoba untuk mengubah kesepakatan awal, dari peminjaman dengan kewajiban membeli menjadi pembelian di akhir musim dan berubah lagi menjadi peminjaman dengan opsi.

Roma yang awalnya bersabar diyakini terus menuruti permintaan Inter, tapi mereka menyelipkan syarat jumlah penampilan agar opsi pembelian permanen bisa aktif.

Namun, Inter tetap bersikeras bahwa untuk mengaktifkan opsi pembelian, kedua pemain masing-masing hanya perlu bermain sedikitnya 45 menit.

Dilansir dari Football Italia, Roma pun habis kesabaran tak sepakat dengan opsi tersebut. Dalam laporan tersebut juga dikatakan jika agen dari kedua pemain kabarnya sudah mengonfirmasi pembatalan rencana pertukaran Politano dengan Spinazzola pada Januari ini.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Ingin Miliki Fisik dan Mental Seperti Ronaldo? Ini Rahasianya!

Vivagoal Serie A – Usia seakan tak terlalu berpengaruh bagi Cristiano Ronaldo. Lantas apa rahasia untuk bisa tetap prima di usia yang tak lagi muda?

Di usianya yang sudah 34 tahun, Ronaldo masih sanggup berlari kencang atau melompat tinggi. Tendangannya juga masih terlalu keras untuk kebanyakan kiper lawan.

Penampilan Ronaldo bukanlah bakat. Apa yang kita saksikan adalah sebuah hasil dari kerja keras, sikap dan juga mental seorang juara yang terus ditempa bertahun-tahun lamanya.

Ronaldo kemudian membeberkan resep untuk bisa menjadi dirinya. Ronaldo selalu memulai dengan pemanasan untuk mengurangi resiko cedera. “Saat berlatih, kami mengawalinya dengan berlari beberapa putaran di lapangan, melakukan stretching dan pemanasan cardio,” ujar Ronaldo dilansir dari Goal International.

“Pastikan anda melakukan hal yang sama dalam latihan, meski hanya sekadar jogging di dalam gym atau melakukan pemanasan menggunakan treadmill atau sepeda,” lanjutnya.

Ronaldo juga mengatakan dirinya kerap menggabungkan latihan kardiovaskular, seperti berlari atau mendayung, dan angkat beban. Intensitas tinggi selama berlatih juga dibarengi dengan merefleksikan situasi pertandingan.

“Kami melakukan berkali-kali sprint selama berlatih dan itu bisa dimasukkan dalam latihan anda, baik di dalam maupun luar ruangan,” lanjutnya.

Baca Juga: 5 Pemain Ikonik Sebelum Era Messi-Ronaldo

Tidak hanya selama sesi latihan, Ronaldo bahkan sudah membiasakan tubuhnya untuk berlatih sejak bangun tidur. “Anda bisa melakukan latihan abs di ruang tidur saat baru bangun di pagi hari atau juga sebelum tidur. Jika anda melakukannya secara rutin, maka akan lebih mudah untuk menjadikan itu sebagai kebiasaan.”

Selain berlatih secara rutin dan disiplin, Ronaldo juga sangat memperhatikan apa yang masuk dalam tubuhnya. Pemain asal Portugal tersebut mengatakan jika dirinya melakukan diet sehat demi tubuhnya.

“Latihan yang bagus juga harus dikombinasikan dengan diet yang bagus,” lanjutnya. “Saya melakukan diet dengan protein tinggi, dengan banyak karbohidrat, buah dan sayuran, serta menghindari makanan manis.”

Ronaldo yang memiliki ahli diet pribadi sejak dirinya masih di Real Madrid itu juga mengatakan jika ia terbiasa makan enam kali sehari atau satu porsi setiap tiga atau empat jam.

Untuk mencukupi kebutuhan protein, Ronaldo biasanya akan mengkonsumsi ikan. Ikan pedang, bass, dan ikan air tawar menjadi favoritnya-dan makanan favoritnya ialah bacalhau a braz, yang terdiri atas campuran cod, bawang, kentang yang diiris tipis dan telur.

Di restoran, Ronaldo berkata bahwa dirinya kerap memesan steak dan salad, dan tidak pernah memakan sesuatu yang dibekukan, semuanya harus segar.

Untuk sarapan, Ronaldo cukup mengkonsumsi keju, ham, yoghurt rendah kalori bersama beberapa buah dan juga roti bakar alpukat.

