Tag: Serie A

Drama di Atleti Azzurri, Berat Djimisti Selamatkan Atalanta dari Kekalahan

Vivagoal Serie A – Atalanta sukses membungkam Verona di pekan ke-15 Serie A Italia Sabtu (7/12) malam WIB. Berlaga di Atleti Azzuri, Atalanta menang 3-2. 

Pilar Verona, Samuel Di Carmine jadi mimpi buruk buat Atlanta dalam pertandingan tersebut. Sang pemain dua kali merobek jala Pierluigi Gollini dan membawa Verona dua kali unggul pada menit ke-23 dan 57.

Namun demikian, keunggulan tim tamu tak bertahan lama. Pemain Atalanta, Ruslan Malinovskiy dan Fernando Muriel menyelamatkan Atalanta dari kekalahan.

Puncaknya, Berat Djimisti memastikan kemenangan Atalanta beberapa saat sebelum bubaran. Tepatnya pada menit 90+3 Djimisti mengunci kemenangan Atalanta.

Baca Juga: Vivagoal Bagi-Bagi Hadiah, Mainkan Kuisnya Di Sini!

Tuan rumah memang menguasai jalannya pertandingan. Statistik mencatat, Atalanta menorehkan 21 tendangan dan hampir setengahnya on target berbanding tujuh percobaan dengan dua on target milik Verona.

Selain itu skuat besutan Gasperini itu unggul secara ball possesion dengan 58 persen. Mereka juga mendapat 13 kali percobaan tendangan penjuru.

Atas hasil ini Nerazzuri nyaman di posisi enam dengan 28 poin. Kemenangan ini sekaligus jadi tiga poin yang kedelapan dari 15 pertandingan yang sudah dijalani Atlanta musim ini.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Prediksi Inter Milan Vs AS Roma: Misi Nerazurri Pertahankan Puncak Klasemen

Vivagoal Serie A Inter Milan yang baru saja menikmati puncak klasemen akan mendapat ujian berat kala bersua AS Roma.

Sang pemuncak klasemen sementara akan menjamu peringkat lima, AS Roma pada pekan ke-15 Serie A 2019/20, Sabtu (07/12/2019) di Giuseppe Meazza. Inter tentu mengincar tiga poin sempurna demi mengamankan posisinya terlebih demi mental pemain jelang bentrok lawan Barcelona.

Tuan rumah tengah berada dalam laju positif. Inter Milan selalu menang dalam empat laga terakhirnya. Lautaro Martinez tentu akan menjadi andalan setelah dalam tiga laga terakhir selalu mencetak gol.

Baca Juga: Inter Milan Dipaksa Putar Otak untuk Datangkan Bintang Barcelona

Namun Roma tidak datang dengan tangan kosong. Klub ibu kota itu selalu menang dan selalu mencetak tiga gol dalam tiga laga terakhir mereka.

Lorenzo Pellegrini bisa menjadi kunci permainan Roma. Sang pemain menjadi assist-man setelah selalu merancang assist dalam tiga penampilan terakhir untuk Giallorossi.

Berikut perkiraan susunan pemain kedua tim:

Inter (3-5-2): Handanovic; D’Ambrosio, De Vrij, Skriniar; Lazaro, Vecino, Borja Valero, Brozovic, Biraghi; Lukaku, Lautaro Martinez.

Pelatih: Antonio Conte

Roma (4-2-3-1): Pau Lopez; Kolarov, Smalling, Mancini, Spinazzola; Diawara, Veretout; Mkhitaryan, Pellegrini, Zaniolo; Dzeko.

Pelatih: Paulo Fonseca

Head-to-Head (Serie A)

Pertemuan: 172
Inter menang: 72
Gol Inter: 277
Imbang: 51
Roma menang: 49
Gol Roma: 222.

5 Pertemuan Terakhir

21-04-2019 Inter 1-1 Roma (Serie A)
03-12-2018 Roma 2-2 Inter (Serie A)
22-01-2018 Inter 1-1 Roma (Serie A)
27-08-2017 Roma 1-3 Inter (Serie A)
27-02-2017 Inter 1-3 Roma (Serie A).

5 Pertandingan Terakhir Inter (K-M-M-M-M)

06-11-2019 Dortmund 3-2 Inter (UCL)
10-11-2019 Inter 2-1 Verona (Serie A)
24-11-2019 Torino 0-3 Inter (Serie A)
28-11-2019 Slavia 1-3 Inter (UCL)
01-12-2019 Inter 2-1 SPAL (Serie A).

