
Kalah Atas Singapura, Begini Komentar Pelatih Timnas Putri Indonesia
Vivagoal – Liga Indonesia – Pelatih Timnas Putri Indonesia, Satoru Mochizuki menyampaikan permohonan maaf atas kekalahan timnya di pertandingan pertama Garuda Championship Series 2026. Pada laga yang digelar di Stadion Arcamanik, Rabu, 3 Juni 2026 tersebut, Timnas Indonesia kalah 0-2 atas Singapura.
Gol Singapura dicetak oleh Danielle Tan pada menit 10 usai bola sepakannya yang sempat membentur kaki Emily Nahon langsung merangsek masuk ke gawang Indonesia. Sedangkan gol kedua dicetak Nicole Lim Yanxiu lewat sepakan keras yang tak mampu ditepis Alleana Arumy.
Satoru Mochizuki menjelaskan bahwa hasil ini sangat mengecewakan. Padahal dari segi permainan, Skuat Garuda Pertiwi mampu tampil lebih dominan ketimbang Singapura. Namun pelatih asal Jepang itu tetap mengapresiasi perjuangan anak asuhnya di laga ini.
“Saya ingin meminta maaf dan saya sangat merasa sedih karena walaupun kita bermain di kandang tapi kita akhirnya kalah pada pertandingan malam ini. Jadi pemain sudah berjuang dengan baik, berjuang dengan keras,” ujar Satoru Mochizuki dalam sesi jumpa pers.
Baca Juga:
- Manajemen Persib Jawab Rumor PSGC Yang Akan Jadi Tim Satelit
- Persib Dapat Sanksi dari FIFA, Ketum VPC Buka Suara
- Agendakan Pertemuan dengan Staf Pelatih, Manajemen Persib Mulai Rancang Rencana Musim Depan
- Kisah di Balik Sejarah Baru Persib, Glenn Sugita Akui Sempat Curhat ke Dedi Mulyadi
Dalam pengamatannya, sepasang gol yang dicetak Singapura memang lahir dari situasi yang sulit. Namun jika ditarik secara kesimpulan, ia melihat anak asuhnya mulai kehilangan ritme sejak menit awal. Hal itu membuat konsentrasi timnya berantakan, hingga Singapura bisa memanfaatkan.
“Mungkin agak sulit dijelaskan. Kalau dilihat dari latihan terakhir, pemain sudah bisa bermain dan eh membawa bola dengan baik. Tapi mungkin hari ini kesusahan dalam memulai pertandingan untuk mendapatkan ritme yang bagus,” imbuhnya.

Foto: VIVAGOAL/Raffy Faraz
Ia pun menyesal karena tidak meminta anak asuhnya untuk tampil lebih tenang demi membangun kepercayaan diri di sisa pertandingan. Namun yang jelas, kekurangan anak asuhnya di laga ini akan segera diperbaiki demi tampil baik pada pertandingan kontra Kamboja.
“Saya mungkin sebaiknya bisa memberikan saran untuk supaya pemain bisa lebih tenang lagi dalam bermain. Memang dalam sepak bola, ketika kita sudah kehilangan ritme, susah untuk bisa membangun ritme kembali. Seharusnya saya bisa memberikan saran agar pemain bisa lebih tenang lagi,” tutupnya.
Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.















