
Marah Saat Diganti Mourinho, Vinicius: Itu Normal
Vivagoal – Liga Champions – Vinicius Jr sempat marah saat diganti Jose Mourinho pada laga melawan AS Roma pada matchday kedua Liga Champions. Ia merasa hal tersebut normal lantaran ia ingin memberikan yang terbaik. Sosok asal Brasil juga buka suara terkait larangan tampil emapt laga yang didapatkannya dari LaLiga.
Sebelumnya, Vini sempat kesal lantaran golnya dianulir wasit saat timnya menang 1-0 atas Villarreal akhir pekan kemarin. Ia tertangkap VAR menarik rambut Nathan Saliba sebelum proses gol terjadi. Setelahnya, ia nampak mencoba menyerang wasit sebelum Antonio Rudiger mencoba menghentikan kemungkinan terburuk. Sang pemain pun langsung mendapatkan kartu merah.
Sebelumnya, insiden tersebut membuahkan larangan tampil dua laga karena ia menarik rambut Saliba. Namun hukuman ditambah lantaran emosinya kepada wasit. Hal tersebut membuatnya harus absen dalam El Clasico dan ia merasa keputusan tersebut merasa tak tepat dan bahkan ia mengetahui kabar tersebut dari sorakan penonton di Stadion.

Terbaru, sang pemain sempat mentas sebagai starter kala timnya bertandang ke Olimpico, Kamis (15/10) dini hari WIB. Dalam laga tersebut, Vini kurang memberikan impresi dan digantikan oleh rekan senegaranya, Endrick pada awal babak kedua, yang kemudian mencetak gol. Sang pemain pun merasa kesal karena digantikan dan ia memiliki pembelaan atas hal tersebut.
Baca Juga:
- Iraola Masih Sangat Yakin Pada Wirtz dan Barcola
- Bukan Pemain atau Manajemen yang Paling Tersakiti oleh Kasus Man City
- Gol Cepat Atletico Buyarkan Berbagai Rencana Man United
- Hempaskan Galatasaray, Barcelona Catatkan Rekor Unik di Liga Champions
“Mengapa saya marah saat diganti? Saya rasa hal itu normal karena saya ingin membantu tim. Pergantian pemain mengganti tim. Endrick adalah pemain terbaik dan Carlos Espi kemudian juga bermain dan mencetak gol,” urainya seperti diwartakan Goal International.
Menurut Vini, dirinya kesal kepada dirinya sendiri karena tak bisa memberikan permainan terbaik namun di kesempatan lain, ia akan mencobanya kembali. Vini juga tak habis pikir mengapa banyak fans yang mencemooh dirinya saat memegang bola. Ia merasa hal tersebut tak banyak membantu. Namun ia paham karena fans yang menyoraki datang dengan membeli tiket.
“Saya akan kembali [ke permainan terbaik]. Ketika saya masih muda, mereka menertawai saya. Namun pada akhirnya, saya mampu mencetak ratusan gol untuk Real Madrid,” pungkasnya.
Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Champions hanya di Vivagoal.com