5 Pertandingan Terakhir Roma (K-K-M-M-M)

08-11-2019 Gladbach 2-1 Roma (UEL)
11-11-2019 Parma 2-0 Roma (Serie A)
24-11-2019 Roma 3-0 Brescia (Serie A)
29-11-2019 Basaksehir 0-3 Roma (UEL)
02-12-2019 Verona 1-3 Roma (Serie A).

Statistik dan persentase kemenangan:

Inter selalu meraih kemenangan dalam 4 laga terakhirnya di semua kompetisi. Mereka juga selalu mencetak minimal 2 gol dalam 10 laga terakhirnya di semua kompetisi.

Hanya saja Inter tanpa clean sheet dalam 4 laga kandang terakhirnya di Serie A.

Roma juga selalu menang dalam 3 laga terakhirnya di semua kompetisi. Roma juga mencetak 3 gol dalam 3 laga terakhirnya di semua kompetisi.

3 Pertemuan terakhir Inter dan Roma di Serie A selalu berkesudahan imbang.

Persentase kemenangan di laga ini adalah 50:50.

Tampil Apik, Juventus Siapkan Kontrak Baru Tuk Pemain Ini

Vivagoal Serie A – Paulo Dybala yang disebut akan dilepas justru tampil moncer musim ini. Alhasil Juventus berencana menambah masa bakti sang bomber.

Dybala yang sempat tampil apik sejak didatangkan pada 2015 silam berhasil mencuri hati publik Turin. Namanya disebut sebagai pengganti yang sepadan untuk Del Piero.

Namun situasi sulit dirasakan Dybala pada musim 2018/19. Namanya kemudian disebut akan dilepas pada musim panas kemarin. Manchester United dan Tottenham Hotspur dikabarkan tertarik namun akhirnya tak ada kesepakatan antara kedua pihak.

Baca Juga: Alasan Sarri Tak Mainkan Dybala, Higuain dan Ronaldo Bebarengan

Hanya saja Dybala yang awalnya tak terpakai mulai kembali tampil gemilang. Dari lima pertandingan terakhir, pemain asal Argentina itu berhasil mengantongi tiga gol.

Dilansir dari Sky Sports Italia, Gazzetta dello Sport, dan beberapa media Italia melaporkan jika Juventus kini tengah mempersiapkan kontrak baru untuk Dybala.

Dalam laporan tersebut dikatakan jika pihak Bianconeri ingin memperpanjang kontrak Dybala untuk lima tahun ke depan. Selain itu, klub besutan Maurizio Sarri tersebut juga menyiapkan gaji senilai sembilan juta euro per tahunnya belum termasuk bonus.

Pihak Dybala sendiri disebut ingin mendapat gaji 10 juta euro belum termasuk bonus di kontrak barunya. Namun selisih satu juta euro dipercaya tidak akan membuat Dybala menolak tawaran tersebut.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Tak Datang di Acara Ballon d’Or, Ternyata Ronaldo Kepergok Berada di Tempat Ini

Vivagoal Serie A – Pemain andalan Barcelona, Lionel Messi menciptakan sejarah baru bagi dunia sepak bola usai dirinya memenangkan trofi Ballon d’Or keenam.

Saat ini, Lionel Messi telah meninggalkan saingan beratnya Cristiano Ronaldo, yang hanya memiliki lima trofi Ballon d’Or sampai saat ini.

Di saat yang hampir bersamaan dengan acara malam penganugerahan Ballon d’Or 2019 di Paris, Prancis, terlihat Ronaldo kepergok memilih tak menghadirinya karena sudah mengetahui bahwa ia tak menjadi pemenang dalam trofi tersebut.

Baca Juga: Van Dijk Sindir Ronaldo Yang Tak Datang di Acara Ballon d’Or 2019

Diketahui bahwa CR7 berhasil meraih penghargaan pemain terbaik Serie A dalam acara Gran Gala del Calcio yang dilaksanakan di Milan pada Selasa (3/12/2019) dini hari WIB.

Tidak hanya dijadikan sebagai pemain terbaik Serie A, mantan pemain Real Madrid ini juga terpilih menjadi striker terbaik bersama striker Sampdoria, Fabio Quagliarella dan bintang Atalanta, Duvan Zapata.

“Merupakan suatu kehormatan untuk memenangkan trofi ini,” kata Ronaldo setelah memenangkan penghargaan.

“Saya berterima kasih kepada rekan-rekan saya di Juventus. Saya sangat senang bermain di Italia, liga yang sangat sulit untuk ditaklukan,” jelasnya.