Ronaldo juga mengatakan jika asupan air juga harus dijaga. Ia dikenal sebagai pemain non-alkohol, baik demi kesehatan juga demi menjaga dirinya untuk tetap bisa donor darah maupun menghindari penyakit yang membuat sang ayah meninggal dunia karena alkohol.

Terakhir, Ronaldo mengatakan jika ketika dua hal di atas sudah dilakukan dengan baik, dirinya juga harus mengatur pola pikir. Ya, mental harus bisa tertata dengan rapi untuk bisa selalu berpikir positif.

“Jadi disiplin. Tetaplah termovitasi dan bertahan pada rutinitas adalah kunci. Bagi saya, tidak ada ruang untuk bersantai jadi saya harus tegas kepada diri saya sendiri.”

“Latihan dan sesi fisik itu paling penting, namun menjalani kehidupan yang tenang membantu anda untuk menjadi yang terbaik, baik secara fisik maupun mental,” pungkasnya.

Bagaimana? Dengan bocoran dari Ronaldo langsung, siapkah Anda untuk menjadi the next CR7?

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Ashley Young Resmi Bergabung ke Inter Milan

Vivagoal Serie A – Inter Milan resmi menjadikan Ashley Young sebagai rekrutan pertama mereka di jendela transfer musim dingin ini.

Saga transfer Ashley Young akhirnya berakhir setelah Inter Milan mengumumkan transfer sang pemain pada Sabtu (18/01/209) dini hari WIB.

Dalam rilis resmi tersebut dikatakan jika Young mendapat kontrak selama enam bulan ke depan dengan opsi perpanjangan selama satu musim. Di sana, pemain 34 tahun ini akan mengenakan nomor punggung 15.

Pihak Inter sendiri tidak menyebut biaya transfer pemain asli Inggris tersebut. Namun dilansir dari Football Italia, I Nerazzuri hanya perlu mengeluarkan biaya 1,5 juta euro. Angka yang kecil mengingat kontraknya yang akan berakhir musim panas nanti.

Baca Juga: 5 Pemain Produk Gagal Manchester United dengan Harga Mahal

Kesepakatan ini membuat Young menjadi pemain ketiga Inggris yang memperkuat Inter Milan. Sebelumnya ada Garry Hitchens (1961-1963) dan Paul Ince (1995-1997) yang pernah bermain di Giuseppe Meazza.

Young mengaku senang bergabung dengan Inter karena bisa meniru jejak karier dari Ince. Ia berhasrat meraih banyak trofi bersama tim barunya ini.

Young mengaku bahagia bergabung dengan Inter karena bisa meniru jejak karier dari Ince. Ia juga berhasrat meraih banyak trofi bersama tim barunya ini.

“Saya bahagia menjadi bagian dari keluarga Inter. Paul Ince adalah seorang legenda, jika saya mampu mengikuti jejaknya, itu jelas akan membuat saya lebih bahagia,” ucap Young dikutip dari situs resmi Inter.

“Pesan saya kepada para penggemar adalah bahwa kesuksesan akan datang kembali ke klub ini. Itu sebabnya saya di sini, saya ingin membantu tim mencapai tujuan tersebut.”

“Semua berjalan dengan baik. Kami berharap bisa membuat fans bahagia dan memenangkan banyak trofi,” demikian dia.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Vieira Bagikan Pengalamannya Melatih Balotelli

Vivagoal Serie A – Melatih Mario Balotelli disebut sebagai salah satu pekerjaan yang sangat sulit. Kali ini hal tersebut datang dari pelatih Nice yang juga merupakan legenda Arsenal, Patrick Vieira.

Balotelli sendiri sempat memperkuat Nice selama dua setengah tahun. Di sana ia disebut berhasil menemukan kembali penampilan terbaiknya dengan bukti 33 gol dari 61 pertandingan di Ligue 1.

Namun sikap bengal Balotelli memang sangat sulit untuk dihilangkan. Bahkan Vieira yang hanya bekerja selama enam bulan dengannya mengaku jika pemain asal Italia itu membuat filosofi permainan yang coba ia terapkan gagal berjalan dengan apik.

“Filosofi yang ingin saya terapkan saat datang, kebersamaan serta etos kerja yang ingin saya bangun, rasanya sulit bagi saya untuk bekerja dengan pemain seperti Mario,” ujar Vieira kepada Daily Mail.

Baca Juga: 5 Fakta Sang Legenda Brasil, Rivaldo Ferreira

“Rasanya sulit bagi kami berdua untuk bisa bekerja bersama, jadi kami memutuskan berjalan di jalur yang berbeda,” lanjutnya.

