
Kalah dari Semen Padang, Mauricio Souza Akui Persija Tampil di Bawah Standar
Vivagoal – Liga Indonesia – Persija Jakarta harus menelan kekalahan saat bertandang ke markas Semen Padang pada lanjutan BRI Super League 2025/26. Sang pelatih, Mauricio Souza, enggan mencari kesalahan terkait hasil minor ini.
Dalam laga yang berlangsung di GOR Haji Agus Salim, Senin (22/12), Semen Padang mengalahkan Persija dengan skor 1-0. Duel kedua tim berjalan sengit.
Berstatus tim tamu, Persija tampil dominan sejak awal laga. Namun kartu kuning kedua yang diterima Figo Dennis pada menit ke-37 mengubah arah pertandingan.
Meski bermain dengan sepuluh pemain, Persija memang masih tampil menyerang. Namun Macan Kemayoran kesulitan membongkar pertahanan Semen Padang.
Sebaliknya, Semen Padang mampu mencuri gol lewat skema serangan balik pada menit ke-83. Kesalahan antisipasi Jordi Amat membuat bola justru masuk ke gawang sendiri.
Persija sempat menyamakan kedudukan pada masa injury time. Namun gol Emaxwell Souza dianulir VAR karena ada pelanggaran lebih dulu.
Persija harus mengakhiri laga dengan sembilan pemain setelah Fabio Calonego turut mendapat kartu merah. Ia tertangkap kamera melakukan sikutan kepada lawan.
Mauricio Souza enggan mencari alasan terkait penyebab kekalahan ini. Ia dengan tegas menyebut Persija tampil kurang maksimal.
Baca Juga:
- AFC Tolak Permintaan Serie A untuk Gelar Pertandingan Milan vs Como di Australia
- Baru Ditunjuk Jadi Kapten Persib, Federico Barba Dirumorkan Pulang ke Italia
- Juara Supercoppa Italiana, Conte Tolak Sebut Napoli Lebih Baik dari Inter dan Milan
- Persebaya Resmi Tunjuk Bernardo Tavares Sebagai Pelatih
“Pada babak pertama kami bermain lebih dominan dari Semen Padang tapi masih jauh dari permainan terbaik kami. Banyak kesalahan dalam mengoper, tidak ada kreativitas, kami selalu kalah duel, dan apa yang saya minta tidak dilakukan,” kata Mauricio Souza.
“Beberapa kali kami mengancam gawang Semen Padang tapi tidak bisa mencetak gol. Jadi malam ini kami tidak bisa melakukan yang terbaik di lapangan.”
Mauricio Souza mengakui kartu merah yang diterima Figo Dennis pada menit ke-37 membuat pertandingan menjadi lebih sulit. Namun Persija nyatanya masih bisa tampil menyerang.

“Tim yang menerapkan gaya permainan menyerang seperti kami harus lebih waspada saat kehilangan bola. Kartu merah juga membuat kami tampil tak sempurna, jadi di babak pertama di bawah standar,” tambahnya.
“Kami kesulitan membongkar pertahanan lawan dan tidak punya kreativitas yang tinggi. Mungkin ada beberapa pemain yang tampil di bawah standar dan itu bisa terjadi dalam pertandingan.”
Selalu update berita terbaru seputar  Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com