“Terima kasih kepada semua orang karena telah memilih saya. Saya juga ingin melakukannya pada musim ini. ”

Kabarnya, bintang Juventus itu menunggu di mobilnya hingga saat namanya diumumkan sebagai Pemain Terbaik Serie A Italia musim 2018/19.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Usai Raih Kopa Trophy, De Ligt Akan Targetkan Hal Ini

Vivagoal Serie A Juventus akan kesulitan menghadapi tantangan gelar Serie A melawan Inter Milan. Matthijs de Ligt menargetkan bahwa timnya akan mendapatkan gelar scudetto pada musim ini.

Matthijs de Ligt mengarahkan perhatiannya pada kesuksesan tim bersama Juventus usai memenangkan trofi individu bergengsi di upacara Ballon d’Or pada hari Senin.

Pemain internasional Belanda tersebut menjadi pemenang Kopa Trophy 2019. Penghargaan tersebut diberikan setiap tahun untuk pemain terbaik di dunia berusia 21 tahun ke bawah.

De Ligt menggambarkan penghargaan itu sebagai “kehormatan”. Pemain Internasional Belanda tersebut juga mengharapkan bahwa Juventus harus memenangkan gelar Serie A Italia pada musim ini.

Baca Juga: Temani Messi, Matthijs de Ligt Sabet Kopa Trophy 2019

Diketahui bahwa De Ligt telah bergabung dengan Juventus usai Ajax Amsterdam melepas pemain andalannya tersebut pada bulan Juli lalu. De Ligt telah lama menyimpan ambisi untuk memenangkan Liga Champions dan mengunci dalam perburuan gelar Serie A.

“Inter akan menjadi tantangan yang sulit karena mereka adalah tim hebat dengan pemain hebat. Tetapi musim ini panjang dan bagi kami itu semua tentang menang,” kata De Ligt kepada wartawan di Paris.

“Di liga atau di piala? Saya tidak membuat perbedaan, itu semua penting. Kami ingin memenangkan segalanya.

“Di Juve ada pemain bertahan kelas dunia yang akan membantu saya berkembang dan menjadi lebih kuat.”

Selain itu, De Ligt telah dimainkan oleh Sarri saat Juventus bermain imbang 2-2 atas Sassuolo pada akhir pekan ini. Hasil imbang tersebut membuat Inter Milan memimpin satu poin di puncak klasemen sementara Serie A Italia. Bianconeri akan bangkit kembali saat timnya melawan Lazio pada hari Sabtu.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Inilah Beberapa Kesalahan AC Milan yang Harus Diperbaiki di Musim Depan!

Vivagoal Serie A AC Milan merupakan salah satu klub sepak bola terbaik di dunia dengan segudang prestasi. Mereka berhasil mengemas tujuh piala Liga Champions, tujuh piala Super Coppa Italia, satu Piala Club World Cup dan 17 piala Liga Serie A.

Saat ini, AC Milan hanya sebuah tim medioker yang selalu finis di luar empat besar. AC Milan seakan-akan seperti tim pelengkap di kompetisi Liga Serie A pada beberapa musim terakhir.

Diketahui bahwa AC Milan menjadi Juara Serie A pada musim 2011-2012. Dan pada musim 2012-2013, mereka hanya finis di empat besar.

Setelah tahun 2013, AC Milan selalu nyaman finish di papan tengah kompetisi Serie A. Performa buruk yang di perlihatkan selama tujuh tahun terakhir ini membuat para fans malu dan marah. Berbagai usaha sebetulnya sudah dilakukan untuk membangkitkan AC Milan tetapi usaha tersebut sia-sia

Kedatangan Yong Hong Li pada tahun 2017 memberi secercah harapan untuk para Milanisti -julukan penggemar AC Milan- di dunia pada saat itu. Yong Hong Li siap memberikan suntikan dana yang berlimpah untuk meningkatkan performa klub.

1. Menggelontorkan Uang dengan Cuma-cuma

AC Milan

Uang sebesar 200 juta euro telah digelontorkan oleh Yong Hong Li untuk membeli 11 pemain baru yang di gadang-gadang mampu mengangkat performa tim.

Kompetisi sudah di mulai dengan 11 pemain baru, nyatanya performa AC Milan tidak kunjung membaik di akhir musim kompetisi. AC Milan hanya mampu finis pada urutan ke 6 sama dengan musim sebelumnya.

Kesalahan terbesar AC Milan saat itu adalah membeli 11 pemain dengan cuma-cuma. Diketahui bahwa hanya satu pemain yang mempunyai label pemain bintang dunia yaitu Leonardo Bonucci.