Balotelli kemudian memutuskan hengkang ke Marseille pada musim dingin 2019. Performanya kemudian menurun sehingga ia tak mendapat kontrak baru di sana.

Beruntung pada musim panas Brescia bersedia memulangkannya ke Italia. Namun bersama klub kampung halamannya tersebut, Balotelli kembali berulah dan belakangan disebut memiliki hubungan kurang harmonis dengan manajemen klub.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Bos Inter dan Agen Eriksen Makan Malam Bersama Bahas Hal Apa?

Vivagoal Serie A – Kabar kepindahan Christian Eriksen ke Inter Milan kian berhembus kencang. Pasalnya Giuseppe Marotta selaku direktur klub disebut telah bertatap muka dengan Martin Schoots selaku agen Eriksen.

Kabar kedekatan Inter dengan Eriksen muncul setelah kontrak sang pemain di Tottenham Hotspur akan berakhir pada Juni 2020 mendatang. Negosiasi kontrak baru sulit tercapai diantara keduanya sehingga Eriksen mau tak mau harus dilepas Januari ini demi mendapat dana segar.

Inter pun kian serius mendatangkan Eriksen karena mereka melihat potensi besar yang dimiliki oleh sang gelandang. Antonio Conte juga terus mendesak manajemen klub untuk segera mendatangkannya ke Giuseppe Meazza pada Januari ini.

Baca Juga: 5 Klub Top Eropa yang Tak Pernah Angkat Trofi Liga Champions

Dilansir dari Sky Sport Italia, kesepakatan kian mendekati kenyataan setelah adanya pertemuan antara Marotta dan Schoots. Keduanya baru-baru ini bertemu dalam suatu agenda makan malam di Kota Milan.

Lebih lanjut, Eriksen dikabarkan sudah menerima penawaran kontrak dari Nerazzurri yang berlaku sampai tahun 2024 dengan bayaran senilai delapan juta euro per musim.

Inter sendiri hanya perlu menuntaskan urusan nilai transfer dengan Tottenham sebagai pemilik Eriksen. Sebelumnya Inter dikabarkan sudah melayangkan penawaran perdana sebesar 10 juta euro kepada Spurs.

Hanya saja angka tersebut masih setengah dari harga yang diminta oleh Spurs. Inter kemudian kembali melayangkan penawaran dengan nominal 12 juta euro.

Media Italia lainnya, La Gazzetta dello Sport, meyakini bahwa kedua tim bisa mencapai kata sepakat pada angka 18 juta euro. Nominal tersebut sejatinya sangat kecil mengingat harga nomal pemain 27 tahun ini bisa mencapai 100 juta euro.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Demiral Cedera, Juventus Bersikeras Tak Akan Tambah Bek Baru

Vivagoal Serie A – Fabio Paratici selaku Direktur Teknis Juventus menegaskan bahwa timnya tidak akan mengincar pemain belakang anyar meskipun Merih Demiral mengalami cedera saat pertandingan melawan AS Roma.

Ada beberapa pertandingan terakhir, Demiral telah menunjukkan performa terbaiknya sehingga Matthijs de Ligt harus tersisih ke bangku cadangan.

Kondisi Demiral membuat bianconeri telah kehilangan dua sosok bek andalannya lantaran cedera. Sebelumnya, Chiellini juga mengalami cedera yang sama pada awal musim.

Baca Juga: 5 Fakta Michel Platini, Legenda Juventus

Akan tetapi, keputusan Juventus tidak mau merekrut pemain belakang baru lantaran optimisme klub terkait kondisi Chiellini yang hampir pulih.

“Keputusan untuk mendapatkan pemain belakang yang baru tidak ada dalam pikiran kami. Saat ini, kami sudah tidak membutuhkan bek tengah lagi,” ujar Paratici kepada Rai Sport.

“Kami telah mempunyai pemain bertahan yang cukup kuat dan pasukan yang lengkap untuk membantu kami. Apalagi saat ini kami mengharapkan Chiellini segera pulih kembali.

Juventus masih memiliki beberapa pemain belakang andalan seperti Daniele Rugani, Leonardo Bonucci dan De Ligt.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Sarri: Juventus Bukan Hanya Tentang Sarismo

Vivagoal Serie A – Maurizio Sarri menampik jika penampilan apik timnya hanya berdasarkan Sarrismo. Ia menyebut jika ini semua merupakan jeri payah para pemainnya di atas lapangan.

