
Isu Juara Pesanan Terdengar, Andre Rosiade Minta PSSI dan I.League Kawal Championship
Vivagoal – Liga Indonesia – Presiden klub Semen Padang, Andre Rosiade, merasa gusar karena isu juara pesanan Championship 2026/27 mulai terdengar. Ia meminta PSSI dan I.League untuk mengawal kompetisi kasta kedua tersebut.
Semen Padang menatap Championship 2026/27 dengan ambisi tinggi. Laskar Kabau Sirah bertekad kembali promosi ke kasta tertinggi atau Super League.
Demi mewujudkan ambisi tersebut, Semen Padang mendatangkan banyak pemain berkualitas. Ilija Spasojevic, Stefano Lilipaly, Bagas Kaffa, hingga Safrudin Tahar termasuk dalam daftar ini.
Nil Maizar lebih dulu ditunjuk sebagai pelatih kepala Semen Padang. Tim kebanggaan masyarakat Sumatera Barat itu menjadi salah satu kontestan Championship yang memulai persiapan lebih awal.
Namun Andre Rosiade merasa resah karena adanya isu-isu terkait juara dan slot promosi yang telah diamankan oleh sejumlah klub saat kompetisi belum dimulai. Ia ingin praktik tak sportif seperti ini ditindak.
Baca Juga:
- Bintang Belgia Ungkap Rasa Bangganya Merapat ke Man United
- Resmi! Stefano Lilipaly Gabung Semen Padang, Jadi Pemain Baru ke-26 Kabau Sirah
- Disiplin dan Sistem Jadi Modal STY Sukses di Persija
- Lawan Inggris, Argentina Punya Duet Bek Terburuk No.1 Di Dunia
“Kami mendengar isu-isu bahwa ada dua tim yang sudah membooking seat Liga 1 (Super League). Saya ingin menyampaikan kepada PSSI, PT Liga, dan Komite Wasit, Semen Padang serius meraih juara Liga 2 dengan cara-cara yang fair, cara-cara jujur dan bersih,” kata Andre Rosiade di Stadion Patriot Candrabhaga, Rabu (15/7).
“Kawal lah kompetisi ini agar kompetisinya profesional dan sehat.”
Rumor adanya juara pesanan sudah mewarnai sepak bola indonesia sejak lama. Namun isu negatif ini tidak pernah bisa dibuktikan.

Khusus musim ini, Andre Rosiade tidak mau isu-isu negatif tersebut berlalu begitu saja. Ia siap mengusut hingga tuntas bahkan menyeret pelaku ke jalur hukum.
“Kalau ada cara-cara tidak benar, ada yang merasa membooking slot, satu hal saya ingatkan, ini era Presiden Prabowo, era penegakkan hukum yang terbuka. Kami tidak ragu-ragu membawa permasalahan ini ke ranah hukum,” tambahnya.
“Tidak ada orang kuat di Republik Indonesia ini kalau mencoba-coba caranya mafia. Tidak menutup kemungkinan kalau kami dicurangi, kami bawa ke ranah hukum.”
Selalu update berita terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com