AC Milan hanya mendatangkan pemain-pemain muda potensial yang akhirnya gagal bersinar pada musim itu seperti Andre Silva, Ricardo Rodriguez, Franck Kessie dan pemain lainnya.

Bawa Inter Puncaki Klasemen, Conte Berikan Kata Mutiara

Vivagoal Serie A – Inter berhasil menggeser Juventus dari posisi teratas di Serie A pada hari Minggu lalu. Dalam hal ini, Antonio Conte memberikan kata mutiara terkait perjuang tim Nerazzurri

Antonio Conte bangga dengan tim Inter-nya setelah Inter Milan berpindah ke puncak Serie A berkat kemenangan 2-1 yang diperoleh dengan susah payah saat melawan SPAL kemarin.

Dua gol di babak pertama dari Lautaro Martinez membuat Inter memegang kendali di San Siro pada hari Minggu. Namun gol Martinez dibalas dengan tendangan Mattia Valoti yang membuat penampilan SPAL jauh lebih baik usai babak pertama.

Diketahui bahwa Martinez telah menyia-nyiakan dua peluang untuk menyelesaikan hat-tricknya di Inter Milan. Namun, sang manajer tak menyalahkan penyerangnya karena Inter Milan telah mengambil kesempatan karena Juventus harus ditahan imbang saat melawan Sassuolo.

Baca Juga: Diangkat Jadi Pelatih Interim Arsenal, Ljungberg Bawa-Bawa Moto Jokowi

Sejauh musim ini, Conte sangat berhati-hati setiap kali mendapatkan peluang untuk meraih gelar scudetto. Conte juga merasa senang dengan penampilan anak asuhnya yang sedikit demi sedikit telah berkembang di bawah kepemimpinannya.

“Kami telah bekerja sejak hari pertama untuk membuat dampak dan mengganggu tim lain,” kata Conte kepada Sky Sport Italia.

“Berada kembali di atas puncak klasemen setelah 14 pertandingan membuat kami bangga, karena kami tahu perjalanan yang telah kami lalui untuk sampai ke sini sangat sulit.

“Pada saat yang sama, itu harus memberi kita antusiasme positif, mendorong kita untuk melakukan lebih baik dan mengendalikan permainan sampai akhir liga selesai, seperti yang kita lakukan sekarang,” jelasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Usai Menang, Pioli Berikan Pesan Khusus Untuk AC Milan

Vivagoal Serie A – Stefano Pioli mengakui masih ada pekerjaan yang harus dilakukan AC Milan setelah timnya meraih kemenangan terakhir saat melawan Parma pada hari Minggu.

Milan mungkin telah mengamankan kemenangan atas Parma pada hari Minggu, akan tetapi kepala pelatih AC Milan, Stefano Pioli mengakui masalah mereka belum sepenuhnya terselesaikan.

Bek kiri AC Milan, Theo Hernandez mencetak gol dalam dua menit dari waktu pertandingan babak kedua akan selesai di Stadio Ennio Tardini. Mantan pemain Real Madrid tersebut telah mengakhiri tiga pertandingan tanpa kemenangan Rossoneri di Serie A.

Milan, yang berada di urutan 11 dalam klasemen, hanya menang dua dari tujuh pertandingan sejak Pioli menggantikan Marco Giampaolo pada bulan lalu. Mantan bos Fiorentina itu mengakui masih ada pekerjaan yang harus dilakukan.

Baca Juga: Pioli Pasang Badan Perihal Performa Buruk Bintang AC Milan

“Tim sadar akan pentingnya pertandingan ini,” katanya kepada Sky Sport Italia. “Kami telah memiliki beberapa permainan bagus pada laga ini.

“Kami tahu apa yang harus kami lakukan hari ini dan kami sepatutnya menang melawan tim Parma yang kuat dan terorganisir,” lanjutnya.

“Kemenangan tidak memperbaiki semua masalah kita. Dari sini sampai Natal saya ingin mengumpulkan poin sebanyak mungkin.

“Masih banyak yang harus dilakukan, tetapi saya puas dengan kinerja hari ini,” tegas eks pelatih Fiorentina kepada media.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Ancelotti: Bukan Hanya Saya, Pemain Juga Harus Bertanggung Jawab

Vivagoal Serie A – Carlo Ancelotti terlihat begitu kecewa setelah Napoli tampil buruk dalam beberapa laga terakhirnya. Ia sanggup bertanggung jawab, namun para pemain juga harus melakukan hal yang sama.

Napoli tengah menjadi sorotan setelah penampilan buruk mereka. Total enam laga terakhir Serie A telah dilalui tanpa kemenangan. Terbaru mereka takluk 1-2 dari Bologna di Stadion San Paolo, Napoli, Senin (2/12) dini hari WIB.