Sarri digadang-gadang sebagai juru taktik cerdas yang mengusung gaya permainan mirip Pep Guardiola. Keduanya menekankan permainan bola dari kaki ke kaki dengan tempo yang cepat. Bedanya adalah Sarri lebih menekankan alur bola ke depan, sedang Pep lebih vertikal seperti saat di Barcelona.

Baca Juga: 5 Fakta Michel Platini, Legenda Juventus

Banyak pundit dan media kemudian menyebut jika taktik permainan Sarri dengan Sarrismo. Hal tersebut terlihat saat Juventus membabat Udinese empat gol tanpa balas. Gol pembuka memperlihatkan menyatunya Sarrismo dengan permainan kaki ke kaki antara Gonzalo Higuain dan Paulo Dybala.

Namun Sarri tak ingin membenarkan anggapan publik jika Sarrismo memberi andil besar dalam perkembangan Juventus saat ini. Ia menyebut jika permainan apik timnya merupakan kerja keras para pemain kelas dunia.

“Anda yang membuat Sarrismo, bukan kami. Juve ini bukan dan tidak seharusnya menjadi Juve-nya Sarri. Ini adalah tim dari Ronaldo, Dybala, Higuain, dan pemain penting memberikan kesuksesan kepada setiap pelatih yang pernah bekerja sama dengan mereka,” ujar Sarri ke Rai Sport.

“Saya hanya memberikan sedikit kontribusi, namun kami harus memberikan rasa hormat kepada karakteristik dari pemain kelas dunia ini,” lanjutnya.

Lebih lanjut Sarri mengatakan jika dengan pemain kualitas dunia yang ada saat ini, Juventus masih bisa berkembang jauh lebih baik lagi.

“Saya senang melihat gol dengan operan yang cepat, tetapi taktik itu hanya bisa bekerja pada pemain dengan kualitas teknik yang hebat. Tim ini punya itu,” tambahnya.

“Saya senang dengan bagaimana kami bekerja, tetapi skuat ini punya potensi untuk melakukannya lebih baik lagi,” tutup Sarri.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Pioli: Ibra Penting Bagi Tim Yang Masih Muda Seperti Milan

Vivagoal Serie A – Stefano Pioli menampik sorotan negatif seiring kedatangan Zlatan Ibrahimovic. Menurutnya dengan segudang pengalaman yang dimilikinya, Ibra sangatlah penting bagi AC Milan, tim yang dianggapnya masih muda.

Ibrahimovic sendiri merapat ke Milan setelah kontraknya bersama LA Galaxy berakhir pada Desember kemarin. Ia didatangkan dengan status bebas transfer dan diikat kontrak hingga akhir musim dengan opsi perpanjangan satu musim.

Ibrahimovic langsung memberikan kontribusi maksimal di Milan. Pada laga keduanya, tepatnya kontra Cagliari Ibra sudah mencetak gol perdananya di periode keduanya bersama Milan. Rossoneri pun menang dengan skor 2-0.

Baca Juga: 5 Fakta Michel Platini, Legenda Juventus

Meski demikian tak sedikit pihak yang melihat jika kedatangan Ibra adalah langkah mustahil bagi Milan untuk bisa bangkit. Pasalnya tim diisi oleh para pemain ‘muda’ yang tentu akan sangat sulit untuk mengimbangi kemampuan Ibra.

Namun Pioli memiliki pandangan lain. Ia melihat jika Ibra memiliki kemampuan untuk membawa perubahan di Milan dan memberi ilmu kepada para pemain muda lainnya.

“Membeli Ibrahimovic adalah keputusan penting. Pastinya, apa yang ia lakukan setiap hari selama latihan sangatlah penting, untuk apa yang ia lakukan di Cagliari dan apa yang akan ia lakukan selanjutnya,” ujar Pioli seperti dikutip dari Goal International.

“Dia adalah pemain profesional, dia terdorong untuk melakukan semua yang ia perbuat. Rasanya sukar dipercaya melihat seorang juara seperti dia bekerja keras. Ini penting bagi tim muda seperti kami [untuk mengambil pelajaran],” lanjutnya.

Milan sendiri kembali meraih kemenangan atas SPAL. Pada laga Coppa Italia tersebut Milan berhasil menang dengan skor 3-0. Ibra sendiri tak dimainkan dalam laga tersebut.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

LATEST NEWS

- Advertisement -

HOT NEWS