
Kakang Rudianto Dikritik, Igor Tolic Pasang Badan
Vivagoal – Liga Indonesia – Laga lanjutan pekan ke-4 BRI Super League antara Persib versus Dewa United di Stadion si Jalak Harupat (SJH), pada Minggu, 11 Oktober 2026, menyisakan cerita panas. Sorotan tajam suporter Persib tidak hanya tertuju pada jalannya laga, tetapi juga mengarah kepada Kakang Rudianto.
Bek muda asal Cianjur tersebut mendadak menjadi pusat perhatian sebagian besar penonton yang hadir langsung di stadion SJH. Mereka memandang, penampilan Kakang di sepanjang pertandingan berada di bawah standar terbaiknya.
Situasi sempat memanas ketika sebagian suporter melontarkan cemoohan langsung kepada pemain bernomor punggung 5 tersebut. Bahkan sebagian besar dari mereka, meneriaki sang pemain dengan kalimat yang kurang menyenangkan di area stadion.

Foto: VIVAGOAL/Raffy Faraz.
Kritik pedas yang bertubi-tubi ini sontak menjadi topik perbincangan hangat di berbagai platform media sosial pendukung setia Persib selepas pertandingan usai. Menanggapi gelombang kritik tajam yang menghujani pemain mudanya, pelatih Persib, Igor Tolic, akhirnya angkat bicara.
Igor Tolic secara terbuka pasang badan dan menilai bahwa tindakan suporter yang menyerang pemain secara individu adalah hal yang berlebihan. Menurut Igor Tolic, sasaran tembak dari ketidakpuasan suporter seharusnya diarahkan kepada dirinya selaku juru taktik.
“Untuk mengkritik Kakang atau siapa pun mengenai hal ini, itu rasanya tidak normal,” ujar Igor Tolic.
Baca Juga:
- PSG Mulai Kembali ke Jalur Kemenangan, Rotasi Pemain Jadi Kunci!
- Maresca Tantang City untuk Buat Kebisingan Sendiri di Tengah Kasus yang Menerpa Klub
- Sudah Waktunya Persib Serahkan Gelar Juara Domestik ke Tim Lain
- Bus Rombongan Persib U-18 Diserang, Personel Menjadi Korban Kekerasan, Barang Bawaan Tim Dijarah
Ia menambahkan bahwa kritik terhadap aspek taktis, strategi permainan, hingga keputusan rotasi pemain adalah hal yang wajar. Igor Tolic pun siap menerima hujatan tersebut, asalkan para pemainnya dapat terlindungi dari segala narasi negatif.
“Seperti yang saya katakan, kritiklah pelatih, Anda bisa bilang taktik, bla bla bla, rotasi, bla bla, itu bukan masalah. Tetapi untuk mengkritik Kakang, itu luar biasa,” lanjutnya.
Pelatih asal Kroasia tersebut juga menyadari bahwa tekanan suporter di klub sebesar Persi merupakan sesuatu yang tidak bisa dihindari. Ia memprediksi, dinamika serupa bisa saja terulang di masa mendatang dan menimpa pemain-pemain kunci lainnya.

Foto: VIVAGOAL/I Made Gita dan Amirul Mukmin
“Tetapi ini bukan soal Kakang, akan ada orang lain berikutnya, bisa jadi Marc Klok, atau bisa jadi Mariano Peralta, saya melihat semuanya,” ucap Igor.
Ia mengajak seluruh elemen tim beserta pendukung untuk tetap menjaga kebersamaan di tengah situasi yang menuntut ketahanan mental tinggi. Ia menegaskan bahwa tanggung jawab penuh atas hasil maupun penampilan tim di atas lapangan berada sepenuhnya di pundak jajaran pelatih.
“Jadi, kita hanya perlu tetap bersatu, dan sebagian besar 99,9 persen suporter bersama kami,” tutupnya.
Selalu update berita terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com