Ancelotti pun cukup kecewa dengan hasil tersebut. Pasalnya ini menjadi yang pertama kali bagi Ancelotti tak menang dalam enam laga beruntun sejak terakhir kali dialaminya pada Desember 2010 ketika menangani Chelsea.

“Tim ini tidak memiliki kemampuan menjaga fokus dan konsistensi seperti yang kami lakukan di Liga Champions,” kata Ancelotti kepada Sky Sport Italia, dikutip Football Italia.

Baca Juga: Ingin Hentikan Liverpool, Tim Inggris Wajib Belajar Pada Napoli

“Sekarang kami harus berdiskusi bersama, mengevaluasi alasan kenapa situasi buruk ini terus terjadi. Ini sudah terlalu lama dan tidak normal,” kata dia.

Ancelotti sendiri sadar jika dirinya adalah orang yang paling bertanggung jawab, namun para pemain kali ini juga harus ambil bagian.

“Biasanya pelatih akan mengambil tanggung jawab. Jadi besok saya akan berbicara dengan tim dan bertanya apa yang tidak berjalan dengan baik selama ini, lalu melihat apakah kami dapat keluar dari situasi ini bersama-sama.”

“Pemain juga harus bertanggung jawab, tapi saya akan mengambil sebagian besar tanggung jawabnya. Saya percaya pemain untuk bisa keluar dari persoalan ini dengan usaha yang lebih keras.”

“Saya sudah berusaha merotasi pemain dan melihat penampilannya. Sayangnya, saya melihat banyak pemain kelelahan padahal di pertengahan pekan lalu kami juga juga sudah mengganti beberapa pemain.”

Aurelio De Laurentiis selaku presiden Napoli dikabarkan menerapkan sanksi atas penurunan performa tim berupa pemotongan 50 persen gaji mereka. Ancelotti pun menganggap itu hal yang wajar dan tim tetap sebuah kesatuan.

“Kami adalah satu dan menghadapi permasalahan ini dengan mencari solusi bersama-sama,” katanya menegaskan.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Prediksi Inter Milan vs SPAL: Nerazzurri Diatas Angin

Vivagoal Serie A Inter Milan bakal menghadapi SPAL dalam laga lanjutan pekan ke-14 Serie A Italia, Minggu (1/12/2019) malam WIB di Stadion Giuseppe Meazza.

Skuat besutan Antonio Conte diprediksi akan menang mudah untuk terus menempel Juventus di papan klasemen.

Inter Milan masih dalam laju positif dibawah kepelatihan Antonio Conte. Tuk sementara, Nerazzurri masih menjadi pesaing utama Juventus di papan atas klasemen dengan hanya selisih satu poin.

Sejauh ini, Inter sudah membukukan 11 kemenangan, dimana empat kemenangan terakhir didapat secara beruntun. Antonio Conte pun tak ragu dengan menyebut tim besutannya saat ini menunjukkan permainan kolektif yang sangat bagus.

“Anak-anak telah berkembang bersama dibandingkan dengan di awal musim. Kami kini bermain lebih sebagai tim. Saya harap di laga berikutnya melawan SPAL kami tetap bermain dengan determinasi yang tepat, karena akan ada ujian lain sebelum laga penentuan di babak grup Liga Champions, yakni melawan AS Roma.” ucap Conte.

Baca Juga: Spalletti Kian Dekat Latih AC Milan

Di sisi lain, SPAL menatap laga kontra Inter dengan modal yang kurang meyakinkan. Dari 13 pekan berlalu, performa skuat besutan Leonardo Semplici tak kunjung membaik dengan hanya mampu mengumpulkan 9 poin dan sudah menelan delapan kekalahan.

Kondisi ini membuat mereka harus rela menempati peringkat ke-19 klasemen selisih dua angka dari Brescia yang duduk sebagai juru kunci. Inter Milan pun diprediksi bakal menang mudah dengan minimal margin dua gol dan meraih clean sheet saat menjamu SPAL malam ini.

Pasalnya, berdasarkan catatan pertemuan kedua tim, Inter jauh diatas SPAL dengan mengoleksi 25 kemenangan berbanding 4 milik SPAL dari total 36 pertemuan.

Selain itu, SPAL juga terhitung sebagai tim terburuk di Liga Italia musim ini dalam urusan mencetak gol. Total baru ada delapan gol yang mereka buat dari 13 laga yang dilakoni, kontras dengan Inter yang sudah menorehkan 29 gol.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

LATEST NEWS

- Advertisement -

HOT NEWS